image
Login / Sign Up

Selama Uji Coba Ganjil Genap, DPRD Minta Anies Terapkan Kebijakan Jokowi - Ahok

Yohanes Antonius

Image

Alat Electronic Road Pricing (ERP) terpasang di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (14/11/2018). Pemprov DKI Jakarta akan melakukan uji coba coba sistem jalan berbayar atau yang akan menggantikan pembatasan kendaraan sistem ganjil-genap. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencari solusi dan alternatif bagi warga Jakarta selama Pemprov DKI menjalankan uji coba perluasan pembatasan Kendaraan melalui sistem ganji genap.

Uji coba perluasan ganjil genap di lakukan di 26 ruas jalan di Jakarta. Uji coba berlangsung selama sebulan. Hasil uji coba bakal di kaji untuk menentukan aturan ini kedepannya, apakah ruas jalan yang masuk dalam daftar ini dikurangi atau justru harus bertambah. Initinya perluasan ganjil genap saat ini masih belum final.

Lantaran banyak jalan yang terdampak uji coba aturan ini, Gembong mengkahwatirkan warga yang mempunyai kebutuhan mendesak seperti mengantar keluarga ke Rumah Sakit bisa terkendala gara-gara aturan tersebut.

baca juga:

Untuk itu Gembong mengusulkan selama uji coba ini belangsung Pemprov DKI menyediakan alternatif lain, salah satunya adalah mendorong penerapan sistem jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) yang mangrak hingga saat ini. Padahal sistem ini sudah di rencankan sejak era pemerintahan Joko Wododo-Basuki Tjahaja Purnama.

"Seharusnya yang kita harapakan dari pemprov DKI sambil menunggu kajian itu keluar maka proses penerapan ERP harus segera diterapkan," kata Gembong saat dikonfirmasi Rabu (14/8/2019).

Gubernur Anies Baswedan sebenarnya ogah menerapkan sistem ERP. Dia menyebut teknologi ini sudah terlalu kuno. Dia  bakal menerapkan sistem Congestion Pricing di beberapa kawasan di Jakarta.

Congestion Pricing ini semacam pajak yang dikenakan kepada pengguna Kendaraan pribadi yang masuk kekawasan tertentu terutama kawasan padat lalulintas.Bila dicermati peraturan ini mirip dengan kebijakan ERP.

"Jadi begini, congestion pricing itu kita memang memberikan pajak untuk mencegah orang masuk kekawasan yang padat, pengaturan biayanya itu ditentukan oleh rute, waktu, jadi bukan semata-mata dipasang gate," kata Anies.

Disisi lain pengamat transportasi dari Forum Warga Jakarta Azas Tigor Nainggolan mengatakan kebijakan perluasan ganjil genap saat ini sulit untuk bisa efektif lantaran pengawasan aturan ini masih dilakukan dengan cara manual.Tak ada teknologi yang dipakai Pemprov DKI dalam menegakan aturan ini.

Bila ingin lebih efektif lanjut Azas Pemprov DKI seharusnya melakukan pengawasan aturan ini secara elektronik bersama sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau penegakan hukum lalu lintas secara elektronik yang digunakan oleh Kepolisian Polda Metro Jaya.

Lantaran pesimis dengan kebijakan ini Azas lebih sepakat bila pembatasan Kendaraan bermotor di DKI Jakarta menggunakan sistem ERP.

"Secara kebutuhan juga saya sebenarnya lebih mengusulkan agar kebijakan pengendalian penggunaan Kendaraan pribadi dilakukan segera dengan Electronic Road Pricing (ERP) atau Restribusi Jalan Berbayar Elektronik dan memasukan sepeda motor juga di dalamnya," kata Azaz.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Gembong: Kalau Insentif Penggali Kubur Tidak Dibayar, Kadis Pertamanan dan Hutan Kota Tidak Punya Hati

Image

News

Reklamasi Ancol, Bapemperda DKI Jakarta Tagih Revisi Raperda yang Ditarik Anies Baswedan

Image

Olahraga

Arema FC

Inisiatif, DPRD Malang Nyatakan 11 Agustus Sebagai Arema Day

Image

News

1062 Pengendara Kena Tilang Aturan Ganjil Genap 

Image

News

Evaluasi Ganjil Genap, Volume Lalu lintas Turun, Pengguna Angkutan Massal Naik

Image

News

Wabah Corona

Sudah Hampir Dua Pekan Gedung DPRD DKI Tutup Karena COVID-19

Image

News

Polisi Pastikan Tidak Ada Perpanjangan Sistem Ganjil-genap

Image

News

Wabah Corona

Tujuh Orang di Lingkungan DPRD Jepara Positif COVID-19

Image

News

Basri Baco Nilai Anies Baswedan Gagal Antisipasi Penularan Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polri dan TNI Puncak Jaya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Selain membagikan bendera, mereka juga menggelar patroli dialogis dan razia senjata tajam guna memastikan keamanan jelang HUT RI ke -75

Image
News

MPR RI Beberkan Susunan Acara Sidang Tahunan 2020

Pidato Presiden Jokowi hanya dilakukan dua kali

Image
News

Banyak Kepala Daerah Tersangkut Korupsi, Instruksi Megawati Bentuk Peringatan

"Pusaran korupsi kepala daerah tersebut bermula dari niat seseorang saat menjadi calon kepala daerah," kata Basara.

Image
News

Dirut Garuda Indonesia Apresiasi Penumpang yang Taat Aturan Keselamatan Penerbangan

Penerapan safety pada operasional penerbangan dapat berjalan dengan optimal dengan adanya dukungan dan peran serta seluruh penumpang.

Image
News
DPR RI

Baleg DPR Apresiasi Pengakuan Taufik Basari Pasca Dikonfirmasi Positif Covid-19

Adanya pengakuan tersebut membuat orang yang pernah berinteraksi dengan Taufik bisa langsung mawas diri

Image
News

KPK Gelar Penyelidikan Dugaan Pemerasan Oknum Kejari indragiri Hulu

Diduga pemerasan dilakukan terkait penanganan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

Image
News

KPK Tegaskan Alih Status Pegawai Tak Kurangi Independensi Pemberantasan Korupsi

Kini KPK tengah menyusun Perkom untuk menyikapi masalah alih status ini

Image
News

Kronologis Keributan Antar Penumpang Dalam Pesawat Garuda

"Garuda Indonesia memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap awak kabin yang mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan."

Image
News

Eri Cahyadi Dituding Gunakan Persebaya Sebagai Alat Politik

Di foto itu terlihat Eri Cahyadi bertemu dengan sejumlah mantan pemain Persebaya. Di antaranya Muharom Rusdiana, Jongky, Maura Helly

Image
News

Standar Air Bikin Rambut Donald Trump Tak Sempurna, Pemerintah AS Bakal Revisi Aturan

terpopuler

  1. Resmi Tersangka Kasus Ujaran 'IDI Kacung WHO,' Jerinx SID Ditahan Polisi

  2. Efek Dahsyat Berbakti Kepada Orang Tua

  3. Politikus PKS Beri Kritikan 'Pedas' ke Anies Baswedan

  4. Viral Muslim Bantu Prosesi Pemakaman Tetangga Beda Agama, Warganet: Ini Indonesia

  5. Video Jerinx di Tahanan Viral, Kenakan Celana Pendek dan Tangan Terborgol

  6. 5 Ilustrasi Kece Sukses PSG ke Semifinal Liga Champions, Neymar Angkat Paris dari Tenggelam

  7. Joao Felix Bermimpi Bisa Samai Pencapaian Griezmann di Atletico

  8. 5 Fakta Unik Laga PSG vs Atalanta, Gaji Neymar Bisa Bayar Seluruh Skuad La Dea

  9. Hamil Barengan, 5 Potret Kompak Kakak Beradik Citra Kirana dan Erica Putri

  10. Ahli Waris Gugat Dik Doank Rp5,5 Miliar Atas Kepemilikan 'Kandank Jurank Doank'

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Tarian Sufistik Mengalun di Antara Agama

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk