image
Login / Sign Up

Banyak Masalah, Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 Dinilai Perlu Dievaluasi

Deni Muhtarudin

Pemilu 2019

Image

Petugas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) melakukan proses rekapitulasi surat suara di tingkat kecamatan di GOR Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (20/4/2019). Rekapitulasi surat suara kecamatan Kembangan mulai dihitung kembali dari TPS yang ada di enam wilayah kelurahan yang telah selesai pencoblosan pada 17 April 2019 yang lalu. Adapun enam wilayah yaitu Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Meruya, Joglo, Srengseng, Meruya Utara dan Meruya Selatan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 dinilai perlu untuk dievaluasi lagi ke depannya.

Ketua DPP PKS, Aboe Bakar Alhabsyi, mengungkapkan bahwa banyak buruk mengenai pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 ini.

"Pelaksanaan Pemilu kali ini memang perlu banyak Evaluasi, saya menemukan banyak catatan penting," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (22/4/2019).

baca juga:

Pria yang akrab disapa Habib itu menyebutkan, misalnya saja mengenai kekurangan surat suara yang terjadi di Palembang, Pasuruan dan Jember. Kemudian kosongnya surat suara Pilpres di 84 TPS di Purwakarta.

"Ini hanya sebagian contoh mengenai buruknya manajemen pengelolaan logistik Pemilu. Belum lagi banyaknya kotak suara yang tidak dilengkapi dengan gembok, juga harus menjadi bahan Evaluasi," ujar Anggota Komisi III DPR RI itu.

Selain itu, Habib mengatakan, persoalan dugaan kecurangan juga perlu mendapat sorotan. Misalnya saja masalah surat suara pilpres yang sudah tercoblos atau adanya rekomendasi hitung ulang di seluruh TPS yang ada di Surabaya oleh Bawaslu. Padahal di Surabaya ada 8.146 TPS, yang artinya ini bukan persoalan sepele.

"Saya rasa penyelenggaraan Pileg dan Pilpres yang bersamaan juga perlu dievaluasi. Pertama, hal ini menurunkan kualitas demokrasi kita. Karena Pemilu terlalu rumit, sehingga masyarakat kesulitan saat harus menyalurkan suara. Sistemnya harus disederhanakan sehingga masyarakat akan dapat menyalurkan aspirasi dengan mudah," katanya.

Kedua, lanjut Habib, pelaksanaan Pemilu Serentak juga menjadi tugas berat untuk penyelenggara Pemilu dan unsur pendukungnya. Dikarenakan tugasnya yang sangat berat dan menguras energi, setidaknya ada 90 orang KPPS yang meninggal dunia.

"Selain itu,  sebanyak 374 petugas KPPS sakit setelah menjalankan tugas di TPS. Selain itu ada 15 aparat kepolisian yang meninggal saat Pemilu. Belum lagi para saksi yang juga meninggal dunia atau mengalami sakit setelah mengawal proses Pemilu," ungkapnya.

Habib menilai, hal itu menunjukkan betapa beratnya Beban penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019. Oleh karenanya, perlu dibuat lebih sederhana lagi, supaya tidak menelan banyak korban yang kelelahan.

"Saya menyampaikan duka yang mendalam kepada petugas KPPS, aparat kepolisian dan saksi yang meninggal lantaran mengawal proses demokrasi. Saya sangat mengapresiasi kinerja dan ketekunan mereka untuk mensukseskan Pemilu kali ini," ujarnya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Mardani Ali Sera Pastikan Pilkada 2020 Tetap Terlaksana dengan Protokol Covid-19 yang Ketat

Image

Ekonomi

PP Tapera Dinilai Jadi Beban Pengusaha

Image

News

Formappi: Peluang Partai Gelora ke Parlemen Bergantung Pada Mesin Partai dan Kekuatan Modal

Image

News

Langgar Kode Etik, 24 Penyelenggara Pemilu Diberi Sanksi

Image

News

Pengamat: Partai Gelora Sasar Pemilih Figur Muda Umat Islam yang Kecewa dengan PKS

Image

News

DPR RI

Rapat dengan Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu, Komisi II Akan Bahas Tambahan Anggaran Pilkada 2020

Image

News

PSBB Segera Berakhir, Ditlantas Polda Metro Bahas Rencana Pemberlakuan Ganjil-Genap

Image

News

Pesawat R80 Ditarik dari Proyek Strategis Nasional, Ustaz Hilmi: Pak BJ Habibie Pasti Sedih

Image

News

Habiburokhman: Kok Jadi Boikot TVRI, Kenapa Gak Boikot Si Iman Brotoseno Aja?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tren Covid-19 di DKI Menurun, Fraksi NasDem Minta Masyarakat Patuhi PSBB Transisi

Jadi, peran semua pihak dibutuhkan untuk bisa mengusir corona dari Ibu Kota.

Image
News

Eks Dirut Hutama Karya Bambang Mustaqim Dieksekusi di Rutan Kelas I Jaktim

Terpidana akan melaksanakan pidana penjara selama 5 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan.

Image
News

Dianggap Bawa Hoki, Perampok Indomaret Taman Sari Selalu Bawa Keris dan Jaket Hitam saat Beraksi

Lagi apes.

Image
News
Wabah Corona

Ketum Persit KCK Berikan Bantuan Paket Sembako ke Pemulung di Bantar Gebang

"Ini baru pertama kali di RW 01. Bantuan seperti ini memang sangat membantu meringankan beban mereka, terlebih saat kondisi sekarang ini”

Image
News

Perampok Mini Market Kelompok AKAP Diduga Juga Spesialis Pencuri Motor

Asal senpi juga diselidiki.

Image
News

Jelang Hari Lahir Bung Karno, PDIP Ingatkan Pentingnya Patriotisme Membangun Iptek dan Riset

Semangat membangun bangsa berbasis iptek dan riset tersebut harus dilakukan sendiri oleh para pemuda Indonesia.

Image
News

Lewat Proses PKPU, KSP Indosurya Komitmen Selesaikan Kewajiban dengan Baik

Saat ini kan pengurus PKPU KSP Indosurya tengah memverifikasi piutang.

Image
News
Wabah Corona

Bertambah Satu, Pasien Positif Corona di Banyuwangi Jadi 10 Orang

"Sudah sesuai prosedur, bagi warga di Banyuwangi yang hasil tes cepatnya reaktif, segera kami lakukan tes swab“

Image
News

Prestasi Polda Metro Jaya Ungkap 19 Kasus Perampokan Mini Market selama Pandemi COVID-19

Kelompok incar lokasi yang sepi.

Image
News

Mulai Terapkan New Normal, Pegawai KPK Kembali Bekerja di Kantor

Jam kerja di lingkungan KPK kembali kepada jam kerja nomal.

terpopuler

  1. Dari India hingga Mesir, Ini 5 Negara Paling Rasis di Dunia

  2. Diminta Senyum oleh Donald Trump saat Berfoto, Reaksi 'Enggan' Ibu Negara AS jadi Sorotan

  3. Sebut Ada Pihak yang Diam-diam Ingin Kudeta Jokowi, Fadli Zon ke Boni Hargens: Cuci Muka Dulu

  4. 3 Zodiak Ini Diramal Hoki Banget di Bulan Juni, Siapa Saja?

  5. 5 Gaya Welber 'Neymar dari Indonesia' Diwawancara Reporter Cantik Ini Bikin Gereget, PD dan Tak Canggung

  6. Bukan Disebabkan Corona, Pengacara Sebut George Floyd Tewas karena 'Pandemi Rasisme'

  7. Viral, Driver Ojol Kena Suspend Gara-gara Kembalian Kurang Rp200, Warganet: Dikira Tahun 90-an

  8. Kamu si Pemilik 4 Zodiak Ini Wajib Berhati-hati Jaga Keuangan Ya Selama Pandemi

  9. Hendak Bubarkan Demonstran, Viral Polisi AS Malah Dihujani 'Tembakan' oleh Puluhan Warga

  10. Bikin Haru, Kisah Gadis Tuli Dibantu Satpam saat Mengambil Tabungan di Bank

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah