breaking news: Trio Ikan Asin Jalani Sidang dengan Agenda Putusan Sela

image
Login / Sign Up

E-tilang Sudah Menjadi Keharusan, Praktisi: Percepat Data Basenya Agar Optimal Dijalankan

Herry Supriyatna

Image

Kendaraan bermotor melewati garis marka lalu lintas di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (18/9/2018). Polda Metro Jaya menghimbau masyarakat akan melakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) akan diuji coba pada Oktober 2019 di sepanjang jalur Thamrin hingga Sudirman Jakarta. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Praktisi transportasi dari Institute for Transportation Development Policy (ITDP) mengatakan tilang elektronik sudah menjadi keharusnya untuk diterapkan di era digitalisasi saat ini, agar lebih optimal polisi hendaknya mempercepat penyiapan data base e-tilang tersebut.

"Percepat data basenya, agar e-tilang benar-benar optimal dijalankan," kata South East Asia Director ITDP Yoga Adiwinarto saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Yoga mengatakan penerapan e-tilang harus mulai sekarang, walau belum semua infrastrukturnya siap termasuk mekanisme penagihan atau pembayaran tilangnya.

Menurut dia, jika harus menunggu semua siap maka skema e-tilang tidak akan pernah dijalankan.

Data base ini sangat diperlukan utamanya untuk efektivitas pembayaran denda tilang. Misalnya jika mobil yang tertangkap kamera melanggar rambu lalu ditilang, tapi belum membayar denda tilang.

Maka dengan data base ini polisi bisa melacak keberadaan kendaraan tersebut khususnya di area parkir.

Karena setiap mobil yang masuk parkiran otomatis plat kendaraannya tercatat dan terekam kamera cctv.

Kamera parkiran di sektor privat itu bisa disambungkan ke aparat polisi. Jadi jika ada kendaraan belum bayar denda tilang, petugas parkir bisa memberitahukan kalau kendaraan tersebut belum melunasi kewajibannya.

"Kamera di pakiran harusnya terhubung dengan kepolisian. Dengan begitu polisi bisa menginstruksi kepolisian terdekat untuk mendatangi pengendara tersebut," kata Yoga.

Yoga juga menyarankan agar jumlah cctv pemantau pelanggaran lalu linta diperbanyak misalnya di jalur busway. Sehingga polisi tidak perlu lagi berjaga-jaga diujung jalan, cukup dengan cctv kendaraan yang melanggar bisa dikenai tilang elektronik langsung.

Menurut Yoga, skema tilang elektronik lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan pengerahan petugas kepolisian ke lapangan.

Meski biaya e-tilang diawal besar, tapi dalam waktu lima sampai sepuluh tahun tidak akan jadi persoalan. Berbeda jika mengandalkan SDM kepolisian untuk bertugas di lapangan.

"Perlu ada biaya rekruitmen, pelatihannya, gajinya, belum lagi pensiunnya," kata Yoga.

Kepolisian memberlakukan skema tilang elektronik di wilayah Jakarta. Tilang ini berlaku bagi siapun termasuk warga, aparat penegak hukum maupun pejabat negara.

Diketahui, saat ini puluhan kamera tersembunyi terpasang pada 10 titik di sepanjang ruas Jalan MH Thamrin-Jalan Sudirman Jakarta Pusat guna merekam pelanggaran yang dilakukan pengguna kendaraan.

Kamera berteknologi tinggi itu tersebar di jembatan penyeberangan orang (JPO) MRT Bundaran Senayan, JPO MRT Polda Semanggi, JPO depan kantor Kementerian Pariwisata dan di dekat kantor Kementerian PAN-RB, jembatan layang jalan non tol Sudirman ke Thamrin dan arah sebaliknya, Bundaran Patung Kuda, simpang Sarinah-Bawaslu, dan JPO Plaza Gajah Mada.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap skema tilang elektronik dapat menimbulkan efek pencegahan terhadap pelanggaran-pelanggaran lalu lintas di Jakarta.[]
 

baca juga:

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

BMKG Sebut Sejumlah Wilayah di Jabodetabek akan Diguyur Hujan Hari Ini

Image

News

PKS DKI Tidak Kecewa Kadernya Gagal Jadi Cawagub

Image

Hiburan

Tak Sengaja Viral dan Terkenal, 5 Fakta Menarik Billie Eilish yang Akan Gelar Konser di Jakarta

Image

News

Catat! Pesan Anies untuk Calon Pendampingnya

Image

News

FOTO ESAI Banjir, Krisis Iklim yang Berujung Kerugian Panjang

Image

News

Anies Tunggu PKS-Gerindra Serahkan Nama Cawagub Baru

Image

News

Soal Wagub DKI, Syakir Purnomo: Kesannya PKS dan Partai Gerindra Enggak Kompak

Image

News

Parkiran IRTI Monas Bakal Disulap Jadi Ruang Terbuka Hijau

Image

News

Monas Kembali Digunduli, 92 Pohon Akan Ditebang Muluskan Proyek MRT

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

BMKG Sebut Sejumlah Wilayah di Jabodetabek akan Diguyur Hujan Hari Ini

Hujan disertai petir akan terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara pada pagi hari.

Image
News

KPK Sebut Bupati Bengkalis Tidak Penuhi Panggilan untuk Diperiksa Sebagai Tersangka

KPK akan kembali menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Bupati Bengkalis.

Image
News

PKS DKI Tidak Kecewa Kadernya Gagal Jadi Cawagub

Saat ini PKS harus berbagi cawagub dengan Gerindra.

Image
News

Komisi III DPR RI Bentuk Panja Soal Dugaan Korupsi Jiwasraya

Pembentukan Panja tersebut diputuskan setelah Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung.

Image
News

Pasca Bencana, Mensos Duga Masyarakat Bogor Banyak yang Jatuh Miskin

Mensos menduga bahwa masyarakat Bogor, Jawa Barat banyak yang jatuh miskin pasca bencana banjir dan longsor.

Image
News

Hakim Sebut Lukman Hakim Terima Rp70 Juta dari Mantan Kakanwil Kemenag Jatim

Hakim Tipikor mengungkapkan Lukman hakim menerima uang tersebut melalui ajudannya.

Image
News

Bertemu DPR, Pimmpinan KPK Bahas Perubahan Penyidik Jadi ASN

Poin yang dibahas KPK dan DPR adalah mengenai perubahan status penyidik KPK menjadi ASN.

Image
News

Hakim Tipikor Perintahkan KPK Kembalikan Uang yang Disita di Ruang Kerja Lukman Hakim

Sejumlah uang yang dimaksud, di antaranya satu amplop cokelat yang di dalamnya terdapat uang Rp70 juta.

Image
News

Khawatir Diselingkuhi, Pria Ukraina Dipasangi 'Sabuk Kelamin' oleh Istri

Image
News

Istri Terima Beasiswa di Australia, Para Suami Asal Indonesia Rela Jadi Loper Koran

terpopuler

  1. Gagal Bersinar, 5 Artis Bollywood ini Justru Terjerumus Dunia Prostitusi

  2. 5 Fakta Menarik Fany Kurniawaty, Pramugari yang Disebut Calon Istri Sule

  3. 10 Potret Manis Nadia, Anak Ekki Soekarno yang Eksis jadi Reporter

  4. Tengku Marah: Manusia Ini Telah Memfitnah Isteri Saya yang Masih Sehat Dikatakan Sudah Mati

  5. Ada yang Bergelar Raden Ajeng, 5 Artis Tanah Air Ini Ternyata Masih Keluarga Keraton

  6. Pelajar Bunuh Begal, Ferdinand Ingatkan Kejaksaan "Jangan Konyol Ah!"

  7. Pelajar Bunuh Begal, Hotman: Si Laki-laki Muda Itu Membunuh karena Membela Kehormatan Pacar yang Hendak Diperkosa

  8. Istri Terima Beasiswa di Australia, Para Suami Asal Indonesia Rela Jadi Loper Koran

  9. Warga Binaan Masuk Islam: Setiap Lihat Rekan-rekan Sesama Usai Salat, Mereka Terlihat Tenang

  10. Ditanya Keberadaan Harun Masiku, Puan Maharani: Tanya ke Partai, Bukan ke Ketua DPR

fokus

Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota
Masa Depan Buruh

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
News

Tutup Usia, 5 Fakta Penting Pendiri MER-C Dokter Joserizal Jurnalis

Image
News

Liburan hingga Nongkrong Bareng, 10 Potret Hangat Helmy Yahya bersama Keluarga

Image
News

Angkat Tema Berkuda, 7 Potret Prewedding Aspri Prabowo Subianto, Ridwan Dhani Wirianata