image
Login / Sign Up

Ceramah UAS Soal Salib Dipolisikan, Habib Novel Duga Ada yang Ingin Adu Domba

Arief Munandar

Image

Seksi Humas dan Media Center Presidium Alumni 212, Habib Novel Bamukmin | AKURAT.CO/Arief Munandar

AKURAT.CO, Sekjen Koordinator Laporan Bela Islam (Korlabi) Habib Novel Chaidir Bamukmin menduga ada pihak yang ingin mengadu domba Bangsa Indonesia dengan memviralkan video ceramah Ustaz Abdul Somad soal salib dan jin kafir.

Novel memastikan Korlabi akan mendampingi UAS dalam menghadapi kasus dugaan penistaan agama yang dilaporkan Brigade Meo NTT.

"Saya dan kawan-kawan advokat di Korlabi siap akan mendampingi UAS dalam kasus kriminalisasi yang dibuat oleh oknum yang ingin mengadu domba anak bangsa mengingat ceramah itu sudah lama kurang lebih 3 tahun yang lalu," ujar Novel kepada AKURAT.CO, Minggu (18/8/2019).

baca juga:

Novel menjelaskan, ceramah UAS tentang salib dan jin kafir disampaikan di dalam masjid. Ceramah dikhususkan untuk umat Islam.

"Bukan di lapangan atau stadion atau tempat terbuka yang lainnya dan kajian itu untuk kalangan sendiri atau jemaah UAS, sehingga apa yang dilaporkan tidak mendasar berdasarkan ketentuan hukum yang ada," tuturnya.

Novel khawatir hubungan antarumat beragama terpecah bila kasus yang menjerat UAS dibiarkan dan berlanjut ke pengadilan.

"Karena kalau dibiarkan proses ini lanjut justru akan menimbulkan adu domba dan mengekang keberagaman beragama kita, sehingga para pemuka agama tidak bisa menyampaikan kebenaran agama yang mereka yakini pada kalangan jamaah mereka sendiri atau kelompok yang perlu mendapatkan penceraham dari para pemuka agamanya," katanya.

Seperti diketahui, UAS dilaporkan ke Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Brigade Meo NTT atas tuduhan penistaan agama, Sabtu (17/8/2019).  Tuduhan tersebut didasarkan pada bukti video yang berisi ceramah UAS tentang simbol salib.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Olahraga

Persib Bandung

Rene Alberts Sebut N'Douassel Bingung dengan Kritik Bobotoh

Image

Gaya Hidup

Supaya Tak Perburuk Harimu, Hindari Makanan Ini Saat Menstruasi

Image

Gaya Hidup

Meskipun Aman, Ada Kondisi Tertentu yang Tak Boleh Pakai Menstrual Cup

Image

Gaya Hidup

Sebelum Beralih dari Pembalut, Ketahui Dulu Kelebihan dan Kekurangan Menstrual Cup

Image

Gaya Hidup

Jaga Kebersihan, Jangan Lupa Rendam Menstrual Cup di Air Mendidih Ya!

Image

Gaya Hidup

Sama Cara Penggunaan, Apa Bedanya Tampon dan Menstrual Cup?

Image

Gaya Hidup

Belum Aktif Berhubungan Seksual atau Melahirkan, Bolehkah Pakai Menstrual Cup?

Image

Gaya Hidup

Berbeda dengan Pembalut, Begini Cara Pemakaian Menstrual Cup

Image

Gaya Hidup

Mengenal Menstrual Cup, Penampung Darah Menstruasi yang Ramah Lingkungan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kabut Asap, Himpunan Nelayan Sebut Ribuan Nelayan di Sumut Tidak Melaut

Nelayan tradisional tidak menangkap ikan, akibat kabut asap di laut masih pekat, mengganggu jarak pandang.

Image
News

Smart SIM Mampu Catat Rekam Jejak Pelanggaran Pengemudi

"Ketika pengemudi melakukan pelanggaran lalin [lalu lintas] itu tercatat dalam chip pada kartu SIM itu, dan juga tercatat pada server kita."

Image
News

Mobil Taksi Express Terbakar di Lampu Merah Cawang UKI

Peristiwa itu terjadi sekita pukul 21.32 WIB. Mobil yang terbakar, taksi berwarna putih dengan pelat nomor B-1990-BTE.

Image
News

Polisi Tangkap Pelaku Pembakahan Lahan di Balangan Kalsel

"Saat dilakukan pemadam, api susah dipadamkan. Bahkan menjalar ke lahan kebun milik orang lain."

Image
News

Bagaimana Kemlu Menjelaskan Pada Negara Tentangga Soal Video Jokowi dan Jan Ethes?

Dalam video tersebut, Jokowi dan Ethes tampak begitu akrab.

Image
News

Kebakaran di Pesing, 17 Unit Damkar Dikerahkan

Laporan kami terima dari Ibu Esti, kebakaran terjadi di pemukiman yang padat penduduk.

Image
News

Kebakaran Pesing, Perjalanan KRL Duri-Tangerang Terganggu

Untuk memastikan keselamatan, untuk sementara Listrik Aliran Atas (LAA) di jalur Pesing - Taman Kota dipadamkan.

Image
News

Tiga Alasan Jokowi Tak Layak Dapatkan Anugerah Putera Reformasi

Presiden dalam satu bulan terakhir betul-betul menggambarkan semanagat yang berlawanan dengan reformasi

Image
News

Pengamat: Presiden Miliki Banyak Opsi Perbaiki Kekacauan Legislasi

Presiden punya banyak pilihan untuk memperbaiki kekacauan legislasi.

Image
News

Ketua KPU Harap Keterlambatan NPHD Tak Ganggu Pilkada

Tahapan pemilu kepala daerahnya tidak boleh terganggu atau terhalangi kalau tanggal 1 Oktober itu belum bisa ditandatangani.

trending topics

terpopuler

  1. Diisukan Jadi Menpora, Erick Thohir: Saya Kira Masih Banyak Figur Lain, Kalau Saya Cocoknya di Swasta

  2. Penelitian Terbaru: Anak yang Dijaga Orangtua Tak Bekerja Rentan Alami Kekacauan

  3. Ramai Xena Xenita Disebut Perusak Rumah Tangga Orang, 5 Artis ini Juga Pernah Dicap jadi Pelakor

  4. Hadapi China, Garuda Muda Jajal GBK

  5. Luis Milla: Selamat Bertanding Bima, Semoga Sukses untuk Timnas Kita

  6. Iran 'Tertawakan' Sanksi Baru AS: Tanda Keputusasaan Trump

  7. Akhirnya, Bebby Fey Ungkap Identitas Sang YouTuber

  8. Billy Joe Saunders untuk Pertama Kalinya Pertahankan Gelar di AS

  9. IU Bakal Gelar Konser di Jakarta Desember Mendatang

  10. iOS 13, Senjata Baru Apple yang Dilengkapi Mode Gelap

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri

Image
News

Siap Uji Materi UU KPK yang Baru, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Ketua MK Anwar Usman