Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

KPU Meminta DPR Revisi Terbatas UU Pemilu

Yohanes Antonius

KPU Meminta DPR Revisi Terbatas UU Pemilu

Ketua KPU Arief Budiman berbincang dengan Viryan Azis saat menghadiri rapat dengar pendapat dengan komisi II di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (8/7/2019). Dalam rapat ini membahas Peraturan KPU tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020. Salah satu yang akan dibahas yakni pengunaan e-rekap dalam pemilihan kepala daerah serentak. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk segera merevisi terbatas Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Kalau UU sebenarnya kebutuhan yang mendesak, kan pilkadanya mau sekarang, masa tahun depan. Pasca-keluarnya UU No 7 itu beberapa memang harus berubah," kata Ketua KPU Arief Budiman usai diskusi 'Menuju Pilkada Serentak 2020' di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Perubahan itu, lanjut dia, bisa dilakukan dengan beberapa cara, yakni DPR melakukan revisi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

baca juga:

Desakan terhadap revisi terbatas UU Pemilu, kata Arief, KPU merasa perlu mengatur tentang aturan terpidana korupsi yang mencalonkan diri dalam Pemilu.

"KPU juga perlu merevisi mengenai e-rekapitulasi untuk melengkapi UU No 10 Tahun 2016 tentang Pilkada," ujarnya.

Arief menyebutkan, revisi terbatas UU Pemilu dapat memperkuat PKPU.

"KPU kan mengatur dalam aturan KPU. Pembuat UU mengatur dalam UU, otoritas dan kewenangannya. Kalau mau kuat, ya, tentu dari UU-nya," ujarnya.

Oleh karena itu, KPU akan mendorong Komisi II DPR RI untuk melakukan revisi terbatas UU Pemilu.

"Kami bicara itu dalam rapat konsultasi dengan pemerintah dan DPR. Mudah-mudahan pembahasan itu, ide itu, bisa mendorong mereka segera revisi," kata Arief.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyarankan
adanya revisi terbatas Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Revisi ini diperlukan salah satunya untuk merealisasikan aturan yang melarang mantan narapidana korupsi mencalonkan diri di Pilkada 2020.

"Ada alasan sangat kuat bahwa untuk Pilkada 2020 harus dilakukan revisi terbatas untuk Pilkada," kata Titi.

Menurut dia, Peraturan KPU saja tidaklah cukup, maka perlu dibuat pasal dalam undang-undang yang mengatur pelarangan eks koruptor maju di Pilkada.[] 

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

82 Kelurahan di DKI Terancam Banjir Tahun ini, 7 Diantaranya Zona Merah Covid-19

Image

News

Sindir Telak Anies Baswedan, Ketua DPRD: Jangan Tunggu Banjir Dulu Baru Kerja!

Image

News

RUU Cipta Kerja Lindungi Buruh sekaligus Investor

Image

News

Kok DPR Kebut Pembahasan Kluster Ketenagakerjaan, Ada Apa?

Image

News

Data Sementara, 11 Juta Pemilih Bakal Berpartisipsi Pilkada Jabar

Image

News

Wakil Ketua DPRD Tegal Gelar Dangdutan, Ganjar Minta Penyelenggara Dipidana

Image

Ekonomi

Buruh Indonesia Siap Aksi Besar-besaran Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Image

News

Kapolsek Dicopot dan Dapat Teguran Keras, Wakil Ketua DPRD Tegal Minta Maaf

Image

News

Wakil Ketua DPRD Gelar Dangdutan, Kapolsek Tegal Selatan Dicopot

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Masuk Indonesia, Segini Harga SUV Mercedes-Benz New GLB

GLB adalah kendaraan kompak pertama dari Mercedes-Benz yang menawarkan baris kursi ketiga berdasarkan permintaan

Image
Iptek

Facebook Minta Apple Beri Opsi Pengguna iOS Pilih Aplikasi Pesan Favoritnya

Facebook tampaknya berencana membuat pengguna Apple memilih Messenger sebagai aplikasi perpesanan default

Image
Iptek

Intip Fitur Canggih Mercedes-Benz New GLA

New GLA memiliki 12 sensor ultrasonik di bumper depan dan belakang

Image
Iptek
Wabah Corona

Terpukul Pandemi, Mitsubishi akan Pangkas 500-600 Pekerja di Jepang

Mitsubishi telah memulai rencana untuk memangkas 20 persen dari biaya tetap dalam dua tahun

Image
Iptek

Lakukan 6 Cara Ini saat Wi-Fi di Rumah Bermasalah

Keberadaan Wi-Fi menjadi sangat penting guna mendukung aktivitas di masa pandemi ini

Image
Iptek

Dyandra Gelar Event Sepeda Semi Virtual Bertajuk Kebun Raya Challenge 75K

Event bertajuk 'Kebun Raya 75K' itu akan diadakan pada tanggal 31 Oktober 2020

Image
Iptek
MPL ID Season 6

Menangi Laga Hari Ini, RRQ dan ONIC Amankan Posisi 3 Besar Klasemen MPL ID Season 6

Hasil hari ini membuat RRQ dan ONIC tetap berada di posisi tiga besar klasemen MPL ID Season 6

Image
Iptek

BSSN Luncurkan PAMAN KAMI, Proteksi Keamanan Siber bagi Pelaku UKM

PAMAN KAMI merupakan solusi praktis yang ditawarkan BSSN bagi UKM di seluruh Indonesia

Image
Iptek

Musisi Norwegia Tuding Vivo Indonesia Mencuri Lagunya Pada Iklan V20 Series

Pihak Vivo sudah menghubunginya melalui email

Image
Iptek

Efisiensi Pengolahan Air Melalui Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier

RJIT adalah bagian dari water management untuk memastikan ketersediaan air buat pertanian

terpopuler

  1. Sri Mulyani Bebaskan Pajak Mobil Baru, Ferdinand Hutahaean: Jangan Begitu Bu!

  2. Kisah Eks Pasien Covid-19: Teman Paling Setia di Wisma Atlet adalah Kesepian

  3. Meski Pandemi, 5 Zodiak Ini Justru Jadi Magnet Uang Lho!

  4. Pengkhianatan G30S/PKI, Adi Prayitno: Saya Tidak Melihat Ada Propaganda

  5. Sindir Tito Karnavian Soal Pilkada, Sudjiwo Tedjo Ujung-ujungnya Malah Begini!

  6. Pemprov DKI Kremasi Ratusan Jenazah yang Diduga Terpapar Corona 

  7. Anies Pamer Hasil Naturalisasi Sungai Kanal Banjir Barat

  8. Reza Artamevia Terlibat Narkoba Lagi, Aaliyah Massaid: Ibu yang Pertama Kali Minta Maaf

  9. Tengku Zul: Perkebunan Negara Tidak Bayar Sewa Sama Sekali Malah Rugi, Gila!

  10. Protokol Kesehatan Covid-19 Anies Baswedan Dicuekin Pedagang Binaan

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

Image
News

5 Potret Shanaya Arsyila Pramana, Cucu Pramono Anung yang Menggemaskan

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!