Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Tim Advokasi Papua: Veronica Koman Advokat, Tidak Bisa Dipidana

Aricho Hutagalung

Tim Advokasi Papua: Veronica Koman Advokat, Tidak Bisa Dipidana

Pengacara Publik Lembaga Bantuan Hukum Jakarta yang juga merupakan kuasa hukum aktivis mahasiswa Papua yang ditahan di Mako Brimob, Okky Wiratama bersama dengan beberapa kuasa hukum tim advokat Mahasiswa Papua, di Kompolnas, Jakarta, Rabu (18/9/2019) | AKURAT.CO/Aricho Hutagalung

AKURAT.CO, Tim advokasi Papua yang terdiri dari organisasi masyarakat sipil, aktivis, dan beberapa advokat mendatangi kantor Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk melaporkan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur terkait dugaan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh kepolisian terhadap penangkapan mahasiswa Papua dan penetapan Veronica Koman sebagai tersangka.

Anggota Tim Kuasa Hukum enam mahasiswa Papua yang ditahan di Mako Brimob, Tigor Hutapea mengatakan bahwa ada dua laporan yang diadukan oleh pihaknya pertama yang enam orang di Mako Brimob yang ditangani oleh Polda Metro Jaya dan kedua terkait penetapan tersangka Veronica Koman yang ditangani polda Jatim.

"Nah, kami di sini sebagai solidaritas Pembela HAM, bukan sebagai kuasa hukum, karena kami sama-sama bekerja dan bergiat di dalam bagaimana kami memajukan hak asasi manusia," kata Tigor, di Kantor Kompolnas, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

baca juga:

Tigor melihat bahwa Veronica Koman ini kapasitasnya adalah sebagai pengacara Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) sejak tahun 2018 dan saat kejadian di asrama Surabaya, pada 16-17 Agustus 2019 Veronica Koman tidak berada di Indonesia. Tapi sebagai pengacara dia mendapatkan banyak informasi langsung dari mahasiswa tentang kejadian yang dilapangan seperti video dan foto.

"Inilah yang dipublikasikan ke medsos melalui twitter, jadi apa yang diinformasikan Veronica Koman itu adalah sesuatu yang fakta bukan sebuah informasi yang tidak benar atau direkayasa," kata Tigor.

Tigor menambahkan bahwa hal tersebut merupakan hak Veronica Koman untuk menyampaikan ke publik dan media. 

"Sehingga penetapan tersangka yang diterapkan kepada Veronica Koman adalah suatu tindakan yang menurut kami abuse ya, sewenang-wenang kepada seorang advokat maupun seorang Pembela HAM," katanya.

Pengacara tersebut juga mengatakan bahwa hal tersebut menjadi alasan pihaknya mengadukan ini ke Kompolnas agar institusi itu dapat memeriksa dan melihat proses pemeriksaan yang dilakukan terhadap Veronica Koman ini benar atau tidak. 

"Menurut kami sebagai advokat tidak bisa dikenakan pidana maupun perdata itu diatur di UU Advokat maupun keputusan MK. Bahkan dua hari yang lalu dewan PBB mengeluarkan satu statement bahwa Indonesia harus melindungi pembela HAM," ujar Tigor.

Tigor juga meminta harus ada tindakan dari pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan perlindungan terhadap Veronica Koman sebab pihaknya melihat narasi yang disampaikan Polda Jatim akan mencabut bahwa paspornya. 

"Ternyata kan pencabutan harus bisa pada tuntutan ada kalau ada polisi, bahkan pengejaran melalui interpol, ternyata verifikasinya, interpol tidak melakukan hal itu. Nah hal ini yang menurut kami terlalu diblow up ternyata itu membuat Veronica Koman menurut kami terancam sebagai Pembela HAM. Dan itu membuat kami juga terancam sebagai pembela HAM, ketika kami memberitakan sesuatu fakta sesuatu dugaan pelanggaran ham tiba-tiba diproses pidana," katanya. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Antam Bakal Ambil Alih Pengelolaan Gunung Emas di Blok Wabu

Image

News

5 Fakta Unik Vanuatu yang Dukung Kemerdekaan Papua, Ada Suku Penyembah Pangeran Inggris

Image

News

5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

Image

News

DPR RI

Di Sidang PBB, DPR Kritik Ucapan PM Vanuatu Terkait Masalah HAM Papua

Image

News

Tim Gabungan Olah TKP Kasus Penembakan Pdt Yeremias di Intan Jaya

Image

News

Makin Berani, KKB Tembaki Konvoi TNI-Polri di Intan Jaya

Image

News

Ketua KPU Supiori Papua Resmi Dicopot dari Jabatannya

Image

Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Menpora Salurkan Rp1,5 Triliun untuk Anggaran Peningkatan Prestasi 2021

Image

News

Pasca Penembakan, Belum Ada Penebalan Personel di Papua

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Formappi: DPR Gagal Total Jalankan Fungsinya Di Masa Pandemi

Diharapkan DPR segera berbenah diri

Image
News

5 Fakta Penting Nagorno-Karabakh yang Picu Perang Armenia Lawan Azerbaijan

Rusia menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah perundingan damai antara Azerbaijan dan Armenia

Image
News

Putra Wapres Luncurkan Program 'Mari Bertani' di Bima

Karena petani adalah pahlawan ketahanan pangan

Image
News

Menkopolhukam Sebut Kontroversi Setiap Ada Pilkada Adalah Hal Biasa

Jadi maklumi saja

Image
News

Bupati Intan Jaya Tepis Pernyataan Menkopolhukam

Bupati Intan Jaya menyayangkan Pernyataan Mahfud MD yang menyebut dirinya menjalankan pemerintahan dari luar daerah

Image
News

Beredar Survei SMRC Soal Pilkada Tangsel: Benyamin-Pilar Unggul Jauh dari Kontestan Lain

Survei SMRC pada Bulan Agustus 2020 dimana elektabilitas Benyamin Davnie mencapai 38,8 persen.

Image
News

Terdakwa Investasi Bodong MeMiles Divonis Bebas

Jaksa pikir-pikir ajukan banding

Image
News

4 Tersangka Korupsi Danareksa Sekuritas Akhirnya Diserahkan ke Kejari Jakpus

Keempatnya akan segera menjalani persidangan

Image
News

Selama Memenuhi Syarat, Warga DKI yang Positif Covid-19 Boleh Isolasi Mandiri

Tapi tetap harus ikut aturan

Image
News

Alvin Lim: Polisi Tak Berdaya Hadapi Tersangka Tjhin Arifin Chandra

Advokat Alvin Lim meminta atensi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana untuk segera menangkap dan menahan Tjhin Arifin

terpopuler

  1. Di Acara Mata Najwa, Gibran Tidak Mewajibkan Masyarakat Solo untuk Memilih Dirinya

  2. Said Didu: Smelter China Gunakan Sistem Penalti Biar Harga Beli Turun dan Rugikan Negara

  3. 5 Fakta Penting Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ikut Tumpas G30S PKI

  4. Sule Akui Tak Akan Sanggup Memiliki Kekasih Seperti Nathalie Holscher Jika Masih Hidup Susah

  5. Bayari Rp180 Ribu untuk Pelanggan yang Lupa Bawa Dompet, Kasir di AS Dapat Balasan Rp290 Juta

  6. Bobby Nasution: Tidak Ada Rapat di Keluarga Presiden Sebelum Penentuan Calon

  7. Buruh Ancam Mogok Kerja Nasional, Begini Kata Apindo

  8. Penyidik Kantongi Bukti Soal Janji Uang Rp140 Miliar untuk Pejabat Kejagung dan Hakim MA

  9. 7 Potret Manis Han So-eun, Pemeran Jung Da Jung Muda di 18 Again

  10. 5 Meme Lucu Gol Freekick Paul Pogba, Aslinya Melenceng Tuh

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Iriana Tatap Mesra Presiden Jokowi Ini Bikin Melting Parah

Image
News

5 Fakta Penting Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ikut Tumpas G30S PKI

Image
News

5 Momen Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Tangkap Hasil Laut, Seru Banget!