image
Login / Sign Up

STT Setia: Sebenarnya Pdt Matheus Tidak Bisa Dijerat Hukum

Ridwansyah Rakhman

Image

Matheus Mangentang saat mendatangi daerah Pelosok Indonesia | Istimewa

AKURAT.CO, Sebelum dijebloskan ke dalam penjara, tokoh pendidikan yang bernama Matheus Mangentang sempat menjelaskan terkait asal usul pembentukan Sekolah Tinggi Teologi Arastamar (STT Setia).

Menurutnya, STT Arastamar (Setia) berdiri sejak 1987 dengan program studi Teologia dan Pendidikan Agama Kristen (PAK/Guru Agama).

Saat ini STT Setia sudah memilki cabang 21 di seluruh Indonesia terutama di daerah-daerah terisolasi dan terpencil seperti, Papua, NTT, Kalimantan, Nias dan Sulawesi.

baca juga:

Sementara itu, jumlah mahasiswa STT Setia sebelum tersangkut masalah, tercatat 1.000 lebih dan mereka tinggal di asrama tanpa dipungut biaya, termasuk gratis untuk biaya kuliah, tanpa ada bantuan dari Pemerintah.

Banyaknya alumni yang mengabdi menjadi guru, maka tahun 2003, STT Setia menambahkan program Pendidikan Guru SD kepada lulusan PAK, sehingga peserta didik PGSD seluruhnya adalah mahasiswa PAK.

Tidak ada penerimaan khusus untuk kelas PGSD, dan pendidikan dilaksanakan sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP), sehingga kepesertaan didik PGSD diberikan ijazah/sertifikat, yang saat itu masih dikenal ijazah lokal (internal).

Selanjutnya, Juli 2003, UU Sisdiknas memberikan kemudahan perizinan bagi lembaga pendidikan formal yang sudah berdiri sebelum UU Sisdiknas diundangkan di mana pasal yang terkait adalah pasal 73 UU Sisdiknas yang berbunyi:

“Pemerintah atau pemerintah daerah wajib memberikan izin paling lambat dua tahun kepada satuan pendidikan formal yang telah berjalan pada saat undang-undang ini diundangkan belum memiliki izin.”

Namun entah mengapa, tahun 2008-2009 STT Setia dilaporkan melakukan tindak pidana karena telah menerbitkan ijazah tanpa hak yang melanggar pasal 67 ayat 1 UU Sisdiknas, meski dalam laporan tersebut tidak memiliki dasar karena ada izin dari Kementerian Agama.

Sementara pendapat dari Kementerian Ristekdikti melalui serangkaian pemeriksaan serta visitasi kampus, pada 18 Agustus 2011 mengatakan bahwa, tidak ada masalah, dan cukup diselesaikan dengan administrasi, dibuktikan dengan surat keterangan DIKTI Surat nomor 893/C/KL/2017 tanggal 23 Maret 2017.

Meski demikian, proses hukum Pidananya tetap berlanjut di Pengadilan Negeri Tangerang dan telah mengadili melalui putusan nomor: 2153/Pid.B/2015/PN.T.ng pada tanggal 08 Agustus 2016 dengan amar putusan yang menyatakan bahwa terdakwa dalam hal ini Pdt. Matheus Mangentang, M.Th tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sehingga dinyatakan bebas.

Namun, seiring berjalannya waktu, Pdt. Matheus Mangentang, M.Th kembali dilaporkan pada Pengadilan Negri Jakarta Timur dengan pokok perkara yang sama dan divonis 7 tahun, dengan status tahanan Kota.

Menurut pihak STT Setia, Pengadilan Negeri Jakarta Timur seharusnya tidak dapat mengadili Perkara aquo karena terhadap materi perkara aquo telah pernah diadili dan diputus oleh Pengadilan Negeri Tangerang dan diperkuat putusan Mahkamah Agung, sehingga seharusnya Penghadilan Negeri Jakarta Timur menolak memutuskan perkara tersebut dengan alasan Ne Bis in Idem sesuai dengan pasal 76 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHAP) yang menerangkan bahwa, pemberian jaminan perlindungan hukum bagi seseorang agar dia tidak dituntut secara berulang-ulang oleh penegak hukum, karena hal tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia dan Undang-Undang Dasar 1945.

Atas putusan PN Jakarta Timur tersebut, Oktober 2018, Matheus Mangentang melakukan banding ke Mahkamah Agung dan tanggal 13 Februari 2019 dinyatakan ditolak oleh Mahkamah Agung dengan nomor Registrasi : 3319K/PID.SUS/2018, sehingga jumat, 2 Agustus 2019, Pdt. Dr. Matheus Mangentang, M.Th dieksekusi oleh Kejaksaan Negri Jakarta Timur ke Lapas Cipinang.

