image
Login / Sign Up

DPRD Minta Anies SanKsi Tegas Kadis PPAPP Karena Undang HTI

Yohanes Antonius

Image

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan | AKURAT.CO/Herry Supriyatna

AKURAT.CO, Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengundang dua organisasi terlarang yakni Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis untuk menghadiri sebuh diskusi yang digelar pihaknya.

Hal ini membut heboh berbagai pihak setelah foto undangan ini viral di media sosial pada Kamis (13/6/2019) kemarin.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan kepala dinas yang bersangkutan mesti disanksi tegas agar kedepannya tak melakukan kesalahan yang sama. Sebab kedua organisasi yang diundang tersebut adalah organisasi yang dilarang pemerintah sejak beberapa tahun lalu lantaran dianggap oraganisasi yang berbahaya.

baca juga:

"Perlu ada sanksi, supaya ketika mengeluarkan kebijakan perlu ada kecermatan. Makanya ini bisa jadi pelajaran berharga untuk semua pihak, bukan hanya kepala dinas yang bersangkutan," kata Gembong saat dikonfirmasi, Jumat (14/6/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengakui adanya kekeliruan dalam undangan rapat tersebut.

Tuty Berdalih penyusun undangan tidak menyadari bahwa salah satu peserta yang diundang adalah dari organisasi yang telah dilarang oleh pemerintah.

Tuty malah memberikan sanksi kepada anak buahnya yang menyusun undangan tersebut. Penyusun undangan dibebastugaskan untuk sentara waktu.

Menurut Gembong penyusun undangan tak semestinya disanksi karena yang bertanggung jawab dalam hal ini adalah kepala dinas. Sebab sebelum disebarluaskan, undangan itu seharusnya diperiksa dulu oleh kepala dinas.

"Seorang pimpinan harus bertanggung jawab kepada anak buahnya. Enggak benar itu. Kepala Dinas nggak bisa hanya sekedar bilang tidak tahu. Berarti dia enggak teliti, enggak cermat, eggak cerdas, ceroboh gitu loh," tegas Gembong.

Gembong meminta Gubernur Anies Baswedan untuk memberikan sangsi berat kepada Tuty Kusumawati kerena dinilai melakukan kesalahan fatal. Selain mengundang organisasi terlalarang Tuty juga diangap melempar kesalahan kepada bawahannya soal kasus tersebut.

"Loh justru kepala dinas yang harus bertanggung jawab. Enggak boleh dilempar ke anak buah. Kan banyak sanksi, bisa teguran ataupun tertulis sesuai bobot kesalahan yang dibuat pejabat yang bersangkutan. Tapi kalau bicara bobot sanksi, menurut komisi A itu bobotnya enggak enggak ringan. Itu harus berat, karena sangat fatal," tukasnya.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Alarm Bencana Pemprov DKI Pakai Toa, PDIP: Kita Kembali ke Zaman Batu

Image

News

PDIP: Masa Ibu Kota Negara Peringatan Bencananya Pake Toa? Aneh!

Image

News

Gembong Warsono: Gubernur Harus Benar-benar Ngerti Masalah Banjir di Jakarta

Image

News

Jakarta Lumpuh, Fraksi PDIP: Penanganan Banjir Bukan Sekedar Pedekatan Kata-kata

Image

News

Bongkar Pasang Batu Gabion, DPRD DKI Sebut Buang-buang Anggaran

Image

News

Fraksi PSI Kembalikan Sisa Dana Reses, Fahri Hamzah Peringatkan Soal Dana Ilegal dari Bohir Swasta

Image

News

Plt Kadisparbud Dicopot, PDIP: Anies Cuci Tangan

Image

News

KUA PPAS Sudah Direvisi, Anggaran Janggal Tetap Ditemukan Dalam RAPBD DKI

Image

News

Soal Khilafah, Menteri Agama: FPI Berbeda dengan HTI

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Korban Kecelakaan di Subang Bertambang Menjadi Delapan Orang

Info sementara korban meninggal dunia ada delapan orang

Image
News

Survei Wahid Institute: Trend Intoleransi dan Radikalisme di Indonesia Meningkat

Trend intoleransi dan radikalisme di Indonesia cenderung meningkat dari waktu ke waktu,

Image
News
Pilkada 2020

Bawaslu Ingin Terapkan SIPS di Pilkada Serentak 2020

Bawaslu RI berharap Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS) berlaku di Pilkada 2020

Image
News

Yasonna Minta Ditjen AHU Tingkatkan Kemudahan Berusaha

Ditjen AHU juga memiliki peran besar dalam mendukung penyusunan RUU Cipta Lapangan Kerja

Image
News

Gempa Bumi Berkekuatan 6,3 SR Terjadi Papua

Gempa dengan magnitudo 6,3 SR mengguncang Kabupaten Jayapura, Papua,

Image
News

Kedewasaan Demokrasi Indonesia Tampak Pada Proses Konsolidasi Partai Politik

Pernyataan Irsyad tersebut mengacu pada proses konsolidasi di internal Partai Golkar menjelang dan pasca Musyawarah Nasional

Image
News

Jaksa Hilangkan Nama Khofifah di Tuntuan Rommy, Pakar Hukum Bilang Begini

Tidak boleh menghilangkan fakta persidangan dalam tuntutan, karena fakta persidangan harus disampaikan lengkap.

Image
News

Menhub Tinjau Pembangunan Jalur KRL Rangkasbitung-Serang

Kita memang sengaja ke sini (stasiun Serang), ingin memetakan apa yang menjadi rencana kita

Image
News

Merasa Jadi Target Operasi Mesin Politik Pro Penguasa, Rachland Nashidik Buka-Bukaan Soal Perempuan yang Dikaitkan Dengannya

Lebih lanjut, Rachland menjelaskan bahwa dirinya seperti orang lain pada umunya, memiliki masa lalu.

Image
News

Moeldoko: Tidak Perlu Lagi Kita Bicara Mayoritas dan Minoritas

Tidak perlu lagi kita bicara mayoritas dan minoritas

terpopuler

  1. Capai Rp20,4 Kuadriliun, Ini 10 Alat Militer Termahal di Dunia

  2. Pamer Perut Hamil hingga Makeup-an, 7 Potret Seru Bae Suzy di Balik Layar

  3. Jakarta Banjir Lagi, Warga: Toa di Mana Dirimu?, Pemprov DKI: Laporan Diproses

  4. Bukti Cinta Sejati, 7 Potret Kebersamaan Ekki Soekarno dan Soraya Haque dalam Suka dan Duka

  5. Mulai 25 Januari Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Bandara Ahmad Yani Naik

  6. Menkumham Masuk Tim Hukum PDIP, Rachland: Partai Banteng Bukan Kaleng-kaleng

  7. Banjir di Kebon Jeruk, Warga: Sejak Subuh Kami Sibuk Pindahkan Barang

  8. Video Detik-detik Truk Kontainer Terguling di Rest Area Cipularang KM 97

  9. Polisi: Dia Disuruh Datang Khusus untuk Bikin Ribut dengan Petugas

  10. Ferdinand: Jakarta Banjir? Gubernurnya Anies Lho, Gak Mungkin Ada Banjir

fokus

Problematika Kota
Masa Depan Buruh
Waspada Hoaks

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Dirikan Startup di Usia 21 Tahun hingga Raih Women in Tech, 10 Fakta Menarik Alamanda Shantika

Image
Hiburan

Lama Tak Terdengar Kabarnya, 'Dukun Cilik' Ponari Akan Segera Menikah

Image
News

Didukung Amien Rais Jadi Caketum PAN, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Mulfachri Harahap