image jamkrindo umkm
Login / Sign Up
Image

Girindra Sandino

Direktur Eksekutif Indonesian Democratic Center for Strategic Studies (INDENIS)

Pesan Pidato Politik Megawati, Fragile Coalition dan Loyalitas Jokowi Terhadap PDIP

Aricho Hutagalung

Image

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidatonya dalam acara Pengumuman Rekomendasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada 2018 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di DPP PDIP, Jakarta, Minggu (7/1). Terdapat 6 bacagub dan bcawagub yang diberikan rekomendasi PDIP, diantaranya Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. | AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Di Kongres V PDIP, Sanur, Bali 8 Agustus (2019) lalu, Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, berpidato dengan bahasa yang santai penuh gurauan dan dapat dimengerti kaum awam atau 'wong cilik', memang patut diapresiasi, terlebih mengingat proses rekonsiliasi elite politik pascapemilu serentak lalu yang sempat membelah tajam masyarakat Indonesia sedang berjalan baik, bahkan mengarah ke komunikasi politik yang cair.

Di tengah Pidato politik, Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, di samping menyapa kawan lama yang merupakan rival berat pada saat Pilpres 2019 lalu yakni Prabowo Soebianto, serta (menyapa) Ahok. Sementara politisi senior pimpinan partai pendukung (Jokowi) lain tidak mendapat sambutan yang penuh kehormatan. Hal ini tentu menjadi pembicaraan hangat di ruang publik.

Selanjutnya, Pidato politik Ibu Megawati Soekarnoputri juga menyinggung beberapa persoalan, antara lain mengenai permasalahan intoleransi, fenomena disintegrasi bangsa, Pilkada 2020, soal permintaan jatah Menteri yang banyak dan lain sebagainya.

baca juga:

Pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menarik untuk disimak sebagai rujukan proyeksi politik Indonesia ke depan, antara lain:

Pertama, kehadiran Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang disambut hangat oleh Megawati Soekarnoputri dan mendapat kehormatan untuk duduk di barisan petinggi partai pendukung Jokowi.

Sebelumnya, Megawati sudah bertemu Prabowo. Banyak kalangan tidak tertutup kemungkinan koalisi besar akan terjadi, sebagai proyeksi Pemilu Serentak 2024. Namun demikian, koalisi besar atau grand coalition diprediksi tidak akan membawa perubahan baik bagi pemerintahan ke depan, di samping lemahnya oposisi sebagai penyeimbang pemerintah dalam sistem demokrasi, juga banyak partai pendukung Koalisi Indonesia Kerja (KIK) menolak atau memberi syarat berat jika Partai Gerindra bergabung dalam pemerintahan Jokowi.

Oleh karena itu, jika dipaksakan, maka grand coalition atau koalisi besar akan berjalan terseok, terfragmentasi di parlemen dan mudah rapuh atau menuju fragile coalition.

Kedua, Pidato politik Megawati Seokarnoputri yang menyinggung bahwa penyelenggaraan Pilkada 2020, tentu menjadi agenda strategis jangka pendek partai pengusung untuk segera mengambil manuver politik. Dalam Pilkada, koalisi partai politik tidak ada yang permanen. Namun demikian, demi kepentingan Pemilu Serentak 2024 serta untuk memperlancar berjalannya pemerintahan di daerah-daerah atau lokal, koalisi strategis dan taktis harus segera direncanakan dan diwujudkan untuk menjadi pemenang di Pilkada Serentak 2020.

Seperti diketahui, pada Pilkada Serentak 2018, Partai Nasdem merupakan juara di 10 Provinsi, sementara PDIP dan Gerindra keok di 11 Provinsi. Oleh karena itu, dalam konteks Pilkada, Partai Nasdem tidak bisa dianggap enteng. Pendekatan politik Megawati dan Prabowo dalam konteks Pilkada tidak tertutup kemungkinan untuk meredam dominasi Partai Nasdem di Pilkada 2020.

Ketiga, pesan komunikasi politik Megawati Soekarnoputri terkesan adanya isu presence of an issue, yakni harus terdapat konsensus di tengah situasi kontemporer yang di dalamnya mungkin tidak terdapat kesepakatan atau kontroversi, juga konflik elite.

Isu retaknya Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang menjadi perbincangan hangat, seperti soal Surya Paloh yang melakukan pendekatan politik dengan Anies Baswedan, isu perebutan jatah kursi Menteri, kursi pimpinan MPR, potensi masuknya Partai Gerindra dalam KIK. Akan tetapi semua tergantung Jokowi sebagai Presiden Terpilih yang memiliki hak prerogratif dalam menyusun komposisi kabinet.

Prediksi ke depan, Jokowi tidak akan sepenuhnya patuh dan loyal pada PDIP soal susunan kabinet demi stabilitas pemerintahan ke depan.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

Hiburan

Begini Lucunya Isi Chat Grup WA Menteri Jokowi saat Grogi Mau Tampil di Mata Najwa

Image

News

Surya Paloh Usul Pemerintah Diskusi Terbuka Bahas RUU Omnibus Law

Image

News

Hasil Survei Indo Barometer Tak Buat Prabowo Besar Kepala

Image

News

Jubir Prabowo: WNI Eks ISIS Boleh Jadi Komcad

Image

News

8 Potret Kompak Prabowo Subianto dan Sakti Wahyu Trenggono Jamu Tamu dari Negara Sahabat

Image

News

Ferdinand: Sudah Saatnya Anak Muda Tampil Maju Benahi Kota Solo, Ayo Mas Gibran Maju Terus!

Image

Ekonomi

Penawaran SUN Tinggi, Sri Mulyani: Bukti Kepercayaan Investor pada Kondisi Ekonomi Nasional

Image

News

Disebut Partai Baru Bisa Ngomong Gede, PSI Balas Pernyataan Ahok

Image

News

Hapus UN hingga Bayar SPP Pakai GoPay, 5 Kebijakan Nadiem Makarim Ini Curi Perhatian Publik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus

Untuk tahun 2020, jenis penyelidikan yang dihentikan cukup beragam

Image
News
Pilkada 2020

Jelang Pilkada 2020, Elektabilitas Bupati Petahana Teluk Wondama Anjlok

43 persen menilai kondisi saat ini tidak ada perubahan

Image
News
Wabah Corona

Bantu China Lawan Wabah Corona, Bintang 'Ip Man' Donnie Yen Sumbang Rp1,7 Miliar

Ia yakin China akan memenangkan 'peperangan' ini.

Image
News

RUU Omnibus Law Ciptaker Dinilai Ancam Kebebasan Pers

Kedepannya nanti kebebasan pers itu akan dibatasi

Image
News

Bocoran dari Rasulullah tentang Pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir di Alam Kubur

Setelah seseorang meninggal, ia akan berada di alam yang menjadi penghubung antara dunia dan akhirat yakni alam kubur atau alam barzakh.

Image
News

Polisi Sita Dua Mobil Milik Penipu Putri Kerajaan Arab Saudi di Malang

Kami amankan di Malang

Image
News

Sesuaikan dengan Masalah Rambutmu! Ini 5 Tips Memilih Sampo untuk Hijabers

Jangan piih sampo yang wanginya terlalu tajam karena akan meningkatkan produksi minyak di kulit kepala yang justru mengakibatkan ketombe.

Image
News

6 Macam Masa Idah Perempuan Menurut Pandangan Islam

Setelah seorang istri bercerai dengan suaminya baik karena meninggal dunia atau cerai hidup, maka ia harus melalui masa idah.

Image
News

Jumlah Wilayah Terendam Banjir di Jakarta Bertambah Menjadi 21 Kelurahan

“Ada 48 (wilayah terendam banjir) yang tersebar di 12 kecamatan dan 21 kelurahan," katanya.

Image
News

Surya Paloh Usul Pemerintah Diskusi Terbuka Bahas RUU Omnibus Law

Undanglah representasi, serikat pekerjalah, pun mahasiswa, misalnya, atau intelektual kita, perguruan tinggi kita, pakar kita

terpopuler

  1. Kejagung Koordinasi dengan Korlantas Polri Blokir Semua Plat Nomor Kendaraan Milik 6 Tersangka Kasus Jiwasraya

  2. Anies Ogah Keluar Ruangan, Massa Marah Dan Terobos Pagar Balai Kota

  3. Kini Menetap di Kanada, 10 Potret Terbaru Cut Memey yang Makin Terlihat Awet Muda

  4. Tak Percaya Ashraf Sinclair Telah Tiada, Bunga Citra Lestari: Saya Masih Shock

  5. Viral, Puluhan Pengendara Motor Terjebak Macet Dalam Taman Makam Menteng Pulo

  6. Calonkan Diri Jadi Wakil Bupati Pohuwato, Vicky Prasetyo Ngaku Punya Pengalaman Ceramah

  7. Ketua DPRD DKI: Kenapa Kadis Kehutanan ini Kalau Lihat Pohon Dendam Banget, Kaya Mau Bunuh Orang

  8. Usai Diotopsi, Karen Idol Masukan Permen Hingga Baju ke Liang Lahat Makam Putrinya

  9. Usai Dicecar Soal Rekomendasi Formula E, Anak Buah Anies Langsung Kabur

  10. Capai Rp12 T hingga Libatkan Anak Presiden, ini 5 Kisah Perampokan Paling Menggemparkan Sepanjang Sejarah

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
Iptek

Penemu Konsep Copy-Paste, Larry Paster Meninggal Dunia

Image
News

8 Potret Kompak Prabowo Subianto dan Sakti Wahyu Trenggono Jamu Tamu dari Negara Sahabat

Image
News

Hapus UN hingga Bayar SPP Pakai GoPay, 5 Kebijakan Nadiem Makarim Ini Curi Perhatian Publik