image
Login / Sign Up

Fraksi Golkar: Dinas LH Harus Cari Data Valid Pemicu Polusi di Ibu Kota

Yohanes Antonius

Image

Corong pembuangan pengolahan semen mengeluarkan asap yang menambah polusi udara dilihat dari gedung bertingkat di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8/2019). Pada hari ini, Udara Jakarta menempati urutan pertama dengan kondisi udara tidak sehat dengan Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 174. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta menyoroti kualitas udara di DKI Jakarta yang saat ini kian merosot karena terpapar polusi.

Pandangan ini disampaikan fraksi Golkar dalam Raperda tentang Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2019 di gedung DPRD DKI Jakarta di kawasan Kebon Sirih Jakarta Pusat Senin (19/8/2019).

Fraksi Golkar mempertanyakan tindakan serius dari Pemprov DKI mengatasi masalah ini. Sebab kualitas udara Jakarta saat ini sudah masuk pada kategori tidak sehat bagi kelompok masyarakat sensifif.

baca juga:

Indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) Jakarta berada di angka 134 dengan kandungan polusi PM 2,5 sebesar 49.2 mikkrogram/m3.

"Jakarta menempati polusi udara terburuk urutan ketiga paling berpolusi di dunia. Untuk itu sampai sejauh mana Pemprov DKI Jakarta dapat mengatasi hal tersebut.

Maka Perlu data-data untuk mengukur kualitas udara dan kualitas air di wilayah DKI Jakarta," kata bendahara Fraksi Golkar DPRD DKK Tandanan Daulay saat membacakan padangan Fraksi.

Fraksi Golkar meminta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencari data yang valid yang disinyalir menjadi penyebab polusi udara di Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andono Warih diminta untuk merinci secara ditail berapa persen emisi gas buang dari kendaraan angkutan umum dan kendaraan pribadi, dan berapa persen limbah B3 serta berapa banyak sampah limbah rumah tangga serta limbah sanitasi yang menyebakan polusi udara di Jakarta.

"Fraksi Partai Golkar mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup memberi data yang valid penyebab kualitas udara dan air menjadi tercemar," ujarnya.

Gubernur Anies sendiri sebelumnya telah menerbitkan Intruksi Gubernur (Ingub) 66/2019 tetang pengendalian kualitas udara di Jakarta.

Salah satu point yang ditekankan pada Ingub tersebut yakni pengaturan kendaraan yang mengaspal di Jalan Ibu Kota. Dimana kendaraan yang usianya lebih dari 10 tahun tak diperkenankan beroperasi.

Selain itu, Anies juga saat ini sedang melakukan uji coba pembatasan kendaraan bermotor melalui aturan ganjil genap. Kebijakan ini sedang di uji coba hingga awal bulan September dengan menyasar 25 ruas jalan.

Tak hanya itu, Anies juga bakal menegakan aturan wajib uji emisi bagi kendaraan bermotor dengan harapan bisa mengendalikan gas buang kendaraan yang berimbas langsung pada kualitas udara.

Aturan ini juga bakal di perketat pada 2020 mendatang. Bagi masyarakat yang tak lolos uji emisi bakal disangsi dengan berbagai kebijakan salah satunya adalah biaya parkir yang lebih mahal ketimbang kendaraan yang lolos uji emisi.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Kualitas Udara Jakarta Buruk, Ferdinand Sarankan Anies Bikin Hujan Buatan

Image

Iptek

Kurangi Polusi Udara, California Miliki Program Menukar Mobil Tua dengan Sepeda Listrik

Image

News

Pasang Alat Ukur Udara, Pemkot Jakut Bakal Gusur Rumah Produksi Arang?

Image

News

Rumah Produksi Arang Batok Kelapa di Cilincing Ilegal

Image

News

Dinas LH: Pembakaran Arang dan Peleburan Alumunium di Cilincing Pengaruhi Kualitas Udara

Image

News

Anies Larang Kegiatan Pembakaran Arang dan Peleburan Aluminium di Cilincing

Image

News

Asap Pembakaran Arang Buat Guru SDN Cilincing 07 Pagi Idap Pneumonia Akut

Image

Gaya Hidup

Wisatawan Berkurang, Pariwisata Palangkaraya Mulai Kena Imbas Kabut Asap

Image

Gaya Hidup

Hindari Penyakit Akibat Kabut Asap, Warga Landak Diminta Batasi Keluar Rumah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ada yang Panas dengan Komentar Nadirsyah terhadap Karikatur Wajah Jokowi di Majalah Tempo

"Twit Gus @na_dirs ini secara normatif ok, tetapi untuk kasus ini ga tepat."

Image
News

Panen Kritikan di Twitter, Ratu Malaysia Justru Kesal saat Polisi Tangkap 'Pembully'-nya

Ratu mengaku tak keberatan dengan kritikan terhadapnya

Image
News

Syamsuddin: Pak Jokowi, Melalui Revisi UU KPK Komitmen dan Integritas Anda kepada Bangsa Dipertaruhkan

“Surpres tersebut juga telah dikirimkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat,” kata Mensesneg Pratikno.

Image
News

Sapi Ikut Hangus Terbakar, Pemadaman TPA Antang 15 Jam Sisakan Polusi Asap

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Image
News

10 Potret Syarif Muhammad Fitriansyah, Asisten Ajudan Jokowi yang Curi Perhatian

Sosoknya kerap bikin gagal fokus warganet

Image
News

Fokus Atasi Kekeringan, Pemkot Jaksel Belum Punya Persiapan Hadapi Musim Penghujan

"Sekarang kita lagi (musim) panas nih, penanganan musim kekeringan malah,"

Image
News

Tidak Perlu Ada Dewan Pengawas, Johanes Tuba: KPK Sudah Diawasi Pengadilan

Karena itu, tidak penting dibentuk Dewan Pengawas KPK yang bertugas mengawasi lembaga itu.

Image
News

Susi: Apa Kita Salahkan Danau Toba karena Kotor? Siapa yang Membuat, Kita Juga Kan

Dia bahkan memiliki rencana untuk menyumbang bibit ikan pora pora ikan asli Danau Toba yang jumlahnya semakin sedikit.

Image
News

Hasto Mulai Geregetan: Saya Dapat Info Ada Media yang Secara Kurang Etis Tampilkan Karikatur Gambar Jokowi dan Pinokio

"Kami memberikan dukungan sepenuhnya kepada Presiden. Pak Jokowi tidak sendirian."

Image
News

Rizal Ramli: KPK Itu Ditakuti Pejabat-pejabat, Itulah Kenapa Digergaji

Dia nampaknya heran dengan sikap yang menuduh-nuduh KPK radikal.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Ngaku Pernah Tinggal di Amerika, Barbie Kumalasari Malah Pamer Foto Hasil Editan

  2. Viral, Guru Tampan Digombalin Muridnya Ini Bikin Baper Warganet

  3. Bikin Terenyuh, Curhat Pemuda Karawang yang Menganggur di Kota Penuh Industri

  4. Deddy Corbuzier Akhirnya Ungkap Alasannya Selalu Pakai Kacamata Hitam

  5. Anak Meninggal, Penyebab Haedar Putra Elvy Sukaesih Alami Gangguan Mental

  6. Merek Minuman Kopinya Dinilai Tak Senonoh, Lucinta Luna Kembali Banjir Hujatan

  7. Fahri Hamzah Kritik KPK Hanya Berani Buru Kasus Bupati, Camat dan Kepala Dinas

  8. Pakar Hukum Tata Negara: Seolah-olah KPK Tidak Dapat Diawasi Tanpa Dewan Pengawas

  9. Farhat Abbas Disindir Habis-Habisan Nikita Mirzani-Hotman Paris, Sunan Kalijaga: Semangat Bro!

  10. Eks Kombes: Siapapun Polri Terpilih Menjadi Pimpinan Lembaga itu Hak Prerogatif Presiden

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Image
Ujang Komarudin

Membunuh KPK

Image
Hasan Aoni

Menonton Bakat Anak Dalam Imajinasi Eksploitasi

Image
Hendra Mujiraharja

Bisnis Tembakau Djarum di Antara Pembinaan dan Eksploitasi Anak

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Potret Syarif Muhammad Fitriansyah, Asisten Ajudan Jokowi yang Curi Perhatian

Image
News

10 Potret Regina Nadya Suwono, Anggota Legislatif Muda yang Memesona

Image
News

5 Fakta Karier Saut Situmorang, Mulai dari BIN hingga Jabat Wakil Pimpinan KPK