image
Login / Sign Up

Perkembangan Kasus Novel, TGPF: Beberapa Jenderal Polisi Bintang Tiga Sudah Kita Periksa

Yudi Permana

Image

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (tengah) bersama Koordinator Kontras Haris Azhar (kiri) saat menjadi pembicara dalam diskusi yang bertema 'Teror dan Kriminalisasi Terhadap Para Penegak Hukum' di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019). Sejumlah teror yang menimpa para penegak hukum membuat keprihatinan bagi bangsa ini, terutama juga kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Novel Baswedan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman Novel Baswedan, Hermawan Sulistyo mengatakan, pihaknya dalam melakukan investigasi telah memeriksa para perwira tinggi Polri berpangkat Jenderal bintang tiga.     

Pemeriksaan tersebut untuk mengungkap pelaku penyerangan air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hingga kini belum menemukan titik terang.                 

Namun, sejumlah Jenderal Polri yang diperiksa TGPF, belum diungkapkan identitas para perwira tinggi tersebut.        

baca juga:

"Dalam kasus ini ada beberapa Jenderal bintang tiga yang kita periksa itu. Jangan salah. Semua yang disebut, dan dituduh kita periksa lagi," kata Hermawan yang biasa disapa Kiki usai bertemu Kapolri di gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019).                     

Selain Jenderal polisi bintang tiga, TGPF telah memeriksa sejumlah saksi-saksi yang pada waktu dulu pernah diperiksa penyidik di Polda Metro Jaya untuk mengetahui pelaku dan aktor intelektual dalam kasus penyiraman Novel Baswedan.

"Semua yang diperiksa oleh penyidik saat penyidikan lalu, kita periksa lagi," ujarnya.            

Bahkan ada beberapa Jenderal aktif di kepolisian yang telah dimintai keterangan dalam hasil investigasinya untuk mengungkap aktor intelektual dibalik kasus penyerangan tersebut.  

Kiki menegaskan bahwa TGPF bekerja secara independen dan memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat.              

"Semua jendral aktif semua kita periksa. Kami betul-betul bekerja independen. Kita enggak ada rasa takut," ujarnya.

Pemeriksaan terhadap Jenderal di Polri, dikatakan Kiki, berdasarkan penyelidikan sebelumnya pada saat TGPF belum dibentuk oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

"Pemeriksaan Jenderal dari penyidikan yang dilakukan oleh tim- tim terdahulu. Tim Polda Metro Jaya, tim Polri, tim Ombudsman, dan tim Komnas HAM, kan ada laporannya," ucap Kiki.                      

Pihaknya juga, lanjut Kiki, telah memeriksa yang dulu diduga terlibat sebagai pelaku penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan.                   

"Yang diproses pada saat sebelumnya. Itu kita telusuri semuanya," jelasnya.[]     

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Mesin Penghancur Narkoba Cuma Sedikit, Kapolri Bakal Minta ke Komisi III DPR Untuk Dibelikan

Image

News

Hari Bhayangkara Ke-74 Jadikan Bahan Refleksi Hadapi Tantangan Pembenahan Internal

Image

News

Kasus Sarang Walet, Habib Salim Jindan: Siapapun dan Apapun Profesi Kita Wajib Hukum Ditegakkan

Image

News

HUT Bhayangkara ke-74

HUT Bhayangkara ke-74, Polri Serahkan 1500 Paket Sembako untuk Pemulung Bantar Gebang

Image

News

Polri Serahkan 279 Paket Sembako untuk Buruh Kali Pesanggrahan

Image

News

Teddy Gusnaidi: Novel Harus Kembalikan Uang Negara Rp3,5 Miliar

Image

News

Meriahkan HUT Bhayangkara, Direktorat Siber Mabes Polri Gelar Cyber Police Festival

Image

News

Jenderal Idham Azis Minta Maaf Jika Kinerja Polri Belum Maksimal

Image

News

Begini Cara Anggota TNI Mengucapkan HUT Bhayangkara di Mapolres Jakarta Barat

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

waduh jadi deg-degan ngikutin kasus ini

terkini

Image
News

Tak Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19 Selama PSBB Transisi, 452 Perkantoran Dapat Surat Teguran

Dari 452 kantor yang mendapat surat teguran, 351 kantor diberikan surat peringatan pertama dan 101 kantor surat teguran kedua

Image
News

Mesin Penghancur Narkoba Cuma Sedikit, Kapolri Bakal Minta ke Komisi III DPR Untuk Dibelikan

Selama ini barang bukti narkoba hasil ungkap kasus selalu dimusnahkan denngan meminjam mobil incenerator milik instansi lain

Image
News
Wabah Corona

UPDATE COVID-19 Per 2 Juli: Kasus Positif Tambah 1.624 Total Kini 59.394

Berdasarkan data yang masuk hingga Rabu (2/7/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 1.624 orang untuk kasus positif COVID-19.

Image
News
Wabah Corona

Sosialisasi Protokol Kesehatan, Wali Kota Bogor dan Wakilnya Ciptakan Goyang AKB

Di akhir video, keduanya juga turut memperlihatkan tata cara bersalaman sesuai protokol kesehatan. Yakni dengan salam siku.

Image
News

Dinas Pariwisata DKI Lemah, Tempat Hiburan Malam Ada yang Beroperasi Saat PSBB

Di lapangan banyak buka itu tempat hiburan, entah bar atau diskotek yang mengabaikan protokol kesehatan

Image
News
Wabah Corona

Penggembala India Positif Corona, Puluhan Kambing Ternaknya Jalani Tes Swab dan Karantina

Image
News

Covid-19 Masalah Bersama, PDIP Pasang Badan untuk Pemerintahan Jokowi

Seluruh lembaga tinggi negara, seluruh elemen pemerintahan negara wajib bekerja sama, dan hilangkan ego sektoral.

Image
News

PT Mahkota Tegaskan Selesaikan Skema di Pertengahan Juli

Hamdriyanto memastikan PT MPIS dan PT MPIP menghormati keputusan hakim dan komit untuk merampungkan semua proses sebelum batas waktu

Image
News
Wabah Corona

Mendag Optimis Perekonomian Bakal Bangkit Jelang New Normal

Konsumen sempat khawatir potensi tertular virus

Image
News

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Menteri Nadiem Tegaskan Harus Utamakan Kesehatan dan Keselamatan

Saat ini Kemendikbud masih mereformasi kurikulum PJJ. Sebab masih banyak sekolah yang belum optimal dan efektif menerapkan PJJ.

terpopuler

  1. Tak Terima Istrinya Dihina, Kim Jong-un Ledakkan Kantor Penghubung dengan Korea Selatan

  2. 5 Fakta Menarik Orias Petrus Moedak, Dirut PT Inalum yang Sempat Berdebat dengan Anggota DPR RI

  3. Apakah Simbol Bulan Sabit dan Bintang di Atas Kubah Masjid adalah Lambang Islam? Begini Penjelasannya

  4. 5 Duet Maut Jika Legenda Sepak Bola Satu Tim dengan Bintang Era Sekarang, Lawan Pasti Ciut!

  5. Bikin Pangling, 5 Potret Masa Muda Master Limbad yang Tampan Abis!

  6. Profesor Harvard Yakin Pendingin Udara Bisa Menjadi Media Penularan Virus Corona

  7. Kompol Ocha, Polwan Cerdik Yang Ditakdirkan Memberantas Peredaran Narkoba

  8. Kemendikbud Sebut Konsep Merdeka Belajar Beri Peluang Guru Bikin Metode Belajar Sendiri di Masa Pandemi

  9. Rebahan Mirip Pocong hingga Sang Anak Kaget, yang Dilakukan Emak-emak Ini Tak Terduga

  10. Selama PSBB Transisi, Anies Tutup Sejumlah Fasilitas Kesehatan

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Image
Zainul A Sukrin

Polemik RUU HIP, Antara Oligarki dan Populisme Politik Islam?

Image
Yusa’ Farchan

Menjaring Suara di Tengah Pandemi; Catatan Pilkada Serentak 2020

Image
ACHMAD FACHRUDIN

Paradoks Keindonesiaan di Tengah Covid-19

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga

Image
News

40 Tahun Bersahabat, 7 Potret Kedekatan Retno Marsudi dan Sri Mulyani

Image
News

5 Fakta Menarik Orias Petrus Moedak, Dirut PT Inalum yang Sempat Berdebat dengan Anggota DPR RI