image
Login / Sign Up

Gatot Kaca Gundala hingga Wiro Sableng Dukung Presiden Teken Revisi UU KPK

Bayu Primanda

Image

Aksi Superhero dukung Revisi UU KPK | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO Ratusan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) menggelar aksi masa di depan Istana Negara Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Dalam aksi ini para mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal budaya nusantara dengan memakai pakaian tokoh wayang Hanoman, Gatot Kaca. Ada juga tokoh cerita silat Si Buta Dari Goa Hantu, Wiro Sableng pendekar kapak maut naga geni 212 dan ada lagi Gundala Putra Petir seperti dalam film laga Indonesia uang sedang tayang di bioskop.

MPD dalam aksi ini mendukung Presiden Joko Widodo untuk menyetujui revisi UU KPK yang menjadi inisiatif DPR RI untuk di bahas bersama-sama menjadi UU KPK yang baru untuk memperkuat kelembagaan KPK melalui lembaga pengawas KPK. Lembaga pengawas KPK juga perlu memastikan bahwa KPK tidak boleh tebang pilih dalam menyelesaikan kasus dan tidak boleh diintervensi.

baca juga:

"Kami juga memberi dukungan kepada Presiden untuk setujui revisi UU KPK karena revisi ini menambah kewenangan dari KPK yaitu untuk melakukan eksekutorial atas penetapan pengadilan atau putusan Hakim", ujar Muhamad Zulfikar Koordinator MPD di depan Istana Negara Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurut Zulfikar, UU Nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pasal 12 ayat 1 huruf a yaitu dalam melaksanakan tugas penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf c, Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang: a) melakukan penyadapan dan merekam pembicaraan.

Namun terkait penyadapan juga ada juga aturan yang mengaturnya yaitu UU Nomor 36/1999 tentang Telekomunikasi dan Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pasal 40 UU No.36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi mengatakan bahwa segala jenis penyadapan jaringan telekomunikasi apapun bentuknya adalah kegiatan illegal, hal ini diperkuat
juga dalam pasal 56 UU No.36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi bahwa penyadapan dapat dikenai ancaman pidana adalah 15 tahun penjara.

Kemudian di dalam Pasal 31 Ayat (1) UU No.19 Tahun 2016 mengatakan Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dalam suatu Komputer dan/atau Sistem Elektronik tertentu milik Orang lain.

"Ini menyatakan bahwa penyadapan adalah merusak hak-hak pribadi dan privasi warga Negara Indonesia, terutama yang dilakukan oleh KPK", ujar Zulfikar.

Selain itu kata pria yang biasa di panggil Mat Peci itu menegaskan, hal lainnya adalah terkait Operasi Tangkap Tangan atau OTT. OTT adalah salah satu tindakan keliru dari KPK yang digunakan untuk menjerat koruptor.

Ini dikarenakan di dalam pasal 1 ayat 9 KUHAP mengatakan bahwa tertangkap tangan adalah tertangkapnya seorang pada waktu sedang melakukan tindak pidana, atau dengan segera sesudah beberapa saat tindak pidana itu dilakukan, atau sesaat kemudian diserukan oleh khalayak ramai sebagai orang yang melakukannya.

"Atau apabila sesaat kemudian padanya ditemukan benda yang diduga keras telah dipergunakan untuk melakukan tindak pidana itu yang menunjukkan bahwa ia adalah pelakunya atau turut melakukan atau membantu melakukan tindak pidana itu," pungkas Mat Peci.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Gibran: Saya Juga Baru Pulang dari Jakarta dan Dapat Laporan Soal Spanduk-spanduk Itu

Image

News

FOTO Aksi Mahasiswa Tolak RKUHP dan UU KPK Padati Depan Gedung DPR

Image

News

Soal Tudingan Aksi #GejayanMemanggil Ditunggangi, Koordinator: Ini Energi Baru

Image

News

Menarik Perhatian, 10 Poster Menggelitik Aksi Gejayan Memanggil

Image

News

Moeldoko Sebut KPK Hambat Investasi, Said Didu: Izinkan Saya Tertawa

Image

News

Gibran Ingin Daftar Calon Wali Kota Solo Lewat PDIP, Rudy: Woo, Sudah Tutup

Image

Ekonomi

Langkah Bulog Hajar Mafia yang Palsukan Karung Berasnya

Image

Ekonomi

Gila! Mafia Beras BPNT Rugikan Negara Rp5 Triliun Per Tahun

Image

News

Jokowi Kumpulkan Para Menteri, Jansen: Inilah Akibat Semua Masalah Tumpuk Jadi Satu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

KPK Klaim Ada Kemajuan dari Kerja Tim Transisi untuk Analisis Revisi UU

Progresnya tentu saja ada banyak yang lebih detil yang sudah kami petakan, baik di bidang SDM, kewenangan-kewenangan dan di penindakan.

Image
News

Selasa Dini Hari, 20 Mahasiswa yang Bertahan di Depan Gedung DPR Sudah Bubarkan Diri

Sebanyak 20 mahasiswa yang bertahan di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, sudah membubarkan diri.

Image
News

Seskoal Jadi Tuan Rumah PKB Juang 2019

Lebih dari 1.400 Perwira Siswa dan Dosen dari enam lembaga pendidikan TNI dan Polri berkumpul di PKB Kejuangan 2019.

Image
News

Demo Usai, Pagar Gedung DPR yang Dirusak Mahasiswa Mulai Diperbaiki

Pagar gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta, kini tengah diperbaiki oleh petugas atau tukang las listrik.

Image
News

Puluhan Massa Masih Bertahan di Depan Gedung DPR Hingga Malam

Puluhan mahasiswa masih bertahan hingga pukul 00.00 WIB, Senin (23/9/201) malam, usai menggelar aksi demonstrasi.

Image
News

OTT Direksi Perum Perindo Diduga terkait Pengurusan Kuota Impor Ikan

KPK makin gahar pasca UU KPK direvisi.

Image
News

KPK Amankan Uang Ratusan Ribu US Dolar Hasil OTT Direksi Perum Perindo

Ada sembilan orang ditangkap.

Image
News

KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Suap Bupati Pakpak Bharat

Ketiga tersangka telah ditahan KPK.

Image
News

Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Depan Gedung DPR Akan Dilanjutkan Besok

Perwakilan mahasiswa itu berjanji untuk melanjutkan aksi unjuk rasa pada Selasa (24/9/2019) esok.

Image
News

KPK Amankan 9 Orang Hasil OTT, Tiga Diantaranya Direksi Perum Perindo

Terkait impor ikan.

trending topics

terpopuler

  1. Ikuti Saran Barbie Kumalasari, Boy William Ngaku Tetap Sampai Berbarengan dengan Penumpang Kelas Ekonomi

  2. Mantan Sesmenpora Bakal Beberkan Cara Imam Nahrawi Memperkaya Diri Sendiri

  3. Moeldoko Sebut KPK Hambat Investasi, Said Didu: Izinkan Saya Tertawa

  4. Jokowi Kumpulkan Para Menteri, Jansen: Inilah Akibat Semua Masalah Tumpuk Jadi Satu

  5. Pengakuan Tjahjo Kumolo, Satu-satunya Menteri Jokowi yang Tidak Pernah ke Luar Negeri

  6. Gibran Ingin Daftar Calon Wali Kota Solo Lewat PDIP, Rudy: Woo, Sudah Tutup

  7. Budiman Sudjatmiko Pastikan Besok Tidak Ada Pengesahan RUU KUHP di DPR

  8. ESA Tangkap Gambar Tak Biasa dari Planet Mars, Ada Apa?

  9. Mahasiswa Siapkan Puncak Demonstrasi di Depan DPR dan Istana Besok

  10. Denny Siregar: Pemberian Gelar 'Putera Reformasi' untuk Jokowi adalah Kecentilan Politik

fokus

Bencana Lingkungan
Abortus
BJ Habibie Tutup Usia

kolom

Image
Abdul Aziz SR

DPR dan Parlemen Modern

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Dikabarkan Hengkang dari PAN, 7 Fakta Menarik Faldo Maldini

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri