breaking news: Pencipta Lagu Anak, Papa T Bob Meninggal Dunia

image
Login / Sign Up

Ini Hasil Investigasi Komnas HAM terkait Ratusan Petugas KPPS Meninggal

Aricho Hutagalung

Pemilu 2019

Image

Ketua Komisioner Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik (tengah) beserta jajarannya saat menyampaikan keterangan kepada awak media, di kantornya, Jalan Latuhrahary, Jakarta Pusat, Senin(1/4/2019). | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Peristiwa meninggalnya ratusan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 menggelitik Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk menyelidikinya. Untuk menyibak misteri kematian pejuang demokrasi tersebut, Komnas HAM telah meminta keterangan keluarga korban.

Hasilnya, Komnas HAM tidak menemukan kejanggapan meninggalkan ratusan petugas KPPS itu. 

Komnas HAM telah meminta keterangan di Jawa Timur sebanyak 21 petugas, Banten 14 petugas, Jawa Tengah 8 petugas, Jawa Barat 5 petugas. Investigasi dilakukan pada 5-18 Mei 2019. 

baca juga:

"Tidak ditemukan kejanggalan," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Komnas HAM belum menemukan adanya indikasi tindak pidana berupa intimidasi dan kekerasan terhadap para petugas yang dilakukan oleh para peserta Pemilu 2019 serta pihak lainnya yang mengarah pada kejahatan pemilu dalam penyelenggaraan pemilu.

"Bahwa berdasarkan data-data, keterangan baik dari keluarga petugas, rekan KPPS, PPS, PPK, Pengawas dan petugas sakit, sampai saat ini belum ada tindakan yang bersifat intimidasi dan kekerasan fisik terhadap petugas baik oleh pasangan calon presiden-wakil presiden, partai politik dan/ataupun saksi-saksinya, serta pihak-pihak lainnya," katanya.

Peristiwa ini akan menjadi sejarah kelam Indonesia dan harus diperbaiki agar tidak terulang dikemudian harinya dan untuk meningkatkan kualitas pemilu serta penghormatan atas hak untuk hidup, negara memiliki kewajiban tertinggi untuk mencegah hal ini terjadi lagi.

Komnas HAM pun merekomendasikan beberapa hal dari hasil investigasinya demi terwujudnya hak kemanusiaan dan Pemilu yang lebih baik lagi dikemudian hari, rekomendasinya antara lain:

Pertama, sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan untuk mengetahui sebab kematian yang lebih valid harus dilakukan autopsi pada para petugas dengan persetujuan pihak keluarga terlebih dahulu.

Kedua, melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem kepemiluan yang berimbas terhadap dampak kematian dan sakit bagi penyelenggara terutama KPPS, PPS, PPK, Pengawas dan Petugas Keamanan, baik aspek regulasi persyaratan mengenai rekrutmen, usia, beban kerja, jaminan kesehatan (asuransi), kelayakan honor, dan logistik kepemiluan. 

Ketiga, memastikan adanya tanggung jawab oleh Negara, baik melalui Pemerintah, DPR, KPU dan Bawaslu RI untuk memastikan adanya penanganan terhadap petugas baik meninggal dan sakit, termasuk pemulihannya sehingga tidak ada lagi petugas jiwa selanjutnya. Termasuk memberikan pembebasan biaya pengobatan bagi petugas sakit dan segera pencarian santunan oleh Pemerintah. []

Sebelumnya, ratusan petugas KPPS pada Pemilu 2019 telah meninggal dunia karena berbagai latar belakang yang menyebabkan Komnas HAM melaksanakan pantauan ke beberapa daerah tersebut secara serentak dan menemui 48 keluarga, rekan,dan petugas yang sakit secara langsung.

Kementerian Kesehatan pada 18 Mei 2019 memberikan penjelasan mengenai alasan kematian para petugas KPPS yaitu sebanyak 51 persen karea kardiovaskuler, seperti jantung, stroke, dan hipertensi. Kematian tertinggi kedua disebabkan oleh asma dan gagal pernapasan. Kemudian kematian tertinggi ketiga sebesar 9 persen akibat kecelakaan. Sisanya akibat karena diabetes, gagal ginjal dan liver. Dalam hal ini Komnas HAM belum menemukan kejanggalan yang valid sehingga perlu dilakukannya autopsi. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pilkada Dilaksanakan 9 Desember, Sejumlah KPPS di Maluku Utara Belum Terbentuk

Image

News

Komnas HAM Minta Jokowi Segera Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada 2020

Image

News

Ketua Komnas HAM: Papua dan Daerah Tertinggal Butuh Perhatian Khusus Penanganan Covid-19

Image

News

Pandemi Covid-19, Presiden dan DPR Diminta Tunda Pengesahan RKUHP

Image

News

Wabah Corona

Eks Komisioner Komnas HAM: Darurat Sipil Kudeta Kebebasan Rakyat

Image

News

Wabah Corona

Komnas HAM Desak Presiden Tetapkan Darurat Kesehatan Nasional Bukan Darurat Sipil

Image

News

Wabah Corona

Komnas HAM Restui Tindakan Batasi Orang Berkumpul untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Image

News

Komnas HAM Desak Pemerintah Transparan Terkait Penanganan Covid-19

Image

News

Syarat Formil dan Materil Tak Lengkap, Kejagung Bakal Kembalikan Berkas Pelanggaran HAM Berat Paniai Papua ke Komnas HAM

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ini Harapan Ketua MUI Papua Barat kepada Kodam Kasuari

“Kami sampaikan agar menyiapkan putra putrinya untuk dididik menjadi Prajurit TNI AD“

Image
News
Wabah Corona

Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Bertambah 124 Orang

"Hari ini pasien rawat inap 1.149 orang," kata Aris Mudian.

Image
News
Idul Adha 1441 H

Menag: Masjid Istiqlal Tidak Gelar Salat Idul Adha 2020

Keputusan ini diambil karena alasan kesehatan.

Image
News
Wabah Corona

Ilmuwan AS Sebut Pandemi COVID-19 Picu Sindrom Patah Hati

Para ilmuan menemukan bukti bahwa beberapa pasien yang tidak memiliki virus corona justru menunjukkan gejala sindrom patah hati.

Image
News

Sempat Dilaporkan Hilang, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas di Sebuah Bukit

Ia digadang-gadang sebagai calon presiden yang potensial

Image
News

Santri Kasus 01 Sembuh, Ponpes Gontor Tetap Lakukan Lockdown

Kabar baik tersebut juga disampaikan langsung oleh Wakil Pengasuh Gontor Kampus 2 Al-Ustadz H. Muhammad Hudaya, Lc., M.Ag

Image
News
Wabah Corona

Wagub DKI: Dewan Kota Miliki Tugas Sosialisasikan Gerakan 3 M

Gerakan 3M yaitu yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Image
News
Wabah Corona

Warga Dan ASN Antusias Ikuti Rapid Tes yang Digelar BIN

BIN terus berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19

Image
News

Seorang Warga Tewas Kecebur Sumur 12 Meter di Matraman

Korban bernama Randika Fajrin (35) terperosok ke dalam sumur berdiameter 1,5 meter sedalam 12 meter di dekat rumahnya.

Image
News

4 Cerita Orang Jujur yang Viral, Ada yang Bersepeda Pasuruan-Solo Kembalikan Dompet

Belakangan viral kisah petugas kereta kembalikan uang Rp500 juta milik seorang penumpang

terpopuler

  1. Jaksa: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tak Perlu Lagi Dihadirkan sebagai Saksi

  2. Rayakan 15 Tahun Pernikahan, 6 Potret Mesra AHY dan Annisa Yudhoyono

  3. Chef Arnold Curhat Tagihan Listrik Rp10 Juta, Warganet: Gaji UMR 2 Bulan

  4. Dibully Warganet Soal Warna Kulitnya, Jawaban Gadis Ini Nampol Abis

  5. Birgaldo Sinaga Siap Bela Denny Siregar Kalau Anaknya Jadi Korban Teror

  6. Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo

  7. Menkominfo Sigap Tanggapi Kasus Denny Siregar, Haikal Hassan: Lebay John!

  8. Kasus Djoko Tjandra, Benny Harman: Sebaiknya Menko Polhukam Tidak Main Ci Luk Ba, Bosan Kita!

  9. Profil Komjen Pol M Nurdin, Pengganti Rieke di Pimpinan Baleg DPR

  10. Legenda Bulutangkis Indonesia Dukung Erick Thohir Duduki Kursi Pimpinan PBSI

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo