image
Login / Sign Up
Image

Firman Haqiqi

Pegiat Literasi Masyarakat, Tinggal di Lamongan

Silaturahmi: Menggugurkan Tugas Administrasi atau Menyambung Tali Silaturahmi?

Lebaran 2019

Image

Para pemudik saat memadati stasiun kereta Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (1/6/2019). H-4 stasiun Pasar Senen dipadati pemudik yang akan pulang kekampung halaman menggunakan kerta api dengan berbagai tujuan di pulau Jawa. Untuk jumlah kereta api yang diberangkatkan berjumlah 36 kereta dengan rincian 26 kereta reguler serta ada 8 kereta tambahan biasa dan 2 kereta tambahan ekstra. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Momentum Idul Fitri atau Lebaran secara umum telah diidentikan dengan agenda silaturahmi. Salah satu agenda inti silaturahmi adalah dengan berkunjung ke keluarga, sanak saudara, tetangga dan masyarakat pada umumnya. Bahkan untuk tujuan menyambung tali silaturahmi, masyarakat rela dengan senang hati berbondong-bondong pulang kampung (mudik) setiap tahunnya. Itu adalah sekilas gambaran umum tentang silaturahmi. 

Sisi lain daripada inti silaturahmi adalah tentang bagaimana kita memaknai silaturahmi sebagai suatu kesempatan untuk menyambung apa-apa yang telah putus pada sebelumnya, baik akibat konflik rumah tangga, atau karena berbeda sikap dan pilihan dukungan politik pada pemilu 17 April 2019 lalu.

Sekadar Tugas Administrasi?

Catatan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H kali ini adalah tentang tugas silaturahmi yang dibebankan oleh lembaga pendidikan kepada murid, terlepas pada kritik yang akan menyertainya.

Memaknai silaturahmi dengan datang bersalaman, duduk, dan tanda tangan, lalu berpamitan pulang untuk melanjutkan hal serupa di setiap rumah (guru) yang sudah terdaftar dalam buku agenda silaturahmi murid dengan guru merupakan kewajiban administrasi yang harus diselesaikan oleh setiap murid-siswa-siswi.

Adalah baik jika maksudnya adalah untuk menjaga tali silaturahmi antara murid dengan guru-pengajar. Namun, akan menjadi kurang baik jika hanya dimaknai sebagai bentuk tugas guru kepada murid untuk mendapat tambahan nilai.

Eksistensinya hanya pada soal administrasi, bukan untuk melatih anak didik supaya tetap bersilaturahmi dan atau belajar untuk memaknai apa itu silaturahmi yang hakiki.

Pada umumnya, setiap lembaga pendidikan mewajibkan muridnya untuk datang silaturahmi kepada guru-pengajar dengan membawa buku kecil yang berisi daftar nama-nama guru yang harus di kunjungi untuk mendapat tanda tangan (sebagai sombolis bahwa murid-anak didik tersebut sudah berkunjung-silaturahmi ke rumah guru yang bersangkutan).

Hal serupa dimaknai sebagai suatu alat untuk mencapai predikat baik secara nilai. Jika murid-anak didik tersebut tidak datang silaturahmi dan mendapat tanda tangan, maka resikonya adalah mendapat teguran-peringatan ketidaklulusan atau tidak mendapat nilai, dan dianggap gugur dalam menjalankan kewajiban administrasi yang telah di bebankan oleh lembaga pendidik kepada murid.

Problem yang muncul adalah dis-orientasi makna silaturahmi. Silaturrahmi secara syariat juga merupakan amalan utama karena mampu menyambungkan apa-apa yang tadinya putus dalam relasi hablum minannas. Keutamaan dari amalan ini di antaranya juga dapat memperpanjang umur serta melapangkan rezeki.

Silaturahmi sebagai Substansi

Terkait substansi silaturrahim ini, Muhammad Quraish Shihab dalam buku karyanya Membumikan Al-Qur’an: Peran dan Fungsi Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan, 1999: 317) mengungkapkan Sabda Nabi Muhammad.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: _Laysa al-muwashil bil mukafi’ wa lakin al-muwwashil ‘an tashil man qatha’ak_. (Hadits Riwayat Bukhari)

Artinya: “Bukanlah bersilaturrahim orang membalas kunjungan atau pemberian, tetapi yang bersilaturrahim adalah yang menyambung apa yang putus.” (HR Bukhari)

Aplikasi silaturahmi secara administrasi yang dibebankan kepada murid dapat dimaknai sebagai suatu kebiasaan yang kemudian akan membawa dampat kurang positif bagi murid. Sebab, rata-rata orientasi silaturahmi adalah datang berkunjung, bersalaman, duduk, dan tanda tangan, lalu pamitan untuk melanjutkan agenda yang sama, yaitu memburu tanda tangan (simbolis) guru.

Sedikitnya ada catatan tentang tugas administrasi silaturahmi tersebut. Selain hanya sekedar untuk menggugurkan kewajiban administrasi yang diberikan oleh lembaga pendidikan (guru), murid atau siswa-siswinya juga telah kehilangan subtansi daripada makna silaturahmi itu sendiri. []

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

FOTO Gaya Firli Bahuri Sajikan Makanan di Gedung KPK

Image

News

Rustam: Saya Senang Mengucapkan Selamat Natal, Sama Halnya Saya Senang Menerima Ucapan Selamat Idul Fitri

Image

Gaya Hidup

Anti Mainstream, Ivan Gunawan Hadirkan Busana Lebaran 2020 Bertema Italia

Image

News

Peserta Reuni 212 Berharap Silaturahmi Antarumat Semakin Erat

Image

News

Silaturahmi ke Hamzah Haz, Muqowam: Menyampaikan Kondisi Partai

Image

News

NasDem Jalin Silaturahmi Dengan PAN Akhir November

Image

News

Aku Cinta Indonesia Gelar Silaturahmi Kebangsaan di UMJ

Image

News

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Warga Sungaiburu Babel Gelar Pesta Rakyat

Image

News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Masuk Barisan Koalisi Jokowi, PKS: Kita Hormati Keputusan Prabowo

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mendagri: Status DKI Jakarta Harus Diubah

Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2020-2024

Image
News

MPR Minta Semua Pihak Jaga Keberagaman dan Toleransi

Jangan beri ruang untuk sikap intoleran

Image
News

Soal Pindah Ibu Kota, Tito Nilai Kemendagri Saat Ini Kurang Powerful

kementeriannya yang sekarang kurang power apabila diminta mengerjakan pemindahan ibu kota negara tidak dengan lintas sektoral

Image
News

Pengamat Sebut Panitia Angket DPRD Bisa Panggil Paksa Pejabat

Bisa melakukan pemanggilan paksa pejabat Pemerintah Kabupaten Jember karena hal tersebut diatur oleh undang-undang

Image
News

Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemerintah Lindungi Hak Pejalan Kaki

Banyak sekali aturan- aturan sekiranya belum ramah pejalan kaki

Image
News

Dalam Masa Revitalisasi, Pengelola Belum Tahu Nasib Rusa di Taman Monas

Dinas Citata belum memutuskan apakah rusa-rusa itu akan dipindahkan ke lokasi lain atau dipertahankan di sisi selatan Monas

Image
News

Kronologi Penganiayaan Nenek di Pasar Jogja dan Pengakuan Pelaku yang Tersulut Emosinya

Pelaku mengaku akan meminta maaf

Image
News

Gubernur Papua Barat Dorong Pemerintah Pusat Segera Realisasi DOB Papua Barat Daya

Pemerintah pusat diharapkan segera mencabut moratorium atau penghentian sementara pemekaran DOB

Image
News

Wajibkah Melaksanakan Umrah Sekali Seumur Hidup Layaknya Haji? Berikut Penjelasannya

Sudah kita ketahui bersama bahwa rukun Islam yang kelima adalah melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu.

Image
News

Andi Arief: Harusnya Saya Dapat Ucapan Terimakasih dari PDIP, Bukan Bayar Buzzer untuk Serang Balik

Bahkan, Andi mengaku diintimidasi oleh Politisi PDIP Henry Yosodiningrat.

terpopuler

  1. Capai Rp1,3 Kuadriliun, Ini 7 Bangunan Termahal di Dunia yang Pernah Dibuat

  2. Soal ‘Alamat Palsu’ Kontraktor Pemenang Tender Revitalisasi Monas, Pemprov: yang Penting Pekerjaannya Bagus

  3. Pembunuh Berantai Thailand Tertangkap, Polisi Temukan 298 Kerangka Wanita di Kolam Kebun

  4. Geram BPJS Stop Kontrak Kerjasama dengan Rumah Sakit, Ketua DPR Minta Komisi IX Panggil Menteri PMK

  5. Fadli Zon Bikin Polling Jelang 100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, 84 Persen Responden Sebut Ekonomi Masyarakat Memburuk

  6. Harga Emas Terjun Payung Setelah Capai Nilai Tertinggi

  7. Bukan Boy William, Pria yang Diduga Mabuk dan Buat Onar Itu Boy Hamzah

  8. Bule ini Bilang Bubur Ayam Sarapan Terenak di Dunia, Warganet Indonesia Malah Ribut

  9. Dikritik Gegara Gunduli Monas, Anies Baswedan: Itu Ramai di Twitter Saja

  10. Luthfi Mengaku Disetrum Saat Diintrogasi Polisi, Ananda Badudu: Saya Pun Dipukul, Dipiting, Dijambak, Ditendang dan Keplak

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Jadi Orang Terkaya Jepang hingga Bantu Jokowi Susun Ibu Kota Baru, ini 6 Fakta Menarik Masayoshi Son

Image
News

Usia Pernikahan 30 Tahun, ini 10 Potret Romantis Tantowi Yahya dan Dewi Handayani

Image
News

Kerap Habiskan Waktu Bersama, 10 Potret Dirut Baru Garuda Irfan Setiaputra bareng Keluarga