image
Login / Sign Up

Bikin Terenyuh, Curhat Pemuda Karawang yang Menganggur di Kota Penuh Industri

Citra Puspitaningrum

Image

Seorang pemuda Karawang menumpahkan kekesalannya karena kesulitan mendapatkan pekerjaan di kotanya sendiri pada audiensi yang digelar Kamis (12/9) lalu. | Instagram/tribuncikarangdotcom

AKURAT.CO, Bagaikan ayam mati di lumbung padi. Mungkin inilah yang dirasakan seorang pemuda Karawang yang viral di media sosial belum lama ini.

Seperti yang sudah banyak diketahui, Karawang dikenal sebagai salah satu pusat industri Indonesia yang tentu menyerap banyak tenaga kerja. Namun, ternyata warga lokal justru kesulitan mendapat pekerjaan di kotanya sendiri.

Itu sebabnya seorang pemuda Karawang tak segan melontarkan kritiknya pada audiensi pengangguran di ruang bupati yang dihadiri oleh Dinas Ketenagakerjaan, pejabat daerah, dan aparat pada Kamis (12/9) lalu.

baca juga:

View this post on Instagram

Memang kita sebagai warga pribumi asli yang berada di kota industri sulit buat mencari pekerjaan di kota sendiri seperti di Kab.bekasi .Karawang, mau punya Ijazah Smp, Sma, SD dan Hanya KTP saja sulit juga ? saat mengungkapkan di sela audiensi pengangguran di ruang bupati Karawang yang dihadiri dari kadisnaker, satpol pp, dan asda 2 " Saya membuat lamaran ini dari hasil kerja ayah menjadi tukang pacul, dan ibu saya seorang pedagang kopi,'" susah payah ayah dan ibu saya mengumpulkan uang agar anaknya bisa membuat lamaran kerja.." - #infokrwng #krwinfo #infokrw #karawang #lokerjabodetabek #lokercikarang #lokerkarawang #bekasi #cikarang #infocikarang #batujaya #rengasdengklok #tribuncikarang

A post shared by Tribuncikarangdotcom ???? (@tribuncikarangdotcom) on

"Kita bikin lamaran satu saja hampir Rp20 ribu. Itu satu lamaran, belum dua, belum tiga, belum ongkosnya, belum buat makan kita, sama adik-adik saya. Tapi saat sampai PT (perusahaan), Disnaker, atau BKK, atau yang lainnya, kita tidak diterima. terus setiap hari seperti itu. Mau sampai kapan?" keluhnya.

Baginya, biaya melamar pekerjaan tidaklah murah. Ayahnya hanya bekerja sebagai tukang pacul, sedangkan ibunya berdagang kopi. Terlebih lagi, lamaran yang diajukannya justru ditolak pihak perusahaan yang meraup untung di kotanya sendiri.

"Tolong kami, Pak. Kami juga berhak bekerja di PT ini. Ini Karawang kota kami, bukan kota orang-orang sana," kritiknya.

Pemuda asal Desa Wadas, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, ini pun menuntut keadilan. Ia merasa sudah bersusah payah melamar, tetapi sia-sia lantaran syarat-syarat perusahaan yang menurutnya tak berpihak pada kondisi warga pribumi.

Tak ayal 'curhatannya' itu mengundang simpati warganet. Banyak yang menulis dukungan untuknya di kolom komentar.

"Salut, penuturannya mewakili kondisi banyak orang di wilayah industri. Sepakat untuk mengutamakan warga sekitar untuk pekerjaan nonskill seperti sekuriti, OB, sopir, teknisi ringan. Ingat lho, kalau pabrik kebakaran, siapa yang bantu padamin? kalau ada limbah pabrik, siapa yang langsung kena dampak?" komentar akun bernama jakplankton.

"Tanpa mengurangi hormat saya, tolong dengarkan jeritan kami para pribumi," tulis ikasn14 sambil mencantumkan akun Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

FOTO Dana Kompensasi Untuk Warga Terdampak Tumpahan Limbah Minyak

Image

News

Hingga Rp800 Juta, Biaya Pemakaman Mewah Ini Bikin Geleng-geleng Warganet

Image

Ekonomi

Lansia Bisa Dapat 'Gaji' Dari Jokowi, Apa Syaratnya?

