image
Login / Sign Up

Rekapitulasi Suara Tingkat Nasional Batal Dilakukan Hari Ini

Oktaviani

Pemilu 2019

Image

Petugas saat mengamati layar sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) untuk perhitungan real count perolehan suara di kantor KPU, Menteng, Jakarta, Sabtu (20/4/2019). KPU menegaskan Situng hanya merupakan informasi dan tidak akan mempengaruhi penetapan hasil pemilu 2019 karena rekapitulasi resmi tetap dilakukan secara manual. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan belum bisa melakukan rekapitulasi perhitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019 hari ini. Hal itu disebabkan rekap di tingkat kabupaten/kota dan provinsi belum selesai.

"Memang jadwalnya sudah bisa sekarang, tapi ada beberapa kabupaten/kota dan provinsi yang belum selesai," ucap Komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2019).

Menurut Ilham, hingga saat ini, ada sejumlah kecamatan yang telah menyelesaikan rekapitulasi. Namun, di banyak kecamatan proses rekapitulasi masih terus berlangsung.

Kata Ilham, rekapitulasi nasional baru akan dimulai setelah rekap berjenjang di tingkat provinsi, kecamatan, kabupaten/kota selesai.

"Kan range-nya panjang, kalau kemudian di kabupaten/kota belum selesai, di provinsi belum selesai, kita tunggu, sampai kemudian ada provinsi yang sudah selesai," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, rekapitulasi nasional ini dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat TPS, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan nasional. Rekap ini dilakukan dengan dihadiri saksi dan pengawas pemilu. Rekapitulasi nasional ini dimulai sejak 25 April hingga 22 Mei 2019. []

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pelantikan Presiden

Tahap Akhir Pemilu, KPU Harap Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Berjalan Tertib

Image

News

Kolom

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image

News

Rentan Korupsi Politik, ICW Sarankan KPU Gandeng KPK di Pilkada 2020

Image

News

Kolom

Partai Politik Tuna Ideologi

Image

News

DPR RI

KPU Larang Pemabuk Maju Menjadi Kepala Daerah, PKB: Konsultasikan Dahulu

Image

News

Selamatkan Pemilih dari Serangan Pasukan Siber

Image

News

KPU Minta Pencairan Anggaran NPHD Pilkada 2020 Tak Dipotong

Image

News

Penyebab 61 Daerah Belum Tandatangani NPHD Pilkada 2020

Image

News

KPU: Anggaran Pilkada 2020 Naik 50 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

BNP2TKI: Jerman Siap Terima Pekerja Terampil Indonesia

Jerman siap menerima pekerja migran Indonesia (PMI) sebagai pekerja asing di berbagai sektor untuk beberapa tahun ke depan.

Image
News

Pengamat Sebut Penyederhanaan Eselon Tak Semudah Membalik Telapak Tangan

Penyederhanaan eselon yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat pidato pelantikan tentu tidak semudah membalik telapak tangan.

Image
News

BNPB: Kecepatan Angin Halangi Pemadaman Kebakaran Hutan di Jatim

Perubahan kecepatan angin sempat menghalangi upaya pemadam melalui operasi pengeboman udara pada kebakaran hutan dan lahan di Jawa Timur.

Image
News
Hari Santri Nasional

Santri Diminta Tampilkan Islam Rahmatan Lil' alamin

Santri Indonesia harus menjadi garis depan dalam menampilkan Islam yang rahmatan lilalamin.

Image
News

Gubernur Sumut Sambut 175 Pengungsi Kerusuhan Wamena

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyambut kedatangan 175 pengungsi kerusuhan Wamena asal Sumut, Aceh dan Riau di Medan.

Image
News

Walhi Nilai UU Lingkungan Masih Cukup Baik

Walhi menilai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup masih terkendala dalam pelaksanaannya

Image
News
Hari Santri Nasional

PBNU Ajak Santri Jaga Kerukunan Bangsa Indonesia

PBNU mengajak santri untuk berperan menjaga kerukunan bangsa Indonesia.

Image
News

AS dan PBNU Sepakat Atasi Tindakan Intoleran di Indonesia

PBNU bersama pemerintah Amerika Serikat sepakat untuk mengatasi berbagai ancaman kekerasam di Tanah Air.

Image
News

AS-PBNU Perkuat Kerja Sama Bidang Pendidikan

PBNU bersama dengan Kedubes Amerika Serikat untuk Indonesia memperkuat kerja sama di bidang pendidikan melalui program beasiswa.

Image
News

Pengamat: Tiga Calon Menteri Kalangan Profesional Punya Track Record Mumpuni

Tiga profesional muda yang mempunya track record mumpuni dibidangnya masing-masing dipanggil Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

trending topics

terpopuler

  1. Pangling! Mari Cek Harga Tas Hermes Ibu Wury Ma'ruf Amin Saat Pelantikan

  2. Rekam Jejak Edhy Prabowo, Anggota AKABRI yang Dipecat Kini Jadi Calon Menteri

  3. Tito Dipanggil Istana, Syamsuddin: Semoga Jokowi Tak Lupa Tagih Permintaannya ke Tito Tiga Bulan Lalu

  4. Media Asing Soroti Ketatnya Penjagaan hingga Sederhananya Upacara Pelantikan Presiden Jokowi

  5. Jokowi - Ma'ruf Amin Resmi Dilantik, Mulan Jameela Soroti Prabowo - Sandiaga Uno

  6. Ananda: Dengar Pidato Pak Jokowi, Kok Sama Sekali Nggak Ngomongin Pendidikan Ya, Apa Aku yang Kelewatan Ya?

  7. Ramai Video Prabowo Subianto Enggan Salaman dengan Grace Natalie

  8. MPR Sukses Gelar Pelantikan Presiden, Pengamat: Bamsoet Mampu Menyatukan Semua Perbedaan

  9. Perhiasannya Senilai Rp22 M, ini 5 Aset Bupati Minahasa Selatan yang Tembus Rp42 M!

  10. Cerita dari Orang-orang yang Mengurusi Para Terpidana Mati

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Wawancara

Image
News

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

5 Fakta Menarik Prabowo Subianto, Sang Paman yang Membuatnya Menyukai Militer

Image
Ekonomi

Perhiasannya Senilai Rp22 M, ini 5 Aset Bupati Minahasa Selatan yang Tembus Rp42 M!

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Pernah Tolak Jabatan Menteri hingga Gagal Nyawapres, 5 Fakta Menarik Mahfud MD