image
Login / Sign Up

Tolak Undangan Stasiun TV Tanggapi Terorisme, Mustofa: Sorry, Saya Nggak Mau Ikuti Gendang Mereka

Ratu Amanda Distania

Image

Politisi Partai Amanat Nasional, Mustofa Nahrawardaya. | Twitter/@AkunTofa

AKURAT.CO, Politisi Partai Amanat Nasional Mustofa Nahrawardaya mengungkap bahwa dirinya diundang di beberapa stasiun televisi untuk berkomentar mengenai terorisme yang diduga akan melakukan pengeboman di Komisi Pemilihan Umum pada 22 Mei 2019 nanti.

Namun, dengan memohon maaf Mustofa mengatakan dirinya menolak undangan tersebut karena menurutnya ada dugaan kasus tersebut akan digoreng sebagian televisi.

"Beberapa Stasiun TV minta saya menjadi komentator berita terorisme yang konon akan ngebom KPU tanggal 22 Mei. Mohon maaf, saya menolak dengan halus. Sutradara teror ini, saya duga kuat ingin seluruh TV berlomba menggoreng berita ini siang malam. Sorry, saya gak mau ikuti gendang mereka," kata @AkunTofa melalui Twitter.

baca juga:

Memang sebelumnya, Mustofa sempat memberikan tanggapan terkait keberhasilan aparat Kepolisian yang menangkap terduga Teroris yang berencana melakukan pengeboman di hari pengumuman hasil Pemilu Serentak. Ia berharap, tanggal 22 Mei 2019 nanti tidak ada lagi yang mengganggu pengumuman hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

"Alhamdulillah, terimakasih Polri, terduga Teroris dan para perencana pengeboman 22 Mei sudah ditangkapi. Insya Allah, agenda 22 Mei tidak ada yang mengganggu. Aamiin," tulis @AkunTofa, Sabtu (18/5/2019).

Sebelumnya, tim Densus 88 telah menangkap sejumlah terduga Teroris di sejumlah Indonesia. Salah satu terduga Teroris tersebut ada yang mengaku ingin melakukan aksinya di depan KPU DKI Jakarta.

Kemudian, penangkapan dua terduga Teroris di Bogor Jawa Barat baru-baru ini menambah jumlah terduga Teroris yang ditangkap oleh Densus 88 selama bulan Mei 2019.

"Saat ini tercatat 31 Teroris (ditangkap) selama bulan Mei. Kalau keseluruhan dari Januari 2019, sudah 70 terduga Teroris yang diamankan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat konferensi pers, Sabtu (18/5/2019).

Sebanyak 70 tersangka Teroris ini berasal dari jaringan yang berbeda, di antaranya yaitu Mujahidin Indonesia Timur, Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung, JAD Bekasi, JAD Jawa Tengah, JAD Sibolga, dan jaringan Fikih Abu Hamzah.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Fadli Zon 'Jewer' Erick Thohir: Orang Parpol Dapat Jatah Komisaris BUMN, Mengacaukan Sistem!

Image

News

Kapolres Jakbar Bagi Tips Hindari Pelaku Ganjal ATM

Image

News

Web Gerakan Klik Serentak Sejak Semalam Diserang, KPU Pastikan Data Aman

Image

News

Pilkada Sumatera Barat, Data Pemilih Mulai Diteliti

Image

News

FOTO KPU Luncurkan Gerakan Klik Serentak untuk Lindungi Hak Pilih

Image

News

Begini Kronologi Kasus Pemerasan Kartu KJP Oleh Polisi dan Wartawan Gadungan

Image

News

Eks Anggota DKPP Sebut Pemecatan Evi Novida untuk Luruskan Penyelewengan Suara

Image

News

Pakar Etika Sebut Moral Kehidupan Akan Hancur Jika Gugatan Evi Novida Dikabulkan

Image

News

Buntut Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Makassar, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

komentar

Image

1 komentar

Image
Dara Jingga

Apakah Indonesia sarang teroris, ??? Kalau iya, apa kerja aparat terkait selama ini..? Kalau tidak, kenapa tiap sebentar beritanya Teroris, Apa kerja aparat terkait selama ini. ?

terkini

Image
News

21 Warga Tewas Akibat Banjir Luwu Utara, Petugas Harus Putar 10 KM Menuju TKP

BPBD Kabupaten Luwu Utara dan instansi terkait telah melakukan upaya penanganan darurat.

Image
News

Ace Hasan Dorong Baznas Optimalkan Potensi ZIS Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Pengelolaanya juga harus transparan dan akuntabel.

Image
News

Menko Polhukam Bakal ke DPR, Sampaikan Sikap Resmi Pemerintah Soal RUU HIP

Mahfud MD menyebut bahwa sikap pemerintah tetap, yakni Pancasila tidak bisa dikurangi, diperas ataupun ditambah.

Image
News
DPR RI

Komisi VIII DPR Minta Baznas Tingkatkan Sosialisasi ZIS

Komisi VIII DPR meminta Baznas untuk lebih selektif dan taat azas syariat Islam dalam pengalokasian dan penyaluran dan ZIS.

Image
News

Besok Ada Demo di Depan Gedung DPR/MPR, Polisi Siap Mengawal

Polisi mengimbau kepada peserta aksi tetap mengikuti protokol kesehatan selama mengikuti aksi karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

Image
News

Tidak Miliki Pengalaman Politik, Keikutsertaan Audi Jonaildy dalam Pilkada Sumbar Dipertanyakan

Audy Jonaildy tak mempunyai rekam jejak di Politik. Selain itu, Audy juga kurang berpengalaman di pemerintahan

Image
News

Novel Baswedan Nilai Sidang Kasus Penyiraman Air Keras Seperti Sandiwara "Apa yang Mau Diharapkan?"

"Dengan banyak kejanggalan dan masalah, lalu apa yang mau diharap?" kicau Novel

Image
News

Kemendikbud Bentuk Forum Vokasi Jembatani Pendidikan Vokasi dan IDUKA

Diharap menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan bisa menurunkan ketergantungan pada produk luar negeri.

Image
News

Duh, Polisi Selidiki Kasus Lain yang Melibatkan Hana Hanifah, Apalagi?

Terkait dugaan kasus baru ini, Riko mengatakan akan mengirim penyidik untuk mencari kebenarannya.

Image
News

Copot dan Tahan Brigjen Prasetyo Utomo, Pengurus PB HMI Apresiasi Aksi Cepat Polri

Sekjen Bakornas LEPPAMI PB HMI mengatakan betapa kooperatifnya kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dalam mengambil langkah cepat

terpopuler

  1. Selain Meminta Maaf, Hana Hanifah Mengaku Terlibat Prostitusi Karena Iming-iming Keuntungan

  2. Tidak Terbukti Terlibat Kasus Prostitusi, Hana Hanifah Dipulangkan

  3. 7 Brand Kecantikan yang Pernah Endorse Hana Hanifah, Dari Marcs sampai Beau

  4. 7 Ilustrasi Keren Ini Gambarkan Kehebatan Messi dan Ronaldo

  5. Hana Hanifah Terjerat Kasus Prostitusi Online, Pakar Sosiolog: Motivasinya Jelas karena Finansial

  6. Hana Hanifah: Saya Memohon Maaf Kepada Orangtua dan Warga Kota Medan

  7. Astaga, Hana Hanifah Pernah Tampil bak Dokter Kecantikan Ceramahi Netizen

  8. Pakar Etika Sebut Moral Kehidupan Akan Hancur Jika Gugatan Evi Novida Dikabulkan

  9. Keluarga Pembelot Ungkap 'Hukuman Mengerikan' dari Kim Jong-un

  10. Kepiawaian Nurdin Halid Menjadi Alasan Sang Anak Ikut Terjun ke Dunia Politik

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Mahfut Hanafi

Penaklukan Hagia Sophia, Strategi Politik atau Kebangkitan Islam?

Image
Zamaahsari A. Ramzah

Mendongkrak Partisipasi di Tengah Covid-19

Image
Erizky Bagus Zuhair

Konotasi 'Menjemput Rejeki' dan Heboh Kasus Hana Hanifah

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penuh Kasih Sayang, 5 Momen BTP Momong Yosafat Abimanyu Purnama

Image
Ekonomi

Pamer Cincin Bareng Reza Rahadian, 4 Sumber Kekayaan Prilly Latuconsina Ini Bikin Melongo!

Image
News

Wabah Corona

Jangan Sepelekan Penggunaan Masker, Ini 3 Alasan Penyebaran COVID-19 Semakin Luas