image
Login / Sign Up

Aktivis 98 Ingatkan Kubu 01 dan 02 Tunggu Hasil Resmi dari KPU

Herry Supriyatna

Image

Massa pendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf hadir dalam Konser Putih Bersatu dalam rangka kampanye akbar terbuka di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Massa dari berbagai elemen mulai memadati Stadion Utama GBK untuk mengikuti puncak kampanye akbar terbuka pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Aktivis 98 mengingatkan agar kedua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden, baik Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandi menunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang hasil Pilpres 2019.

Aktivis dari Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (Pena 98), Adian Napitupulu saat Syukuran Kemenangan Jokowi-Amin, "Setelah Menang, Mau Apa?", di Graha Pena, Jakarta Selatan, Minggu (21/4/2019), menilai dari hasil hitung cepat dan rekapitulasi suara KPU, kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sudah terlihat.

Oleh karena itu, kemenangan Jokowi di Pemilu 2019 merupakan kemenangan rakyat dan demokrasi.

Adian menyebutkan, hasil "quick count"  12 lembaga survei, sudah cukup membuktikan, Jokowi menang, tapi ingat tetap harus dikawal komitmen keduanya untuk rakyat.

"Kemenangan Jokowi adalah kemenangan Indonesia. Kemenangan Jokowi adalah kemenangan bagi demokrasi. Namun, kita tetap harus menunggu keputusan KPU soal hasil pilpres ini," ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Dalam kesempatan itu, Adian juga mengatakan bahwa saat ini tidak ada alasan cukup kuat untuk mengerahkan kekuatan massa atau "people power" lantaran "People power" dilakukan untuk melawan pemerintah yang semena-mena dan menindas rakyat.

"'People power' bergerak bukan karena kalah Pemilu. 'People power' karena ada kejahatan kepada rakyat. Kalau habis pemilu menggerakkan orang, itu namanya 'people' ngambek," ucap Adian.

Dirinya mengingatkan kepada kelompok-kelompok yang kalah pada Pemilu untuk tidak terus menghembuskan isu dan mencoba-coba menggerakkan rakyat melalui kegiatan inkonstitusional "people power".

"Hentikan ancaman-ancaman 'people power' itu. Angkatan 98 jangan dipaksa kembali berhadap-hadapan. Kalau memang Prabowo kalah lagi, kan memang sudah biasa. Sesuatu yang berulangkali, seharusnya sudah biasa buat dia. Prabowo hentikan marahnya, kasih Jokowi kesempatan membangun bangsa ini," ucapnya.

Aktivis 98 lain, Faisal Assegaf mengatakan, besar harapannya Jokowi ke depan dapat membuka lebar sejumlah kasus terutama korupsi dan berjalan atas dasar kerakyatan.

"Jokowi harus tetap berjalan sesuai spirit kerakyatan dan segera menegakkan hukum, adili sejumlah kasus korupsi, mafia migas. Serta jangan biarkan ada radikalisme tumbuh di Indonesia," tuturnya.

Para Aktivitas 98 menginginkan, agar kabinet di pemerintahan ke depan dapat ditempati oleh orang-orang yang bersih, dan tak memiliki dosa di masa lalu.

Dalam kesempatan itu digelar pemotongan tumpeng dan doa bersama yang diikuti puluhan pendukung #01 Jokowi-Ma'ruf, yang mengenakan busana putih-putih.[]

baca juga:

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

DPR Harap Pemerintah Percepat Pergantian Eks Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image

News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image

News

Evi Novida Ginting Manik Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Image

News

Kolom

Pilkada di Tengah Corona

Image

News

Wabah Corona

Dua Petinggi Ombudsman Dikarantina, Komisioner KPU Lakukan Tes Corona

Image

News

Mulai Besok, KPU RI Berlakukan Kerja Dari Rumah untuk Seluruh Satuan kerja se-Indonesia

Image

News

Wabah Corona

KPUD Sumatera Barat: Kita Tunda Sampai Ada Surat Edaran dari KPU untuk Mulai Tahapan Pilkada

Image

News

KPU Samarinda Tunda Tahapan Pilkada 2020

Image

News

Cegah Penyebaran Covid-19, KPU Depok Tunda Pelantikan PPS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Masyarakat Masjid ke Warga NTB: Tidak Perlu Panik, Namun Tetap Wspada, Salah Satu Cara Terbaik Harus Ikuti Anjuran Pemerintah

Ia juga meminta masyarakat tetap menjalankan anjuran pemerintah agar menerapkan social distancing dan menjaga pola hidup sehat.

Image
News
Wabah Corona

Cegah Covid-19, Gorontalo Utara Tolak Pekerja Asal Jawa Barat dan Sumatera Selatan, Mereka Disuruh Pulang Lagi

"Saya langsung meminta pihak perusahaan penyedia tenaga kerja, di lokasi PLTU tersebut untuk mengarantina seluruhnya di kawasan PLTU."

Image
News

Ganjar Beri Semangat Petugas Medis Positif COVID-19

"Anak saya dua tahun Pak, sejak saya dinyatakan positif dan dikarantina, sampai sekarang saya belum berjumpa,"

Image
News
Wabah Corona

28 Kereta Jarak Jauh Keberangkatan Gambir, Pasar Senen, dan Kota Dibatalkan Mulai 1 April sampai 1 Mei, Ini Daftarnya

Kali ini, KAI tidak mengalihkan penumpang yang jadwalnya batal ke perjalanan KA lainnya.

Image
News

Masjid Mir Mahmood Shah, Masjid Terkecil di Dunia yang Hanya Muat untuk 5 Orang

Terletak di Hyderabad, India, masjid ini hanya berukuran 10,21 meter dan berada di tepi bukit kecil dan dibangun pada ketinggian 530 mdpl.

Image
News

Pemkot Yogyakarta Sebut Tidak Ada Wilayah Lakukan "Lockdown"

“Di Kota Yogyakarta tidak ada kampung yang menutup diri,"

Image
News

Palu Diguncang Gempa Magnitudo 5,8

Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi dengan magnitudo 5,8 pada Sabtu (28/3/2020) sekitar pukul 22.43 WIB.

Image
News

Jember Berlakukan Kawasan Tertib Physical Distancing Cegah COVID-19

"Hari ini Kabupaten Jember bisa lebih baik lagi karena dari jajaran aparat kepolisian sudah membantu mengatur zona 'physical distancing',

Image
News

Kisah Nabi Isa dan Lelaki Berpenyakit Kusta

Nabi Isa as adalah seorang utusan Allah yang lahir di Betlehem, Palestina dari seorang ibu bernama Siti Maryam

Image
News

Kasus Positif Corona di Sumsel Meningkat Jadi Dua Orang

“Kami masih menunggu informasi lanjutannya, mengenai siapa yang dinyatakan positif ini,"

terpopuler

  1. Pasien Positif Corona Sembuh: Jangan Percaya Berita Hoaks, Nyatanya Bisa Sembuh

  2. Nasib TKI Saat Malaysia Lockdown, Kades: Ada Keluarga yang Jual Ternak sampai Perhiasan untuk Dikirim Agar Tetap Bisa Makan

  3. Politikus Demokrat: Pak Jokowi, Apa yang Membuat Bapak Jadi Peragu untuk Putuskan Lockdown atau Tidak, Jelaskan Saja Pada Rakyat

  4. Wilmar Peduli Alokasikan USD1 Juta Ringankan Dampak Covid-19

  5. Pro Kontra di Tengah Wabah Corona, Gatot Nurmantyo Jelaskan Mengapa Ajak Umat Makmurkan Masjid dan Galakkan Salat Berjamaah

  6. Haikal Hassan: Walikota Lockdown Tegal Dipuji, Gubernur DKI Mau Lockdown Dibully

  7. Menkopolhukam: Pastikan Tidak Ada Lockdown Tapi Karantina Wilayah

  8. Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

  9. Sebelum Meninggal Anggota DPR RI Imam Suroso Sempat Blusukan di Pasar Puri Kabupaten Pati

  10. Presiden Jokowi Diminta Nyatakan Jakarta 'Lockdown'

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH