image
Login / Sign Up

Kasus Korupsi Dana Hibah Diserahkan ke Kajaksaan, Polisi: Tersangka Tetap Dua Orang

Muh. Aidil

Image

Ilustrasi - Hakim | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan merampungkan berkas kasus dugaan korupsi penyimpangan dana hibah pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar periode 2018-2023.

Bahkan, kasus tersebut telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk diproses hukum lebih lanjut. Hanya saja, dalam kasus ini belum ada penambahan tersangka baru.

"Sudah tahap kedua. Jadi tersangkanya tetap dua orang yaitu Sabri dan Habibi. Kita sudah serahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani.

baca juga:

Dua orang tersangka yaitu Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar Sabri dan Bendahara Pengeluaran Pembantu KPU Kota Makassar Habibi.

"Jadi kasus dana hibah KPU sudah selesai, sekarang sudah berada di pihak kejaksaan. Berarti tinggal menunggu sidang pengadilan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Komisaris Besar Yudhiawan Wibisono mengatakan Sabri dan Habibi ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara.

Keduanya ditahan sejak Selasa 23 April 2019. "Untuk sementara dari hasil gelar perkara yang kita tetapkan tersangka dua," kata Yudhiawan Wibisono beberapa waktu lalu.

Kasus dugaan korupsi berawal dari KPU Kota Makassar menerima dana hibah sebesar Rp60 miliar, seperti yang tercatat dalam naskah perjanjian hibah daerah yang ditandatangani oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdahani Pomanto dan Ketua KPU Kota Makassar M. Syarif Amir.

Pada pelaksanaan pemilihan  ditemukan rencana anggaran biaya yang tidak direalisasikan dan juga terdapat pungutan pajak ke kas negara atau daerah. Seperti pengadaan barang dan jasa yang belum dibayarkan kepada penyedia jasa, pembayaran honor Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara yang belum terbayarkan, serta pajak yang telah dipungut sejak bulan November hingga bulan Oktober 2018 yang juga diketahui tak disetorkan ke kas negara atau daerah.

Dengan adanya temuan itu, Tim Inspektorat Kota Makassar langsung melakukan pemerikasaan. Alhasil, ditemukan kekurangan kas tunai sebesar Rp5.891.456.726 miliar pada 8 Januari 2019.

Sementara dari hasil pemeriksaan Inspektorat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum ditemukan ketekoran kas sebesar Rp5.601.544.741 miliar pada 14 November 2018.

Yudhiawan Wibisono menjelaskan Sabri dan Habibi melakukan kejahatan dengan cara melebihkan pengeluaran anggaran dan honor-honor yang seolah-olah itu sah.

"Seperti melebihkan pengeluaran anggaran, melebihkan honor-honor. Misalnya, honornya Rp50 kemudian dilebihkan Rp100, nanti Rp50-nya dikantongi," kata dia.

Atas perbuatan itu, kerugian negara versi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan sebanyak Rp5 miliar.

Dari kasus ini, kata Yudhiawan Wibisono, penyidik sudah melakukan pemerikasaan terhadap sejumlah saksi, termasuk para mantan komisioner KPU Kota Makassar.

"Komisioner sementara masih saksi. Iya, sementara masih kita dalami dulu," kata dia. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

RUU KPK Resmi Disahkan, Pengamat Pajak: Terlalu Terburu-Buru!

Image

News

Sekarang KPK Wajib Menyerahkan Perkara Korupsi ke Penegak Hukum Lain, Jika....

Image

News

Tolak Revisi UU KPK, Koalisi di Aceh: Kita Melihat DPR Ingin Kembalikan Indonesia ke Zaman Dulu

Image

News

Revisi UU KPK, Din: Jika Terjadi, Sungguh Khianati Amanat Reformasi

Image

Ekonomi

Hasil Survei BPS, Masyarakat Makin Anggap Wajar Beri Suap Buat Jadi PNS

Image

Ekonomi

BPS: Indeks Perilaku Anti Korupsi 2019 Naik Jadi 3,70 Persen

Image

News

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Bandung Benarkan Kadernya Ditangkap Polisi

Image

News

KPK Adalah Dokter Transisi dari Penyakit Korup Zaman Otoriter Menuju Demokrasi

Image

News

Akbar Tanjung: KPK Tetap Harus Kita Beri Dukungan Penuh

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polisi Bekuk Delapan Pengedar Sabu Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta

"Ini jaringan Malaysia-Batam-Jakarta ya,"

Image
News

Daging Impor Harus Halal, PPP Minta Revisi Permendag Diterapkan

“Sebagai negara mayoritas muslim, pemerintah harus menjamin peredaran daging di pasaran mengantongi sertifikasi halal,"

Image
News

Gerindra Berikan Catatan Terkait Revisi UU Pemasyarakatan

"Fraksi Partai Gerindra setuju dengan persyaratan terkait revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan,"

Image
News

Pengemudi di Video Polisi "Nemplok" di Mobil Derita Kanker Stadium IV

"Istrinya (Tavipuddin) itu menyampaikan kondisi bapak seperti itu, habis dikemo (kemoterapi) sebanyak enam kali kalau tidak salah,"

Image
News

Bocah Tiga Tahun Diduga Keracunan Nasi Goreng, Program PMT-AS Dari Disdik Dievaluasi

"Mengevaluasi standar prosedur operasional penyiapan makanan,"

Image
News

Pangkas Waktu Uji KIR, Dishub DKI Luncurkan Simpel PKB

"Melalui Simpel PKB waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses uji KIR akan terpangkas jauh lebih cepat,"

Image
News

Satgas Karhutla Riau Tolak Bantuan Personil Kiriman Anies, Fahira: Sangat Disayangkan

Menurut dia, itu adalah bentuk gotong royong dalam menyelesaikan masalah. Fahira pun mempertanyakan sikap dari Pemprov Riau tersebut.

Image
News

Menkum HAM Lantik MPPN dan MKNP Periode 2019-2022

"Saya minta untuk tegas dan cepat menindak notaris yang terbukti melakukan pelanggaran"

Image
News

Pemerintah dan DPR Sepakati Sejumlah Poin Baru dalam RUU Pemasyarakatan

"Terdapat muatan materi baru yang ditambahkan dalam undang-undang ini,"

Image
News

Pencari Suaka yang Menggelandang di Trotoar Kebon Sirih Ogah Kembali ke Kalideres

"Kami menandatangani perjanjian dengan UNHCR karena mereka bilang tanggal 31 Agustus penampungan Kalideres harus dikosongkan,"

trending topics

terpopuler

  1. Viral! Ibu-ibu Ribut Saat Antre Makan di Prasmanan Kondangan

  2. Bersaing dengan David Beckham Jadi Kandidat Pria Tertampan di Dunia, Ini 10 Potret Kece Al Ghazali

  3. Rumah Rp200 Miliar Anang Hermansyah Belum Juga Terjual

  4. Tak Hanya Porno dan Otomotif, Industri Pertanian Jepang Paling Unggul di Dunia

  5. Sutradara John De Rantau Dihujat Usai Komentari Foto Seksi Shandy Aulia

  6. Kehilangan Pesonanya, Samsung Hentikan Merek Galaxy Note Tahun Depan?

  7. Industri Porno 'Amatir' Tumbuh Subur Berkat Aplikasi Langganan Berbayar

  8. KPK Sampaikan Bela Sungkawa Meninggalnya Aktivis HAM dan Antikorupsi HS Dillon

  9. Karikatur Jokowi Pinokio Jadi Polemik, Jansen: Pendukung Tak Usah Terlalu Sensitiflah

  10. Saham-saham Perusahaan Rokok Anjlok Terdampak Kenaikan Cukai, Netizen Kaget

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Andrew Darwis, Pendiri Kaskus yang Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen