image
Login / Sign Up

Meluncur 22 Juli, Pesawat Luar Angkasa India Chandrayaan-2 Telah Capai Orbit Bulan

Sahistya Dhanes

Image

Peluncuran Chandrayaan-2 | Engadget

AKURAT.CO, Pesawat luar angkasa India telah mulai mengorbit bulan setelah hampir sebulan diluncurkan. Manuver untuk meletakkan pesawat tersebut ke orbit bulan selesai pada hari Selasa (20/8) pukul 09.02 waktu setempat.

Chandrayaan-2 diluncurkan dari stasiun luar angkasa Sriharikota pada 22 Juli, tertunda satu minggu setelah kesalahan teknis yang menyebabkan sebuah ledakan. India berharap misi senilai USD 145 juta (Rp2 triliun) itu akan menjadi yang pertama mendarat di kutub selatan Bulan.

Peluncuran bulan lalu adalah awal dari perjalanan 384.000 km. Para ilmuwan memperkirakan pesawat itu akan mendarat di Bulan pada 6 atau 7 September sesuai rencana.

baca juga:

"Penempatan Orbit Lunar (LOI) dari manuver #Chandrayaan2 selesai dengan sukses hari ini (20 Agustus 2019). Durasi manuver adalah 1.738 detik mulai dari jam 09.02 IST," tulis agensi luar angkasa India (ISRO) lewat laman Twitter, dilansir dari laman BBC, Selasa (20/8).

"Setelah Penempatan Orbit Lunar (LOI), #Chandrayaan2 sekarang berada di orbit Lunar. Lander Vikram akan melakukan pendaratan halus di bulan pada 7 September 2019," lanjut pernyataan tersebut.

Misi ini adalah kelanjutan dari misi Chandrayaan-1 yang dilakukan pada 2008, namun saat itu tidak mendarat di bulan. Meski begitu, misi pertama tersebut melakukan pencarian pertama dan paling rinci untuk air di Bulan menggunakan radar.

Fokus dari misi kedua adalah meneruskan pencarian air di bulan, pencarian mineral, dan mengukur gempa bulan.

India menggunakan roketnya yang paling kuat, Geosynchronous Satellite Launch Vehicle Mark III (GSLV Mk-III), dalam misi ini. Beratnya 640 ton dengan tinggi 44 meter, atau setinggi bangunan 14 lantai.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Gigitan Terakhir KPK

Image

News

Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Iwan Fals Posting Foto Bersama Menpora Imam Nahrawi

Image

Ekonomi

Ombudsman Nilai Rekomendasi Anggota BPK Oleh DPD Hanya Formalitas

Image

Hiburan

Akan Kembali Meneror Penonton di Bioskop Trans TV Malam Ini, 5 Fakta Film Annabelle

Image

Hiburan

Trailer Film Susi Susanti: Love All Turut Perlihatkan Peristiwa Kerusuhan Era Orde Baru

Image

Ekonomi

Maksimalkan Layanan Lelang, DJKN Siap Gandeng Dukcapil

Image

Olahraga

Paris Saint-Germain 3-0 Real Madrid

Zidane Akui PSG Lebih Layak Mendapat Tiga Angka

Image

News

Marak Anak di Bawah Umur Jadi Korban Perkosaan, Rakyat Pakistan Gelar Demo di Pengadilan

Image

News

Pakar Hukum Tata Negara: Revisi UU untuk Penguatan KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Marak Anak di Bawah Umur Jadi Korban Perkosaan, Rakyat Pakistan Gelar Demo di Pengadilan

Peristiwa ini terjadi di Kasur, Punjab

Image
News

Pakar Hukum Tata Negara: Revisi UU untuk Penguatan KPK

Ini membantu tugas pemerintah dalam penegakan hukum, UU KPK dibuat dalam studi banding di beberapa negara.

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto

Seperti apa sosok Sukanto Tanoto?

Image
News

Bamsoet Minta Pemerintah Sikapi Kasus Bocornya Data Penumpang Lion Air

Pemerintah harus menyikapi kasus ini dengan serius.

Image
News

Dinilai Cacat Formil, Revisi UU KPK akan Digugat ke MK

Kami akan uji di MK. Apakah mereka betul-betul sudah melanggar hukum yang ditentukan Undang-Undang atau tidak.

Image
News

Mirip Drakor, Kasus Pembunuhan Berantai Paling Misterius di Korsel Akhirnya Terpecahkan

Lebih dari 2 juta petugas polisi dikerahkan untuk mengusut pembunuhan berantai tersebut

Image
News

Gara-gara Kabut, Nelayan Malaysia Salah Mendarat di Indonesia

Mereka akhirnya diselamatkan oleh Badan Penegakan Maritim Malaysia

Image
News

Margarito Kamis Sambut Baik Usulan Judicial Review UU KPK

Cara lain agar tidak ada tirani mayoritas.

Image
News

Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Tidak Butuh Rekomendasi

"Saya butuh anak ini. Dia datang, dia siap jadi tentara"

Image
News

Krematorium Diminati Warga Surabaya karena Harganya Murah

Untuk yang paling mahal, peti dengan ketebalan 6 sentimeter dikenakan retribusi Rp3 juta.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. 5 Potret Nikita Willy Liburan ke Namibia, Bersuka Ria dengan Anak-anak Suku Himba

  2. Tak Diusung PDIP, Gerindra Nyatakan Siap Antarkan Gibran Rakabuming Maju Pilwalkot Solo

  3. Penyakit Ini Intai Kamu yang Kebiasaan Makan Berlebihan

  4. Kekayaan Pengusaha AS Ini Bertambah Rp28,2 Triliun Tiap Hari Karena Kisruh Minyak

  5. Pernah Jadi Artis dengan Bayaran Tertinggi hingga Meninggal Penuh Misteri, Ini 5 Fakta Sridevi

  6. Dapur Menyatu dengan Toilet! Gambaran Kesenjangan Ekonomi di Hong Kong

  7. 10 Potret Harmonis Afdhal Yusman dan Keluarga yang Jarang Terekspos

  8. Jarang Tersorot, 10 Potret Mesra Mumuk Gomez dan Kekasih yang Bikin Gemas

  9. UU KPK Hasil Revisi, Pimpinan KPK bukan Lagi Penyidik dan Penuntut Umum

  10. Tayang 19 September 2019, 5 Fakta Tentang Film 'Hayya: The Power of Love 2'

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto

Image
Ekonomi

Mengenal Sukanto Tanoto, Sang Penguasa Lahan HTI Ibu Kota Baru

Image
News

Wilayahnya Diserbu Asap Malah ke Kanada, Ini 4 Fakta Wali Kota Pekanbaru Firdaus