image
Login / Sign Up

Akhmad Sahal: Dikritik Aja Tempo Secara Terbuka, Nggak Perlu Demo Kayak Gini, Ini Sih Justru Norak!

Siswanto

Image

Akhmad Sahal | Screenshot/Twitter/SahaL_AS

AKURAT.CO Pengurus Cabang Istimewa Nadlatul Ulama Amerika Akhmad Sahal melalui akun Twitter @sahaL_AS menilai aksi demonstrasi sejumlah orang di Dewan Pers menyusul penerbitan sampul Majalah  Tempo dengan gambar Presiden Joko Widodo dan bayangan hidung Pinokio, berlebihan.

"Lebay banget sih..." tulis Akhmad Sahal.

Akhmad Sahal juga mengaku menyesalkan karikatur tersebut. Menurut dia, karikatur tersebut cenderung melecehkan simbol negara. Tetapi, Akhmad Sahal juga menyesalkan adanya aksi Relawan Jokowi Mania sampai dengan demonstrasi ke Dewan Pers.

baca juga:

"Saya juga kecewa dengan cover Tempo. Mengkarikaturkan Jokowi sah-sah aja. Tapi mem-Pinokio-an Jokowi, meski hanya bayangan, itu framing rendahan. Ikut-ikutan framing Obor Rakyat terhadap Jokowi. Tapi dikritik aja Tempo secara terbuka. Ga perlu demo kayak gini. Ini sih justru norak!" kata Akhmad Sahal.

Sejak kemarin, Akhmad Sahal mengungkapkan kekecewaannya terhadap sampul Majalah Tempo yang mengundang kontroversi itu.

"Saya sangat kecewa dengan cover Tempo terbaru. Sah-sah aja kalau @tempodotco bersikap keras terhadap terhadap @jokowi ? soal KPK. Tapi mengkritik tak identik dengan melecehkan... Mosok sekelas Tempo ikut-ikutanan Obor Rakyat sih," katanya.

Tetapi pendapat berbeda diutarakan tokoh Nadlatul Ulama yang juga dosen di Fakultas Hukum Monash University Australia Nadirsyah Hosen melalui akun Twitter @na_dirs. Dia justru memuji cover Majalah Tempo. Dia juga menjelaskan hidung panjang dalam cover itu bukan gambar Jokowi, melainkan bayangannya. Menurut dia, gambar tersebut tidak melecehkan dan Jokowi tidak perlu tersinggung.

"Cover majalah Tempo ini artistik. Yang hidungnya panjang kayak Pinokio adalah bayangan Jokowi, bukan gambar Jokowinya. Ada mesej yang kuat, tanpa melecehkan. Saya yakin Pak @jokowi tidak perlu tersinggung. Kritikan yang artistik dan argumentatif itu perlu dalam demokrasi," kata dia. 

Setelah karikatur sampul mengundang kontroversi, Redaktur Eksekutif Majalah Tempo Setri Yasra melalui situs Tempo menjelaskan bahwa sampul Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 bukan menggambarkan Jokowi sebagai Pinokio.

"Tempo tidak pernah menghina kepala negara sebagaimana dituduhkan. Tempo tidak menggambarkan Presiden sebagai Pinokio. Yang tergambar adalah bayangan pinokio," kata Setri.

Sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 1999, kata Setri, Majalah Tempo memberikan perhatian pada dinamika dalam masyarakat perihal revisi UU KPK. Setri mengatakan sampul Majalah Tempo dengan judul Janji Tinggal Janji itu merupakan metafora atas dinamika tersebut, yaitu tudingan sejumlah penggiat antikorupsi bahwa Presiden ingkar janji dalam penguatan KPK. "Tempo telah memuat penjelasan dalam Presiden dalam bentuk wawancara," katanya.

Tempo meyakini Jokowi memahami peran jurnalisme di dalam masyarakat, dan menganggap kritik sebagai bagian penting dalam pemerintahannya. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Soal Karikatur Jokowi, Hasto: Majalah Tempo Kurang Indahkan Etika dan Budaya Bangsa

Image

News

Tempo Jadi Sorotan Karena Berita Jokowi, Sosiolog: Aku Jelas Bersama Sikap Mereka

Image

News

Goenawan Mohamad Akhirnya Angkat Bicara Soal Sampul Majalah Tempo yang Jadi Polemik

Image

News

Buat yang Protes Film The Santri, Nadirsyah: Hidup Mereka Hampa, Tidak Bisa Hargai Karya Seni

Image

News

Ketika Tiga Intelektual Beda Pendapat Soal Cover Majalah Tempo Jokowi Pinokio

Image

News

Polemik Karikatur Jokowi Pinokio, Muannas: Cover Majalah Tempo itu Berlebihan

Image

News

Polemik Majalah Tempo, Ferdinand Akui Tak Setuju dengan Sikap Jokowi Mania

Image

News

Ruhut: Kalau Benar Sampulnya Gambar Pak Jokowi dengan Hidung Pinokio, Aku Menyesalkan, Tolong Dicabut

Image

News

Karikatur Jokowi Pinokio Jadi Polemik, Jansen: Pendukung Tak Usah Terlalu Sensitiflah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

5 Pengamat Anggap Erick Thohir Tak Pantas Jadi Menteri BUMN

Erick Thohir yang dinilai tidak bebas dari kepentingan bisnis

Image
News

Rayakan HUT ke-55, Golkar Gelar Renungan Suci di TMP Kalibata

Acara ziarah ini merupakan acara yang setiap tahun dilakukan partai Golkar.

Image
News

Siswa Sukabumi Ikut Unjuk Rasa Ke Jakarta, Siap-siap di DO

langkah ini merupakan antisipasi sejak dini agar tidak ada pelajar Sukabumi yang nekat bergabung untuk ikut unjuk rasa.

Image
News

Terkait Pelemparan Molotov ke Kantor LBH Medan, Polisi: Masih Kita Dalami

"Ini kan kantor rakyat untuk mendapat keadilan, kita minta polisi bisa secepatnya menangkap para pelaku," ujarnya.

Image
News

Geledah Kantor Dinas PU Medan, KPK Bawa Dua Koper Berisi Dokumen

Penyidik KPK keluar dengan membawa dua koper besar diduga berisi dokumen penting.

Image
News

Sudin PKP Jaktim, Pastikan Kebakaran di Saluran Air Pulomas Karena Sampah

kepulan asap berwarna hitam dan abu-abu pekat itu sudah tidak tampak hari ini.

Image
News

Pengamat: Menko Polhukam Pengganti Wiranto Harus Mengerti Berbagai Pendekatan Penyelesaian Konflik

Menko Polhukam harus mengerti berbagai pendekatan problem solving terhadap persoalan konflik yang terjadi di negeri ini.

Image
News

Jajaran Terlibat Suap Lapas Sukamiskin, Dirjen Pas Bantah Akan Audit Internal

Sri mengaku sudah membicarakan perihal audit dengan atasannya, agar hal itu tidak dilakukan segera.

Image
News

Selain Bikin Kecanduan, Game OnlineĀ Bisa Jadi Pintu Masuk Menyebarkan Paham Terorisme

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Sosial, Devie Rahmawati.

Image
News
Pelantikan Presiden

Sebelum Dilantik, Jokowi Datangi Gedung Parlemen

Keamanan pun diperketat.

trending topics

terpopuler

  1. Akun Rocky Gerung Diretas, Roy Suryo: Jelas-jelas Twitnya untuk Memberi Pandangan Demokrasi

  2. Staf Protokoler Wali Kota Medan yang Tabrak Petugas KPK Akhirnya Serahkan Diri

  3. 12 Jam Digeledah, KPK Angkut Empat Koper Berkas Dari Ruangan Wali Kota Medan

  4. Tifatul Sembiring: Kenapa UAS Terus Dilarang? Apakah Sikap Ini Dilatari Islamphobia?

  5. Hamil Besar, Selvi Ananda Tak Ikut Pelantikan Jokowi, Gibran: Jan Ethes Jagain Ibunya

  6. Analis Geopolitik: Erick Thohir Jadi Menteri Berbahaya akan Mewakili Kepentingan Korporasi

  7. 32 Tahun Berlalu, Ini 4 Fakta Tragis Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Bintaro

  8. KPK Peringatkan Gubernur Sumut Tak Halangi Proses Hukum

  9. Polisi Bekuk 22 Orang Rencanakan Teror Pelantikan Presiden

  10. Analis Geopolitik: Hubungan Mesra Prabowo-Megawati Jadikan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden Bayangan

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing

kolom

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Wawancara

Image
News

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

Capai Rp15,5 Miliar, Ini 5 Sumber Kekayaan Mulan Jameela

Image
News

Dari Susi hingga Sri Mulyani, 8 Potret Kenangan Menteri Srikandi saat Jalankan Tugas

Image
News

Ciri Khas 7 Presiden RI dari Soekarno hingga Jokowi, Ada yang Lebih Suka Batik daripada Jas