Pihak STT Setia pun menyimpulkan bahwa, tuduhan ijazah palsu yang dialamatkan kepada Pdt. Dr. Matheus Mangentang, M.Th adalah bentuk kriminalisasi, sehingga pihak STT Setia berharap ada penegakkan kebenaran dan keadilan di Indonesia.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Hiburan

Ahmad Dhani di Penjara, Once Akui Masih Komunikasi via WhatsApp

Image

News

Isap Satu Linting Ganja Jefri Nichol Dijerat Pasal Berlapis

Image

News

FOTO Usai Diterpa Badai Dorian, Warga Jarah Supermarket

Image

News

Pembunuh Robert F Kennedy Ditikam di Penjara California

Image

News

Kisah Miris Diana Sanchez, Napi yang Dibiarkan Melahirkan dalam Penjara Tanpa Bantuan Medis

Image

News

Kurangi Agresivitas, Sel Penjara di Swiss Dicat Warna Pink

Image

Hiburan

Mandala Shoji: Jangan Lakukan Perbuatan Ini Jika Tak Mau Babak Belur di Penjara

Image

News

Dua Kali Dipenjara Karena Narkoba, Rio Reifan Kembali Ditangkap

Image

News

5 Kerusuhan Penjara Paling Berdarah di Dunia, Ada yang Tewaskan Ratusan Narapidana

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kebakaran Landa Gunung Ile Mandiri di Flores Timur dari Kemarin sampai Hari Ini

Kepolisian setempat telah menangkap seorang warga berinisal DW yang menjadi tersangka kejadian tersebut.

Image
News

Penjaringan Calon Rektor UI Mengerucut Menjadi 7 Orang

Tujuh nama tersebut telah melalui proses asesmen serta aspek kompetensi

Image
News

Ruhut: Kalau Benar Sampulnya Gambar Pak Jokowi dengan Hidung Pinokio, Aku Menyesalkan, Tolong Dicabut

"Cover majalah Tempo ini artistik. Yang hidungnya panjang kayak Pinokio adalah bayangan Jokowi, bukan gambar Jokowinya."

Image
News

Kapolda: dari 66 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan, 15 Kasus di Antaranya Dilakukan Korporasi

"Tahap satu kasusnya sudah kami kirim ke jaksa."

Image
News

Ingin Petani Berhenti Bakar Lahan, BPPT Tawarkan Inovasi BioPeat

Lahan gambut tropis mengandung asam organik yang tinggi dan memiliki unsur pH rendah.

Image
News

Banyak Perceraian di Jatim karena Ada Wanita Idaman Lain, Khofifah: Paling Banyak Guru

Menurut Khofifah pemerintah harus mengidentifikasi penyebab angka perceraian yang masih tinggi tersebut.

Image
News

Tak Bisa Tangkap Pembakar Hutan, Kapolri: Mau Kapolda, Mau Kapolres, Kapolsek Out!

“Artinya, ini ada indikasi kuat terjadinya pembakaran, kesengajaan."

Image
News

Semua Pesawat Terbang untuk Ciptakan Hujan Buatan Disiagakan di Pekanbaru

"Tapi kalau itu nggak ada, satu-satunya dijangkau helikopter, ya water bombing," kata dia.

Image
News

Tsamara: Herannya untuk RKUHP Bisa Buru-buru, Tapi RUU PKS Lama Sekali, Padahal Sangat Urgent

Tsamara juga mengingatkan agar DPR berhati-hati membahas RUU itu.

Image
News

Kabut Asap di Aceh Bukan Akibat Kebakaran Hutan Riau

Perubahan suhu yang diakibatkan pergantian musim ini dikatakan Zakaria harus diwaspadai oleh masyarakat.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Gagal Kalahkan Fiorentina, Dybala Kirim Sebuah Sindiran Pedas untuk Sarri

  2. Hasto Mulai Geregetan: Saya Dapat Info Ada Media yang Secara Kurang Etis Tampilkan Karikatur Gambar Jokowi dan Pinokio

  3. Perdebatan Cover Majalah Tempo: yang Hidungnya Panjang Kayak Pinokio Itu Bayangan, Bukan Gambar Jokowinya

  4. Lenglet: Jangan Sampai Ansu Fati Terjerat Star Syndrome

  5. 10 Potret Syarif Muhammad Fitriansyah, Asisten Ajudan Jokowi yang Curi Perhatian

  6. Kondisi Terkini Tiga Setia Gara Usai Dihubungi KJRI Chicago

  7. Pengakuan Usai Gugurkan Janin: Setelah Aborsi, Berhari-hari Saya Mengurung Diri, Menyesal dan Malu

  8. Pengangguran di Singapura Melonjak, Kok Bisa?

  9. Kritik Penanganan Kebakaran, Paranormal: Haruskah Saya Keluarkan Keris Kiai Cupet Ini?

  10. Mantan Ketua MK Mahfud MD Sebut Revisi UU KPK Sudah Bagus, Masalah Terletak di Prosedurnya

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Bak Pasangan Muda, 8 Potret Romantis Gubernur Riau Syamsuar Bersama Istri

Image
News

10 Potret Syarif Muhammad Fitriansyah, Asisten Ajudan Jokowi yang Curi Perhatian

Image
News

10 Potret Regina Nadya Suwono, Anggota Legislatif Muda yang Memesona