image
Login / Sign Up

Ingin Lolos ke Senayan, Keponakan Prabowo Minta MK Kembalikan Suaranya

Aricho Hutagalung

Pemilu 2019

Image

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah) saat membacakan putusan hasil sidang gugatan Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019). Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan sidang perkara sengketa hasil Pilpres 2019. Kesimpulannya, Majelis Hakim MK menolak seluruh permohonan yang diajukan dalam gugatan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga.  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Mahkamah Konstitusi (MK) diminta untuk menambah suara Caleg Partai GerindraRahayu Saraswati, agar kembali lolos ke DPR RI.

Kuasa hukum Rahayu Saraswati, Dwi Putri Cahyawati, memohon kepada MK untuk menambah suara Gerindra di Dapil Jakarta III agar suara keponakan Ketua Umum Partai Gerindra itu bisa bertambah dan lolos ke Senayan.

Dwi mengungkapkan, terdapat perbedaan hasil suara yang ditetapkan oleh KPU dan hasil prediksi internal Gerindra sehingga berimbas kepada tidak lolosnya Rahayu Saraswati ke DPR RI.

baca juga:

Dwi juga menyebutkan bahwa Gerindra mestinya mendapat suara sebesar 373.687 suara di Dapil Jakarta III, bukan 344.131 suara seperti yang ditetapkan KPU.

"Jadi ada selisih sebesar 29.556 suara antara versi pemohon dan termohon (KPU) dan ini yang kami anggap suara yang hilang dan oleh karenanya kami mohon agar jumlah itu dikembalikan ke pemohon," ungkapnya saat sidang PHPU Legislatif 2019 di Gedung MK, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Dwi mengatakan, dari selisih jumlah 29.556 tersebut, terdapat suara Rahayu Saraswati yang berjumlah 4.158 suara, yang jika digabungkan dengan perolehan suaranya saat ini, maka dapat membuka pintu baginya untuk melenggang ke Parlemen.

"Dari suara yang hilang tadi itu, terdapat 4.158 untuk kepentingan Saraswati," katanya.

Dalam permohonannya disebutkan bahwa putri dari Hashim Djojohadikusumo itu mestinya memperoleh 83.959 suara. Namun KPU menetapkan bahwa Rahayu Saraswati hanya mendapatkan 79.801 suara.

Selisih suara itu disebut terjadi lantaran ada perbedaan suara yang signifikan antara Rahayu Saraswati dengan caleg DPRD Gerindra dari Dapil Koja, Cilincing serta Kalapa Gading atas nama Andhika, yang akibatnya membuat Rahayu Saraswati gagal ke Senayan.

Dwi juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyertakan alat bukti ke MK untuk memperkuat dalil permohonan Rahayu Saraswati.

"Bukti sudah kami masukkan, bukti P1-P36. Daftar bukti sudah diserahkan. Kami uraikan jadi beberapa kelurahan," katanya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Soal Keberadaan Harun Masiku, Demokrat: Menkumham Pantas Diberhentikan

Image

News

Yasonna Membisu Saat Ditanya Soal Keberadaan Harun Masiku

Image

News

Gerindra Target Rapimgab Cawagub DKI Akhir Bulan Ini

Image

Ekonomi

Pemerintah Terapkan By Name By Adress, Salurkan Elpiji Subsidi untuk UMKM

Image

News

Sindir Wahyu Setiawan, Ketua DKPP: Ini Harus Dipotong Supaya Menyelamatkan yang Lain

Image

News

Ketua KPU: Pengganti Wahyu Setiawan Tunggu Putusan DPR

Image

News

Kandidat Caleg Perempuan di 2019 Paling Banyak Sepanjang Sejarah Pemilu Indonesia

Image

News

DPR Lantik Pengganti Edhy Prabowo dan Zainudin Amali

Image

Ekonomi

UMKM Naik Kelas Mampu Dongkrak Pertumbuhan Wirausaha

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mendagri: Status DKI Jakarta Harus Diubah

Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2020-2024

Image
News

MPR Minta Semua Pihak Jaga Keberagaman dan Toleransi

Jangan beri ruang untuk sikap intoleran

Image
News

Soal Pindah Ibu Kota, Tito Nilai Kemendagri Saat Ini Kurang Powerful

kementeriannya yang sekarang kurang power apabila diminta mengerjakan pemindahan ibu kota negara tidak dengan lintas sektoral

Image
News

Pengamat Sebut Panitia Angket DPRD Bisa Panggil Paksa Pejabat

Bisa melakukan pemanggilan paksa pejabat Pemerintah Kabupaten Jember karena hal tersebut diatur oleh undang-undang

Image
News

Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemerintah Lindungi Hak Pejalan Kaki

Banyak sekali aturan- aturan sekiranya belum ramah pejalan kaki

Image
News

Dalam Masa Revitalisasi, Pengelola Belum Tahu Nasib Rusa di Taman Monas

Dinas Citata belum memutuskan apakah rusa-rusa itu akan dipindahkan ke lokasi lain atau dipertahankan di sisi selatan Monas

Image
News

Kronologi Penganiayaan Nenek di Pasar Jogja dan Pengakuan Pelaku yang Tersulut Emosinya

Pelaku mengaku akan meminta maaf

Image
News

Gubernur Papua Barat Dorong Pemerintah Pusat Segera Realisasi DOB Papua Barat Daya

Pemerintah pusat diharapkan segera mencabut moratorium atau penghentian sementara pemekaran DOB

Image
News

Wajibkah Melaksanakan Umrah Sekali Seumur Hidup Layaknya Haji? Berikut Penjelasannya

Sudah kita ketahui bersama bahwa rukun Islam yang kelima adalah melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu.

Image
News

Andi Arief: Harusnya Saya Dapat Ucapan Terimakasih dari PDIP, Bukan Bayar Buzzer untuk Serang Balik

Bahkan, Andi mengaku diintimidasi oleh Politisi PDIP Henry Yosodiningrat.

terpopuler

  1. Capai Rp1,3 Kuadriliun, Ini 7 Bangunan Termahal di Dunia yang Pernah Dibuat

  2. Soal ‘Alamat Palsu’ Kontraktor Pemenang Tender Revitalisasi Monas, Pemprov: yang Penting Pekerjaannya Bagus

  3. Pembunuh Berantai Thailand Tertangkap, Polisi Temukan 298 Kerangka Wanita di Kolam Kebun

  4. Geram BPJS Stop Kontrak Kerjasama dengan Rumah Sakit, Ketua DPR Minta Komisi IX Panggil Menteri PMK

  5. Fadli Zon Bikin Polling Jelang 100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, 84 Persen Responden Sebut Ekonomi Masyarakat Memburuk

  6. Harga Emas Terjun Payung Setelah Capai Nilai Tertinggi

  7. Bule ini Bilang Bubur Ayam Sarapan Terenak di Dunia, Warganet Indonesia Malah Ribut

  8. Dikritik Gegara Gunduli Monas, Anies Baswedan: Itu Ramai di Twitter Saja

  9. Luthfi Mengaku Disetrum Saat Diintrogasi Polisi, Ananda Badudu: Saya Pun Dipukul, Dipiting, Dijambak, Ditendang dan Keplak

  10. Oknum Brimob Lepas Tembakan di Tempat Wisata, Mabes Polri: Polisi Harus Beri Tauladan

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Jadi Orang Terkaya Jepang hingga Bantu Jokowi Susun Ibu Kota Baru, ini 6 Fakta Menarik Masayoshi Son

Image
News

Usia Pernikahan 30 Tahun, ini 10 Potret Romantis Tantowi Yahya dan Dewi Handayani

Image
News

Kerap Habiskan Waktu Bersama, 10 Potret Dirut Baru Garuda Irfan Setiaputra bareng Keluarga