breaking news: Satu Orang Staf DPRD DKI Jakarta Terpapar Corona!

image
Login / Sign Up

5 Fakta Muhammad bin Nayef, Pangeran Arab Saudi yang Gigih Lawan Terorisme

Endarti

Image

Muhammad bin Nayef, mantan pangeran Arab Saudi yang dikenal getol mengampanyekan gerakan anti-terorisme. Berkat programnya, "Prevention, Rehabilitation, and Aftercare" (Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pasca-Rehabilitisi (PRAC), Nayef berhasil menyapu bersih Al-Qaeda dari Arab Saudi. Namun, karena aksi beraninya ini, Nayef berulang kali mendapatkan ancaman pembunuhan. Bahkan, yang paling ekstrim adalah saat dia terkena serangan bom bunuh diri dari militan Al-Qaeda pada tahun 2009. | Daily Sabah

AKURAT.CO, Sebelum akhirnya "digulingkan" oleh Muhammad bin Salman, Muhammad bin Nayef (60) pernah menjadi salah satu Pangeran Arab Saudi yang paling berpengaruh di dunia. Sepak terjang serta prestasinya dalam memberantas Terorisme bahkan membuat kagum negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat.

Tidak hanya berprestasi, Nayef juga dikenal karena kisahnya yang luar biasa dalam menghadapi serangan teroris. Kisah hidup, prestasi, latar belakang, hingga kontroversinya selalu mengundang keingintahuan warga dunia.

Dilansir AKURAT.CO dari berbagai sumber pada Jumat (24/5) berikut 5 fakta menarik mantan Pangeran Arab Saudi, Muhammad bin Nayef.

baca juga:

1. Dijuluki "Prince of Counterterorism"

Daily Sabah

Karena pengabdian luar biasanya dalam memberantas aksi Terorisme, Nayef sempat dujuluki sebagai "Prince of Counterterorism" (Pangeran Penghalau Terorisme). Bahkan, dari seluruh anggota kerajaan, Nayeflah yang paling getol menyuarakan kampaye antiterorisme pada media.

Tidak tanggung-tanggung, ribuan tersangka aksi Terorisme berhasil diamankan sepanjang tahun 2003 hingga 2007. Bahkan dalam waktu sekitar setahun, Nayef berhasil menyingkirkan kelompok militan terbesar di dunia, Al-Qaeda, dari Arab Saudi.

Tidak hanya itu, cucu pendiri kerajaan Arab Saudi, Raja Abdulaziz ini dianggap sukses menjalankan program strategi penanggulangan Terorisme berupa pencegahan, rehabilitasi, dan pascarehabilitisi "Prevention, Rehabilitation, and Aftercare" (PRAC).

PRAC yang ditawarkan Nayef ini menyangkut strategi halus dalam upaya untuk menangkal paham radikalisasi. PRAC memungkinkan para tersangka Terorisme untuk mendapatkan konsultasi dari psikolog, ahli hukum Islam, bahkan imam. Program ini juga memfasilitasi para tersangka untuk mendapatkan rehabilitasi.

2. Kerap lolos dari upaya pembunuhan

Wikipedia

Sebagai musuh Terorisme, Nayef kerap menjadi incaran para tersangka Terorisme. Bahkan para pelaku Terorisme ini kerap mencoba menghabisi nyawa Nayef. Beruntung, nasib baik selalu berpihak pada Nayef. Bahkan kabarnya, ia secara mengejutkan lolos dari setidaknya empat kali rencana pembunuhan.

Pada 27 Agustus 2009 misalnya, Nayef berhasil selamat dari serangan bom bunuh diri yang dilakukan oleh salah satu militan Al-Qaeda paling dicari, Abdullah al-Asiri. Padahal beberapa hari sebelum serangan tersebut, al-Asiri sempat berbincang dengan Nayef dan berpura-pura untuk menyerahkan diri serta ikut program PRAC. Beruntung, akhirnya Nayef hanya menderita luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

3. Anggota kerajaan paling dekat dengan Amerika Serikat

Politico

Banyak analis yang menganggap bahwa sosok anggota kerajaan yang paling pro pada Amerika Serikat adalah Nayef. Pangeran antiterorisme ini memang dikenal rajin mengadakan kerja sama dengan Obama untuk menghabisi Al-Qaeda. Bahkan, Badan Pusat Intelejensi Amerika Serikat "CIA" menyebut Nayef sebagai kunci untuk mengalahkan Al-Qaeda. Bahkan, berkat peran besarnya dalam melawan Terorisme, Nayef pernah dinobatkan menjadi salah satu muslim paling berpengaruh oleh majalah TIME.

4. Pernah mengenyam pendidikan di FBI

Saudi Royal Family

Sebelum menjabat menjadi menteri dalam negeri Arab Saudi, Nayef tercatat pernah menempuh pendidikan di beberapa institusi pendidikan di Amerika Serikat. Nayef pernah menuntut ilmu di sebuah universitas berbasis seni liberal dan ilmu pengetahuan, Universitas Lewis dan Clark College di Oregon.

Kemudian, pada sekitar tahun 1985 hingga 1988, Nayef bertandang ke pendidikan kemanan Federal Bureau of Investigation (FBI) atau Biro Investigasi Federal Amerika Serikat. Tidak hanya itu, Nayef juga tercatat pernah menjadi siswa pelatihan unit antiterorisme di Scotland Yard di Skotlandia pada rentang waktu antara tahun 1992 hingga 1994.

5. Pernah diisukan ketagihan obat penahan rasa sakit

Forexlive

Mungkin isu kontroversial paling menarik terkait dengan Nayef adalah saat dirinya diisukan ketergantungan obat-obatan penahan rasa sakit akibat serangan bom pada 2009 lalu. Media-media internasional sempat memberitakan bahwa Nayef terpaksa dicopot dari gelar pangerannya oleh Raja Salman karena isu ketergantungan obat. Alhasil, pada Juni 2017, putra terfavorit Raja Salman, Mohammed bin Salman (MBS), dilantik sebagai pengganti Nayef.

Pihak berwenang Arab Saudi menampik dengan jelas isu tersebut dan menganggapnya sebagai omong kosong belaka. Namun, tentu saja hal tersebut membuat heran awak media internasional yang ingin mengetahui alasan di balik pengangkatan MBS. Pengangkatan MBS jelas-jelas membuat Nayef kehilangan kesempatan untuk menjadi pengganti Raja Salman. Hinga sekarang alasan pengunduran diri Nayef masih bersifat "rahasia".


Itulah fakta mantan Pangeran Arab Saudi yang juga menjadi sosok penggerak antiterorisme, Muhammad bin Nayef. []

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

Image

News

Polisi Pastikan Ledakan di Menteng Tak Terkait Aksi Terorisme

Image

News

Wabah Corona

Boy Rafli Sebut Gerakan Terorisme Manfaatkan Pandemi COVID-19 Sebagai Celah

Image

News

Polri Perpanjang Operasi Satgas Tinombala Karena 14 DPO Terduga Teroris Belum Tertangkap

Image

News

Bursa Efek Pakistan Diserang Kelompok Bersenjata, Tewaskan Setidaknya 6 Orang

Image

News

FOTO Bursa Efek Pakistan Diserang, Empat Pelaku Tewas di Tempat

Image

News

Pengamat: Pancasila Selaras dengan Nilai-nilai Islam

Image

News

Kepala BNPT: Waspada dengan Orang yang Tidak Kita Kenal, yang Kita Tidak Tahu Persis Apa Tujuannya

Image

News

Bantah Terlibat Aksi Terorisme, Penusuk Wiranto: Saya Sama Sekali Tidak Terbukti Pak Hakim

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Terawan Terbitkan Empat Istilah Baru Seputar COVID-19, Berikut Ini Penjelasannya

Menurut Yuri perubahan tersebut telah diatur dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan.

Image
News
Wabah Corona

Panglima TNI Ungkap Tiga Perintah Jokowi Terkait Corona

Hadi pun menekankan bahwa sinergitas yang telah terjalin harus terus dilaksanakan.

Image
News

Rahasia Trenggalek Sabet Empat Penghargaan Inovasi Daerah Aman COVID-19

Bagi warga yang tidak melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan benar, akan diingatkan oleh satgas yang bertugas.

Image
News

Kehendak Politik dan Integritas Adalah Kunci Sukses Memburu Para Koruptor

“Kalau kita lihat, problem pemberantasan korupsi dan penegakan hukum ini sifatnya sistemik“

Image
News

Masinton: Asas Praduga Tak Bersalah Harus Dikedepankan

Image
News
Wabah Corona

Mahasiswa Diharapkan Dapat Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

“Diharapkan mahasiswa bisa mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungannya”

Image
News

Punya Fans Besar, Jokowi Ajak Para Artis Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Cak Lontong mengatakan bahwa antara Presiden Jokowi dengan para seniman saling memberikan masukan.

Image
News

Soal Lembaga yang Akan Dibubarkan, Moeldoko: Yang di Bawah UU Belum Kesentuh

“Menpan RB melihat kembali terhadap komisi-komisi yang di bawah Peraturan Pemerintah atau Peraturan Presiden”

Image
News

Kirim Video Masturbasi ke Bocah, Guru di Inggris Diganjar Kurungan Penjara

Pria 40 tahun asal Inggris terbukti telah melakukan tindakan asusila terhadap bocah dibawah umur

Image
News
DPR RI

Kasus Djoko Tjandra Coreng Wibawa Negara, Komisi III Tetap Gelar RDP Meskipun Reses

Dalam waktu dekat akan panggil Mabes Polri dan Kejaksaan Agung.

terpopuler

  1. Ternyata Pengusaha Medan yang Booking Hana Hanifah, Bayar Rp20 Juta

  2. Miris Banyak yang Tak Percaya Corona, Ridwan Kamil: Saya Kehilangan 3 Sahabat karena COVID-19

  3. Tak Berbusana Lengkap Saat Diciduk, Hana Hanifah Tetap Diperlakukan Baik oleh Polisi

  4. Viral Upacara Bendera Online Siswa SMP, Warganet: Kalau Ada yang Tumbang Kasih Teh Anget Virtual

  5. Gigih dan Pekerja Keras, Inilah 6 Zodiak yang Berpeluang Jadi Pengusaha Sukses

  6. 5 Potret Transformasi Jersey Inter 10 Musim Terakhir, Keren Euy!

  7. Waspada! Kenali Nih Modus Penipuan ATM yang Baru

  8. Singapura hingga Mekkah, 6 Momen Traveling Hana Hanifah yang Doyan ke Luar Negeri

  9. Mendagri Sebut Pembuatan e-KTP Kilat Djoko Thandra Termasuk Lama, Kok Bisa?

  10. Ternyata Segini Guys! Tarif Endorse Hana Hanifah Sekali Posting di Instagram

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Zamaahsari A. Ramzah

Mendongkrak Partisipasi di Tengah Covid-19

Image
Erizky Bagus Zuhair

Konotasi 'Menjemput Rejeki' dan Heboh Kasus Hana Hanifah

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Wabah Corona

Jangan Sepelekan Penggunaan Masker, Ini 3 Alasan Penyebaran COVID-19 Semakin Luas

Image
News

Jaga Kebugaran Tubuh, 6 Gaya Sporty Menkumham Yasonna Laoly Bersepeda

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil