image
Login / Sign Up

Persetujuan Jokowi Terhadap Revisi UU KPK Disebut Akan Berdampak pada Tingkat Kepuasan Publik

Oktaviani

Image

Diskusi Umum yang diselenggarakan LP3ES di ITS Tower, Jl Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu(18/9/2019). Dengan Narasumber Pendiri dan Analis Drone Emprit Akademik, Ismail Fahmi, Malik Ruslan (LP3ES), Didik J Rachbini (Ekonom INDEF/Ketua Dewan Pengurus LP3ES) dan Wijayanto (LP3ES Center for Media & Democracy) | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyetujui revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) dinilai akan berdampak pada tingkat kepuasan publik.

Managing Director Paramadina Public Policy Institute, Ahmad Khoirul Umam, mengungkapkan bahwa hal itu diakibatkan karena ada korelasi yang kuat antara tingkat kepuasan publik terhadap KPK dengan Jokowi dari penelitian yang pernah dilakukan di Lembaga Survey Indonesia (LSI) pada 9-16 Mei 2019 lalu.

"Jadi pesan politik yang ingin disampaikan bahwa presiden sebaiknya berhati-hati untuk memainkan narasi tentang KPK. Ini bukan menakut-nakuti. Hal itu sudah dikonfirmasi, misalnya bagaimana pada fase awal pemerintahan Pak Jokowi dan Pak JK, ada dinamika antara KPK dengan Polri. Faktanya terkonfirmasi, bahwa tingkat kepuasan publik terhadap performance kinerja Pak Jokowi mengalami penurunan signifikan disana," ungkapnya dalam diskusi di ITS TOWER, Jl Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

baca juga:

Khoirul mengibaratkan, kondisi Presiden Jokowi saat ini seperti menggali liang lahatnya sendiri. Sebab, persetujuan terhadap revisi UU KPK tersebut dapat berimplikasi fatal bagi pemberantasan korupsi di Indonesia ke depan.

Seharusnya, menurut Khoirul, Jokowi dapat menguatkan lembaga antirasuah itu sebagai pemimpin agenda pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebab jika tidak, maka mantan Wali Kota Solo itu akan terkekang dengan kepentingan politik yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

"Dengan sekarang otoritas KPK diperlemah maka sebenarnya Presiden sedang menyerahkan kartu truf-nya kepada parpol. Kita akan lihat pada tahun ketiga ketika UU ini sudah berjalan, maka loyalitas parpol terhadap Jokowi akan mengalami kegamangan disana. Itu satu hal yang harus disadari Pak Presiden," ujarnya.

Di sisi lain, Khoirul juga menilai, akan terjadi pelemahan nilai investasi bagi Indonesia dengan disahkannya revisi UU KPK itu. Sebab, menurutnya, kepastian hukum di negeri ini akan sulit didapat oleh para investor.

"Jokowi menargetkan ekonomi meningkat. Kalau investasi itu problem, kenapa lebih banyak masuk Thailand, Jepang? problem utamanya adalah ketidakpastian hukum. Pelemahan terhadap KPK adalah sebuah indikator yang paling vulgar saat ini bahwa ketidakpastian hukum itu akan semakin terjadi," katanya.

Kendati demkian, Khoirul mengingatkan agar Presiden Jokowi dapat lebih mewaspadai kondisi pascapengesahan revisi UU KPK. Menurutnya, persetujuan terhadap UU KPK yang baru dapat menjadi masalah yang akan menghancurkan diri Jokowi sendiri.

"Ekonomi akan semakin mengalami meradang dan loyalitas parpol terhadap Jokowi akan mengalami pelemahan di periode kedua jika KPK tak berikan komposisi otoritas yang memadai, maka itu akan jadi bumerang politik yang sangat desktruktif bagi istana presiden," ungkapnya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Geledah Kantor Dinas PU Medan, KPK Bawa Dua Koper Berisi Dokumen

Image

Ekonomi

Pelantikan Presiden

Menperin: 5 Tahun Jokowi-JK, Kinerja Industri Manufaktur Masih Melaju

Image

Ekonomi

Kepala Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Negara Harus Kerja Keras dan Ada Lobi Politik

Image

Ekonomi

Pelantikan Presiden

Akhiri Jabatan, Menhub Pastikan Seluruh Pembangunan Infrastruktur Transportasi Tak Mangkrak

Image

News

Pelantikan Presiden

Denny Siregar: Mendekati Pelantikan Jokowi Makin Banyak Orang Gila Ternyata

Image

Ekonomi

Pelantikan Presiden

Budi Karya Bantah Ditawari Presiden Jadi Menteri Lagi, Benarkah?

