image
Login / Sign Up

Fahri Hamzah Kritik KPK Hanya Berani Buru Kasus Bupati, Camat dan Kepala Dinas

Khalishah Salsabila

DPR RI

Image

Wakil Ketua DPR bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Fahri Hamzah saat memimpin rapat kerja dengan kepala BNPB dan sejumlah perwakilan pemerintah di Ruang Pansus B, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2019). Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Fahri Hamzah membahas evaluasi dan koordinasi penanganan dampak bencana gempa khususnya yang terjadi provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik pola pemberantasan korupsi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seama ini yang dinilai terlalu gegabah dan hanya berani mengusut kasu-kasus kecil saja.

 “Kegemaran KPK berburu bupati, camat dan kepala dinas di daerah-daerah bukanlah mandat UU KPK dan bukan maksud dibuatnya UU ini. Jangan lupa, tugas KPK yang utama adalah menjadi trigger  bagi penegak hukum. Bukan mengambil alih seluruh pekerjaan mereka sampai ke bawah,” kata Fahri.

Menurut Fahri, hadirnya KPK adalah menjadi trigger bagi penegak hukum. Bahkan, kata Fahri, Undang-undang 30 tahun 2002 yang dibuat dengan niat baik malah disalahgunakan KPK.

baca juga:

“Inilah peran penting KPK sehingga setelah 4 kali amandemen konstitusi (1999-2002), kita punya struktur ketatanegaraan yang baru dan KPK menjelma menjadi organ tambahan dalam negara (state auxiliary body) yang bertugas melakukan kordinasi, supervisi dan monitoring (pasal 1),” kata Fahri.

Bahkan, kata Fahri, KPK telah menjelma menjadi kekuatan kekuatan besar yang setara dengan ‘Wakil Presiden’. Bahkan presiden dalam pemberantasan korupsi’.

“Karena KPK tidak saja dapat men-supervisi lembaga penegak hukum, tapi siapapun, bahkan seluruh cabang kekuasaan yang ada. Kuat sekali KPK,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Fahri mengatakan alat bukti sebagai senjata KPK yang seharusnya tidak boleh dipakai sembarangan, saat ini telah disalah gunakan. Hal itu lah, kata Fahri yang membuat perang berjilid-jilid antara "Cicak dan Buaya" yang tak berhenti.

Sebab itulah dikatakan Fahri, drama antara cicak dan buaya terus terjadi bahkan abadi hingga berjilid-jilid. Sementara itu, lanjut Fahri, KPK terus berkampanye bahwa korupsi tambah banyak dan semakin luar biasa (extra ordinary) sementara mereka semakin sendiri dalam kepungan koruptor dari mana-mana.

“Itulah yang terjadi, dan pecahlah perang berjilid-jilid antara ‘Cicak dan Buaya’ yang tak berhenti. Sementara itu, KPK terus berkampanye bahwa korupsi tambah banyak dan semakin luar biasa (extra ordinary) sementara mereka semakin sendiri dalam kepungan koruptor dari mana-mana,” sambungnya.

Apalagi, kata Fahri, sudut pandang KPK yang dibangun sampai publik percaya bahwa ‘suksesnya’ KPK memberantas korupsi karena korupsi tambah banyak yang tertangkap, itu tak sesuai dengan UU KPK.

“Padahal UU ingin agar KPK sukses artinya semua korupsi berhasil dicegah dan tidak ada lagi korupsi setelah 17 tahun UU ini dibuat,” tutur Fahri.

Terkait sudut pandang itu juga Fahri menilai bahwa hati pimpinan dan wadah pegawai KPK makin mengeras dan tidak ada lagi kompromi karena akhirnya senjata pamungkas KPK dipakai untuk melawan semua pihak yang dianggap lawan KPK

“Tinggal presiden yang sekarang diancam,” ujar Fahri.

“Saya cukup percaya kali ini presiden Jokowi telah banyak membaca dan mengalami sendiri. Betapa tidak enaknya punya lembaga yang tidak bisa diajak kordinasi dalam bekerja memberantas korupsi dan membangun kelembagaan demokrasi. Presiden mulai sadar presidensialisme harus tegak,” lanjutnya.

Terkait itu, Fahri menyerukan untuk mengakhiri kekacauan ini dengan menyarankan agar presiden memimpin langsung pemberantasan korupsi.