Image

Ekonomi

PHE ONWJ Bayarkan Kompensasi Tahap Pertama untuk Dua Kabupaten

Image

News

Bocah Obesitas Asal Karawang Meninggal, Ortu: Sebelumnya, Dia Sesak Nafas

Image

Ekonomi

Pertamina Masih Membersihkan Pesisir Karawang Walau Sumur YYA-1 Sudah Tak Bocor

Image

Ekonomi

Setelah Menutup Sumur YYA-1 Karawang, Pertamina Fokus Pemulihan Wilayah Terdampak

Image

Hiburan

FOTO Festival Goyang Karawang Internasional Tampilkan Tarian dari 15 Negara

Image

Ekonomi

Pertamina Baru Bayarkan Kompensasi 30 Persen kepada Warga Terdampak Tumpahan Minyak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Wali Kota Medan Kena OTT, Akademisi: Saatnya Warga Bersatu Memberantas Korupsi Hingga Akarnya

"Dimana, model korupsi terbanyak disumbang dari pekerjaan pembangunan infrastruktur."

Image
News

Densus 88 Geledah Terduga Teroris di Bandung, Tetangga: Sejak Mendalami Ilmu Agama Dia Jadi Tertutup

Salah seorang warga lain, Aliyudin, mengungkapkan, R jarang menempati rumahnya, sehingga tetangga tidak banyak yang tahu mengenai sosoknya.

Image
News

Penaruh Tas Mencurigakan di Gereja Kristus Yesus Diduga Gangguan Jiwa

Penaruh tas mencurigakan di Gereja Kristus Yesus diperiksa polisi.

Image
News

Wakil Wali Kota Medan Menangis Mengetahui Dzulmi Eldin Terjaring OTT KPK

Saat diwawancarai, mata Akhyar Nasution tampak sembab. Matanya berkaca-kaca saat menjawab pertanyaan awak media.

Image
News
TMMD 106

Dandim Pwk Sebut TMMD Sebagai Pemecah Kesulitan Sosial

Kegiatan fisiknya berupa pembangunan jalan penghubung antar desa, pembuatan saluran air, rehab rumah warga, rehab Musala dan lain sebagainya

Image
News

Pengamat: Ganjil Genap Hanya Urai Kemacetan di Jalan Tertentu

Dua tahun pemerintahan Anies, solusi kemacetan ibu kota masih menjadi mimpi.

Image
News

Perantara Penyuap Bowo Sidik Pangarso Dituntut 4 Tahun Penjara

Menuntut agar majelis hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun.

Image
News

Ditanya Soal Cuitannya Tentang Wiranto, Hanum Rais Ogah Komentar dan Pulang Naik Ojol

Image
News

Gelar OTT Tiga Kali Beruntun, Ahli Hukum: di Mana Lemahnya KPK?

Romli Atmasasmita mengaku heran dengan adanya anggapan pelemahan KPK.

Image
News

Spanduk Beli Rumah Gratis Janda Hoaks, Cuma Strategi Marketing

Bahasa tersebut sengaja dilakukan pihaknya demi menarik para calon pembeli

trending topics

terpopuler

  1. Nekat Terobos Jalur Beton Basah, Pengendara Motor ini Dicuekin Pekerja Proyek

  2. Mahfud MD Sebut Insiden Wiranto Settingan Bisa Dipenjara, Mustofa: Sumbu-sumbu Pendek Masih Aja Main!

  3. Astronaut Muslim Malaysia Bersumpah Atas Nama Allah: Bumi Itu Bulat

  4. Anggota DPRD DKI Minta Gaji Rp500 Juta, Warganet: Mending Mundur Aja Pak

  5. Kerap Lari Pagi, Wanita ini Terekam Kamera Berkali-kali BAB di Jalanan Perumahan

  6. Sempat Ramai Soal Bersihnya Banjir di Jepang, Namun Ternyata...

  7. Kapal Pesiar Senilai Rp792 Miliar Merapat di Tanjung Priok, Begini Fasilitasnya

  8. Putranya Tolak Maju Pilkada, Wali Kota Solo: Kalau Bawa-bawa Nama Orang Lain Jadinya Menang Ora Kondang, Kalah Ngisin-ngisini

  9. Nilai Investasi Palapa Ring Rp22 Triliun, Rocky Gerung: Buat Ngintelin WA Emak-emak?

  10. Usai Penusukan Wiranto, Menteri Nila Moeloek: Saya Kaget Kenapa Tiba-tiba Dijemput Sama Pak Kapolres

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Image
Ujang Komarudin

Demokrasi Yang Tak Direstui

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
News

7 Fakta Sumarni Kamaruddin, Satu-satunya Sosok yang Diikuti Tommy Soeharto di Instagram

Image
News

5 Rekam Jejak Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Jadi Tokoh Peduli Pendidikan hingga Kena OTT KPK

Image
Ekonomi

Terlahir Miskin, 7 Pengusaha Ini Kini Jadi Hartawan