image
Login / Sign Up

Tak Puas dengan Hasil Pemilu, Ketua DPR Minta Kubu Prabowo Mengadu ke MK

Khalishah Salsabila

Pemilu 2019

Image

Ketua DPR Bambang Soesatyo saat melakukan pencoblosan di TPS 15, Kabupaten Purbalingga, Rabu (17/04/19). | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta kubu Prabowo Subianto menempuh jalur hukum atau melapor ke Mahkamah Konstitusi (MK) bila ditemukan dugaan kecurangan pemilu. Bukan mengungkapkannya kepada publik.

"Kalau itu (dugaan kecurangan) disampaikan kepada publik, tanpa didukung oleh bukti-bukti yang faktual. Karena bukti faktual sangat diperlukan di pengadilan, kalau kita di pengadilan Mahkamah Konstitusi (MK)," ujarnya di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Bamsoet menjelaskan, ketidakpercayaan terhadap hasil Pilpres bisa berdampak pada hasil Pileg. Sebab, kata dia, jika memang ada kecurangan dalam Pilpres maka Mahkamah Konstitusi juga akan menyoroti ulang hasil Pileg.

"Karena konsekuensinya kalau pemilu ini tidak diakui misalnya, maka itu akan berdampak juga pada hasil pemilihan legislatif, sementara partai-partai pengusung kedua belah calon itu tampaknya sudah melakukan pencapaian yang maksimal bagi caleg-calegnya," jelas Bamsoet.

Bamsoet pun mempertanyakan langkah yang ingin ditempuh kubu Prabowo-Sandi dengan temuan dugaan kecurangan tersebut. Padahal proses rekapitulasi pemungutan suara tengah berjalan.

"Pertanyaannya adalah, apakah dengan demikian nanti harus diadakan pemilu ulang? Apakah caleg-caleg mereka,kita semua, yang sudah berdarah-darah kemarin ingin mengulang lagi?," tanyanya.

Menurut politikus Golkar ini kecurangan Pemilu tidak hanya bisa disampaikan ke publik. Lebih baik bukti itu disampaikan ke pihak yang berwenang.

"Kalau itu disampaikan demikian maka sampaikan nanti di pengadilan Mahkamah Konstitusi, buka kepada publik dengan bukti-bukti dan fakta-fakta, tinggal hakim nanti yang memutuskan apakah kecurangan ada di mana, misalnya di daerah A di daerah B, tapi tidak mengeneralisir semua," ucapnya.

baca juga:

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menolak hasil perhitungan suara Pilpres 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dinilai diwarnai kecurangan. Prabowo tak akan menerima hasil suara yang dimanipulasi.

"Sikap saya adalah saya akan menolak hasil penghitungan yang curang, kami tidak bisa menerima ketidakadilan, ketidakbenaran dan ketidakjujuran," kata Prabowo saat mengungkap fakta-fakta kecurangan Pilpres di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5).[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Ketua DPRD DKI Minta Pemprov Membuka Rumah Ibadah dengan Mengedepankan Protokol Kesehatan

Image

News

DPR RI

Gus Nabil: Nilai-nilai Pancasila Harus Disegarkan Agar Tidak Tergerus Akibat Krisis COVID-19

Image

News

DPR RI

Sebelum Sekolah Kembali Dibuka di Era Normal Baru, Ketua DPR Sarankan Pemerintah Lakukan Hal Ini

Image

News

Hari Lahir Pancasila, Komisi A DPRD DKI: Komunisme, Liberalisme, Marxisme Dan Khilafah Tak Pantas di Indonesia

Image

News

DPR RI

Mardani: Pancasila Tak Hanya Jargon Maupun Hafalan Belaka, Tapi Implementasi dan Aksi!

Image

News

DPR RI

Sambut Era Normal Baru, Pemerintah Diminta Pertegas Regulasi untuk Pesantren

Image

News

DPR RI

Ketua DPR RI: Hari Pancasila Jadi Momentum untuk Bersama Melawan COVID-19

Image

News

DPR RI

Pemerintah Diminta Tentukan Kondisi New Normal Berdasarkan Indikator Epidemi

Image

News

DPR RI

Politikus PAN Ungkap Hikmah Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tiga Syarat Pemakzulan Presiden Menurut Pemikir Islam

Salah satunya pemimpin yang tidak adil.

Image
News
Wabah Corona

DMI: Daya Tampung Masjid saat Normal Baru hanya 40 Persen

Daerah yang padat penduduk ibadah Shalat Jumat dilaksanakan dua gelombang

Image
News
Wabah Corona

Hari Keempat Rapid Test di Surabaya, 187 Orang Reaktif

Surabaya masuk zona merah.

Image
News

Ribuan ASN Nagan Raya Aceh Tak Lagi Terima Tunjangan Khusus

Anggaran tunjangan khusus dipangkas.

Image
News
Hari Lahir Pancasila

Kemendikbud Ajak Semua Pihak Kedepankan Semangat Gotong Royong di Tengah Covid-19

Harus ada praktik nyata bukan hanya wacana.

Image
News

Lama Buron, KPK Akhirnya Tangkap Nurhadi dan Menantunya

Masuk DPO karena mangkir pemeriksaan.

Image
News

Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Tembak Warga Sipil

KKB layak disebut teroris karena bunuh warga tak berdosa.

Image
News
Wabah Corona

Warga dan Aparat di Boven Digoel Bertekad Putus Penyebaran Corona

“Kegiatan seperti ini terus dilakukan Satgas agar masyarakat makin sadar dan tahu cara efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19“

Image
News

Tambang Emas Tradisional di Kotabaru Longsor, Enam Orang Meninggal

"Seluru personel Polsek Sungai Durian bersama Koramil dan masyarakat masih melakukan pencarian korban atas nama Nardi“

Image
News
Wabah Corona

Kasus Positif Corona di Kota Bogor Bertambah Dua Orang

Satu kasus merupakan impor dari daerah lain, yakni warga Kota Bogor yang baru kembali dari Manila, Filipina.

terpopuler

  1. Kekasih Gelandang Madrid Ini Mengaku Lakukan Seks Sekali Sehari, Sangat Kompetitif

  2. Bikin Plong, Ini 5 Cara Membersihkan Paru-paru Secara Alami

  3. Heboh Slip Gaji Guru Honorer Hanya Rp35 Ribu per Bulan, Warganet: Nangis Liatnya

  4. Gagah Abis, Ini 3 Potret Ravi Murdianto saat Berseragam Tentara

  5. Pertokoan Kawasan Jembatan Merah Diamuk si Jago Merah

  6. Ucapan Ahok, Khofifah dan Edy Rahmayadi Sambut Hari Lahir Pancasila

  7. Viral Foto Diduga Warga Bogor Camping di Tengah Pandemi, Warganet: Senja, Kopi, dan COVID-19

  8. Tantenya Meninggal Dunia, Maia Estianty Ingatkan Warga Jangan Remehkan COVID-19

  9. Prajurit TNI Selamatkan Aset UN di Kongo

  10. Nenek 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari COVID-19, Ini Kunci Keberhasilannya

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit