image
Login / Sign Up

Anies Kembalikan Tanggung Jawab Pengungsi Pada UNHCR dan Pemerintah Pusat

Yohanes Antonius

Image

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat tiba di kantor DPP Nasdemn, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019) | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya mengembalikan tanggung jawab mengenai pengungsi dan pencari suaka pada Komisioner Tinggi PBB untuk urusan pengungsi (UNHCR) dan Pemerintah Pusat.

Anies pada Kamis (22/8/2019) mengatakan dengan demikian pihaknya akan mencabut semua bentuk bantuan pada para pengungsi yang saat ini ditempatkan di gedung eks Kodim Kalideres pada tanggal 31 Agustus 2019 mendatang.

"Seluruh pengelolaan para pengungsi itu ada di tangan UNCHR, kewenangannya ada di sana. Sifat dari bantuan kami di Jakarta adalah kemanusiaan untuk mengisi kebutuhan dasar disaat UNCHR belum menjalankan. Tapi kita harus kembalikan kepada kewenangannya dan itulah yang sekarang kita lakukan," ucap Anies di Jakarta.

baca juga:

Selanjutnya, kata Anies, keputusan untuk status dan juga pemulangan para pengungsi dan pencari suaka, ada di tangan UNHCR dan Pemerintah Pusat.

"Itu keputusan di UNHCR untuk pemulangan dan untuk kepastian tetap tinggal atau tidak ada di tangan pemerintah pusat karena kan statusnya WNA," ujarnya.

Sehingga, kata Anies, karena statusnya warga negara asing yang berada di wilayah hukum Indonesia, bukan menjadi wewenang DKI Jakarta, melainkan wewenang Pemerintah Pusat.

"Ketika mereka diputuskan untuk tetap berada di wilayah hukum Indonesia maka keputusannya bukan di Pemprov, tapi di pemerintah pusat, kalau Pemerintah Pusat memutuskan mereka berada di Indonesia nanti baru kita berbicara tentang di mananya," ucap Anies menambahkan.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan bantuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk para pengungsi dan pencari suaka yang ditampung oleh Dinas Sosial DKI Jakarta dipastikan akan dihentikan seluruhnya pada akhir Agustus.

"Rabu kemarin DPRD sudah mengundang Pemprov, UNHCR dan IOM membicarakan soal pencari suaka. Di sana disepakati bahwa batasnya pada tanggal 31 Agustus bukan lagi wewenang Pemprov, tapi dikembalikan ke UNHCR," kata Prasetio di Jakarta, Kamis.

Sejauh ini DKI sendiri menampung para pencari suaka sekitar 1.500 orang di kawasan Kali Deres, Jakarta Barat selama 41 hari. Sementara itu total jumlah pencari suaka yang berada di Jakarta ada sekitar 14 ribu orang dengan 8.000 ditangani IOM.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Bantuannya Ditolak Pemprov Riau, Anies Tetap Puji Penanganan Karhutla

Image

News

Bantuan Anies Ditolak Pemprov Riau, Fahira: Allah Tidak Suka Orang yang Tolak Rezeki

Image

News

Anies Kirim Relawan Atasi Karhutla, HNW: Bagus Diikuti Gubernur Provinsi Lain yang Tidak Terpapar Kabut Asap

Image

News

Satgas Karhutla Riau Tolak Bantuan Personel, Fahira: Bila Ternyata Butuh, Bilang Aja Nggak Usah Gengsi

Image

News

Anies Ingin Warga Jakarta Ikut KB

Image

News

Satgas Karhutla Riau Tolak Bantuan Personil Kiriman Anies, Fahira: Sangat Disayangkan

Image

News

Satgas Karhutla Riau Tolak Bantuan Personel yang Dikirim Anies Baswedan

Image

News

Anies Kirim Relawan Atasi Karhutla, Warganet: Mau Bilang Gubernur Rasa Presiden Takut Dinyinyir

Image

News

Ada Halte Bus Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Ferdinand: Entah Kesetaraan Dengan Siapa

komentar

Image

1 komentar

Image
Hera Wati

lumayan banyak juga ya pencari suakanyya

terkini

Image
News

Marak Anak di Bawah Umur Jadi Korban Perkosaan, Rakyat Pakistan Gelar Demo di Pengadilan

Peristiwa ini terjadi di Kasur, Punjab

Image
News

Pakar Hukum Tata Negara: Revisi UU untuk Penguatan KPK

Ini membantu tugas pemerintah dalam penegakan hukum, UU KPK dibuat dalam studi banding di beberapa negara.

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto

Seperti apa sosok Sukanto Tanoto?

Image
News

Bamsoet Minta Pemerintah Sikapi Kasus Bocornya Data Penumpang Lion Air

Pemerintah harus menyikapi kasus ini dengan serius.

Image
News

Dinilai Cacat Formil, Revisi UU KPK akan Digugat ke MK

Kami akan uji di MK. Apakah mereka betul-betul sudah melanggar hukum yang ditentukan Undang-Undang atau tidak.

Image
News

Mirip Drakor, Kasus Pembunuhan Berantai Paling Misterius di Korsel Akhirnya Terpecahkan

Lebih dari 2 juta petugas polisi dikerahkan untuk mengusut pembunuhan berantai tersebut

Image
News

Gara-gara Kabut, Nelayan Malaysia Salah Mendarat di Indonesia

Mereka akhirnya diselamatkan oleh Badan Penegakan Maritim Malaysia

Image
News

Margarito Kamis Sambut Baik Usulan Judicial Review UU KPK

Cara lain agar tidak ada tirani mayoritas.

Image
News

Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Tidak Butuh Rekomendasi

"Saya butuh anak ini. Dia datang, dia siap jadi tentara"

Image
News

Krematorium Diminati Warga Surabaya karena Harganya Murah

Untuk yang paling mahal, peti dengan ketebalan 6 sentimeter dikenakan retribusi Rp3 juta.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. 5 Potret Nikita Willy Liburan ke Namibia, Bersuka Ria dengan Anak-anak Suku Himba

  2. Tak Diusung PDIP, Gerindra Nyatakan Siap Antarkan Gibran Rakabuming Maju Pilwalkot Solo

  3. Penyakit Ini Intai Kamu yang Kebiasaan Makan Berlebihan

  4. Kekayaan Pengusaha AS Ini Bertambah Rp28,2 Triliun Tiap Hari Karena Kisruh Minyak

  5. Pernah Jadi Artis dengan Bayaran Tertinggi hingga Meninggal Penuh Misteri, Ini 5 Fakta Sridevi

  6. Dapur Menyatu dengan Toilet! Gambaran Kesenjangan Ekonomi di Hong Kong

  7. 10 Potret Harmonis Afdhal Yusman dan Keluarga yang Jarang Terekspos

  8. Jarang Tersorot, 10 Potret Mesra Mumuk Gomez dan Kekasih yang Bikin Gemas

  9. UU KPK Hasil Revisi, Pimpinan KPK bukan Lagi Penyidik dan Penuntut Umum

  10. Tayang 19 September 2019, 5 Fakta Tentang Film 'Hayya: The Power of Love 2'

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto

Image
Ekonomi

Mengenal Sukanto Tanoto, Sang Penguasa Lahan HTI Ibu Kota Baru

Image
News

Wilayahnya Diserbu Asap Malah ke Kanada, Ini 4 Fakta Wali Kota Pekanbaru Firdaus