Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pengemudi di Video Polisi "Nemplok" di Mobil Derita Kanker Stadium IV

Yohanes Antonius

Pengemudi di Video Polisi "Nemplok" di Mobil Derita Kanker Stadium IV

Polisi naiki kap mobil | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Tavipuddin (54) yang diketahui sebagai pengemudi dalam video viral yang menampilkan Polantas yang 'nemplok' di kap mesin mobil pada Senin (16/9/2019) siang, ternyata mengidap kanker getah bening stadium IV (empat) dan baru menjalani kemoterapi.

Hal itu disampaikan oleh Bripka Eka Setiawan (37) anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan yang aksinya nemplok di kap mesin mobil tersebut viral pada Senin siang.

"Istrinya (Tavipuddin) itu menyampaikan kondisi bapak seperti itu, habis dikemo (kemoterapi) sebanyak enam kali kalau tidak salah, jadi kita maafin saja, kita ikhlas," kata Bripka Eka di Polda Metro Jaya, Selasa.

baca juga:

Bripka Eka kemudian menjelaskan jika Tavipuddin kini tengah menderita kanker stadium empat.

Eka menyampaikan bahwa dirinya telah memaafkan Tavipuddin dan akan mencabut laporannya serta menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan.

Peristiwa itu sendiri berakhir damai setelah Tavipuddin (54) yang didampingi instrinya menyampaikan permintaan maafnya secara langsung kepada Bripka Eka di Polda Metro Jaya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut berawal saat Bripka Eka melakukan penindakan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran parkir liar di bahu jalan.

Penindakan tersebut dilakukan dalam rangka operasi gabungan yang melibatkan Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Pasar Minggu.

Bripka Eka mengatakan operasi gabungan tersebut rutin dilakukan setiap harinya (kecuali akhir pekan) yang sudah dimulai sejak Februari 2019 lalu.

"Awal mulanya kita sedang melakukan operasi penertiban parkir liar secara gabungan bersama anggota Dishub," kata ayah tiga orang anak ini.

Pada saat operasi tersebut petugas menemukan sebuah kendaraan yang kedapatan parkir di atas trotoar. Petugas lantas melakukan penindakan.

Saat melakukan penindakan kepada pengemudi mobil jenis Honda Mobilio bernomor polisi B 1856 SIN yang dikemudikan oleh Tavipuddin, namun saat itu pengemudi tidak kooperatif dan merasa tidak melanggar aturan.

Alasan pengemudi di area tempat kendaraannya parkir tidak terdapat rambu lalu lintas dilarang parkir.

Polisi melakukan penindakan dengan cara diderek, sebelum diderek petugas Dishub dan Bripka Eka meminta pengemudi untuk menyerahkan surat-surat kendaraan, sebagai SOP untuk melakukan penindakan.

Pengemudi berupaya untuk lari dari petugas meski dihadang oleh Bripka Eka yang berada di depan kendaraan.

Posisi Bripka Eka yang berada persis di depan kendaraan saat kabur mencoba menghentikan dengan menaiki kap mesin mobil yang dikemudikan Tavipuddin bersama istrinya.

Bripka Eka 'nemplok' di atas kap mesin mobil yang melaju dengan kecepatan 60 km per jam, dibawa sejauh 200 meter.

Kendaraan tersebut baru berhenti setelah menabrak mobil lainnya yang berada di depannya. Beruntung dalam peristiwa tersebut, Bripka Eka tidak mengalami kecelakaan serius.

Akibat kejadian tersebut, Tavipuddin akhirnya diamankan dan harus menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pasar Minggu.

Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui pula SIM milik pengemudi sudah mati sejak tahun 2018. Selain itu pengemudi juga diketahui sedang menderita kanker getah bening.

Penyakit yang diderita supir penabrak polisi tersebut diketahui saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pasar Minggu saat pihak keluarga membawa obat-obatan.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ibu Mertua Meninggal Dunia, Ahmad Riza Berpesan Dana Karangan Bunga Dijadikan Sedekah

Ibu mertua Riza Patria, Yan Yusma meninggal pada Sabtu (26/9/2020).

Image
News

Guru Besar UI: Perusahaan Tersangka Korupsi Tetap Bisa Usaha

Pengenaan sanksi pidana berupa denda tidak berakibat pada keberlangsungan perusahaan.

Image
News

Pengamat: Pengesahan RUU Cipta Kerja Bisa Pangkas Tumpang Tindih Regulasi

Saya melihat RUU Cipta Kerja memiliki semangat untuk mengurangi hambatan-hambatan dan mensinkronkan berbagai Undang Undang

Image
News

LaNyalla Minta Kapolri Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Wartawan di Mamuju Tengah

LaNyalla meminta Kapolri Jenderal Pol. Idham Aziz untuk memberi atensi pada kasus kekerasan yang menimpa awak media

Image
News

Mimpi Besar Eri Cahyadi Hapus Pengangguran di Kota Surabaya

Eri berkomitmen untuk melanjutkan apa yang telah dicapai oleh pendahulunya yakni Tri Rismaharini hingga Bambang DH.

Image
News
DPR RI

Komisi I: Polemik Film G30S/PKI Jangan Buat Lemah Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Menurutnya, KPU memiliki komitmen terkait dengan bagaimana mekanisme yang diwujudkan dalam penegakan hukum pilkada itu sendiri.

Image
News

RUU Cipta Kerja, Pemulihan Ekonomi Untungkan Pengusaha dan Buruh

Ke depan investasi harus bisa diproyeksikan sebagai tumpuan utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Image
News

Minta Jokowi Siarkan Film G30S/PKI, Ferdinand Sebut Deklarator KAMI 'Caper'

Ferdinand Hutahaean berharap bahwa Presiden Jokowi mengabaikan permintaan Din Syamsuddin.

Image
News

Rustam: Paslon yang Tidak Mengindahkan Protokol Kesehatan Jangan Dipilih

Pilkada serentak akan dilakukan pada 9 Desember 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Image
News

5 Potret Shanaya Arsyila Pramana, Cucu Pramono Anung yang Menggemaskan

Menggemaskan banget

terpopuler

  1. Mahfud MD: Ada yang Nanya, Apa Penting Film G30S/PKI Disiarkan? Saya Jawab...

  2. Ustaz Hilmi: Shalat Jumat Aja Ditiadakan, Pake Dalil Apalagi Meneruskan Pilkada ?

  3. Vaksin China Dinilai Efektif, WHO Optimis Pandemi COVID-19 Akan Segera Berakhir

  4. Arief Poyuono: Saya Dukung Gatot Nurmantyo Ikut Pilpres 2024

  5. Pernah Berjaya, 5 Artis India Ini Jatuh Miskin di Akhir Hayat

  6. 7 Potret Adu Gaya Nella Kharisma dan Via Vallen, Mana Paling Kece?

  7. Jokowi Ngotot Pilkada, Epidemiologi UI: Senangnya Menyelesaikan Pandemi Dengan Tambal Sumbal!

  8. 5 Inspirasi Hidup Striker Inggris Jamie Vardy, dari Buruh Pabrik jadi Bintang Tenar

  9. Wanita yang Disayat Perutnya karena Suami Tak Mau Anak Perempuan di India Ternyata Hamil Bayi Laki-laki

  10. Pasal 12 Huruf a Tak Masuk Dakwaan Pinangki, Pakar Hukum: Bukti Kejagung Tidak Transparan

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Shanaya Arsyila Pramana, Cucu Pramono Anung yang Menggemaskan

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!

Image
News

Ulang Tahun Pernikahan ke-35, KSP Moeldoko Beri Kejutan Manis Kepada Istri