“Maka, marilah kita akhiri kekacauan ini. Sekali untuk seterusnya. Presiden sebaiknya memimpin langsung pemberantasan korupsi dalam sistem presidensialisme yang murni. Presiden adalah kepala negara dan kepala pemerintahan. Rakyat memilih presiden dengan biaya besar untuk itu,” pungkas Fahri. []

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

Ekonomi

Pelantikan Presiden

Jokowi-Ma'ruf Akan Ajak DPR Terbitkan UU Lapangan Kerja dan UMKM

Image

News

Pelantikan Presiden

Seorang Pria Datangi Gedung Parlemen Minta Dilantik Jadi Presiden

Image

News

Ucapan 6 Tokoh Oposisi Soal Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Arief Poyuono Ajak Masyarakat Bergembira

Image

News

Pelantikan Presiden

Pantau Pengamanan Pelantikan Presiden, Panglima TNI: Ring 1, 2 dan 3 Sudah Siap

Image

News

Teddy: Masalah Novel Baswedan adalah Kasus Pribadi, Bukan Politik

Image

News

Pelantikan Presiden

Ikon Besar Bertuliskan 'Pelantikan Presiden 2019|2024' Ramai Dijadikan Objek Swafoto di Gedung Parlemen

Image

News

Pelantikan Presiden

Pengamanan Kompleks Parlemen Jelang Pelantikan Presiden

Image

News

Pelantikan Presiden

Puluhan Karangan Bunga Penuhi Gedung Parlemen, Salah Satunya dari Relawan yang Ingin Salaman Tapi Tak Pernah Bisa

Image

News

Pelantikan Presiden

Polisi Ajak Masyarakat Partisipasi Sukseskan Pelantikan Presiden Hari Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Stasiun Palmerah dan Tanah Abang Kembali Beroperasi Usai Pelantikan Presiden

"KRL Commuter Line kembali melayani naik-turun penumpang di Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang."

Image
News

Seorang Guru di Amerika Serikat Lumpuhkan Murid Bersenjata dengan Cara Tak Terduga

Bukan dengan kekerasan namun dengan kelembutan khas seorang ibu.

Image
News
Pelantikan Presiden

Gerindra Nilai Target Capaian Jokowi Tak Semua Realistis

Ya kita lihat implementasinya seperti apa.

Image
News

6 Kepala Negara Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, PM Australia Ingin Pererat Kerja Sama

Sebelum dilantik, Jokowi sempat mengadakan pertemuan masing-masing dengan PM Kamboja Hun Sen dan Raja Swaziland Mswati III di Istana Merdeka

Image
News
TMMD 106

Dandim Pwk: TMMD Tak Hanya Membangun Desa, Tapi Juga SDM

"Agar timbul karakter dan semangat juang yang tinggi terhadap bela negara apabila ada ancaman"

Image
News
Pelantikan Presiden

PDIP Gelar Doa Bersama Syukuran Pelantikan Jokowi- Ma'ruf

Semoga terpilihnya dan dilantiknya Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin, semakin membawa kemajuan bagi indonesia Raya.

Image
News
Pelantikan Presiden

Sukses Gelar Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin, Kerja Ketua MPR Diapresiasi

Yang patut juga diapresiasi adalah kerja TNI, Polri dan BIN.

Image
News

Gibran Tegaskan Maju Pilwalkot Solo Lewat PDIP

"Kemarin sudah saya katakan maju lewat PDIP, itu saja."

Image
News

Jatuh di Rel, Wanita ini Berhasil Diselamatkan Warga dari Tabrakan Kereta

Wanita malang tersebut jatuh akibat dorongan dari penumpang laki-laki yang pingsan dan jatuh mengenai tubuhnya.

Image
News
Pelantikan Presiden

Pengamat Politik: Ada Optimisme Meski Tidak Ada yang Baru Dalam Pidato Pertama Jokowi

Jokowi dalam pidatonya meyakini posisi Indonesia akan masuk 5 besar ekonomi dunia.

trending topics

terpopuler

  1. Tengku Zulkarnain: Apakah Ada Pelantikan Pejabat Dilakukan di Hari Libur?

  2. Denny Siregar: Kalau Anda Punya Riwayat Sesak Napas dan Stress Lebih Baik Jauhi Televisi, Presiden Jokowi Mau Dilantik

  3. Miliki Setelit Bank Pertama di Dunia, BRI Sempat 'Dinasihati' Habibie

  4. Tidak Nonton Pelantikan Jokowi, Said Didu Pilih Mandikan Sapi

  5. Jika Jokowi Angkat Prabowo Jadi Menhan, Rustam akan Komentar I Wish You Luck

  6. Andre Goda Ferdinand Dengan Undangan Pelantikan Presiden: Lae Mau Ikut Nggak?

  7. Pantun Ketua MPR Saat Pelantikan Presiden Dikritik, Mpu Jaya: Perlu Belajar Bikin Pantun

  8. Gerindra: Dibawah Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin, Indonesia Jauh Lebih Baik

  9. Ma'ruf Amin Olahraga di Taman Kodok, Warga: Biasa Saja, Anak-anak Tetap Main Basket dan Bola, Nggak Ada yang Heboh

  10. Anies Hadir di Acara Nikahannya, Tsamara: Harus Dewasa Bedakan Politik dan Urusan Personal

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing

kolom

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Wawancara

Image
News

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

Kerap Tampil Sederhana, ini 6 Adu Gaya Iriana vs Wury Estu Handayani

Image
News

Capai Rp15,5 Miliar, Ini 5 Sumber Kekayaan Mulan Jameela

Image
News

Dari Susi hingga Sri Mulyani, 8 Potret Kenangan Menteri Srikandi saat Jalankan Tugas