image
Login / Sign Up

Ombudsman Sebut Perbaikan Pelayanan Publik Terhadap PMI Belum Merata

Faqih Fathurrahman

Image

Anggota Ombusman Republik Ninik Rahayu saat menyampaikan hasil Sidak Penyedia Layanan Publik pada Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin di Gedung Ombusman RI, Jakarta, Senin, (24/9/2018). Dalam pengawasan dan sidak di sejumlah lapas seperti Lapas Pemuda kelas II Tangerang, Lapas Muaro Padang, Lapas Sukamiskin, dan Banceuy, Ombudsman menemukan masih banyak warga binaan yang belum memperoleh hak (PB,CB, CMB), pemberian uang oleh warga binaan kepada petugas saat mengurus hak pegurangan masa hukuman, banyak lapas mengalami kelebihan penghuni hingga lebih dari 100 persen, perbedaan fasilitas kamar serta minimnya pelayanan air bersih, kesehatan, dan kualitas makanan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Hingga saat ini, progres perbaikan Pelayanan publik terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) belum terlihat merata.

Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu, mengungkapkan bahwa penegakan hukum untuk mengatasi persoalan dan penyimpangan yang terjadi di Indonesia terkait Pekerja Migran juga masih minim. Khsusnya dalam proses pra Penempatan, selama Penempatan dan setelah Penempatan.

"Infomasi yang saya peroleh, hari ini ada 3 jenazah PMI yang akan tiba di Bandara EI Tari Kupang. 2 orang PMI dari Ende dan 1 orang dari Malaka dengan pesawat GA 438. Artinya dari bulan Januari-Agustus 2019, PMI asal NTT,  pulang dalam kondisi tidak bernyawa," ungkapnya di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

baca juga:

Ninik mengatakan, pihaknya telah menyampaikan saran perbaikan dari hasil Investigasi yang dilakukan pada 2017 dan 2018. Berdasarkan data dari wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Riau, DKI Jakarta dan Kalimantan Barat bahwa terdapat indikasi maladministrasi.

"Bentuk maladministrasinya berupa penyimpangan prosedur, tidak kompeten, permintaan imbalan, tidak memberikan Pelayanan, penyalahgunaan wewenang, dan perilaku tidak patut," katanya.

Selain itu, lanjut Ninik, akibat Pelayanan publik yang berindikasi maladministrasi tersebut, terjadi kejahatan tindak pidana perdagangan orang, yang mirisnya kejadian ini justru setelah diundangkannya UU PPMI Tahun 2017.

"Beberapa kasus korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terjadi hampir setiap bulannya, baik pemberangkatan PMI ke luar negeri maupun antar wilayah Indonesia," ujarnya.

Ninik menuturkan bahwa pada Agustus 2018 silam, seorang PMI masih diberangkatkan ke Timur Tengah (TT) dan mengalami penyiksaan fisik. Pada Oktober 2018 ada 2 orang PMI dipekerjakan sebagai PRT di lokasi perang Suriah, pada Maret 4 orang diberangkatkan ke TT.

Kemudian, April 2019, 3 orang PMI diberangkatkan ke Suriah. Pada Mei 2019, 3 orang warga berasal dari NTT dijual sebagai PRT di Jakarta dan pada bulan Mei 2019 pula, seorang PMI dipulangkan dari TT sudah dalam kondisi menjadi jenazah.

Lalu pada Juli 2018, 1 orang dan Juli 2019 2 orang PMI diberangkatkan dengan modus sebagai pengantin pesanan ke Tiongkok.

Ninik mengungkapkan, sebenarnya pemerintah telah berupaya melakukan perbaikan Pelayanan publik, misalnya dengan membuat Kepmenaker No. 260 Tahun 2015 Tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Pada Pengguna Perseorangan di Negara-Negara Kawasan Timur Tengah dan juga UU PPMI Tahun 2017.

"Sayangnya respon untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut, (PP dan Perpres) dengan mengenyampingkan segala kekurangan dari undang-undang ini sampai dengan sekarang belum juga dikeluarkan, bahkan ada kecenderungan untuk menggabungkan atau simplifikasi menjadi 3 PP, 2 Perpres, 4 Permenaker dan 3 Perkabad dari yang dimandatkan UU PPMI," ungkapnya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Ombudsman Minta Perbaikan Data Penerima Bansos Jadi Prioritas Pemerintah

Image

News

Ombudsman: Ganjil Genap Bukan Solusi Atasi Kemacetan di Massa Transisi

Image

News

Ombudsman Pertanyakan Kebijakan Dishub DKI Soal Ganjil-genap di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Legislator Desak Himbara Percepat Penyaluran Kredit ke Pelaku UMKM

Image

Ekonomi

Misbakhun Minta Pemerintah Kaji Ulang Penempatan Dana Rp30 Triliun di Bank Himbara

Image

News

Inilah Top 45 dan 5 Pemenang Outstanding Achievement Inovasi Pelayanan Publlik 2020 PANRB

Image

Ekonomi

Setelah Himbara, Kini Pemerintah Titip Dana Rp11,5 Triliun ke 7 BPD

Image

News

Uang Senilai Rp13,73 Miliar Hak PMI Berhasil Diselamatkan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Jungkir Balik Pelaku Usaha Mampu Bangkit Lewat Program PEN

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Eri Cahyadi Dituding Gunakan Persebaya Sebagai Alat Politik

Di foto itu terlihat Eri Cahyadi bertemu dengan sejumlah mantan pemain Persebaya. Di antaranya Muharom Rusdiana, Jongky, Maura Helly

Image
News

Standar Air Bikin Rambut Donald Trump Tak Sempurna, Pemerintah AS Bakal Revisi Aturan

Image
News

Suaminya Tak Mampu Belikan Telur Setiap Hari, Wanita India Kabur dengan Selingkuhannya

Karena keterbatasan ekonomi, suaminya tidak mampu membelikannya telur. Padahal, telur merupakan makanan favoritnya.

Image
News

LIPI Sebut PDIP Berpeluang Raih Juara Umum di Pilkada 2020

Karena PDIP dinilai siap menghadapi gelaran pesta rakyat tersebut yang diketahui tetap digelar meski di tengah pandemi Covid-19

Image
News

Klarifikasi Kemendikbud Atas Kekhawatiran Klaster COVID-19 di Satuan Pendidikan

Jika orang tua tidak setuju maka peserta didik tetap belajar dari rumah dan tidak dapat dipaksa.

Image
News

Baru Setengah Tahun Bebas, KPK Kembali Tahan Eks Bupati Bogor

Semoga bisa bertaubat

Image
News

Gelar Lomba Foto dan Video Bertema Covid-19, DPD Golkar Ajak Masyarakat Semangat Hadapi Pandemi

Hal ini penting untuk dilakukan demi melanjutkan perjuangan melawan pandemi

Image
News

Bukan Covid-19, Pemprov DKI Pastikan Kadis Parekraf Meninggal Sakit Jantung

Cucu Ahmad Kurnia sempat mengeluh sesak napas sebelum meninggal.

Image
News

Hari Pertama Tilang Elektronik di DIY, Puluhan Kendaraan Terekam Langgar Aturan Lalin

Pelanggar didominasi pengendara roda 4

Image
News

Yanti Airlangga Kagumi Karya Pemenang Lomba Foto dan Video DPD Golkar DKI Jakarta

Di tengah pandemi ini, Yanti berharap masih ada semangat dari masyarakat Indonesia terkhusus di Jakarta ini.

terpopuler

  1. Resmi Tersangka Kasus Ujaran 'IDI Kacung WHO,' Jerinx SID Ditahan Polisi

  2. Efek Dahsyat Berbakti Kepada Orang Tua

  3. Politikus PKS Beri Kritikan 'Pedas' ke Anies Baswedan

  4. Viral Muslim Bantu Prosesi Pemakaman Tetangga Beda Agama, Warganet: Ini Indonesia

  5. 5 Ilustrasi Kece Sukses PSG ke Semifinal Liga Champions, Neymar Angkat Paris dari Tenggelam

  6. Video Jerinx di Tahanan Viral, Kenakan Celana Pendek dan Tangan Terborgol

  7. 5 Fakta Unik Laga PSG vs Atalanta, Gaji Neymar Bisa Bayar Seluruh Skuad La Dea

  8. Joao Felix Bermimpi Bisa Samai Pencapaian Griezmann di Atletico

  9. Gasperini Kecewa dengan Gol Telat PSG yang Memupus Mimpi Atalanta

  10. Neymar Percaya Diri PSG akan Mencapai Final Liga Champions

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Tarian Sufistik Mengalun di Antara Agama

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk