image
Login / Sign Up

Kejagung Usut Keterlibatan Wali Kota Manado Kasus Dana Hibah Banjir

Yudi Permana

Image

Gedung Kejaksaan Agung | Istimewa

AKURAT.CO, Kejaksaan Agung (Kejagung) bakal menetapkan Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah penanggulangan banjir di Kota Manado pada 2014.

Penetapan tersangka tersebut apabila penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menjerat seseorang sebagai tersangka. Hal itu dikatakan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung, Adi Toegarisman saat dikonfirmasi AKURAT.CO di kantornya, di gedung Bundar Kejagung, Selasa (25/6/2019). 

Saat ini dikatakan Adi, proses penyidikan masih berjalan dan telah menetapkan 4 tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkot Manado

baca juga:

Adi menegaskan, tidak menutup kemungkinan akan ditetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut sepanjang dua alat bukti yang cukup.

"Kalau berjalannya penyidikan ini nanti siapapun yang terlibat, nanti kami lihat fakta hukumnya. Kalau memang memenuhi syarat (2 alat bukti) akan kami tindak lanjuti (ditetapkan tersangka," kata Adi saat dikonfirmasi AKURAT.CO terkait nasib Wali Kota Manado Vicky Lumentut, Selasa (25/6/2019).    

Dalam kasus dana hibah penanggulangan banjir, penyidik Jampidsus Kejagung telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka, yakni FS sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), NJT selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), kemudian YSR dan AYH merupakan pihak swasta. 

"Jadi berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah penanggulangan banjir di Kota Manado, kami sudah menetapkan 4 orang sebagai tersangkanya," jelasnya. 

Sebelumnya LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menggugat praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, karena jaksa belum juga menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah penanggulangan banjir di Kota Manado tahun 2014. 

Adi pun mempersilahkan apabila ada pihak yang mengajukan gugatan praperadilan terkait kasus tersebut. Namun ia memastikan, tim penyidik tidak akan menghentikan penanganan perkara tersebut, dan akan jalan terus. 

"Kalau mau gugat praperadilan, silakan saja. Tapi kami nggak akan menghentikan proses penyidikan kasus ini, karena perkara ini sedang berjalan. Kami sudah ada tersangka yang sudah ditetapkan," tegasnya.

Adi menegaskan, meski ada gugatan praperadilan, penyidikan kasus ini tidak akan berhenti, dan akan tetap berjalan dengan memeriksa para saksi dan mencari alat bukti yang lain.

Sementara itu Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan alasan mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut belum juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. 

"Kasus dana hibah Pemkot Manado terkait Walikotanya, penyidikan sejak September 2018, namun hingga kini belum ditetapkan tersangkanya dikarenakan pejabat tinggi (Wali Kota) Pemkot Manado pindah partai (NasDem) yang terafiliasi," kata Boyamin kepada AKURAT.CO beberapa waktu yang lalu. 

Boyamin mengakui pihaknya masih belum puas atas penetapan 4 orang tersangka itu. Sejumlah tersangka hanya anak buah Wali Kota Manado. Sementara, lanjut dia, Godbless Sofcar Vicky Lumentut masih belum ditetapkan tersangka oleh tim penyidik..

"Mereka itu hanya anak buah. Wali Kota Manado sendiri belum dijadikan tersangka, karena itu kami ajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidangnya dimulai Senin 1 Juli 2019," ucap Boyamin. 

Sebelumnya, tim penyidik sudah memeriksa para saksi terkait perkara tersebut, termasuk Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut.     

Wali Kota Vicky Lumentut sempat mangkir dari panggilan tim penyidik sebanyak 2 kali untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara itu. Pemanggilan pertama dilakukan pada 24 Agustus 2018, kemudian panggilan kedua dilakukan pada 24 September 2018. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pejabat Kejagung Beda Pendapat Soal Dugaan Gratifikasi Jaksa Pinangki, PK atau Fatwa?

Image

News

Perkara Jiwasraya, Kejagung Dinilai Serampangan Sita Aset IIKP

Image

News

Direktur PT Mitra Sembada Mulia Diperiksa Kejagung terkait Korupsi Importasi Tekstil

Image

News

Dugaan Gratifikasi Jaksa Pinangki Berkaitan dengan Fatwa, Bukan Pengurusan PK

Image

News

Kejagung Periksa 13 Saksi Terkait Kasus Korupsi Jiwasraya

Image

News

Jaksa Pinangki Tersangka, MAKI: Harusnya Jaksa Patuh Hukum

Image

News

Terus Cari Barang Bukti, Kejagung Geledah Kediaman Jaksa Pinangki di Dua Lokasi Berbeda

Image

News

Tersangka, Jaksa Pinangki Ditahan Kejagung 20 Hari

Image

News

Ditetapkan Tersangka, Jaksa Pinangki Diduga Terima Uang 500 Ribu Dolar AS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ratusan Penyusup Demo Anarko Ditangkap Polisi

Ingin kacaukan aksi simpatik di depan gedung DPR.

Image
News

Begini Tanggapan La Nyalla saat Kerja DPD Diapresiasi Jokowi

Terima kasih Pak Jokowi.

Image
News

Hadapi Resesi, Politikus PDIP Dukung Jokowi Optimalkan Sektor Pertanian

Banyak komoditas pertanian yang berpotensi dikembangkan.

Image
News

Hari Pramuka Ridwan Kamil: Harus Terdepan Membawa Semangat Disiplin 3 M

Maskeran, Mencuci tangan dan menjaga jarak.

Image
News

Kasus Covid-19 di Kota Bogor Meroket, Bima Arya Imbau Warga Tidak Gelar Lomba 17 Agustusan

"Kasus Covid-19 di Kota Bogor meningkat lagi, sehingga harus diantisipasi dan ditekan," kata Bima Arya.

Image
News

Kecup Perut Remaja 15 Tahun, Pria Ini Hampir Dihakimi Warga di Mataram

Polisi mengamankan terduga pelaku asusila sebelum warga main hakim sendiri.

Image
News

Ribut dengan Pimpinan KPK, Putra Amien Rais Jual Nama Wakil Ketua Komisi III

Apapun jabatan kita bukan berarti membuat kita dikecualikan dari kewajiban etik dan hukum

Image
News

Dituding Gelapkan Dana Nasabah Rp58 Miliar, Pemilik dan Direksi PT Kreshna Dilaporkan ke Polisi

Direksi PT Kreshna dilaporkan dengan laporan polisi nomor: LP/4834/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT.PMJ tertanggal 14 Agustus 2020

Image
News

Telat Diberi Makan Siang, Pria India Tega Ceraikan Istrinya

Keduanya sempat bertengkar hebat

Image
News

Bisnis Unik Wakaresaseya di Jepang, Raup Cuan dengan Rusak Jalinan Asmara Orang

Siasatnya pun bermacam-macam, mulai dari penjebakan, mempersulit keuangan, hingga kebohongan

terpopuler

  1. Geger Penampakan Kuntilanak di Lapangan Badminton di Depok, Bikin Merinding

  2. Sempat Buat Geger, Iklan Porno di Situs Belajar Online GuruBP Akhirnya Hilang

  3. Doa yang Dianjurkan Dibaca Pada Pagi Jumat

  4. Standar Air Bikin Rambut Donald Trump Tak Sempurna, Pemerintah AS Bakal Revisi Aturan

  5. Iseng Berfaedah, Pemotor ini Tertipu Penampakan Petugas Kesehatan Angkut Pasien COVID-19

  6. Kronologis Keributan Antar Penumpang Dalam Pesawat Garuda

  7. Libur Panjang HUT RI ke-75, Puncak Arus Mudik Dimulai Jumat

  8. Selain Tak Terima Ditegur Main HP di Pesawat, Putra Bungsu Amien Rais Berani Tantang Wakil Ketua KPK

  9. Tengku Zul Bandingkan Pendapatan Negara dengan Aset Sinar Mas Group, Netizen: Gajah Sama Semut Bos!

  10. Ternyata Seperti Ini Al-Qur'an Disampaikan Kepada Nabi. Wajib Tahu!

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Merindukan Kemerdekaan Sejati

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain