image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

LIPI: Pemilu Serentak 2019 Jauh Panggang dari Api

Kosim Rahman

Image

Sejumlah pimpinan Partai berfoto bersama usai pengundian partai peserta Pemilu 2018 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu (18/2) | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Hasil survei yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan hasil Pemilu Serentak 2019 masih jauh dari harapan, karena tidak memenuhi tujuan dasar pelaksanaan pemilu serentak yang tercantum dalam UU Pemilu.

"Pemilu Serentak 2019 jauh panggang dari api. Dua tujuan dasar pelaksanaan Pemilu Serentak sebagaimana tercantum dalam UU Pemilu tidak dapat terpenuhi dalam Pemilu Serentak 2019," ujar Ketua Tim Survei Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI Wawan Ichwanuddin dalam pemaparan hasil survei pasca-pemilu 2019, di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Wawan menyampaikan tujuan pertama dari pemilu serentak yaitu terciptanya kestabilan pemerintahan yang dihasilkan dari keselarasan hasil pemilihan presiden dan pemilihan legislatif akibat efek ekor jas, tidak tercapai karena mayoritas responden mengaku memilih caleg/partai yang mendukung kandidat presiden/wakil presiden pilihannya terlampau rendah hanya 16,9 persen.

baca juga:

Tujuan kedua, yaitu memberi ruang pada pemilih agar lebih cerdas dalam memilih juga tidak terpenuhi lantaran 74 persen responden dari kalangan publik dan 86 persen responden dari kalangan tokoh setuju bahwa Pemilu Serentak 2019 telah menyulitkan pemilih.

"Alih-alih bisa memilih secara rasional kandidat yang akan memimpin negara dan mewakili mereka di parlemen, para pemilih dipusingkan dengan hal-hal teknis, karena surat suara yang harus dicoblos terlampau banyak," ujar Wawan.

Dia mengatakan sebanyak 82 persen responden dari kalangan tokoh berpendapat bahwa skema pemilu serentak harus diubah.

Adapun mengenai kualitas pemilu, mayoritas responden menilai bahwa Pemilu Serentak 2019 telah dilaksanakan secara jujur dan adil baik di tingkat terbawah di TPS hingga tingkat nasional. Akan tetapi, terlepas dari penilaian itu, sebanyak 47,4 persen responden menyetujui bahwa telah terjadi politik uang dalam Pemilu Serentak 2019.

Lebih lanjut, kata Wawan, berdasarkan hasil survei terdapat temuan menarik yang patut digarisbawahi yaitu sebanyak 46,7 persen responden menganggap politik uang sebagai sesuatu yang wajar dan dapat dimaklumi.

Hal ini menurutnya telah menunjukkan bahwa dalam pemahaman sebagian masyarakat, ada atau tidaknya politik uang tidak termasuk sebagai salah satu komponen untuk menilai integritas pemilu.

Sementara itu dalam penilaian tingkat kepercayaan terhadap lembaga demokrasi, dalam Pemilu 2019 lembaga pers mendapat penilaian di bawah angka yang didapatkan oleh lembaga DPR.

DPR memperoleh kepercayaan sebesar 76 persen, sedangkan pers hanya 66,2 persen. Rendahnya kepercayaan terhadap pers dalam Pemilu 2019, menurut dia, tidak terlepas dari maraknya hoaks yang beredar selama Pemilu Serentak 2019.

Survei P2P LIPI ini dilakukan 27 April-5 Mei 2019, terhadap 1.500 responden dari 34 provinsi dengan batas kesalahan sebesar 2,53 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Selain itu, survei ini juga menangkap persepsi 119 orang tokoh/elite dengan berbagai latar belakang baik akademisi, politisi, jurnalis, pengusaha, budayawan, tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis isu perempuan, NGO dan pemuda, dari lima kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Padang, Pontianak, Surabaya, dan Makassar.

Tokoh yang diwawancarai dipilih dengan metode purposive samplinng.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Kolom

Menanti Kebangkitan PPP

Image

News

SBY: Saatnya Menghentikan Suasana Permusuhan, Together We Are Stronger!

Image

News

Lemhanas Menilai Indonesia Satu-satunya Negara Yang Sukses Laksanakan Pemilu Serentak

Image

Ekonomi

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Jejak Erick Thohir yang Sudah 'Berkeringat', Hingga Kini Jadi Calon Menteri

Image

News

10 Potret Kedekatan Jokowi Bersama Para Menteri Kabinet Kerja Jilid I

Image

News

Kolom

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image

News

PPP: Bicara Tentang Move On Kita Perlu Mencontoh Pak Prabowo

Image

News

Hasto: PDIP Ingin Pelantikan Presiden-Wapres Berlangsung Kondusif

Image

News

Ditetapkan KPU, Ini 10 Caleg DPR Peraih Suara Terbanyak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Banjir Rendam 20 Kecamatan, Kabupaten Bekasi Dinyatakan Tanggap Darurat

"Pendirian dapur umum dan penyaluran bantuan berupa makanan dan pakaian sudah dilakukan sejak kemarin," kata Bupati Bekasi.

Image
News

Kemenag Harap Tak Ada Lagi Travel Umrah Nakal Seperti PT Duta Adhikarya

"Semoga ini jadi pelajaran dan memberikan efek jera. Apalagi, UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah mengatur jelas sanksi pidana"

Image
News

Elite PKS akan Temui Airlangga Hartarto Malam Ini

Sohibul Iman menyebut kunjungannya ke Golkar dalam rangka merajut kebersamaan.

Image
News

Jakarta Banjir Parah Anak Buah Anies Belum Punya Data Soal Pengungsi

Banyak masjid dan gelanggang olahraga dijadikan lokasi pengungsian.

Image
News

Tanggul di Perumahan Duren Villa Kota Tangerang Dijebol Warga

Akibat dijebolnya tanggul tersebut, Jalan Hasyim Ashari Ciledug terendam dengan ketinggian air hingga 40 sentimeter.

Image
News

China Bakal Larang Konsumsi Satwa Liar, Rugikan Industri Rp1,02 Kuadriliun

Industri ini bernilai miliaran yuan dan jadi sumber mata pencaharian jutaan orang

Image
News

Akses Jakarta - Bekasi Terputus, Pemotor: Saya Terpaksa Terjang, Habisnya Terlihat Dangkal, Gak Tahunya Semeter

Arief Maulana mengatakan, banjir di kolong tol JORR, Kalimalang, Kota Bekasi disebabkan kecilnya ukuran gorong-gorong pada jalan.

Image
News

Ketinggian Air 1,5 Meter, Ada Warga Ogah Dievakuasi di Perumahan Garden City

"Akibat curah hujan deras mengakibatkan luapan air Kali Ledug memasuki permukiman warga di Garden City."

Image
News
Wabah Corona

7 Kematian, Italia Jadi Negara di Luar Asia dengan Penderita Corona Terbanyak

Keempat terbesar di dunia setelah China, Jepang, dan Korea Selatan

Image
News

PDIP Minta Menkumham Sediakan Kamar Asmara di Lapas

Menurutnya, pengawasan khusus perlu dilakukan agar tidak ada yang melanggar aturan.

terpopuler

  1. 5 Artis Indonesia yang Terima Kado Mewah di Hari Ulang Tahun, Ada Mobil Seharga Rp3,4 Miliar!

  2. Bukan karena Tidak Perawan, Siswi Kelas 1 SMK Swasta di Depok Dikeluarkan Gegara Merokok

  3. Viral Ingin Bunuh Diri karena Dibully, Quaden Bayles Diundang jadi Penonton Istimewa Pertandingan Rugby

  4. Kisah Para Malaikat Tak Bersayap Selamatkan Puluhan Siswa di Tragedi Susur Sungai Sempor

  5. Baru Mundur dari Jabatan PM, Mahathir Langsung Hengkang dari Partai BERSATU

  6. Kejagung Tanggapi Dugaan Keterkaitan Bakrie Grup dengan Mega Korupsi Jiwasraya

  7. Kisah Saima Chowdhury, Vlogger Inggris yang Populerkan Fenomena Anti-Mainstream Hijab Cosplay

  8. Anies Pamer Foto Saat Tinjau Banjir, Warganet Minta Solusi: Tunggu Air Masuk ke Tanah, Lama Pak!

  9. Kena Tipu Warga Indonesia Rp512 M! Ini 5 Fakta Menarik Putri Lolowah dari Kerajaan Arab Saudi

  10. IndiHome Resmi Kenalkan Layanan IndiHome Lite Dengan Harga Langganan yang Terjangkau

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
Ekonomi

7 Fakta Menarik Ryan Angkawijaya, Sukses Raup Omzet Rp250 Juta Per Bulan dari Arum Manis

Image
News

Masuk 30 Under 30 Forbes, 10 Pesona Cucu Luhut Pandjaitan Faye Simanjuntak

Image
News

Lepas Burung Elang di Gurun Pasir, 8 Potret Prabowo Subianto Lawatan ke Uni Emirat Arab