breaking news: Nurhasanah Iskandar, Pengisi Suara Doraemon Tutup Usia

image
Login / Sign Up

Pewaris Perusahaan Biskuit Jerman Minta Maaf Terkait Komentar Tentang Nazi

Sahistya Dhanes

Image

Verena Bahlsen, ahli waris perusahaan biskuit Jerman, Choco Leibniz | AFP

AKURAT.CO, Verena Bahlsen selaku ahli waris dari perusahaan biskuit Jerman, Choco Leibniz, meminta maaf atas komentar yang menyebut bahwa perusahaannya tidak melakukan kesalahan dalam kerja paksa di era Nazi. Bahlsen dituding tidak mengerti sejarah. Pihak perusahaan sendiri menyatakan bahwa komentar tersebut tidak mewakili perusahaan.

Kontroversi bermula minggu lalu saat Bahlsen berbicara di depan para delegasi di sebuah konferensi pemasaran.

"Saya seorang kapitalis. Saya memiliki seperempat Bahlsen, itu hebat. Saya ingin membeli kapal pesiar dan barang-barang seperti itu," ujarnya, dilansir dari laman BBC, Kamis (16/5).

baca juga:

Dikutip dari surat kabar Jerman Handelsblatt, pernyataan Bahlsen disambut dengan tepuk tangan oleh para hadirin. Namun, netizen menganggap pernyataan tersebut menunjukkan ketidakpekaan Bahlsen terhadap eksploitasi yang terjadi di masa lalu.

Dalam sebuah wawancara dengan Bild, Bahlsen menanggapi komentar dari pihak-pihak yang kontra.

"(Eksploitasi) itu terjadi sebelum masa saya, dan kami membayar para pekerja paksa persis seperti pekerja Jerman dan kami memperlakukan mereka dengan baik," tuturnya.

Ia menambahkan, perusahaan tidak merasa bersalah atas apapun terkait hal itu. Apa yang dikatakan Bahlsen justru memperpanjang kontroversi yang terjadi.

Menyadari pernyataannya menimbulkan kontroversi besar, Bahlsen kemudian menyampaikan permohonan maaf. Ia mengakui bahwa komentar tersebut tidak pantas dilontarkan.

"Sebagai generasi berikutnya, kita memiliki tanggung jawab atas sejarah kita. Saya secara jelas meminta maaf kepada semua yang perasaannya telah saya lukai," kata Bahlsen.

"Adalah kesalahan untuk memperpanjang debat ini dengan tanggapan yang tidak dipikirkan. Tidak ada yang lebih jauh dari pikiran saya selain mengecilkan sosialisme nasional atau konsekuensinya."

Choco Leibniz mempekerjakan sekitar 200 pekerja paksa antara tahun 1943 sampai 1945. Kebanyakan dari mereka adalah wanita dari wilayah Ukraina yang diduduki Nazi. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

Ekonomi

Barata Indonesia Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Tiga Negara

Image

Iptek

Tesla Sedang Membangun Printer Molekul untuk Membuat Vaksin COVID-19

Image

News

Tak Cuma Jadi Tren Sesaat, Ini 5 Negara Paling Gemar Bersepeda

Image

Olahraga

Liga Top Eropa

Hasil Lengkap Pertandingan Liga Top Eropa, 27 dan 28 Juni 2020

Image

Olahraga

Bundesliga Jerman 2019-2020

Ini Merupakan Gelar Thomas Mueller Paling Spesial

Image

Olahraga

Timo Werner

Werner Jadi Top Skorer Sepanjang Masa Leipzig

Image

Olahraga

Wolfsburg 0-4 Bayern Muenchen

Bayern Muenchen Menutup Laga Terakhir dengan Sempurna

Image

Olahraga

Bundesliga Jerman 2019-2020

Lewandowski Jadi Pemain Terbaik Bundesliga Musim Ini

Image

News

FOTO Militer Rusia Unjuk Gigi Saat Parade Hari Kemenangan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Bantu Kemensos Bagikan Sembako, ASJBI: Kita Akan Terus Kawal Agar Tepat Sasaran

“Diharapkan Kemensos dapat mempunyai data yang akurat, khususnya data warga Jakarta yang terintegrasi dengan Kemendagri serta Pemprov”

Image
News

Penyidik Polri yang Aniaya Saksi Harus Diproses Secara Hukum

Karena polisi yang langsung berhubungan dengan masyarakat, dan ke depan diharapkan jangan ada lagi petugas yang seperti itu.

Image
News

Survei: 60,5 Persen Masyarakat Cemas Tertular Covid-19 di Masa New Normal

Masyarakat memilih mengutamakan kesehatan dengan tidak keluar rumah

Image
News

RUU Cipta Kerja Dinilai Jawab Tantangan Bonus Demografi

Kenapa pemerintah membuat RUU Cipta Kerja ini? Karena tingkat pengguran di Indonesia ini masih sangat tinggi.

Image
News

Sowan ke PWNU Sumsel, Enos Minta Doa para Kyai Maju di Pilkada OKU Timur

Dukungan dari NU penting untuk memenangkan pertarungan di Pilkada.

Image
News

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Sedangkan untuk peran-peran sosial, politik, kalangan civitas PTAI di Indonesia bisa dikatakan cukup kuat dan kental.

Image
News

Pengamat Nilai Ancaman Reshuffle Jokowi Berkaitan dengan Penolakan RUU HIP

Reshuffle tergantung subjektivitas Presiden, tapi dalam kenyatannya tidak terlepas dari relasi kuasa dalam situasi tertentu.

Image
News

20 Orang Terdekat Yodi Prabowo Diperiksa Polisi

Salah satu saksi yang diperiksa adalah kekasih Yodi, yakni Suci Fitri Rohmah.

Image
News

Kerap Lamban Tiba di TKP, IPW Nilai Polri Kekurangan Personel

Untuk memenuhi kebutuhan polisi reaksi cepat, Polri perlu melengkapi diri dengan teknologi.

Image
News

Gagahnya Prabowo Saat Kemudikan Rantis 4X4 Bernama Maung

Kementerian Pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri.

terpopuler

  1. Tak Hanya Gagal Kokohkan Posisi Tiga Besar, Kekalahan Kini membuat Chelsea Terancam

  2. Dua Mantan Jenderal Polisi Terlibat Kasus Maria Pauline, Begini Tanggapan Kabareskrim

  3. Akui Transfer Duit ke Pembobol Data Pribadi Denny Siregar, Haikal Hassan Ungkap Alasannya

  4. Heboh Pengakuan Dinda Hauw Nggak Bisa Masak, Ini 5 Sindiran Kocak Warganet

  5. Ini Akun Twitter yang Ungkap Haikal Hassan Pernah Transfer Duit ke Opposite

  6. Politisi PKPI Luruskan Pernyataan Ahmad Dhani Soal Pancasila Bisa Diubah Parlemen

  7. Anies Baswedan Sebut Lurah Grogol Selatan Bertemu Pengacara Djoko Tjandra Sebelum Terbitkan e-KTP

  8. Mulai Besok, Apel Pagi Akan Kembali Dilakukan di Lingkungan Pemkab Bekasi

  9. Prabowo Puji Andika, Kasad Pertama yang Siapkan Jebolan Akmil Jadi Pemimpin Medan Tempur

  10. Protokol Kesehatan Terus Dijalakan, Dokter Reisa Sebut Udara Lebih Biru dan Segar

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi

Image
News

Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi