image
Login / Sign Up

Berikut 15 Petitum Prabowo-Sandiaga dalam Sengketa Hasil Pilpres 2019 di MK Usai Direvisi

Oktaviani

Pemilu 2019

Image

Penanggung Jawab Tim Hukum Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo (kanan), Ketua Tim Hukum Bambang Widjojanto (kedua kanan) dan Kuasa Hukum Denny Indrayana saat memberikan berkas pengajuan gugatan Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Gugatan Prabowo-Sandiaga diajukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin, sebagai pemenang pilpres dengan persentase perolehan suara 55,50%. Pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak hasil tersebut seraya menuding ‘penghitungan KPU bersumber pada kecurangan’. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pasangan calon (Paslon) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah berhasil ter-registrasi dalam sidang terkait sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019, Selasa (11/6/2019) kemarin.

Dalam petitum Prabowo-Sandi di antaranya meminta MK menyatakan Jokowi-Ma'ruf telah melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) berupa penggelembungan dan pencurian suara.

Kemudian, meminta agar seluruh komisioner KPU diberhentikan dan diganti dengan jajaran baru. Petitum baru juga meminta agar Sistem Informasi Penghitungan (situng) KPU diaudit ulang.

Berikut ini, ada delapan poin baru yang terdaftar petitum perbaikan permohonan Prabowo-Sandi sesuai pada nomor urut petitum:


3. Menyatakan perolehan suara yang benar adalah sebagai berikut:

Ir. H. Joko Widodo - Prof. Dr. (H.C) KH. Ma'ruf Amin H. Suara: 63.573.169, 48%

Prabowo Subianto - H. Sandiaga Salahuddin Uno,Suara: 68.650.239, 52%

Jumlah: Suara: 132.223.408, 100,00%

8. Menyatakan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, H. Ir. Joko Widodo dan Prof. Dr. (H.C) KH. Ma'ruf Amin, MA, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran dan kecurangan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 melalui penggelembungan dan pencurian suara secara Terstruktur, Sistematis dan Masif;

9. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, H. Prabowodan H. Sandiaga Salahuddin Uno sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2019-2024.

10. Memerintahkan kepada termohon untuk seketika mengeluarkan surat keputusan tentang penetapan H. Prabowo Subianto dan H. Sandiaga Salahuddin Uno sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2019-2024.

12. Memerintahkan termohon untuk melaksanakan pemungutan suara ulang secara jujur dan adil di sebagian provinsi di Indonesia, yaitu setidaknya di provinsi: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua, dan Kalimantan tengah, agar dilaksanakan sesuai amanat yang tersebut di dalam Pasal 22E ayat (1) UUD Negara RI Tahun 1945.

13. Memerintahkan kepada lembaga negara yang berwenang untuk melakukan pemberhentian seluruh komisioner dan melakukan rekrutmen baru untuk mengisi jabatan komisioner KPU.

14. Memerintahkan KPU untuk melakukan penetapan pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap yang dapat dipertanggungjawabkan dengan melibatkan pihak yang berkepentingan dan berwenang.

15. Memerintahkan KPU untuk melakukan audit terhadap Sistem Informasi Perhitungan Suara, khususnya namun tidak terbatas pada situng.

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Koperasi Kembali Miliki Lembaga Pembiayaan Khusus

Image

Ekonomi

Indef: Program Pemulihan Ekonomi Terlalu Fokus Likuiditas Ketimbang Daya Beli Masyarakat

Image

Ekonomi

Indef: Stimulus UMKM Hanya Retorika Pemerintah Semata

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pemerintah Bagi-bagi Sembako, Faisal Basri: Saat Ini Rakyat Lebih Butuh Uang!

Image

News

Digugat Lagi ke MK, Pembahasan UU Minerba Dinilai Singkat dan Tertutup

Image

News

Disambangi Sandi Uno, Susi Pudjiastuti Ungkapkan Apa Yang Dilakukan Saat di Kabinet Jokowi

Image

News

7 Kabar Baik di Tengah Pandemi COVID-19, Indonesia Siap Produksi Vaksin hingga Tarif Rapid Test Maksimal Rp150 Ribu

Image

Ekonomi

LPEI Salurkan Bantuan Wastafel Portabel dan Thermo Gun ke 8 Daerah

Image

News

Jelang Idul Adha, Pemkot Jakpus Mulai Periksa Kesehatan Hewan Kurban

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

ya Allah semoga aja negeri ini tetep damai dan aman

terkini

Image
News

Pemerintah Diminta Intens Informasikan soal Hak TKI

Pemerintah punya PR besar di bagian informasi

Image
News

Dua Kurir Bawa 18 Paket Sabu dari Aceh Diringkus Polisi di Tangsel

Sabu tersebut didapatkan dari jaringan Aceh, dan akan diedarkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Image
News

Ikhtiar HIMPSI Malang Bersama Kampung Tangguh Baba’an Putus Mata Rantai Covid-19

Bupati Malang Sanusi yang sedang melakukan kunjungan kerja di Karangploso, menyempatkan diri bergabung dalam acara Psikoedukasi Online.

Image
News

Kebutuhan Meningkat di Masa Pandemi, PP AMPG Gandeng PMI DKI Gelar Donor Darah

Kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat ketersediaan darah di Indonesia, terutama di tengah situasi pandemi Covid-19 sedang menipis.

Image
News

Anies Berencana Bangun Museum Sejarah Nabi Terbesar Setelah Saudi di atas Lahan Reklamasi Ancol

InsyaAllah ini akan menjadi magnet bagi wisatawan, bukan hanya Indonesia, tapi seluruh dunia.

Image
News

Aksi Bakar Lilin di Depan Kejaksaan Agung RI Ungkit Kasus Sarang Burung Walet

Ada empat orang dalam aksi bakar lilin yang mengaku korban karena dituduh mencuri sarang burung walet.

Image
News

Polisi Kesulitan Identifikasi Ratusan Anak Korban Kakek Mesum Asal Perancis Lewat Video

Kendala yang kita hadapi adalah korbannya anak-anak di bawah umur yang tidak memiliki KTP-e.

Image
News

TNI dan Rakyat Disebut Tak Mau Kalah dari Bupati Kolaka

"Kunjungan Bupati Kolaka serasa berbeda dengan langsung turun memegang skop berbaur bersama masyarakat dan prajurit TMMD“

Image
News

Hasto: Pembantu Presiden Harus Sigap, Harus Punya Kemampuan Leadership yang Baik

“Sehingga tanpa diperintah oleh presiden, langsung bergerak untuk menjadikan kementerian yang dipimpinnya itu terdepan“

Image
News

RUU PIP Dibutuhkan untuk Jaga Eksistensi Pancasila sebagai Ideologi Negara

RUU PIP harus ditujukan bagi terwujudnya tujuan negara mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

terpopuler

  1. Curhat Anak-anaknya Terimbas Pembobolan Data, Politisi PAN Ingatkan Denny Siregar Soal Tudingan Anak Calon Teroris

  2. Undian Liga Champions: Jalan Terjal Man City ke Final

  3. Tahun Ajaran 2020/2021, PAI dan Bahasa Arab di Madrasah Gunakan Kurikulum Baru

  4. Mamah Muda Merapat! Cobain Nih 5 Ide Bisnis Cuma Modal Kurang dari Rp1 Juta

  5. Ketum Muhammadiyah: Jangan Terjebak Pemikiran Konspirasi, Umat Islam Jadilah Solusi Saat Pandemi

  6. Menlu: 25 Anak Pengungsi Rohingya di Aceh Tidak Punya Orang Tua

  7. Viral, DPRD Kota Cirebon Ralat Sumpah Setia pada NKRI Karena Terdapat Kalimat Menolak Khilafah

  8. PDIP Dukung Keponakan Prabowo Maju Pilwalkot Tangsel, Ini Sikap Gerindra

  9. 4 Pilihan Tempat Wisata yang Sudah Kembali Buka di Puncak Bogor

  10. Ungkap Tewasnya Editor Metro TV, Polisi Periksa Obrolan Terakhir di HP Prabowo

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun