image
Login / Sign Up

5 Tradisi Pubertas Lelaki yang Bikin Merinding, Ada yang Kunyah Kulup Sunat

Citra Puspitaningrum

Image

5 Tradisi Pubertas Lelaki di Berbagai Negara Ini Bikin Merinding, Ada yang Kunyah Daging Khitannya Sendiri | Africa Geographic

AKURAT.CO, Setiap manusia pasti melewati suatu fase kehidupan, mulai dari bayi, menjadi anak-anak, remaja, pemuda, lalu menua. Di antara fase itu, banyak yang menganggap fase peralihan dari anak-anak menuju dewasa sangat istimewa. Fase pubertas ini pun ternyata diperingati dengan berbagai tradisi di sejumlah wilayah. Namun, ada beberapa masyarakat yang memperingatinya dengan wujud yang cukup ekstrem.

Dihimpun dari AKURAT.CO dari berbagai sumber, inilah 5 tradisi pubertas lelaki di berbagai negara yang terbilang ekstrem.

1. Terjun dari menara kayu, Vanuatu

baca juga:

CNN

Bungee jumping biasanya hadir di tempat-tempat wisata untuk menarik minat turis. Namun, lain halnya dengan penduduk Vanuatu, pulau kecil di tengah Pasifik Selatan. Di sana, terjun dari ketinggian menjadi ritual khusus tanda kedewasaan.

Sekitar bulan April atau Mei, warga desa akan membangun menara kayu dengan ketinggian lebih dari 30 meter. Begitu menaranya jadi, beberapa pria menjajalnya untuk mengukurnya. Mereka mengikat tali pada pergelangan kaki dan panggung di menara itu, lalu melompat dengan posisi kepala berada di bawah. Saat mencapai dasar, mereka harus mendarat sedekat mungkin dengan tanah sehingga bahu penerjunnya menyentuh tanah. Sebab, kesalahan perhitungan dapat berakibat fatal.

Tradisi terjun ini sudah berumur hampir 15 abad lamanya. Tujuannya sebagai bentuk pengorbanan kepada dewa-dewa agar hasil panennya melimpah. Selain itu, tradisi ini berfungsi sebagai ritual peralihan anak laki-laki menuju kedewasaan. Saat berumur 5 tahun, anak lelaki akan mulai melompat dari jarak rendah, tetapi jarak itu semakin tinggi seiring bertambahnya usia. Semakin tinggi titik terjunnya, semakin tinggi pula kehormatan yang ia dapatkan dari sukunya.

2. Kunyah kulup khitan, suku Aborigin

Artofmanliness

Saat anak lelaki Aborigin sudah puber, biasanya umur 15 atau 16 tahun, tetua suku akan menuntunnya duduk di dekat api unggun. Mereka pun menyanyi dan menari mengelilingi remaja itu. Setelah itu, dilakukan ritual khitan.

Remaja lelaki itu akan dikhitan para tetua suku dengan pisau berkekuatan magis. Saat dilakukan khitan, remaja tersebut akan menahan sakit dengan menggigit bumerang. Begitu khitan selesai, ia duduk berlutut di atas perisai yang ditempatkan di atas api agar asapnya naik dan membersihkan lukanya. Kala si bocah masih kesakitan, para tetua menyuruhnya membuka mulut, memasukkan daging khitannya sendiri, lalu menyuruhnya untuk mengunyahnya. Lewat ritual ini, mereka percaya si bocah telah memakan "anaknya sendiri" dan anak itu akan tumbuh di dalam dirinya dan membuatnya kuat. Ritual ini dinamakan Mardudjara.

3. Tradisi lompat sapi, suku Hamar Ethiopia

Travelwritesing

Sebagai tanda kedewasaan, seorang pria suku Hamar di Ethiopia, harus menjalani ritual lompat sapi terlebih dulu. Ritual ini dimulai dengan para gadis yang menari-nari di depan lelaki yang akan melakukan ritual lompat sapi. Para anggota suku pun membariskan sapi dan membentuk lingkaran di sekitarnya sambil bernyanyi dan menari. Si lelaki pun melompat dari sapi ke sapi, bolak-balik sampai 3 kali. Setelah selesai, semua meneriakkan "maza" yang berarti "pria sejati".

4. Tradisi sarung tangan semut, suku Satere-Mawe Amazon

Pinterest

Untuk menjadi pria dewasa di suku Satere-Mawe, Hutan Amazon, Brasil, seorang anak lelaki harus memasukkan tangannya ke dalam sarung tangan semut peluru. Ia harus menahan sengatannya selama lebih dari 10 menit tanpa menjerit. Semut peluru adalah jenis semut dengan sengatan paling menyakitkan. Bahkan, rasa sakitnya tak hilang sampai 24 jam.

Dalam membuat sarung tangan itu, para anggota suku akan "membius" semut peluru dengan obat alami. Semut yang tak berdaya itu pun "ditenun" di daun dengan sengat menghadap ke dalam. Saat semutnya siuman, si remaja lelaki mengenakannya selama 10 menit. Jika sampai menjerit, ia harus mengulanginya lagi. Tak heran beberapa remaja harus mencobanya berulang kali agar dianggap sebagai pria dewasa. Tradisi ini menguji ketahanan dan kejantanan yang sangat diperlukan bagi pejuang suku Satere-Mawe.

5. Perkaderan prajurit baru, Suku Maasai Kenya

Africa Geographic

Ada serangkaian ritual yang dilakukan suku Maasai di Kenya untuk menandakan kedewasaan lelaki. Setiap 10-15 tahun, dilakukan pelantikan prajurit baru. Anak lelaki usia 10-20 tahun dikumpulkan di pondok khusus. Pada malam sebelum upacara, mereka tidur di hutan. Keesokan harinya, mereka kembali ke pondok khusus untuk menyanyi, menari, minum ramuan susu, darah sapi, dan alkohol, lalu makan daging. Setelah itu, mereka siap dikhitan dalam upacara Emuratare.

Khitan dianggap sebagai cara pertama anak lelaki membuktikan keberaniannya dalam menghadapi rasa sakit. Butuh 3 bulan untuk sembuh dari rasa sakit khitan. Selama masa itu, mereka mengenakan baju hitam dan tinggal di pondok yang dibangun para wanita. Setelah itu, mereka dianggap prajurit.

Selama 10 tahun berikutnya, mereka tinggal bersama di Emanyatta, semacam kamp prajurit. Di sana mereka belajar bertarung, berunding, dan beternak. Setelah 10 tahun, mereka menjalani upacara Eunoto, transisi dari prajurit junior menuju prajurit senior. Jika sudah melewati Eunoto, ia boleh menikah. Upacara ini pun diadakan dengan festival yang berlangsung beberapa hari, lalu diakhiri dengan tradisi di mana sang ibu mencukur rambutnya.


Itulah tradisi-tradisi pubertas lelaki yang cukup bikin merinding.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Bikin Bangga, Ini 6 Kampus Indonesia yang Masuk Peringkat Terbaik Dunia Versi THE

Image

News

BMKG: Palembang Masuk Zona Bahaya dalam Kualitas Udara

Image

News

Pemilu Israel: Netanyahu dan Gantz Tunggu Hasil Resmi

Image

News

Buku Jagad Digital Karya Agus Sudibyo Dapat Apresiasi dari Sony Subrata

Image

News

Ditanya Pengesahan Revisi UU KPK Cuma 13 Hari, Ini Jawaban Singkat Mahfud MD ke Said Didu

Image

Ekonomi

Kemenkop Dorong Mahasiswa Asal Papua Terjun Jadi Wirausaha

Image

Gaya Hidup

Penyakit Ini Intai Kamu yang Kebiasaan Makan Berlebihan

Image

News

Butuh Uang, Pasutri Tega Jadikan Ibu-ibu sebagai Budak Seks

Image

News

Ketua Komite Nasional Papua Barat Ditangkap Karena Mencuri Motor

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Dinkes Sebut Kualitas Udara di Batam Tidak Sehat, ISPU Sudah 170

Ia menjelaskan, kadar udara dikatakan sehat bila ISPU di bawah 100, 100-199 dalam kategori tidak sehat, 200-299 kategori sangat tidak sehat

Image
News

Ajak Teman Kencan Threesome dengan Anjing, Pria ini Dibekuk Polisi

Pelapori juga menyebutkan bahwa pria Tennessee ini telah melakukan hubungan seksual serta kekerasan kepada anjingnya secara berkali-kali.

Image
News

Dua Lahan Kebun Sawit di Kalimantan Barat Disegel

Polisi akan periksa penanggungjawab perusahaan GMU selaku pemilik lahan yang terbakar.

Image
News

Data Pribadi Jutaan Pelanggan Bobol, ini Keterangan CEO Malindo Air

Data itu disebarkan lewat layanan penyimpanan cloud publik milik Amazon, situs hosting file seperti Mega.nz dan OpenLoad.cc, serta Telegram.

Image
News

Media Asing Sebut Tak Semua Warga Setempat Antusias Soal Pemindahan Ibu Kota

"Saya keberatan dengan gagasan pemindahan ibu kota ke sini karena saya suka keadaan kota yang seperti ini," tutur Bambang Sutrisno (46)

Image
News

Tak Semua Masalah Kebakaran Hutan Diserahkan ke Pusat, Jika Kepala Daerah Beri Contoh, di Bawahnya Pasti Ikut

"Hal ini yang menjadi contoh, untuk aparat terkait dan masyarakat mau ikut berperan aktif memadamkan api," kata Doni.

Image
News

Kebakaran di Distrik Agats, Tiga Orang Luka

Kasus kebakaran tersebut saat ini telah ditangani Porles Asmat.

Image
News

Burhanuddin: yang Bilang KPK Gagal Turunkan Tingkat Korupsi Itu Kufur Nikmat

Burhanuddin menunjukkan grafik yang menunjukkan IPK positif tersebut dalam timeline Twitternya.

Image
News

Anies Ingin Warga Jakarta Ikut KB

Ia berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung sosialisasi program KB.

Image
News

Buat yang Protes Film The Santri, Nadirsyah: Hidup Mereka Hampa, Tidak Bisa Hargai Karya Seni

"Gak usah dihajar pakai ayat dan hadits, serta kondisi “ideal” santri yang seolah gak realistis itu," katanya.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Rustam: Jokowi Datang Meninjau untuk Atasi Bencana Asap, Malah Mau Didemo, Ajaib Nggak Tuh!

  2. Ruhut: Kalau Benar Sampulnya Gambar Pak Jokowi dengan Hidung Pinokio, Aku Menyesalkan, Tolong Dicabut

  3. Tak Bisa Tangkap Pembakar Hutan, Kapolri: Mau Kapolda, Mau Kapolres, Kapolsek Out!

  4. Anang Hermansyah Sarankan Orang-orang Tidak Usah Ikut Audisi Indonesian Idol, Jika...

  5. Pemulangan Mahasiswa Papua Diduga Didalangi KNPB

  6. Kebakaran Hutan, Paranormal ke Jokowi: Pihak yang Bandel Butuh Dibina Langsung Pak, Maksudnya Dibinasakan

  7. 5 Foto Manis Rosalia, Penyanyi Katalan Pengisi Lagu Game FIFA 20

  8. Rustam: Mengapa Jokowi Pilih Pertama Tinjau Kabut Asap di Pekanbaru, Mungkin karena Kalah di Riau

  9. Tsamara: Herannya untuk RKUHP Bisa Buru-buru, Tapi RUU PKS Lama Sekali, Padahal Sangat Urgent

  10. Jenguk Kivlan Zen, Fadli Zon: Semoga Pengadilan Memberi Kebebasan

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Andrew Darwis, Pendiri Kaskus yang Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen