image
Login / Sign Up

Ada Klaim Kemenangan dan Tuduhan Curang, Peneliti LIPI: Kapan Negeri ini Bisa Maju?

Ratu Amanda Distania

Pemilu 2019

Image

Pakar politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris | TWITTER/@sy_haris

AKURAT.CO, Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, heran dengan pihak yang mengklaim kemenangan 62 persen namun tak kunjung menunjukkan data-datanya kepada masyarakat.

"Ada klaim kemenangan 62%, tapi tidak kunjung dibuka ke publik basis data yang digunakan. Ada tuduhan kecurangan, tapi di mana kecurangan terjadi, kapan dan siapa yang melakukan, juga tidak jelas," tulis @sy_haris melalui akun Twitter.

Syamsuddin Haris pun mengatakan bahwa jika terus menerus seperti ini, maka kapan Indonesia bisa menjadi negara yang maju dan mengalahkan negara-negara lain.

baca juga:

"Lalu, kapan negeri ini bisa maju kalau prasangka dan kebencian kalahkan kewarasan dan akal sehat," katanya.

Sebelumnya, Syamsuddin Haris pernah menantang kubu pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengklaim kemenangan dalam Pilpres 2019 lewat survei internalnya.

Syamsuddin pun ingin kubu 02 menunjukkan data itu kepada publik. Pasalnya, Syamsuddin Haris merasa curiga dengan kubu 02 yang hanya mengklaim kemenangan, tetapi nyatanya tidak memiliki data apapun.

"Jika tim @Prabowo dan BPN menolak utk membuka data hasil real count mereka secara publik, jangan2 cuma sekadar klaim menang, mereka sebenarnya tidak punya data," kata @sy_haris, seperti dikutip AKURAT.CO, Minggu (21/4/2019).

Seperti diketahui, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memaparkan hasil penghitungan internal terkait dengan suara yang diraih.

Tim pakar BPN Prabowo-Sandi, Laode Kamaluddin, di Jakarta, Selasa (14/5/2019), mengatakan bahwa Prabowo-Sandi berhasil mengungguli pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin jika berdasarkan penghitungan formuli C1 hingga Selasa pukul 00.00 WIB.

"Jokowi-Ma'ruf memperoleh 44,14 persen atau 39.599. 832 suara, sementara pasangan Prabowo-Sandi 54,24 persen atau 48.657.483 suara," ujarnya.

Laode mengatakan bahwa hasil perolehan suara tersebut berdasarkan penghitungan dari 444.976 TPS atau 54,91 persen. Oleh karena itu, dia pun bersedia jika ada pihak yang ingin mengadu data dengan BPN terkait dengan perolehan data suara ini.

"Kalau ada yang mau menantang ini, silakan, mari adu data saja. Inilah angka-angkanya yang kami miliki," ungkapnya.

Formulir C1 yang dimilikinya untuk menghitung perolehan suara asli dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebelum melakukan input data C1, terlebih dahulu diverifikasi dan divalidasi.

"Data ini bisa dipertanggungjawabkan. Pertanyaannya, mana datamu? Ini dataku. Jadi, yang selama ini yang menanyakan datanya, ini datanya, ini hasilnya pasangan Prabowo-Sandi unggul," katanya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Pembunuhan Yodi Prabowo, 27 Saksi Diperiksa, Polisi: Kemungkinan Bertambah

Image

Ekonomi

Jokowi Berikan Bantuan Modal Kerja Rp2,4 Juta ke 12 Juta Pedagang Kecil

Image

News

FOTO Jokowi Berikan Bantuan Modal Kerja Rp2,4 Juta untuk Pedagang Kecil

Image

News

Pilkada 2020

Pandemi COVID-19, Kemendagri Ajak Masyarakat Galakan Gerakan 10 Juta Masker Jelang Pilkada 2020

Image

News

Sudah Disahkan Jadi UU, PWSPP Cabut Permohonan Uji Materi Perppu Penundaan Pilkada

Image

News

Ngadu ke Jokowi Soal Biaya Rapid Test Masih Mahal, Yunarto Wijaya Tunjukkan Bukti Pembayaran

Image

News

Bareskrim Selidiki Oknum Polri yang Cabut 'Red Notice' Buronan Djoko Tjandra

Image

News

Politisi PKB Yakin Rencana Jokowi Bubarkan Sejumlah Lembaga Bukan Gimik

Image

Hiburan

Ketemu Jokowi, Raffi Ahmad Diminta Kampanye Protokol COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

21 Warga Tewas Akibat Banjir Luwu Utara, Petugas Harus Putar 10 KM Menuju TKP

BPBD Kabupaten Luwu Utara dan instansi terkait telah melakukan upaya penanganan darurat.

Image
News

Ace Hasan Dorong Baznas Optimalkan Potensi ZIS Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Pengelolaanya juga harus transparan dan akuntabel.

Image
News

Menko Polhukam Bakal ke DPR, Sampaikan Sikap Resmi Pemerintah Soal RUU HIP

Mahfud MD menyebut bahwa sikap pemerintah tetap, yakni Pancasila tidak bisa dikurangi, diperas ataupun ditambah.

Image
News
DPR RI

Komisi VIII DPR Minta Baznas Tingkatkan Sosialisasi ZIS

Komisi VIII DPR meminta Baznas untuk lebih selektif dan taat azas syariat Islam dalam pengalokasian dan penyaluran dan ZIS.

Image
News

Besok Ada Demo di Depan Gedung DPR/MPR, Polisi Siap Mengawal

Polisi mengimbau kepada peserta aksi tetap mengikuti protokol kesehatan selama mengikuti aksi karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

Image
News

Tidak Miliki Pengalaman Politik, Keikutsertaan Audi Jonaildy dalam Pilkada Sumbar Dipertanyakan

Audy Jonaildy tak mempunyai rekam jejak di Politik. Selain itu, Audy juga kurang berpengalaman di pemerintahan

Image
News

Novel Baswedan Nilai Sidang Kasus Penyiraman Air Keras Seperti Sandiwara "Apa yang Mau Diharapkan?"

"Dengan banyak kejanggalan dan masalah, lalu apa yang mau diharap?" kicau Novel

Image
News

Kemendikbud Bentuk Forum Vokasi Jembatani Pendidikan Vokasi dan IDUKA

Diharap menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan bisa menurunkan ketergantungan pada produk luar negeri.

Image
News

Duh, Polisi Selidiki Kasus Lain yang Melibatkan Hana Hanifah, Apalagi?

Terkait dugaan kasus baru ini, Riko mengatakan akan mengirim penyidik untuk mencari kebenarannya.

Image
News

Copot dan Tahan Brigjen Prasetyo Utomo, Pengurus PB HMI Apresiasi Aksi Cepat Polri

Sekjen Bakornas LEPPAMI PB HMI mengatakan betapa kooperatifnya kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dalam mengambil langkah cepat

terpopuler

  1. Selain Meminta Maaf, Hana Hanifah Mengaku Terlibat Prostitusi Karena Iming-iming Keuntungan

  2. Pakar Etika Sebut Moral Kehidupan Akan Hancur Jika Gugatan Evi Novida Dikabulkan

  3. Artis Terlibat Prostitusi Seperti Hana Hanifah, Rata-rata dari Keluarga Menengah ke Bawah

  4. IPW Sebut Surat Jalan Buronan Djoko Tjandra Dikeluarkan Bareksrim Polri

  5. Mie Instan Kylie Jenner Bikin Heboh, Warganet Sindir Dinda Hauw

  6. Sindir Hana Hanifah, Netizen: Sangat Menginspirasi, Masih Muda Bisa Menghasilkan Uang Rp20 Juta Semalam

  7. Ternyata Ini Alasan Utama Mengapa Lowongan Pekerjaan di Pertamina Selalu Diburu

  8. Tidak Terbukti Kasus Prostitusi Online, Hana Hanifah Dapat Dukungan

  9. Denny Siregar Bandingkan RI dengan Singapura yang Resesi, Netizen: Lockdown Enggak Lockdown RI Bangkrut!

  10. 5 Meme Kocak Atalanta ini Bikin Tidur Neymar Tak Nyenyak

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Mahfut Hanafi

Penaklukan Hagia Sophia, Strategi Politik atau Kebangkitan Islam?

Image
Zamaahsari A. Ramzah

Mendongkrak Partisipasi di Tengah Covid-19

Image
Erizky Bagus Zuhair

Konotasi 'Menjemput Rejeki' dan Heboh Kasus Hana Hanifah

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penuh Kasih Sayang, 5 Momen BTP Momong Yosafat Abimanyu Purnama

Image
Ekonomi

Pamer Cincin Bareng Reza Rahadian, 4 Sumber Kekayaan Prilly Latuconsina Ini Bikin Melongo!

Image
News

Wabah Corona

Jangan Sepelekan Penggunaan Masker, Ini 3 Alasan Penyebaran COVID-19 Semakin Luas