image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Kirim Somasi ke-2 kepada Airlangga, Viktus: Jabatan Ketum Tak Boleh Digunakan Demi Kepentingan Pribadi

Oktaviani

Image

Sejumlah pengurus Pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kembali memberikan Somasi atau teguran kedua terhadap Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kawasan SCBD, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019) | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Pengurus Pleno DPP Partai Golkar kembali mengirimkan Somasi kedua kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Somasi dilayangkan karena perkembangan Partai Golkar yang semakin amburadul dan tidak ada tanda-tanda perubahan ke arah yang lebih baik.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Viktus Murin menegaskan, berbagai dinamika seperti Mosi Tidak Percaya, Somasi pertama, hingga Somasi kedua yang dilayangkan kepada Airlangga Hartarto semata untuk menjaga harkat, derajat dan martabat ketua umum serta Partai Golkar sebagai partai politik tertua dan terbesar di Indonesia.

Karena, menurut Viktus, jabatan ketua umum merupakan amanah sekaligus posisi terhormat yang tak boleh disalahgunakan demi kepentingan egoisme pribadi.

"Tugas para kaderlah menjaga agar jabatan ketua umum tidak menjadi barang rendahan. Karenanya, jika seseorang yang memegang jabatan ketua umum banyak melakukan penyimpangan, para kader yang cinta Partai Golkar harus mengingatkannya," kata Viktus di kawasan SCBD, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019).

"Siapapun yang menjadi ketua umum tidak boleh menutup mata, telinga dan hatinya dari berbagai peringatan yang disampaikan para kadernya. Karena itu, jika Airlangga Hartarto gentleman, ia harus menyikapi Somasi ini dengan bijaksana,"imbuhnya.

Lebih jauh Tim Somasi Cyprus Tatali memaparkan, Somasi yang disampaikan pada dasarnya berlandaskan beberapa hal. Antara lain, Airlangga Hartarto telah merusak prinsip tata kelola organisasi dengan mengangkangi AD/ART beserta ketentuan peraturan organisasi lainnya. Sehingga membuat Partai Golkar berada dalam kondisi 'hal ihwal kegentingan yang memaksa'.

"Akibat tidak menjalankan amanat Musyawarah Luar Biasa 2017, Airlangga Hartarto kini membawa Partai Golkar berada dalam situasi krisis kepemimpinan dan terancam mengalami stagnasi konstitusional-organisatoris. Airlangga juga mencampakan aspirasi Pengurus Pleno DPP Partai Golkar yang menuntut diselenggarakannya Rapat Pleno sebagai forum musyawarah organisasi sebagaimana diatur AD/ART," papar Cyprus Tatali.

Atas kerusakan tata kelola organisasi dan kemunduran budaya demokrasi di tubuh Partai Golkar yang ditimbulkan Airlangga Hartarto, Cyprus mengajak pengurus DPD Partai Golkar di provinsi hingga kabupaten/kota untuk menyatukan energi kolektif demi menyelamatkan keutuhan Partai Golkar. Pengurus DPD bisa melakukan langkah konstitusional mendesak DPP melaksanakan Rapat Pimpinan Nasional, yang pelaksanaannya bisa dilakukan jika disetujui 2/3 DPD provinsi.

"Dewan Pembina juga perlu bertindak lebih tegas mengkritisi kepemimpiman Airlangga Hartarto, yakni dengan cara memediasi terselenggaranya Rapat Pleno yang dituntut mayoritas Pengurus Pleno DPP Partai Golkar. Dengan demikian badai kemelut Partai Golkar bisa segera berlalu,"pungkasnya.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Bamsoet Sebut Dakwah Khatib Berpengaruh Terhadap Sikap dan Tindakan Masyarakat

Image

News

Tim 9 Partai Golkar Prediksi Ada Reshuffle Kabinet Indonesia Maju dalam Waktu Dekat

Image

Ekonomi

Empat Langkah Strategis Pemerintah Jaga Inflasi 2020, Apa Saja?

Image

Ekonomi

Pemerintah Percepat dan PerluasĀ Elektronifikasi Transaksi Pemda

Image

News

Menanti Kehadiran Omnibus Law, Menyongsong Indonesia Maju

Image

News

Ace Hasan Sebut Kepala BPIP Minus Pemahaman Pancasila dan Agama

Image

Ekonomi

Telah Serahkan RUU Omnibus Law ke DPR, Ini Harapan Menko Airlangga

Image

Ekonomi

Menko Airlangga Klaim RUU Omnibus Law Ciptaker Sudah Disetujui Buruh

Image

Ekonomi

Draf dan Surpres Omnibus Law Ciptaker Resmi di Tangan DPR

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kewarganegaraannya Dicabut, Mantan Anggota ISIS Shamima Begum: Rasanya Dunia Runtuh

Begum meninggalkan Inggris di usia 15 tahun bersama 2 teman sekolahnya, Kadiza Sultana dan Amira Abase, untuk bergabung dengan ISIS.

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

Image
News
Pilkada 2020

PDIP Ajak Para Calon Kepala Daerah Ikut Rawat Bumi dan Paham Sejarah Bangsa

PDIP mencanangkan gerakan merawat bumi lewat gerakan menanam pohon demi menyelamatkan Sungai Citarum

Image
News

KPK Periksa Dua Pensiunan Pegawai PT Adhi Karya Terkait Proyek IPDN

Mereka diagendakan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DJ.

Image
News

Viral Video Kebut-kebutan Mobil Diduga di Underpass YIA, Ini Penjelasan Polisi

"Bukan balap liar, (tapi) bikin film tapi tidak izin."

Image
News

Haris Azhar Sebut Eks Sekretaris MA Nurhadi dan Menantu Dapat Proteksi 'Mewah'

KPK sendiri tahu bahwa Nurhadi dan menantunya itu ada di mana

Image
News

Syarief Hasan: Wacana Dana Pensiun ASN Perlu Dikaji Agar Tak Bebani Negara

Utang Indonesia sudah menumpuk.

Image
News

Rustam Ibrahim Minta Pemerintah Izinkan Umat Katolik di Karimun Renovasi Gereja

Sebelumnya, Mahfud MD memastikan bahwa situasi terkini di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), sudah kondusif.

Image
News
Pilkada 2020

Hadapi Pilkada Serentak 2020, PDIP Konsolidasikan Struktur Pengurus Daerah

"Sebab sembari menunggu semua rekomendasi kepala daerah, wajib buat kita menyiapkan perencanaan"

Image
News

Polisi Masih Kembangkan Kasus Kawin Kontrak di Puncak Bogor

Negara perlu hadir untuk melindungi korban kejahatan dan penegakan hukum kepada para pelakunya

terpopuler

  1. Geng Motor Beraksi di Cempaka Putih, Pedagang Pecel Lele Tewas dengan Luka Tusukan

  2. Jadi Sorotan, 6 Artis Bollywood Ini Disebut Berpenampilan Terbaik di Filmfare Awards 2020

  3. Tengah Hamil Muda, Ini 10 Potret Baby Bump Vanessa Angel yang Memesona

  4. Kisah Ketika Mbah Maimoen Zubair Rembang dapat Melipat Waktu

  5. Jasa Marga Dinilai Melanggar UU, Lantaran Banyak Jalan Tol Berlubang

  6. Washington jadi Kota Pertama yang Legalkan Pengomposan Manusia

  7. 5 Fakta Menarik Simeone Inzaghi, Fanatik Pola 3-5-2 dan Kini Lebih Tenar dari Kakaknya Pippo Inzaghi

  8. Beranjak Remaja, 10 Potret Cantik Asila Maisa Putri Ramzi yang Pandai Modeling

  9. Hanya Seorang Diri Bermodalkan Borgol, Brigadir Kepala Asep Somantri Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor

  10. Berada Ribuan Meter di Bawah Tanah, Ini 5 Fakta Unik Masjid Baabul Munawwar

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian

Image
News

Korea Hingga Kanada, 10 Potret Hangat Sekretaris Kabinet Pramono Anung Jamu Dubes dari Negara Sahabat