image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

4 Fakta Fatema Mernissi, Pionir Feminis dalam Islam

Citra Puspitaningrum

Image

Fatema Mernissi merupakan seorang pionir feminis yang memperjuangkan kesetaraan gender dalam Islam | Al-Fanar Media

AKURAT.CO, Kehidupan Islam tentu tak lepas dari Alquran dan hadis. Namun, semuanya perlu dikaji dan ditafsirkan secara mendalam.

Fatema Mernissi menjadi salah satu sosok yang berupaya menafsirkan peran perempuan dalam Islam lewat Alquran dan hadis. Ia pun sempat heran melihat gerak perempuan Islam terlalu dibatasi dan dianggap harus bergantung dengan lelaki.

Berangkat dari hal itu, Fatema Mernissi belajar lebih dalam dan justru melihat adanya kesetaraan gender dalam Islam dan berupaya membenahi pemikiran masyarakat. Tak heran ia disebut pionir feminis dalam Islam

baca juga:

Dirangkum oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, inilah 4 fakta Fatema Mernissi.

1. Tumbuh besar dalam lingkungan harem

Lahir di Fez, Maroko, Fatema dibesarkan di dalam harem, tempat tinggal khusus perempuan. Harem itu milik ibu dari ayahnya. Meski penuh pelayan, harem itu dijaga ketat sehingga Fatema merasa geraknya dibatasi. Ia tak boleh sembarangan meninggalkan harem. Dari situlah ia mempertanyakan mengapa gerak perempuan harus dibatasi.

2. Memperoleh pendidikan hingga jenjang yang tinggi

Meski harus tinggal di dalam harem, Fatema beruntung bisa menuntut ilmu, bahkan sampai ke jenjang yang tinggi.

Pendidikan dasarnya ditempuh di sebuah sekolah yang didirikan oleh gerakan nasionalis Maroko. Selanjutnya, ia menempuh pendidikan tingkat menengah di sekolah khusus perempuan di bawah yayasan Prancis.

Di tahun 1957, Fatema belajar ilmu politik di University Sorbonne dan Brandeis, bahkan mendapat gelar doktor.

3. Bekerja sebagai dosen, sosiologis, dan penulis yang menyoroti feminisme dalam Islam

Di tahun 1974-1981, Fatema menjadi dosen di Faculte des Lettres di Mohammed V University. Ia mengajar mata kuliah metodologi, sosiologi keluarga, dan psikososiologi. Di dunia internasional Fatima dikenal sebagai feminis Islam.

Sebagai seorang feminis Islam, Fatema peduli dengan peran perempuan dalam Islam. Ia menganalisis perkembangan sejarah pemikiran Islam dan manifestasinya yang modern.

Lewat penyelidikan terperinci pada suksesi Muhammad, ia meragukan keabsahan sejumlah hadis, begitu juga ketergantungan perempuan yang dia lihat dalam Islam, tetapi ternyata tak ada dalam Alquran. Semua tafsirnya dituangkan dalam tulisan, terutama menyoroti harem, gender, serta ruang publik dan pribadi.

Sebagai seorang sosiolog, Fatema banyak melakukan penelitian lapangan di Maroko. Ia pernah memetakan sikap dan pandangan terhadap perempuan dan pekerjaan. Penelitian sosiologis untuk UNESCO dan ILO juga dilakoninya, begitu juga untuk otoritas Maroko.

Fatema juga sering menulis artikel dan karya lainnya tentang wanita di Maroko dan wanita dalam Islam dari perspektif kontemporer maupun perspektif sejarah. Karyanya telah dikutip sebagai inspirasi Feminis Muslim lainnya.

4. Meraih banyak penghargaan

Di tahun 2003, Fatema mendapat Prince of Asturias Award. Selain itu, ia dianugerahi Erasmus Prize.

Upaya Fatema Mernissi dalam memperjuangkan kesetaraan gender dalam Islam pun harus terhenti di usia 75 tahun. Ia wafat tanggal 30 November 2015. Meski tak lagi hadir di dunia ini, pemikiran Fatema Mernissi telah menjadi tonggak kesetaraan wanita dalam Islam.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

News

INFOGRAFIS Mengenal Habib Luthfi bin Yahya

Image

News

Tokoh Islam dan Aktivis: UU KPK Bukan Kitab Suci yang Tak Bisa Diutak-atik

Image

News

Kemendikbud Tegaskan Tidak Hapus Cagar Budaya Kalsel

Image

News

Tokoh Aboge Harapkan Perbedaan Penentuan 1 Syawal Tidak Menjadi Masalah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kisah Neeraj Jadaun, Polisi India yang Rela Dilempari Batu Perusuh Demi Selamatkan Nyawa Warga

Jadaun menolak segala protokol dan nekat menyeberang ke tanah New Delh demi meredakan kerusuhan yang hanya 200 meter dari posnya.

Image
News

Mendagri Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Semua desa harus dibuat baliho, dana desa jumlahnya sekian

Image
News

Tilang Elektronik Segera Berlaku di DIY

Saat ini pihaknya masih disibukkan dengan tahap pemasangannya.

Image
News

Misbakhun Ingatkan BI dan OJK di Daerah Siapkan Antisipasi Dampak Virus Corona sesuai Karakter Wilayah

Misbakhun menegaskan, IHSG dan kurs rupiah merupakan dua indikator utama perekonomian.

Image
News

Pelajar Bogor Dukung Perda KTR

Bima Arya menegaskan, merokok dapat membuat hidup tidak sehat dan lingkungan tercemar.

Image
News

Konflik Hindu-Muslim di India, Mardani Minta Menlu Retno Ambil Sikap

"Turut prihatin berbela sungkawa, berduka cita dan menyesalkan terjadi konflik horisontal kemanusiaan terkait agama di India."

Image
News

Membedah Ilmu Laduni, Pengetahuan yang Datang Langsung dari Allah

Kita tentu tidak perlu memperdebatkan lagi bahwa sebagai kaum muslimin kita wajib untuk mencari ilmu mulai dari lahir sampai ke liang lahat

Image
News

DPR Janji Libatkan Komunitas Ojol Bahas RUU Omnibus Law

Kami menemui teman-teman ojek online ini menunjukkan kalau kami peka dan ingin mendengarkan masukan.

Image
News

Pengakuan Buruh Perempuan AICE, Dipaksa Bergadang Hingga Keguguran Janin

Dikasih cuti ada syarat, kalau terjadi apa-apa sampai orangtua atau bayi meninggal itu tidak boleh nuntut ke perusahaan

Image
News

Banjir Jakarta 25 Februari, HIPPI: Pusat Bisnis Merugi Rp56,7 Miliar

Pusat bisnis khususnya di wilayah barat dan utara yang paling banyak mengalami kerugian akibat banjir.

terpopuler

  1. Ini Alasan Pemilik Mobil Pukul Sopir Ambulan

  2. Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

  3. Ingin Tebus Dosa, Tiga Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Tolak Penangguhan Penahanan

  4. Ratusan Karyawan BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Mau Apa?

  5. Setiap Malam Jumat Ahli Kubur Pulang ke Rumah, Benarkah Demikian?

  6. Abu Janda Cs Kenakan Kaos 'My Governor Is An Idiot', Jansen: Untuk Alasan Apapun Saya Tidak Setuju

  7. Perayaan Pra-Paskah: Paus Imbau Warga Dunia Berhenti Menghina Orang Lain di Medsos

  8. Anak Buah Anies Terpapar Paham Radikal

  9. Tembus Rp30 Juta Per Ekor! Ini 7 Jenis Burung Kicau Termahal di Indonesia

  10. Cerita Warga yang Tinggal di Sekitar Apartemen Mahardika Park Saat Banjir Tiba: Dulu Lebih Parah

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan