image
Login / Sign Up

Sebabkan Kerugian Negara Rp188 Triliun, Ini 6 Fakta Kasus Korupsi Eks Dirut PLN Nur Pamudji

Silvia Nur Fajri

Image

Mantan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Nur Pamudji | Istimewa

AKURAT.CO, Nama mantan Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Nur Pamudji, baru-baru ini menjadi sorotan pengguna media sosial. Pasalnya, video barang bukti uang hasil korupsinya di media sosial senilai Rp173 miliar viral.

Seperti diketahui, sebelumnya Nur Pamudji ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan korupsi pengadaan bahan bakar minyak jenis High Speed Diesel (HSD) atau solar pada tahun 2017 lalu.

Lantas, seperti apa perjalanan kasus korupsi Eks Dirut PLN tersebut?

baca juga:

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 7 fakta kasus korupsi Nur Pamudji.

1. Awal mula kasus

Kasus korupsi tersebut bermula saat Nur Pamudji bertemu dengan Presiden Direktur Trans-Pacific Petrochemical lndotama (TPPI), Honggo Wendratno, sebelum lelang dimulai pada tahun 2010 untuk membahas pengadaan HSD. Proses pengadan tersebut dilakukan atas perintah Nur Pamudji agar TPPI menjadi pemasok HSD di PLTGU Tambak Lorok dan PLTGU Belawan. Namun, perjanjian yang disepakati selama 4 tahun tesebut hanya berjalan 11 bulan karena TPPI tidak mampu memasok HSD lagi.

2. PLN dan negara alami kerugian

Akibat dari kegagalan perjanjian yang dialami kedua perusahaan tersebut, PT PLN mengalami kerugian karena harus membeli bahan bakar dari pihak lain, dengan harga yang lebih tinggi dari nilai kontrak dengan Tuban Konsorsium. Berdasarkan hasil investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI No 9/LHP/XXI/02/2018 tanggal 2 Februari 2018, kejadian yang menyeret nama mantan Dirut PLN tersebut membuat negara mengalami kerugian sebesar Rp188 triliun.

3. Ditangkap KPK

Kasus korupsi tersebut rupanya sudah masuk dalam laporan kepolisian sejak 5 Juni 2015. Namun, sejauh kasus tersebut berjalan tidak ada penahanan terhadap Nur Pamudji. Baru pada 9 Agustus 2017, KPK menangkap dan menetapkan mantan Dirut PLN tersebut sebagai tersangka kasus korupsi.

4. Tiga tahap pengamanan barang bukti

Dalam menangani kasusnya, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti selama tiga tahap, yakni tahap pertama pada 6 Maret 2018 sejumlah Rp140 miliar, tahap kedua dan ketiga pada 24 Mei 2018, yang masing-masing berjumlah Rp8,7 miliar dan Rp23,8 miliar.

5. Dikenai Pasal UU

Atas kasus tersebut, Nur Pamudji kemudian dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

6. Proses penanganan kasus berjalan lambat

Menurut Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Kombes Pol Arief Adiharsa, proses penanganan kasus korupsi mantan Dirut PLN tersebut berjalan lambat karena pihaknya mengalami kesulitan untuk menemukan fakta-fakta perbuatan, mengaitkan niat, dan alat bukti di persidangan.

Itulah sederet fakta perjalanan kasus korupsi mantan Dirut PLN Nur Pamudji. Bagaimana komentarmu?[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

News

Imam Nahrawi jadi Tersangka, 5 Fakta Penting Kasus Dugaan Suap Dana Hibah KONI-Kemenpora

Image

News

Revisi UU KPK Telah Disahkan Meski Tuai Pro dan Kontra, ini 5 Pendapat Pengamat

Image

News

HMI, IMM, dan Pemuda Pancasila Tolak Penetapan Revisi UU KPK

Image

News

Burhanuddin: yang Bilang KPK Gagal Turunkan Tingkat Korupsi Itu Kufur Nikmat

Image

News

Dahnil: Bila Dewan Pengawas Ditunjuk Presiden dan Tempatkan KPK sebagai Eksekutif, Lebih Baik Dikubur

Image

News

Syamsuddin: Beristrahatlah dalam Damai KPK, Semoga Kematianmu yang Dijemput Paksa Bahagiakan Mereka

Image

News

Kejari Sampang Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Sokobanah

Image

Ekonomi

RUU KPK Resmi Disahkan, Pengamat Pajak: Terlalu Terburu-Buru!

Image

News

Sekarang KPK Wajib Menyerahkan Perkara Korupsi ke Penegak Hukum Lain, Jika....

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kapolsek Jatinegara Bantah Karyawan PT Transjakarta jadi Korban Kejahatan Jalanan

tidak ada tanda atau bekas penganiyaan terhadap pekerja bagian tiket itu.

Image
News

Karyawan PT Transjakarta Coba Bunuh Diri Dipinggir Rel Kereta

korban yang berusia 38 bertugas sebagai kolektor tiket penjualan.

Image
News

DPR dan Pemerintah Sepakat, RKUHP Akan Dibawa ke Rapat Paripurna

Pasal 418 didrop takut disalahgunakan.

Image
News

Wakasad Sebut Latma Safkar Indopura Adalah Wahana Membangun Hubungan TNI AD-Singapore Army

"Safkar Indopura merupakan bagian dari latihan bilateral militer antara TNI AD dengan Singapore Army, yang diselenggarakan secara bergantian

Image
News

Optimalkan Penanggulangan Karhutla, Kapolda Kalsel Tinjau Langsung Titik Api Kebakaran

akses menuju ke lokasi dan minimnya sumber air yang menjadikan api cepat membakar lahan gambut

Image
News

Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Mardani: Korupsi adalah Kejahatan Luar Biasa

"Apresiasi pada keteguhah KPK melaksanakan pemberantasan korupsi di tengah upaya pelemahan."

Image
News

Imam Nahrawi Tersangka, PKB Tetap Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

"Kami juga akan menyiapkan pendampingan atas Pak Imam Nahrawi, termasuk tabayun dengan yang bersangkutan"

Image
News

Airlangga Diminta Jelaskan Soal Menurunnya Suara Golkar di Pemilu 2019

"Yang seperti ini harus dipertanggungjawabkan di depan kader, simpatisan Gollkar dan rakyat, karena suara Golkar suara rakyat"

Image
News

Pemkot Bogor Dukung KRB Menuju World Heritage UNESCO

“Kita ingin ke depan Kebun Raya ini menjadi warisan dunia yang menjadi kebanggaan kita bersama."

Image
News

Empat Korban Kontak Senjata di Ilaga Dievakuasi ke RSUD Mimika

Keempat orang tersebut adalah penduduk Kampung Olenki Muara, Ilaga, yang selama ini dikuasai KKSB atau OPM.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Tahun Ini, 6 Zodiak Ini Bakal Beruntung dan Miliki Harta Berlimpah

  2. Sekarang KPK Bagian Dari Pemerintah, Mantan Ketua DPR Sarankan KPK Dibubarkan Saja

  3. Denny Indrayana: KPK Telah Menemui Ajalnya, Menyusul Para Pendahulunya

  4. 6 Model Bisnis Ini Tak Akan Mati Ditelan Zaman, Penasaran?

  5. Hotman Paris Berencana Sumbang Biaya Sekolah Anak Polisi Viral yang Naik Kap Mobil

  6. Pengamat Intelijen Kritik Viralnya Dokumen Perekrutan Pejabat Struktural Internal KPK

  7. Parade Makanan Mengecewakan dari Ojek Online yang Cuma Bisa Disyukuri

  8. Anies Kirim Relawan Atasi Karhutla, Warganet: Mau Bilang Gubernur Rasa Presiden Takut Dinyinyir

  9. Kalahkan Finalis Kejuaraan Dunia, The Minions Mulus ke Putaran Kedua

  10. Telanjang Dada,  Massa Corong Rakyat 'Besuk KPK' Agar Kembali ke Jalan yang Benar

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Wilayahnya Diserbu Asap Malah ke Kanada, Ini 4 Fakta Wali Kota Pekanbaru Firdaus

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia