image
Login / Sign Up

Mantan Pansel Capim KPK: Saut Cs Lakukan Pembunuhan Karakter Terhadap Firli

Yudi Permana

Image

Calon pimpinan KPK Firli Bahuri saat mengikuti proses uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) dengan Komisi III di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019). Para calon pimpinan KPK ini mengikuti uji Kelayakan dan Kepatutan dengan agenda pembuatan makalah. Ada 14 topik makalah yang dipilih melalui sistem undi. Capim KPK diberikan waktu 90 menit untuk menyelesaikan makalah sesuai dengan topik yang mereka dapat. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Mantan anggota Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) Hendardi menilai Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Dewan Penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari berupaya melakukan pembunuhan karakter terhadap Irjen Pol Firli Bahuri, yang merupakan salah satu calon pimpinan (capim) KPK periode kedepan

"Saya melihatnya tindakan (Saut Cs) ini sebagai upaya membunuh karakter seseorang," kata Hendardi, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Sebelumnya, Saut, didampingi Tsani, pada Rabu (12/9), menggelar konferensi pers yang menyatakan Irjen Firli melakukan pelanggaran etik berat semasa menjadi Deputi Penindakan KPK.


Pernyataan Hendardi bukan tanpa alasan, sebab Pansel Capim KPK sudah pernah bertanya ke lembaga yang disebut "superbody" tersebut mengenai prosedur pengambilan keputusan terkait pelanggaran kode etik.

"Prosedurnya, kalau ada internal KPK diduga bersalah harus sampai sidang. Yang menyidangkan Komisioner KPK, Wadah Pegawai dan Pengawasan Internal. Itu tak pernah terjadi pada Firli karena dia keburu ditarik Kapolri untuk bertugas ke Sumsel," ujarnya.


Karena tidak pernah ada sidang dugaan pelanggaran etik tersebut, dikatakan Hendardi, Saut Cs tidak boleh menyimpulkan Firli telah bersalah melanggar etik.


"Saya tidak punya kepentingan apa-apa di sini. Tetapi, kalau seperti itu berarti (Saut cs) sudah berpolitik, antara lain membunuh karakter seseorang," tegasnya.

Sementara soal dugaan pelanggaran etik terhadap Firli saat bertemu Tuan Guru Bajang (TGB), Hendardi mengatakan semua sudah dikonfirmasi kepada jenderal bintang dua tersebut.

Pertanyaan serupa juga sudah ditujukan kepada Firli yang juga Kapolda Sumsel itu saat tahap seleksi wawancara dan uji publik.

"Ketika diwawancara dan diuji publik, kami tanya tuduhan-tuduhan tersebut atas dasar data yang diberikan KPK," tuturnya.


Hendardi menyayangkan tindakan Saut cs yang telah melakukan pembunuhan karakter pada Firli yang sedang menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.Padahal Irjen Firli termasuk capim KPK yang mumpuni.


"Dalam setiap tahap seleksi, dia tidak pernah keluar dari 5 besar," kata aktivis HAM itu.


Sementara, komisioner KPK lainnya, Alexander Marwata juga mengaku tak percaya dan kaget dengan konferensi pers yang dilakukan Saut cs terkait dugaan pelanggaran etik berat yang dilakukan oleh Firli.

Dia mengaku baru mengetahui tentang konferensi pers tersebut setelah Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengirimkan sebuah tautan berita di salah satu media kepada dirinya lewat aplikasi tukar pesan WhatsApp (WA).


"Kemarin saya kaget ada konferensi pers seperti itu dan saya tahunya dari Basaria," kata Alexander, saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Kamis (12/9).
[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Gelar Aksi di Depan Istana, MPD Minta Jokowi Segera Melantik Pimpinan KPK Baru

Image

News

KPK Panggil 2 Pejabat Kementan Terkait Kasus Impor Bawang Putih

Image

News

Kasus e-KTP, KPK Periksa Eks Dirut PNRI Isnu Edhi Wijaya

Image

News

Imam Nahrawi Jadi Tersangka Korupsi, Ustaz Tengku: Biar Ngaku Pancasila, Kalau Maling Segera Gulung

Image

News

Jadi Pimpinan KPK, Nawawi Belum Mundur dari Hakim

Image

News

Pengamat Hukum Duga Dewas Dibentuk untuk Kendalikan Pimpinan KPK

Image

News

KPK Panggil Anak Buah Menteri Amran Sulaiman Terkait Suap Impor Bawang Putih

Image

News

Jokowi dan PDI Perjuangan Dinggap Biarkan KPK Lemah, Begini Tanggapan Eva Sundari

Image

News

RUU KPK Disahkan, Refly: Pemberantasan Korupsi Menghadapi Jalan Tajam Berliku

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Puji Anies Baswedan, Fahira: Hanya Pemimpin Bernyali yang Mampu Hentikan Proyek Reklamasi

“Hanya pemimpin yang punya nyali, berani, tegas & tidak mempunyai kepentingan saja yang mampu menghentikan proyek ini."

Image
News

Anies Cabut Kasasi yang Dilayangkan Ahok dalam Kasus Pembebasan Lahan Bidara Cina

Anies mengatakan, langkah mencabut kasasi tersebut dilakukan untuk menghormati keputusan pengadilan yang memenangkan gugatan warga.

Image
News

Preman dari DPP Partai Golkar Lakukan Pengrusakan dan Penganiayaan kepada Pendukung Bamsoet di Hotel Sultan

Saya dengar dari panitia, seyogyanya acara hari ini akan dilakukan di kantor DPP Partai Golkar Slipi. Namun apa daya panitia dilarang masuk.

Image
News

Terkait PKL Tanah Abang, MA: Itu Urusan Pemerintah Daerah

Diketahui, MA memenangkan gugatan soal fasilitas trotoar yang bersih dari PKL.

Image
News

Wiranto Tunggu Laporan Resmi Terkait Baku Tembak di Puncak Papua

Baku tembak mengakibatkan adanya korban luka-luka.

Image
News

Ini Pasal-pasal Revisi KUHP yang Jadi Sorotan

Ada yang menilai bahwa revisi KUHP itu belum bisa disahkan, karena ada pasal-pasal karet yang dapat merugikan banyak pihak.

Image
News

Gelar Aksi di Depan Istana, MPD Minta Jokowi Segera Melantik Pimpinan KPK Baru

Masa mendesak Presiden Jokowi percepat pelantikan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru terpilih di DPR RI

Image
News

Ibu Kota Baru Akan Dilengkapi Transportasi LRT, MRT, KRL, dan Bus Listrik

Lebih lanjut, ia menjelaskan, inisiasi tersebut akan dikuatkan dengan integrasi antar moda transportasi.

Image
News

John Bolton Beberkan Kebijakan Luar Negeri 'Ngawur' Donald Trump

"Dia 'mengungkap' Trump, tanpa menggunakan namanya, beberapa kali."

Image
News

5 Aksi Nyeleneh Pengendara saat Ditilang, Keluarkan Jurus hingga Bertapa di Atas Motor

Di Banjarmasin, pemuda dengan jaket dan tas ransel tampak mengeluarkan gerakan-gerakan seperti jurus silat di hadapan petugas saat ditilang.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Terungkap! Sebagian Besar Tanah di Ibu Kota Baru Milik Konglomerat Sukanto Tanoto

  2. Warganet: Penetapan Imam Nahrawi sebagai Tersangka Sebetulnya Tidak Mengejutkan

  3. Jadi Tersangka, Harta Imam Nahrawi Mencapai Rp22 Miliar

  4. Ferdinand: Tidak Ada yang Kaget Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Harusnya Bulan-bulan Lalu

  5. Yuk Intip! 5 Negara dengan Pertanian Tercanggih di Dunia

  6. Gunung Paling Aktif di Planet Jupiter Diprediksi akan Meletus

  7. Tersangka di KPK, Imam Nahrawi Dipecat dari PKB?

  8. Ditinggal Baim Wong Kerja Saat Hamil, Paula Verhoeven Hanya Dijagain Kucing

  9. KPK Sayangkan Sikap Imam Nahrawi yang Kerap Mangkir dari Pemeriksaan

  10. Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Mardani: Korupsi adalah Kejahatan Luar Biasa

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto

Image
Ekonomi

Mengenal Sukanto Tanoto, Sang Penguasa Lahan HTI Ibu Kota Baru