Image

News

Masinton Ingin Jaksa Agung yang Baru Bisa Selesaikan Persoalan HAM Masa Lalu

Image

News

Pelantikan Presiden

Bamsoet Berharap Jokowi-Ma'ruf Dapat Lanjutkan Prestasi Pemerintahan Sebelumnya

Image

Ekonomi

Pelantikan Presiden

Said Didu Sebut Sri Mulyani Jadi Tak Objektif Saat Dipimpin Jokowi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Rayakan HUT ke-55, Golkar Gelar Renungan Suci di TMP Kalibata

Acara ziarah ini merupakan acara yang setiap tahun dilakukan partai Golkar.

Image
News

Siswa Sukabumi Ikut Unjuk Rasa Ke Jakarta, Siap-siap di DO

langkah ini merupakan antisipasi sejak dini agar tidak ada pelajar Sukabumi yang nekat bergabung untuk ikut unjuk rasa.

Image
News

Terkait Pelemparan Molotov ke Kantor LBH Medan, Polisi: Masih Kita Dalami

"Ini kan kantor rakyat untuk mendapat keadilan, kita minta polisi bisa secepatnya menangkap para pelaku," ujarnya.

Image
News

Geledah Kantor Dinas PU Medan, KPK Bawa Dua Koper Berisi Dokumen

Penyidik KPK keluar dengan membawa dua koper besar diduga berisi dokumen penting.

Image
News

Sudin PKP Jaktim, Pastikan Kebakaran di Saluran Air Pulomas Karena Sampah

kepulan asap berwarna hitam dan abu-abu pekat itu sudah tidak tampak hari ini.

Image
News

Pengamat: Menko Polhukam Pengganti Wiranto Harus Mengerti Berbagai Pendekatan Penyelesaian Konflik

Menko Polhukam harus mengerti berbagai pendekatan problem solving terhadap persoalan konflik yang terjadi di negeri ini.

Image
News

Jajaran Terlibat Suap Lapas Sukamiskin, Dirjen Pas Bantah Akan Audit Internal

Sri mengaku sudah membicarakan perihal audit dengan atasannya, agar hal itu tidak dilakukan segera.

Image
News

Selain Bikin Kecanduan, Game OnlineĀ Bisa Jadi Pintu Masuk Menyebarkan Paham Terorisme

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Sosial, Devie Rahmawati.

Image
News
Pelantikan Presiden

Sebelum Dilantik, Jokowi Datangi Gedung Parlemen

Keamanan pun diperketat.

Image
News
Pelantikan Presiden

Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Tak Layani Penumpang

KRL hanya beroperasi dengan tujuan terakhir di stasiun Kebayoran Lama.

trending topics

terpopuler

  1. Akun Rocky Gerung Diretas, Roy Suryo: Jelas-jelas Twitnya untuk Memberi Pandangan Demokrasi

  2. Hamil Besar, Selvi Ananda Tak Ikut Pelantikan Jokowi, Gibran: Jan Ethes Jagain Ibunya

  3. Ramai #BesokMatikanTVSeharian, Ferdinand: Kalian Pikir Pelantikan Presiden Akan Batal?

  4. Analis Geopolitik: Erick Thohir Jadi Menteri Berbahaya akan Mewakili Kepentingan Korporasi

  5. 32 Tahun Berlalu, Ini 4 Fakta Tragis Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Bintaro

  6. Analis Geopolitik: Hubungan Mesra Prabowo-Megawati Jadikan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden Bayangan

  7. Obat Hipertensi Wajib Diminum Tiap Hari walau Tekanan Darah Sedang Rendah

  8. Isu Dukun Dikerahkan Bantu Acara Pelantikan Presiden, Faizal: Publik yang Waras Tak Yakin yang Bersangkutan Disuruh Jokowi

  9. Jelang Pelantikan Presiden, PDIP Ungkap Perubahan Komposisi Koalisi

  10. Hajatan Warga di Sragen Diboikot Tetangga, Ganjar: Selesai Kontestasi Segera Bersalaman

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing

kolom

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Wawancara

Image
News

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

Capai Rp15,5 Miliar, Ini 5 Sumber Kekayaan Mulan Jameela

Image
News

Dari Susi hingga Sri Mulyani, 8 Potret Kenangan Menteri Srikandi saat Jalankan Tugas

Image
News

Ciri Khas 7 Presiden RI dari Soekarno hingga Jokowi, Ada yang Lebih Suka Batik daripada Jas