image
Login / Sign Up

MAKI Gugat Praperadilan KPK dan Jaksa Agung Terkait Kasus suap Oknum Jaksa Kejati Jateng

Yudi Permana

Image

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman saat mendatangi gedung KPK | AKURAT.CO/Bayu Priamanda

AKURAT.CO, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengajukan gugatan praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Jaksa Agung dalam kasus suap yang menjerat oknum Jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng. 

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan permohonan gugatan akan mulai disidangkan Minggu depan melawan KPK dan Jaksa Agung terkait penyidikan pengembangan suap oknum jaksa Kejati DKI Jakarta. 

"Hari ini MAKI telah mendapat panggilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk hadir sidang tangal 26 Agustus 2019," kata Boyamin kepada AKURAT.CO dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/8/2019).   

baca juga:

Alasan MAKI mengajukan gugatan Praperadilan, karena KPK tidak menyidik dugaan suap yang dilakukan Alvin Suherman kepada oknum Jaksa Kusnin (mantan Aspidsus Kejati Jateng).       

"Seharusnya KPK menetapkan tersangka terhadap Kusnin, namun kenyataannya KPK membiarkan Kusnin ditangani dan ditahan oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung)," ujarnya.

Menurut Boyamin, KPK bersalah karena membiarkan perkara dugaan penerimaan suap yang menjerat Kusnin ditangani Kejagung. Sebab berdasarkan Pasal 50 Undang-undang (UU) KPK, seharusnya lembaga anti rasuah yang menangani perkara tersebut. 

"Karena pengembangan dari OTT KPK terhadap Alvin Suherman dan Agus Winoto (mantan Aspidum Kejati DKI Jakarta)," ucapnya.

Sementara itu Jaksa Agung digugat karena 'ngotot' menangani perkara dugaan penerimaan suap yang dilakukan Kusnin. Padahal Jaksa Agung mengetahui bahwa perkara suap tersebut merupakan satu rangkaian dengan OTT KPK terhadap Alvin Suherman dan Agus Winoto. 

"Jaksa Agung dalam hal ini melanggar pasal 50 UU KPK karena terdapat ketentuan jika KPK telah menyidik maka yang lain harus mundur," tuturnya. 

Lebih lanjut dikatakannya, gugatan yang dilayangkan ini dengan tujuan Hakim akan menyatakan penyidikan yang dilakukan Kejagung tidak sah dan memerintahkan KPK untuk melanjutkan dan mengambil alih penyidikan dugaan suap yang diterima Kusnin.    

"Gugatan ini diajukan dengan tujuan tidak adanya rebutan penanganan perkara antara KPK dan Kejagung.  Karena senyatanya berdasar UU tentang KPK menyatakan dg tegas jika KPK telah menyidik suatu perkara korupsi maka yang lain harus mundur," tegasnya. 

Sebelumnya diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan 3 oknum jaksa berinisial K selaku Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) dan MRS sebagai Kasi Penuntutan, serta BC Staf Tata Usaha Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng). 

Ketiganya ditahan setelah diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (JAMpidsus) dengan Nomor: Print-21/F.2/Fd.1/07/2019 tanggal 26 Juli 2019.

Kasus itu merupakan pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengamankan 3 jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Pasalnya, berdasarkan informasi, kasus itu muncul dari Handphone (HP) milik pengacara Alvin Suherman yang telah disita KPK dan juga ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat pengurusan rencana tuntutan (Rentut) perkara pidana umum di pengadilan negeri Jakarta Barat.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

ICW Minta Masyarakat Kawal RUU KPK

Image

News

Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Mardani: Korupsi adalah Kejahatan Luar Biasa

Image

News

Imam Nahrawi Tersangka, PKB Tetap Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Image

News

Menpora Imam Nahrawi Minta KPK Buktikan Kepemilikan Aliran Dana Rp 26 Miliar

Image

News

Imam Nahrawi Harap Kasusnya Tidak Bersifat Politis

Image

News

Ditetapkan Tersangka, Imam Nahrawi: Saya akan Ikuti Semua Proses Hukum

Image

News

Imam Nahrawi Jadi Menteri Jokowi Kedua yang Berstatus Tersangka

Image

News

Fakta-fakta Uang Haram Dana Hibah KONI Mengalir ke Imam Nahrawi

Image

News

Tersangka di KPK, Imam Nahrawi Dicap Gerombolan Pemberontak di PKB

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Trump Tunjuk Robert O'Brien jadi Penasihat Keamanan Nasional yang Baru

O'Brien menggantikan John Bolton yang mundur pekan lalu

Image
News

ICW Minta Masyarakat Kawal RUU KPK

ICW dan sejumlah elemen masyarakat berencana untuk mengajukan uji materi

Image
News

Sering Kasih Makan Monyet di PIK, Yuk Hentikan Mulai Sekarang

Belasan monyet banyak ditemui di dekat Jalan Raya PIK dan rumah warga.

Image
News

Tidak Lagi Hirup Asap Arang, SDN Cilincing 07Pagi Dipasangi Kipas Angin

adanya fasilitas kipas angin tambahan agar sirkulasi udara makin lancar.

Image
News

Pemilik Beralih Usaha, Pabrik Arang Di Cilincing Berhenti Total

pemilik industri arang batok tidak lagi berproduksi sejak dilayangkannya surat peringatan.

Image
News

Ditjen Bea Cukai Kembalikan 9 Kontainer Sampah Plastik ke Australia

Sampah yang masih mengandung bahan sisa makanan dan cairan itu sebanyak 9 kontainer.

Image
News

Polisi Ringkus Preman yang Sering Memalak di Pasar Muara Angke

Pelaku R yang tidak sendiri dalam beraksi itu ditemani rekannya yang kini diburu oleh polisi.

Image
News

Kapolsek Jatinegara Bantah Karyawan PT Transjakarta jadi Korban Kejahatan Jalanan

tidak ada tanda atau bekas penganiyaan terhadap pekerja bagian tiket itu.

Image
News

Karyawan PT Transjakarta Coba Bunuh Diri Dipinggir Rel Kereta

korban yang berusia 38 bertugas sebagai kolektor tiket penjualan.

Image
News

DPR dan Pemerintah Sepakat, RKUHP Akan Dibawa ke Rapat Paripurna

Pasal 418 didrop takut disalahgunakan.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. 18 Tahun Menikah, 10 Potret Mesra Iis Dahlia dan Suami Bak Sepasang ABG

  2. Syamsuddin: Beristrahatlah dalam Damai KPK, Semoga Kematianmu yang Dijemput Paksa Bahagiakan Mereka

  3. 5 Meme Kocak Koulibaly saat Lawan Liverpool, Ada Tips Khusus Menghentikan Salah

  4. Paranormal: Baca Captions IG Pak Jokowi Ikut Nelongso Guys

  5. Dahnil: Bila Dewan Pengawas Ditunjuk Presiden dan Tempatkan KPK sebagai Eksekutif, Lebih Baik Dikubur

  6. Tolak Revisi UU KPK, Mahasiswa Hadiahi Anggota Dewan Tikus

  7. Hasil Lengkap Liga Champions 2019-2020 17-18 September

  8. Burhanuddin: yang Bilang KPK Gagal Turunkan Tingkat Korupsi Itu Kufur Nikmat

  9. 5 Potret Nikita Willy Liburan ke Namibia, Bersuka Ria dengan Anak-anak Suku Himba

  10. Solo Karier, 10 Potret Nana After School Pamer Body Goals yang Makin Memikat

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Wilayahnya Diserbu Asap Malah ke Kanada, Ini 4 Fakta Wali Kota Pekanbaru Firdaus

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia