image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Kunjungi Teheran, Mampukah PM Jepang Redakan Ketegangan antara AS dan Iran?

Citra Puspitaningrum

Image

Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo direncanakan akan bertemu Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei dalam kunjungannya ke Iran | BBC

AKURAT.CO, Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo telah meminta Iran untuk berperan dalam memastikan perdamaian di Timur Tengah. Pria yang saat ini tengah berada di Teheran berharap mampu meredakan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari BBC, Abe merupakan Perdana Menteri Jepang pertama yang mengunjungi Iran dalam 40 tahun terakhir. Ia juga dijadwalkan bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei.

Usai disambut Presiden Iran, Hassan Rouhani, keduanya mengadakan konferensi pers bersama. Di saat itulah pemimpin pemerintahan Jepang tersebut menyerukan perdamaian di Timur Tengah.

baca juga:

"Di tengah meningkatnya ketegangan, penting bagi Iran untuk berperan konstruktif dalam memperkuat perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah agar kawasan ini tetap stabil tanpa bentrokan apapun," ucap Abe.

Sementara itu, Rouhani beralasan Iran tidak ingin berkonflik dengan AS, tetapi tak akan tinggal diam jika diserang.

Kunjungan Abe secara resmi menandai peringatan 90 tahun hubungan diplomatik Jepang dan Iran di tahun ini. Namun, yang menarik perhatian adalah kunjungan ini dilakukan tak lama setelah Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang. Negeri Sakura ini juga dikenal sebagai sekutu penting AS.

Hubungan AS dan Iran menjadi tegang lantaran Washington menarik diri dari perjanjian nuklir Iran di tahun 2015. Iran pun makin dipersulit kala AS memberlakukan sanksi padanya. Ketegangan kian meningkat kala AS mengirim kapal induknya ke sana. Akibatnya, timbul kekhawatiran terjadi konfrontasi militer.

Berkat kunjungannya ke Iran, muncul harapan Abe dapat menjadi mediator dalam diplomasi antara Iran dan AS, menekan ketegangan, dan membujuk mereka berunding satu sama lain. Terlebih lagi, sebelum berangkat, Perdana Menteri Jepang tersebut sempat berbicara dengan Trump di telepon untuk bertukar pandangan tentang Iran.

Tokyo memang tidak menjadi bagian dari perjanjian nulir 2015. Namun, bukan berarti negara matahari terbit itu tak terkena dampaknya.

Jepang dulunya mengimpor minyak dari Iran. Begitu AS memberlakukan sanksi baru, Jepang pun menurut pada AS dan menghentikan impornya.

"Jepang mendukung perjanjian 2015 dan tidak senang kala AS menarik diri dari perjanjian itu. Namun, mereka tak berhak bersuara dalam maslah ini. Jadi, ketika AS memberlakukan sanksi, tak heran jika Jepang menurut pada AS," kata Profesor Jeff Kingston, Direktur Studi Asia di Temple University Tokyo.

Sementara itu, saat ini Jepang bergantung pada minyak Iran. Setiap konflik di Timur Tengah pun akan menaikkan harga minyak dan otomatis mempengaruhi stabilitas Jepang.

Sejak akhir Perang Dunia II, Negeri Sakura tersebut selalu berupaya menerapkan kebijakan luar negeri "omni-directional". Artinya, dalam masalah Timur Tengah ini, Tokyo berusaha berunding dan berteman dengan semua pihak untuk memastikan masih bisa mendapatkan minyak.

Meski begitu, para pengamat tak yakin Abe bisa membuat perbedaan.

"Menurut saya, peluang untuk menjadi perantara perundingan antara Iran dan AS hampir nol," kata Profesor Robert Dujarric, kepala Institute of Contemporary Asian Studies di Tokyo.

Berbeda dari negara-negara Barat, Jepang tak punya beban sejarah atau agama saat berunding dengan Iran. Menurut Kingston, Abe akan dilihat sebagai perantara yang jujur oleh Teheran.

Sayangnya, Abe dan Trump baru saja bertemu di Jepang dan membanggakan persahabatan baik mereka. Padahal, mediator yang baik harus dipandang tidak memihak oleh kedua belah pihak.

"Mengingat hubungan dekatnya dengan Washington, kecil kemungkinannya Iran melihat Abe objektif. Iran akan melihat Jepang terkait jelas dengan Trump dan sekutu AS," tambah Kingston.

Itu sebabnya, mayoritas pengamat tak berharap banyak dari kunjungan Abe ke Iran.

Di sisi lain, pada hari Selasa (11/6), menurut pemberitaan media Jepang yang bersumber dari seorang pejabat anonim, Abe tidak akan menjadi mediator dan tidak menawarkan solusi cepat untuk mengakhiri ketegangan. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

PBB Kecam Pembunuhan George Floyd, Sebut AS Harus Bertanggung Jawab

Image

News

Wabah Corona

Setelah Trump, Kini Pejabat China Ikut Dilabeli Kicauannya oleh Twitter

Image

Ekonomi

Ketegangan AS-China Juga Membuat IHSG Merah

Image

Ekonomi

Rupiah Masih Tertekan Akibat Ketegangan AS-China

Image

News

Sempat Diremehkan Trump, Kematian Akibat Virus Corona di AS Tembus Angka 100 Ribu!

Image

Olahraga

Intip 5 Aksi Olivia Marie, Atlet Taekwondo Cantik Asal AS yang Punya Tendangan Maut

Image

Olahraga

Floyd Mayweather

Hadiri Pesta di Arizona, Mayweather Dikritik Walikota Setempat

Image

Olahraga

George Floyd

Atlet Elite Ramai-ramai Kecam Tindakan Polisi terhadap George Floyd

Image

News

Demonstrasi di AS Ricuh, Massa Jarah Toko dan Bakar Pusat Kota

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Antisipasi Pemudik Masuk Jakarta Utara, Dinas Perhubungan Bangun Pos Penyekatan

Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi DKI Jakarta

Image
News
Wabah Corona

Pemerintah Jangan Paksakan New Normal di Pesantren Jika Tidak Siap

Mengimbau agar setiap keputusan yang diambil terkait dengan nasib pesantren harus melibatkan kalangan pesantren.

Image
News

7 Balon Udara Siap Terbang untuk Mengisi Tradisi Syawalan di Wonosobo Disita Petugas

Namun demikian, tradisi di setiap momentum Lebaran diakuinya sulit untuk bisa dihilangkan begitu saja di tengah masyarakat.

Image
News

Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Kini Dibawa ke Jakarta, Bareskrim Polri Tangani Langsung

Dari hasil pemeriksaan awal, dian mengaku rekaman suara yang meminta Jokowi mundur itu adalah suaranya sendiri.

Image
News

Tuding Kapolda Papua Sebagai Pembunuh, Dua Aktivis KNPB Ditangkap

Tersangka ST bersama seorang rekannya diamankan oleh aparat di wilayah Distrik Kuala Kencana.

Image
News

Tidak Punya SIKM, Dua Orang dari Surabaya Diamankan Satpol PP Jakarta Pusat

Dua orang itu diketahui berasal dari keberangkatan Pasar Turi Surabaya menuju Stasiun Gambir Jakarta

Image
News

Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah

"PJJ ada yang daring, ada yang semi daring, dan ada yang luring," kata Hamid.

Image
News

Melalui Rekaman Suara Meminta Presiden Jokowi Mundur, Ruslan Buton Kooperatif Saat Ditangkap

Dari hasil pemeriksaan awal, Ruslan mengaku rekaman suara yang meminta Presiden Jokowi mundur itu adalah suaranya sendiri.

Image
News

Tagar #BoikotTVRI Mencuat, Sosok Dirut TVRI Baru Iman Brotoseno Jadi Sorotan, Pernah Kicau Tentang Bokep

Sejak Jumat (29/5/2020) pagi, Twitter regional Indonesia diramaikan dengan tagar #BoikotTVRI.

Image
News
Satgas Pamtas

Bayi Umur Dua Bulan di Nunukan Menderita Gizi Buruk

“Ibunya bernama Siti Nuraini (36) merupakan janda miskin dan tinggal bersama tiga orang anaknya”

terpopuler

  1. Warga yang Terlanjur di Luar Jabodetabek, Silakan di Sana Dulu, Bangun Kampung, Kalau Balik Bawa SIKM

  2. 5 Kisah Cinta Segitiga Rumah Tangga Artis Bollywood yang Bikin Publik Heboh!

  3. Pahlawan SARS dari China Sebut Corona Lebih Dulu Bercokol di AS dan Eropa, Bukannya Wuhan

  4. Doa Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam, Melindungi Diri dari Fitnah Dajjal

  5. Tak Hanya Syahrini, 5 Artis Cantik Ini Pernah Tersandung Kasus Video Porno

  6. Nasib Benih Lobster Diberikan ke 9 Perusahaan, Susi: Masa Depan Bangsa?

  7. Berbahaya bagi Jantung, WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Obat Antimalaria pada Pasien Corona

  8. Cemarkan Nama Baik Syahrini, Pemilik Instagram Rumpi Manja Official Dikejar Polisi

  9. Ossy Dermawan Tegaskan Pendapat Ferdinand Hutahaean bukan Sikap Resmi Demokrat

  10. Cerai Karena Orang Ketiga, Cathy Sharon Butuh 2,5 Tahun Bisa Memaafkan Mantan Suami

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton

Image
News

Jarang Tersorot, 6 Potret Hangat Anies Baswedan Bersama Putrinya