Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

5 Eksperimen Psikologis Paling Kontroversial di Dunia, Ada yang Dilakukan CIA!

Endarti

5 Eksperimen Psikologis Paling Kontroversial di Dunia, Ada yang Dilakukan CIA!

Terapi kejut listrik oleh Dr Lauretta Bender pada anak-anak terduga 'skizofrenia' | WinterWatch

AKURAT.CO, Selama ini, kita mungkin jarang mendengar adanya ekperimen yang berkaitan dengan masalah kejiwaan atau psikologis pada manusia. Padahal, dalam sejarah peradaban manusia, ada begitu banyak eksperimen psikologis yang terbilang sadis lantaran metode yang digunakan dianggap kurang etis.

Tidak jarang pula ada ahli kejiwaan yang melibatkan anak-anak di bawah umur sebagai subjek eksperimennya. Cara-cara kurang etis inilah yang pada akhirnya menimbulkan berbagai kontroversi karena efek psikologis hingga gangguan sosial berkepanjangan yang diderita oleh para partisipan.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO pada Kamis (5/9), berikut 5 eksperimen psikologis paling kontroversial yang pernah ada.

baca juga:

1. Minnesota Starvation Experiment atau Eksperimen Kelaparan Minnesota

BBC

Seperti sebutannya, eksperimen yang dilaksanakan oleh para peneliti Universitas Minnesota, AS ini ditujukan untuk meneliti efek kelaparan pada manusia serta mengetahui cara yang t epat untuk menangani para korban kelaparan massal di Eropa.

Penelitian yang dilakukan semasa Perang Dunia II ini pun melibatkan ratusan sukarelawan muda dari AS dan Inggris sebagai kelinci percobaan. Eksperimen kemudian mulai dilaksanakan pada November 1944, di mana ratusan 'kelinci percobaan' yang mulai diganjali makanan hingga mencapai berat maksimum selama tiga bulan. Namun, setelah itu, ujian kelaparan pun mulai dilancarkan yakni dengan secara drastis mengurangi asupan makanan untuk para pesertanya. Para peserta hanya diizinkan untuk mengunyah kubis, lobak, setengah gelas susu atau permen karet saja dalam sehari.

Tidak hanya dibiarkan kelaparan selama sekitar enam bulan, para partisipan juga diketahui diminta untuk berjalan atau berlari sejauh 36 kilometer setiap minggunya. Akhirnya eksperimen dihentikan pada 28 Juli 1945 dan efek psikologis pun masih mengikuti para partisipan.

Tercatat para partisipan tidak hanya harus kehilangan 25 persen berat badannya, tetapi juga menderita berbagai gangguan psikologis serta kepribadian. Seperti depresi, kehilangan kontrol diri, kehilangan nafsu makan atau gangguan pola makan, kehilangan keinginan untuk melakukan hubungan seksual, hingga salah satu peserta eksperimen, Samuel Legg yang tiba-tiba kehilangan akal dan memotong tiga jarinya sendiri dengan sebilah kapak. Saat ditelusuri, Legg tidak mampu menyebutkan alasan mengapa ia sampai bisa memotong jarinya sendiri dengan kapak.

2. Terapi kejut listrik pada anak-anak terduga 'skizofrenia'

Winter Watch

Hingga kini penyakit skizofrenia memang masih menjadi momok bagi dunia ilmu kejiwaan. Sebagai salah satu pengobatan penyakit skizofrenia, teknik kejut listrik atau biasa dikenal dengan istilah 'terapi electroconvulsive' (ECT) memang populer sejak tahun 1930-an. Namun, di masa-masa puncak ketenaran ECT sebagai pengobatan skizofrenia, yaitu sepanjang tahun 1940 hingga 1950-an, sejarah mencatat adanya eksperimen psikologis paling kontroversial yang ditujukan bagi para penderita skizofrenia.

Dari awal tahun 1940 hingga 1953, Dr Lauretta Bender, seorang neuropsikiatrik anak ternama dari Rumah Sakit Bellevue di New York City, AS berani memutuskan untuk melakukan eksperimen yang bisa dibilang sangat berbahaya, yaitu memberikan terapi ECT setidaknya pada 100 anak-anak yang masih diduga menderita 'skizofrenia autistik'. Tidak hanya itu, para peserta eksperimen Bender pun masih berusia antara 3 hingga 12 tahun.

Berdasarkan laporan hasil eksperimen, kondisi beberapa anak justru makin memburuk. Tidak sedikit anak yang justru mengalami masalah kepribadian, kehilangan memori, masalah bersosialisasi, hingga terlibat dalam berbagai tindakan kriminal setelah otak mereka disetrum berkali-kali. Lebih parahnya, bahkan ada laporan yang menyebutkan bahwa beberapa anak pernah melakukan upaya percobaan bunuh diri setelah menjadi kelinci percobaan untuk eksperimen Bender.

3. Project MKUltra

All Thats Interesting

Project MKUltra atau Proyek MKUltra adalah salah satu proyek ekperimen paling kontroversial yang dijalankan oleh Badan Intelijen Pusat AS, CIA. Pada dasarnya, Proyek MKUltra ini adalah semacam program eksperimen yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan obat-obatan serta prosedur yang tepat untuk proses interogasi atau penyelidikan.

Namun, sekitar tahun 1975, proyek tersebut memicu komplain dan kontroversi lantaran cara-cara yang dipakai oleh CIA dianggap tidak manusiawi dan sangat tidak etis. Pasalnya, proyek gabungan Intelijen Ilmiah CIA dan Laboratorium Perang Biologis Angkatan Darat AS ini menggembangkan obat-obatan kimia terlarang yang bisa digunakan untuk memanipulasi, mengontrol, serta melemahkan pikiran manusia yang pastinya berguna dalam operasi penyelidikan rahasia.

Penelitian yang diketahui berlangsung antara tahun 1953 hingga 1973 tersebut nyatanya tidak hanya menyuruh subjek ekperimen untuk menelan obat-obatan pelemah saraf otak serta kemampuan sensori, tetapi juga berbagai metode penyiksaan serta pelecehan secara verbal, fisik, hingga mengisolasi subjek penelitian.

Tidak hanya itu, CIA juga diketahui memberikan 'asupan LSD serta heroin' kepada berbagai subjek eksperimen yang diketahui berasal dari kalangan para pekerja seks komersial, narapidana, pecandu narkoba, hingga pasien gangguan kejiwaan.

4. Eksperimen 'Monkey Drug Trial'

All Thats Interesting

Tidak semua subjek eksperimen psikologis melibatkan manusia. Pada sekitar tahun 1969, sebuah eksperimen psikologis yang melibatkan monyet sebagai subjek dilaksanakan oleh tiga ilmuwan asal AS, Deneau, Yanagita, dan Seevers.

Ketiga ilmuwan tersebut lantas mengembangkan 'monkey drug trials', yaitu semacam eksperimen psikologis yang bertujuan untuk mengetahui efek kecanduan narkoba. Bahkan untuk mengetahui secara jelas dampak narkoba, monyet-monyet sampai diajari bagaimana cara menyuntikkan obat-obatan terlarang seperti kokain, morfin, alkohol, kodein, hingga berbagai zat amfetamin ke tubuh mereka sendiri.

Saat para monyet tahu bagaimana cara menyuntik narkoba ke badan mereka sendiri, para peneliti pun memberi mereka banyak stok obat-obatan terlarang. Namun, saat itulah, para monyet ini makin liar dan tidak bisa terkontrol lantaran merasa ketergantungan dengan obat-obatan.

Diketahui, selama percobaan tersebut, banyak monyet yang menderita halusinasi hingga melakukan tindakan menyakiti diri sendiri seperti mencabuti bulu-bulu mereka hingga mematahkan jari-jari atau bagian anggota tubuh yang lain. Tidak sedikit pula yang dilaporkan mati dalam beberapa minggu setelah mengonsumsi obat-obatan terlarang yang sudah dioplos.

5. Eksperimen pengubahan gender pada David Reimer (1967–1977)

Spokesman

Salah satu kisah korban ekperimen psikologis paling populer adalah cerita bagaimana seorang anak dari Kanada, David Peter Reimerus menderita depresi seumur hidup. Pasalnya, ia menjadi kelinci yang dilakukan oleh seorang profesor psikologi medis dan pediatri dari Universitas Johns Hopkins, AS, John Money.

Kisah berawal saat Reimer masih berusia 6 bulan, di mana ia mengalami kerusakan pada bagian alat vitalnya setelah menjali proses sunat. Orang tua Reimer yang panik lantas berkonsultasi dengan Money, dan psikolog asal Skotlandia itu pun memutuskan untuk menerapkan teori 'netralitas gender'-nya pada Reimer (sebuah konsep bahwa bahwa identitas gender bisa ditumbuhkan dan dipelajari secara sosial sejak usia muda). Reimer pun akhirnya diminta Money untuk menjalani operasi penggantian kelamin dan dibesarkan sebagai wanita.

Pada tahun 1967 Reimer pun memulai perawatan menjadi sosok baru yang bernama 'Brenda'. Selama sepuluh tahun, Reimer juga rutin mengunjungi Money.

Namun, pada akhirnya, percobaan Money ini justru membawa malapetaka pada Reimer. Pasalnya, Reimer masih merasa bahwa dia adalah laki-laki, dan mengalami semacam disorientasi gender sepanjang hidupnya.

Reimer tidak pernah benar-benar dapat mengidentifikasi dirinya sebagai perempuan dan ia pun diketahui mulai hidup sebagai laki-laki dari usia 15 tahun. Meskipun sudah mulai sadar akan jati dirinya,tetapi depresi yang sudah melekat pada dirinya akhirnya membuatnya melakukan bunuh diri pada tahun 2004 lalu.

Itulah 5 eksperimen psikologis paling kontroversial yang pernah ada.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

Ekonomi

Simak Baik-baik, Ini 5 Keuntungan Jika Milenial Terjun ke Dunia Pertanian

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia

Setelah Afghanistan, Timnas akan Hadapi Oman pada Laga Uji Coba

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia

TC Timnas Mulai 1 Mei, Berangkat ke UEA Lebih Awal

Image

News

Jakarta Urutan 20 Kota Termahal di Dunia, Wagub DKI Tidak Terima

Image

News

Gugus Tugas: Pasien Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Bangka Mencapai 35 Orang

Image

News

Kasus Meninggal Dunia Akibat COVID-19 di Bangka Barat Bertambah Satu Orang

Image

Gaya Hidup

Hartini Chairudin, Pemilik Brand Radwah Meninggal Dunia

Image

Hiburan

Kabar Duka, Rapper DMX Meninggal Dunia di Usia 50 Tahun

Image

Olahraga

PP PBSI

KOI Sarankan Cabor-cabor Lain Tiru Pembinaan PBSI

komentar

Image

1 komentar

Image
normalita vinska

ya allah astagfirullah sampe gtu bngt kasian kn

terkini

Image
News

Pemkab Wondama Bakal Gratiskan Tes Antigen Bagi Pelaku Perjalanan

Bupati tidak sepakat dengan pemberlakuan tarif pemeriksaan antigen Covid-19 yang mencapai Rp250 ribu per orang.

Image
News

Ratusan Warga India Terinfeksi Corona Setelah Gelar Ritual Mandi Bersama di Sungai Gangga

Umat Hindu di sana percaya sungai Gangga itu suci, dan berenang ke dalam air akan membersihkan mereka dari dosa dan membawa keselamatan

Image
News

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Gresik Siapkan Layanan Kesehatan dengan KTP

Bupati Gresik siapkan layanan melalui mekanisme Universal health Coverage (UHC)

Image
News

Kemenpan RB Apresiasi Aplikasi SIM Nasional Presisi Polri

Diah mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan Polri dalam rangka menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin modern.

Image
News

Dua Pasar Dilanda Kebakaran Jelang Ramadan, Pemprov DKI Jakarta Belum Punya Solusi ke Korban

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menyiapkan lokasi alternatif untuk pedagang yang menjadi korban kebakaran.

Image
News

Politisi PSI: Ada Kemunduran Birokrasi di Era Anies Baswedan

Eneng Malianasari menilai ada kemunduran birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada masa kepemimpinan Gubernur Anies.

Image
News

Dukung Reshuffle Kabinet, Azis Syamsuddin: Cari Sosok Inovatif dan Berani

Azis Syamsuddin berharap Presiden Joko Widodo mampu menempatkan sosok muda di Kabinet Indonesia Maju.

Image
News

Anies Rombak Ruang Kerja hingga Tambah Tempat Fitness di Balai Kota, Ariza: Supaya Koordinasi Lebih Baik

Ariza mengatakan, penataan ruang kerja di gedung Balai Kota yang dilakukan Gubernur Anies Baswedan merupakan sesuatu yang wajar.

Image
News

Pria Ini Aniaya Waria Gegara Tidak Puas Hubungan Intim di Balik Pohon di Rawa Buaya

Polisi menangkap pria berinisial AA (24) karena menganiaya waria berinisial HI (28) di Jalan Daan Mogot, Rawa Buaya, Cengkareng.

Image
News

Indikasi Pembayaran Alat Damkar Kelebihan Rp6,5 Miliar, Begini Respons Wagub DKI Jakarta

Ariza memberikan tanggapan terkait hasil audit BPK yang menemukan kejanggalan dalam pembayaran empat paket pengadaan alat pemadam kebakaran.

terpopuler

  1. Agar Rezeki Selama Ramadan Terus Mengalir dan Lancar

  2. Merasa Nama Baiknya Tercemar, Sandy Tumiwa Akan Gugat Rio Reifan Rp10 Miliar

  3. Posenya Beda Sendiri, Pique Kasih "Kode" ke Neymar?

  4. 5 Artis Tanah Air Ini Ikut Merayakan Hari Raya Galungan

  5. Ampuh Cegah Calo, Ternyata Total Biaya SIM Online Cuma Segini

  6. Modal Rp300 Juta Dapat Rp3 M! Ini 5 Fakta Menarik Bisnis Tanaman Porang

  7. Seminggu Ditinggal Pangeran Philip, Ratu Elizabeth II Mulai Jalankan Tugas Perdananya

  8. Ramalan Zodiak tentang Cinta Hari Rabu, 14 April 2021: Capricorn Dapat Kejutan!

  9. 5 Meme Lucu Tersingkirnya Bayern dari Liga Champions, Susah Njelasinnya Nih..

  10. Intip Karier Hingga Kekayaan Song Joong Ki yang Makin Gemerlap!

tokopedia

fokus

Ramadan 1442 Hijriah
Webinar Akurat: DP 0 Persen
Info Kementan
Lawan Covid-19

kolom

Image
Tantan Hermansah

Tantangan Keberlanjutan Pariwisata Desa

Image
Ajib Hamdani

Peningkatan Plafond KUR Pemerintah, Menguntungkan UKM atau Konglomerasi?

Image
Abdul Bari

Merefleksikan Kembali Arti Kesuksesan

Image
Khazangul Huseynova

Tahun Nizami Ganjavi

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menstruasi Gak Lancar Tanda Ada Kista dan Berujung ‘Angkat’ Rahim?!? | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

VIDEO Keliling Ruang Kontrol BMKG, Tempat Pantau Cuaca Hingga Bencana se-Indonesia | Akurat Talk

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
Ekonomi

Intip Karier Hingga Kekayaan Song Joong Ki yang Makin Gemerlap!

Image
News

5 Fakta Menarik Lia Eden, Pemimpin Sekte Takhta Kerajaan Tuhan

Image
Gaya Hidup

Hartini Chairudin, Pemilik Brand Radwah Meninggal Dunia