image
Login / Sign Up

Polisi Klaim Tak Gunakan Peluru Tajam saat Aksi 22 Mei, Kontras: Tapi Ada yang Meninggal, Itu Peluru Siapa?

Muslimin

Aksi 22 Mei

Image

Wakil Koordinator Bidang Strategi dan Mobilisasi KontraS, Feri Kusuma saat konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019). | AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mempertanyakan klaiman pihak Kepolisian yang tidak menggunakan peluru tajam dalam menangani Aksi 21-22 Mei lalu. Sementara pada kenyataannya ada 9 korban yang meninggal dunia akibat tertembak peluru tajam.

"Dalam penanganan kasus ini polisi harus transparan. Yang saya maksud, ada tidak tindakan yang dilakukan aparat kepolisian, aparat kepolisian bilang tidak ada personelnya menggunakan peluru tajam tapi ada orang meninggal. Itu peluru siapa?," tanya Wakil Koordinator Bidang Strategi dan Mobilisasi KontraS, Feri Kusuma saat konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Bahkan, kata Feri, di antara korban terdapat tiga orang tewas yang masih usia anak dibawah umur yakni Reyhan (16 tahun), Widianto Rizki Ramadan (17 tahun), Harun (15 tahun).

baca juga:

Temuan lain, Adam Nurian (19 tahun) salah seorang korban tewas terkena tembakan dalam perjalanan pulang setelah menolong seseorang yang terjatuh.

"Polri tidak menjelaskan terkait prokyetil yang ditemukan di tubuh korban dan TKP serta lokasi arah tembakan yang mengakibatkan korban tewas dan luka," ujarnya.

Selain itu, kata dia, belum menjelaskan secara detail kepada publik terkait video yang beredar bahwa polisi mengeroyok salah satu masa aksi.

"Diafirmasi bahwa benar dilakukan aparat kepolisian, tapi tidak ada proses lanjutnya," ujar dia.

"Maksud saya, kalau ada tindakan yang dilakukan aparat kepolisian itu juga harus diproses hukum, kalau kita bicara penegakkan hukum," pungkasnya.

Menurut Feri, adanya korban dalam perstiwa ini seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut lebih dalam aktor-aktor yang terlibat dan bertanggungjawab.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Polri Kirim 50 Tenaga Kesehatan Ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

Image

News

Komisi III F-PKS Minta Polri Menjunjung Tinggi Profesionalitas Dalam Penanganan Covid 19

Image

News

Komisi III DPR RI Ingatkan Polri untuk Tidak Melanggar Prinsip 'Due Process of Law'

Image

News

Wabah Corona

Polri akan Tindak Tegas Masyarakat yang Berkumpul saat Pandemi Covid-19

Image

News

Eks Kapolsek Kembangan Adakan Resepsi Pernikahan di Tengah Covid-19, Ahmad Sahroni: Jelas Langgar Aturan

Image

News

Kabaharkam Polri: Perekonomian Masyarakat Harus Tetap Berjalan

Image

News

Sembilan Siswa Setukpa yang Diduga Suspect Corona Tengah Dirawat di RS Polri

Image

News

Wabah Corona

Hasil Rapid Test 300 Siswa Setukpa Positif, Kapusdokkes Polri: Masih Status OPD

Image

News

Wabah Corona

Hingga Maret 2020, Satgas Mabes Polri Tangani 15 Perkara Penimbunan Pangan

komentar

Image

1 komentar

Image
henny andayani

Kontras harus adil, seharusnya melihat masyarakat yg mengalami kerugian karena tempat usaha nya hancur dan dijarah oleh massa pada 22 Mei tersebut, karena hak mereka untuk mencari nafkah sudah hilang, hak asasi manusia mereka sudah dirampas.

terkini

Image
News
Wabah Corona

Tito Karnavian Sebut Seluruh Daerah Masih Kekurangan Alat Kesehatan Tangani Covid-19

Seluruh daerah di Indonesia masih kekurangan sarana dan prasarana alat kesehatan untuk menangani Covid-19 atau Virus Corona.

Image
News

Mantan Menkes Siti Fadila Diminta Dibesakan untuk Bantu Pemerintah Hadapi Corona

Pemerintah Indonesia diminta membebaskan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari agar bisa membantu hadapi Covid-19.

Image
News

Ganjar: Bagi Buruh yang di PHK Silakan Daftar Kartu Prakerja

Ganjar meminta kepada seluruh buruh yang terdampak COVID-19 untuk tetap tenang.

Image
News

Warga Mimika yang Positif Corona Bertambah Jadi Sembilan Orang

Penambahan satu pasien positif Covid-19 diketahui setelah sampel swab tiga pasien dalam pengawasan.

Image
News

Warga yang Langgar PSBB Akan Dihukum

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menghukum warga Jakarta dan sekitarnya yang melanggar aturan PSBB.

Image
News
Wabah Corona

MUI: Tidak Ada Alasan Kuat Menolak Penguburan Jenazah Korban Covid-19

Dalam Islam, penguburan jenazah hukumnya adalah fardlu kifayah.

Image
News

Polisi Siapkan Teknis Pelaksanaan Kebijakan PSBB di DKI Jakarta

Polda Metro Jaya tengah membahas dan mempersiapkan teknis pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Image
News

MUI NTB Keluarkan Maklumat Salat Jumat Diganti dengan Dzuhur

MUI NTB menerbitkan maklumat terkait dengan simpang siurnya wacana salat Jumat diganti dengan salat Dzuhur.

Image
News

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 105 Pasar Penuhi Kebutuhan Warga Selama PSBB

Penyediaan pasar bagi kebutuhan masyarakat Jakarta dapat dilakukan melalui transaksi jarak jauh selama mereka beraktivitas di rumah.

Image
News

Warga Jakarta Dilarang Berkumpul di Atas Lima Orang Saat PSBB

Patroli keamanan akan ditingkatkan sampai tingkat RW saat PSBB.

terpopuler

  1. Kendaraan Pribadi dan Angkutan Umum Bakal Dibatasi di Jakarta

  2. 5 Foto Cantik Petenis Eugenie Bouchard di Alam Bebas, Mendaki di Tengah Virus Corona

  3. Kasdam XVIII/Kasuari: Kalian Harus Gembira dan Jangan Terlihat Susah

  4. Pemprov Jatim Klaim Pasien Sembuh Virus COVID-19 Terus Bertambah Jadi 40 Orang

  5. IHSG Diramal Melambung, Saham Ini Akan Bawa Untung

  6. PSBB Mulai Diberlakukan, DPR: Pintu Masuk dan Keluar DKI Jakarta Harus Dijaga

  7. 5 Fakta Tak Terduga Tora Sudiro, Cucu Mantan Gubernur DKI Jakarta

  8. DPR: Pemerintah Terlalu Banyak Aturan yang Sifatnya Hanya Imbauan Terkait Penanganan Covid-19

  9. PSBB Jakarta Disetujui, Anies Bisa Terapkan Pembatasan Transportasi Umum hingga Liburkan Sekolah dan Tempat Kerja

  10. Surabaya Ketat, Risma: Kami Juga Minta Warga Sementara Ini Tidak Menerima Tamu atau Kerabat dari Luar Kota

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Image
Prakoso Permono

Bayang-bayang Ancaman Teror di Tengah Pandemi

Image
Reza Fahlevi

Atas Nama Kemanusiaan, Stop Politisasi Covid-19

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Besarkan Go-Life hingga Diakui Forbes, Ini 5 Fakta Menarik Windy Natriavi, Pendiri AwanTunai

Image
Hiburan

Resmi Diperistri So Ji-Sub, 5 Fakta Menarik Presenter Cantik Jo Eun-jung

Image
News

Wabah Corona

Olahraga hingga Donor Darah, 7 Potret Aktivitas Sandiaga Uno di Sela-sela WFH