Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

5 Fakta Sepak Terjang Julian Assange, Pendiri Wikileaks yang Lama Jadi Buronan

Endarti

5 Fakta Sepak Terjang Julian Assange, Pendiri Wikileaks yang Lama Jadi Buronan

Pendiri WikiLeaks, Julian Assange terlihat di dalam mobil polisi setelah ditangkap oleh polisi Inggris di luar kedutaan besar Ekuador di London, Inggris, 11 April 2019 | REUTERS/Henry Nicholls

AKURAT.CO, Pada Kamis (11/4), Julian Assange resmi ditangkap kepolisian Inggris dari Kedutaan Besar Ekuador. Setelah 7 tahun tinggal di Kedutaan Besar Ekuador di Ingggris, akhirnya pendiri Wikileaks itu ditangkap. Setelah pencabutan suaka oleh pemerintah Ekuador, Julian akhirnya ditahan karena mangkir dari sidang kasus pelecehan seksual yang menjeratnya tahun 2010 lalu.

Pendiri Whistleblower ini memang kerap mengundang kontroversi. Sepak terjang pria asal Australia yang menjadi tokoh paling dicari ini memang selalu menarik perhatian dunia internasional.

Dirangkum oleh AKURAT.CO dari beberapa sumber pada Jumat (12/4), berikut 5 fakta sepak terjang Julian Assange.

baca juga:

1. Bakat meretas

ASSIGNMENTPOINT

Assange mulai tertarik dengan komputer saat usianya 16 tahun. Semenjak itu, ia mengembangkan bakat meretas. Tahun 1987 menjadi awal karier 'membajaknya'. Dengan nama sandi Mandex, Assange dan kedua kawannya membentuk grup peretas.

Mereka berhasil membobol sistem master terminal dari perusahaan telekomunikasi Nortel di Kanada. Tidak hanya itu, ia dan kawannya juga membajak beberapa fasilitas Departemen Pertahanan Amerika, Angkatan Laut Amerika, NASA, hingga beberapa website institusi terkenal seperti Citibank, Lockheed Martin, Motorola, Panasonic, dan Xerox.

Selanjutnya, ia didakwa atas lebih dari 30 kasus pembajakan di Australia. Tetapi dia berhasil lolos dari tuduhan setelah membanar denda kerugian.

2. Drop out

ASSIGNMENTPOINT

Ketika masih muda, Assange berambisi menjadi seorang ahli pemrograman komputer dan perancang perangkat lunak. Berkat kecerdasannya, ia berhasil masuk jurusan Matematika di Universitas Melbourne (2003-2006). Namun setelah 3 tahun, Assange memilih keluar karena keberatan dengan mahasiswa lain yang mengerjakan proyek komputer untuk militer.

Sebelumnya pada tahun 1994, Assange juga pernah mengenyam pendidikan di Universitas Pusat Queensland dengan mengambil jurusan pemrograman, matematika, dan fisika. Namun, dia juga tidak meneruskan studinya itu.

3. Karier pemrograman

HERALDSUN

Tahun 1993, Assange menjadi konsultan teknik untuk Unit Eksploitasi Anak Victoria. Di tahun yang sama, dia tergabung dalam pengembangan pelayanan internet publik pertama Suburbia Public Access Network di Australia.

Setahun kemudian ia mengembangkan pemindai lampu strobo pada Transmission Control Protocol. Tahun 1995, dia mengembangkan sistem PostgreSQL, perangkat lunak NNTP, serta sistem enskripsi Rubberhose.

4. Earthmen Technology

ATEAMINDIA

Setelah memoderisasi website forum AUCRYPTO forum, dan memiliki 5.000 pengguna, akhirnya pada tahun 1998 Assange mendirikan perusahaan pertamanya yang diberi nama Earthmen Technology.

5. Wikileaks

VOA

Tahun 2006, Assange menciptakan Wikileaks, sebuah situs yang bertujuan untuk mengumpulkan dan menyebarkan informasi rahasia pada skala internasional. Assange resmi meluncurkan situsnya pada tahun 2007 di Swedia.

Tidak lama kemudian, Wikileaks mengeluarkan berkas penjara pusat Guantanamo. Sejak saat itu, Wikileaks kerap membocorkan banyak dokumen rahasia Amerika Serikat. Hal inilah yang membuatnya menjadi orang paling dicari oleh pemerintahan Amerika Serikat.

6. Skandal pelecehan seksual

AFP

Awal Desember 2010, Assange terjerat tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual di Swedia. Setelah pemerintah Swedia mendapatkan jaminan penahanan Eropa pada tanggal 6 Desember, Assange menyerahkan diri kepada kepolisian London.

Meskipun telah membayar uang jaminan sebesar 13 juta euro atau sekitar Rp207 triliun, Assange kalah di persidangan. Ia pun terancam diekstradisi ke Swedia. Menghindari hal tersebut, Assange melarikan diri ke Ekuador untuk mencari suaka politik.

7. Penangkapan

REUTERS/Henry Nicholls

Tahun 2012, Assange berhasil mendapatkan suaka dari kedutaan Ekuador. Tahun 2017 ia mendapatkan kartu kewarganegaraan Ekuador. Namun, setelah Kedutaan Besar Ekuador mencabut suaka politiknya, kepolisian London pun langsung menahannya.

Setelah penangkapan tersebut, kemungkinan akan dibukanya kasus pelecehan seksual Assange sangat besar. Menurut pengacara Assange, Jennifer Robinson, alasan penangkapan Assange ada hubungannya dengan permintaan ekstradisi dari pemerintahan Amerika Serikat. []

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Pengadilan Sebut Julian Assange Hubungi Gedung Putih

Image

News

Mantan Anggota Kongres Bantah Kabar Trump Akan Ampuni Julian Assange

Image

News

Trump Akan Ampuni Julian Assange Bila Ia Bantah Campur Tangan Rusia Dalam Pemilu AS

Image

News

Ayah Julian Assange Khawatir Putranya Mati Bila Diekstradisi ke AS

Image

News

Diberi Komputer Jelek di Penjara, Julian Assange Sulit Persiapkan Diri untuk Sidang

Image

News

Kejahatan Internet

Berpenghasilan Rp31 Miliar, Hacker asal Sleman Masih Mengontrak

Image

News

Pengadilan Spanyol Selidiki Penyadapan Terhadap Julian Assange

Image

News

Pengadilan Ekstradisi AS untuk Assange Digelar Februari 2020

Image

News

Assange Tunjukkan Gejala Penyiksaan Psikologis

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

di dunia ini, "orang pintar" biasanya bakal jadi kontroversi. entah karena kebaikannya atau kejahatannya

terkini

Image
News
Lawan Covid-19

Sah! Inggris Restui Pfizer/BioNTech untuk Vaksinasi Massal Warganya

Bersama Pfizer/BioNTech, Inggris siap menjadi negara Barat pertama yang menyetujui vaksin COVID-19

Image
News

Tak Ada Akhlak, Tentara Australia di Afganistan Minum Bir dari Kaki Palsu Milisi Taliban yang Tewas

Tentara pasukan khusus senior Australia ketahuan minum bir dari kaki palsu seorang tentara Taliban yang sudah tewas

Image
News

Jelang Pilkada 2020, Disdukcapil Pesaman Barat Pacu Perekaman e-KTP

Agar masyarakat bisa berpartisipasi dalam pemilu 9 Desember mendatang, Disdukcapil Pesaman Barat lakukan perekaman e-KTP

Image
News

Penyidik Polda Kembali Kirim Surat ke Rumah Habib Rizieq di Petamburan 3

Saat mengantarkan surat panggilan, penyidik sempat dihalang-halangi massa FPI

Image
News

Pihak Bandara Soetta Diperiksa Soal Kerumunan Habib Rizieq

Senior Manager Avsec Sekuriti Bandara Soetta, Oka Setiawan diperiksa penyidik Polda Metro Jaya.

Image
News

Kapolda Gorontalo Tinjau Langsung Kesiapan Logistik Pilkada 2020

Polri dan TNI akan terus mengawal dan mengamankan pilkada

Image
News

FPI Sebut Tidak Ada Pengerahan Massa Kawal HRS di Polda Metro Jaya

RIzieq dipanggil kedua kalinya dalam kasus kerumunan di Petamburan

Image
News

Bupati Bengkayang Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 2020

Protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat 9 Desember nanti

Image
News

Wagub DKI: Saya Tetap Bekerja seperti Biasa dari Tempat Isolasi di Rumah

Ahmad Riza Patria mengunggah foto dirinya memakai pakaian putih dan memakai masker serta faceshield

Image
News
Lawan Covid-19

Pemkot Yogyakarta Tambah 68 Tempat Tidur untuk Tangani Pasien COVID-19

Pemerintah Kota Yogyakarta bersama tujuh rumah sakit rujukan penanganan Corona sepakat menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien COVID-19

terpopuler

  1. PA 212 Ancam Kerahkan Massa Saat Rizieq Diperiksa, Denny Siregar: Ini Sudah Provokasi

  2. Deddy Corbuzier Sebut Hubungan Kalina Oktarani dan Vicky Prasetyo Bukan Settingan

  3. Wisuda Online Didampingi Orang Tua ‘Palsu’, Warganet: Emaknya Waxing Dulu!

  4. Media Asing Soroti Aksi Teroris yang Bunuh 1 Keluarga di Sigi, Disebut Bukan Masalah Agama

  5. Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

  6. Moderna Umumkan Hasil Uji Coba, Vaksin Coronanya 100 Persen Ampuh Lawan COVID-19 Parah

  7. Jadi Ibu Sambung, 7 Potret Kehangatan Nathalie Holscher dan Anak-anak Sule

  8. Pemerintah Harus Tanggung Biaya Perawatan Rp184 Juta per Orang Pasien Covid-19

  9. Persiapan Personel TNI Jelang Pemeriksaan Rizieq Shihab

  10. Musni Umar Keluhkan Penyebutan Premanisme Terhadap Massa Pendukung HRS

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan