image
Login / Sign Up

PN Jakpus Lanjutkan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen KTP

Deni Muhtarudin

Image

Sidang lanjutan perkara kasus pemalsuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diduga dilakukan Direktur Keuangan PT Central Stell Indonesia (PT CSI) Mulyadi Supardi alias Hua Ping alias Aping di PN Jakpus, Selasa (25/6/2019) | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) melanjutkan perkara kasus pemalsuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diduga dilakukan Direktur Keuangan PT Central Stell Indonesia (PT CSI) Mulyadi Supardi alias Hua Ping alias Aping beserta istrinya, Lian Hiang Liang alias Erika dan anaknya bernama Yulia.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Priyo, menyebutkan bahwa Mulyadi Supardi alias Hua Ping alias Aping beserta istri dan anaknya diduga telah memalsukan identitas dan memiliki dua paspor berbeda negara.

Sidang lanjutan yang berlangsung pada Selasa (25/6/2016) itu beragendakan keterangan saksi dari pihak pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkum HAM, Muhammad Alfi. Kemudian mendengarkan keterangan ahli administrasi kependudukan Zakaria, Lurah Pademangan Barat Dini dan Wiwi Widaningsih yang merupakan pemilik rumah yang dikontrak pelaku.

baca juga:

Sejatinya JPU hendak menghadirkan Alfi di persidangan. Namun, karena Alfi dipindahtugaskan ke Sulawesi, akhirnya JPU membacakan keterangan Alfi saat diperiksa oleh penyidik Polri.

Muhammad Alfi sendiri bekerja di Subdit Direktorat Imigrasi Kemenkum HAM dengan jabatan PNS sejak 1 Mei 2019 sesuai surat Kemenkum HAM Nomor 85 Tahun 2012. Tugas Alfi adalah menerima penyidikan dan dugaan tindak pidana terhadap KTP dari seluruh masyarakat Indonesia.

"Saksi mengetahui surat dan dokumen atas nama Mulyadi Supardi, karena surat tersebut masuk di Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM, melakukan penyitaan dengan adanya dugaan pelanggaran Imigrasi, yakni orang dengan sengaja memberikan data tidak benar," ungkap JPU, Priyo, dalam keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Priyo mengatakan, Alfi telah melakukan penyidikan terhadap data Mulyadi dan Hiang Liang. Hasilnya, diketahui Mulyadi dan Hiang Liang memiliki dua paspor, yakni Indonesia dan China.

"Paspor tersebut dikeluarkan 27 Juni 2011. Demikian juga dengan Lian Hiang Liang diduga warga Tiongkok memiliki nama Yan Xu Feng pada 22 Maret 2011," katanya.

Menurut Priyo, Alfi menyimpulkan bahwa Mulyadi dan Hiang Liang telah memalsukan identitas itu karena bedanya akta lahir.

"Dapat saksi katakan Saudara Mulyadi Supardi memalsukan, persyaratan perpanjangan paspor ke Kantor Imigrasi Jakarta Timur, kartu keluarga, akta kelahiran dan paspor lama atas nama Mulyadi Supardi," ujarnya.

Priyo memastikan, untuk Lian Hiang Liang sendiri, yaitu memalsukan kartu keluarga, akta kelahiran dan paspor lama. 

"Bahwa Saudara Lian Hiang Liang juga pernah menggunakan paspor lain, yaitu paspor Republik Rakyat China," ungkapnya.

Atas tindakan ini, Mulyadi beserta anak dan istrinya didakwa telah melanggar Pasal 264 ayat 2 KUHP atau Pasal 93 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013.

Erika ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, sementara Mulyadi ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung. Keduanya ditahan sejak Selasa (25/6/2019) selama 20 hari ke depan.

Mereka diitahan karena dikhawatirkan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, sehingga dapat mempersulit pemeriksaan penyidikan atau menghambat penyelesaian penyidikan perkara.

Kasus ini bermula ketika PT CSI, perusahaan yang bergerak di bidang peleburan besi bekas menjadi besi beton dan besi ulir untuk bahan bangunan yang didirikan pada 2005 mendapatkan fasilitas kredit dari salah satu bank BUMN selama kurun 2011-2014. Adapun kredit PT CSI dari bank itu pada 2011 mencapai ratusan miliar rupiah.

Berdasarkan keterangan pers Kejagung, PT CSI dalam mengajukan permohonan kredit kepada bank tersebut dilakukan dengan mengajukan data dan laporan keuangan tidak akurat dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Terdakwa Kasus Penggelapan Sampaikan Pembelaan di Depan Majelis Hakim

Image

Hiburan

Sidang Narkoba Lucinta Luna Ditunda Imbas Staf Pengadilan Terpapar COVID-19

Image

Hiburan

Anak Jadi Alasan Rachel Maryam-Edwin Aprihandono Sahkan Pernikahan Secara Hukum

Image

Hiburan

Demi Anak, Rachel Maryam Resmikan Pernikahan Secara Negara

Image

Hiburan

Sedang Hamil, Rachel Maryam Tak Hadiri Sidang Isbat Nikah

Image

News

Sidang KIP, Kuasa Hukum Bumigas Sebut Bukti Kementerian ESDM Tak Nyambung

Image

Hiburan

Setelah Jokowi, Warganet Kini Tanyakan Status Pekerjaan Ibu Negara di KTP

Image

News

Ombudsman Tolak Laporan MAKI

Image

News

Kasus Jiwasraya, Saksi JPU Bantah Pernah Berikan Uang ke Syahmirwan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Cabul, Ajak Bocah Perempuan Berhubungan Layaknya Suami Istri di Hotel, Pelaku Ditangkap

Orangtuanya tak terima lapor polisi.

Image
News

Penambang Emas Tradisional Tewas Tertimbun Longsor

Penambang emas liar.

Image
News

Tawuran Antar Warga Pecah di Cipinang Muara

Kericuhan dilaporkan berlangsung sekitar pukul 21.15 WIB di RT15 RW03 Cipinang Muara dekat SMKN 50 Jakarta Timur.

Image
News

Polisi Beberkan Peran Anita Kolopaking sebagai Penghubung Djoko Tjandra dengan Brigjen Prasetijo Utomo

Saksi kunci.

Image
News

AMPI: Hasil Pembahasan Tripartit, Kesepakatan yang Untungkan Semua Pihak

Bisa jadi solusi atas permasalahan bangsa ini.

Image
News

Bermunculan Lembaga Survei Baru di Pilkada Tangsel, Begini Tanggapan PERSEPI

Keberadaan KPK dipertanyakan.

Image
News

Ke Kamar Anak Gadis saat Semua Tertidur, yang Dilakukan Ayah Tiri ini Akhirnya Terbongkar, Memalukan

Kelakuan bejat.

Image
News

Tersangka Tjhin Arifin Chandra Mangkir Dua Kali Panggilan Polisi

Tjhin Arifin Chandra tidak mengindahkan panggilan kedua sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dalam jabatan

Image
News

Bocah Tiga Tahun Disodomi Tetangganya di Perkebunan Kelapa Sawit

"Kasus ini terungkap ketika korban buang air besar dan kesakitan. Ketika diperiksa ayahnya, ternyata ada lecet."

Image
News

Tiga Ponpes Jadi Klaster Covid-19, Mana Saja?

Pengendalian kasus covid-19 lebih bisa terkendali.

terpopuler

  1. Faiq dan Astrid Dua Kali Berbuat 'Begituan' di Apartemen Margonda Residence V

  2. Renovasi Stadion Bung Tomo untuk Piala Dunia U-20 Mendekati 90 Persen

  3. 5 Orang Biasa yang Wajahnya Mirip Bintang Sepak Bola, Ada yang Dipenjara karena Ganggu Ketertiban

  4. Kocak Abis, 5 Salah Ketik Info di Televisi ini Bikin Nggak Bisa Mingkem

  5. Polisi: Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Berusaha Hilangkan Jejak

  6. Siapa Bilang Meroket? Ekonomi Indonesia Sudah Alami Tren Penurunan Sejak 2018

  7. Rizal Ramli: Rakyat Sudah Resesi, Kalau Pejabat Mah Kebal Resesi!

  8. Jawaban 'Kocak' Kaesang Ketika Ditanya Soal Investasi Saham, Bikin Warganet Ngakak!

  9. Hasil Liga Europa: Wolves Menghadapi Sevilla di 8 Besar

  10. Ekonomi Indonesia Anjlok, Rustam: Paling Parah DKI Jakarta Minus 8,22 Persen

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid