image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

PSI Tembus DPRD DKI, Tanda Lunturnya Kepercayaan Masyarakat terhadap Partai Lama

Yohanes Antonius

Pemilu 2019

Image

Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia Maksimus Ramses Lalongkoe menilai disahkannya Perppu No 2/2017 bukti bahwa DPR benar benar mewakili rakyat | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah hampir dipastikan melenggang secara leluasa menuju DPRD DKI Jakarta setelah memperoleh sebanyak 7,98 persen raihan suara di DKI Jakarta versi hitung cepat berbagai lembaga survei pada Pemilihan Legislatif tahun ini.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia Maksimus Ramses Lalongkoe, keberhasilan PSI merebut suara pemilih pada Pemilihan Umum 2019 dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Salah satunya kian mengikisnya kepercayaan pemilih pada partai politik lama. Diakui Rames, saat ini pemilih PSI belum bisa dipetakan datang dari kalangan apa saja.

baca juga:

"Bisa jadi itu (karena menurunnya kepercayan kepada Parpol lama) menjadi salah satu faktor," kata Rames saat dihubungi AKURAT.CO, Jumat (19/4/2019).

Selain itu, menurut Ramses, keberhasilan PSI merebut suara pemilih di DKI juga dipengaruhi konsep kampanye yang memang membuat publik penasaran dan ingin melihat kebijakan - kebijkan politik yang akan diambil PSI bila masuk parlemen nanti.

Intinya kata Ramses, publik Jakarta sedang mencari tahu sepak terjang PSI bila berhasil menjadi salah penentu kebijakan di Parlemen nanti.

"Kita lihat pola komunikasi PSI, kader PSI itu sendiri terutama bagaimana mereka mempengaruhi kelompok masyarakat dengan kampanye mereka yang anti korupsi. Terus yang lain juga misalnya mereka menolak poligami," tuturnya.

Tak hanya itu, menurut Rames, penempatan tokoh-tokoh di dalam tubuh PSI terutama calon legislatif yang ditempatkan di semua Daerah Pemilihan juga berkontribusi banyak dalam menggaet pemilih pada Pemilu kali ini.

"Faktor lain juga soal bagaimana penempatan tokoh - tokoh yang menjadi caleg di setiap daerah. Artinya tokoh yang ada disitu bisa mempengaruhi masyarakat pemilih dengan gaya dan pola komunikasi politik mereka," tuntasnya.

Perlu diketahui quick count CSIS-Cyrus Network mencatat perolehan suara PSI di Jakarta di angka 7,98%, di belakang PDI-P (23,05%), PKS (16,4%), dan Gerindra (14,87%). Sementara itu, sampai dengan data Kamis dini hari, quick count Indobarometer mencatat perolehan suara PSI di angka 8,11%, setelah PDI-P (25,07%), PKS (17,49%), dan Gerindra (15,26%).[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Pesan Politikus PDIP ke Anies: New Normal Suatu Hal yang  Harus Dicapai, Bukan Dihindari

Image

News

Ini Profil Sardjono Jhony yang Ditunjuk Anies Jadi Dirut Transjakarta

Image

News

Banyak yang Keliru Soal Pengajuan SIKM, Ini Penjelasan Pemprov DKI Jakarta

Image

News

Wabah Corona

Tolak 12.710 Pemohon, Pemprov DKI: Banyak Warga Kurang Bijak Mengajukan Perizinan SIKM

Image

News

Wabah Corona

Kasus Positif COVID-19 di DKI Jakarta Naik 124 orang

Image

News

Wabah Corona

Tidak Miliki SIKM, 256 Pengendara Dipaksa Putar Balik di Wilayah Jakarta Barat

Image

News

Polisi Sebut Hasil Olah TKP Buktikan Bajaj Tabrak Bus Transjakarta

Image

News

Satpol PP Jakarta Barat Jaga Kawasan Penyekatan Selama 24 Jam

Image

News

Wabah Corona

DKI Jakarta Tetapkan Hari Pertama Masuk Sekolah 13 Juli 2020, Jansen: Ngeri dengan Keselamatan Anak-anak Kita!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gerindra: Tatanan Kenormalan Baru Tak Bisa Mendadak

New normal harus melalui simulasi dan kajian komprehensif dalam menentukan waktu transisi

Image
News
Wabah Corona

Kontroversi Risma Vs Gugus Tugas Jatim Soal Mobil PCR, Ana: Jika Koordinasi Minim, Hasilnya Keributan Seperti Ini

Pengalihan dua mobil PCR test tersebut telah membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kecewa.

Image
News
Wabah Corona

JK Perkirakan Tatanan New Normal di Indonesia Akan Berlangsung Minimal Tiga Tahun

Indonesia sendiri, diperkirakan baru bisa mendapat vaksin tersebut akhir tahun 2021 atau kisaran Agustus atau September.

Image
News

Pria 24 Tahun asal Jawa Tengah Gantung Diri di Dalam Kelas SDN 03 Karang Anyar

Saat di lantai 3, terlihat pria memakai baju warna abu-abu tengah tertidur dalam posisi telungkup

Image
News
Wabah Corona

Gara-gara Mobil PCR Risma Gusar, Fadli Zon: Ngeri Ah...

"Heran kok sering sekali mengamuk," sindir Fadli.

Image
News
Wabah Corona

Terus Bertambah, Pasien Sembuh di NTT Kini Berjumlah 14 Orang

Pasien yang sembuh itu berasal dari kluster Sukabumi, Jawa Barat. Hari ini sudah diizinkan pulang ke rumah.

Image
News
Wabah Corona

PDIP Harap Gubernur dan Satgas Corona Jatim Bisa Lebih Bijak

“Semua harus kedepankan kerja gotong royong untuk kemanusiaan“

Image
News

Tidak Ada Akhlak, Seorang Guru Ngaji di Bengkulu Cabuli Bocah

“Pelaku melakukan pencabulan kepada muridnya dengan modus mengiming-imingi korban akan dibelikan handphone (HP), uang jajan,” kata Anjas.

Image
News
Idul Fitri 1441 H

Berkah Idul Fitri, Warga Papua Serahkan Senjata ke TNI Secara Sukarela

“Sampai dengan hari ini, kami telah menerima penyerahan dua pucuk senjata api rakitan dan munisi sejumlah 65 butir“

Image
News

Aksi Protes Kematian George Floyd Meluas ke Seluruh Bagian AS, Polisi Pelaku Pembunuhannya Terancam 25 Tahun Penjara

Kasus ini mencuri perhatian internasional di tengah pandemi corona

terpopuler

  1. Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton

  2. Twit Lawas Diduga Milik Iman Brotoseno Soal Bokep Viral, Istri Sandiaga Uno: Masih Mau Nonton TVRI?

  3. 5 Shio Ini Tak Akan Seret Rezeki Meski di Tengah Pandemi Sekalipun

  4. Yunarto ke Ganjar: Gak Ada Alasan Membuka Sekolah Terburu-terburu Ketika Kita Tahu Alasan Utama New Normal Faktor Ekonomi Pak

  5. 5 Foto Realita vs Ekspektasi Buktikan Belanja Online Kadang Dapat Zonk

  6. Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Kini Dibawa ke Jakarta, Bareskrim Polri Tangani Langsung

  7. Komentari Soal New Normal, Melanie Subono: Kenapa Nunggu Rakyat Miskin Dulu?

  8. Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

  9. Tidak Dendam, Nikita Mirzani Ogah Jalin Komunikasi dengan Dipo Latief

  10. Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton