image
Login / Sign Up

Pengamat: Tingkat Partisipasi Masyarakat Makassar dalam Pemilu Masih Rendah

Muh. Aidil

Menuju Pilpres 2019

Image

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar Simulasi pencoblosan Surat Suara Pemilu 2019 yang akan datang, di halaman parkir KPU, Jakarta, (12/3/2019). Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan beberapa surat suara yang terbagi lima macam yaitu calon DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, calon DPR RI dan calon DPD serta pasangan calon presiden dan wakil presiden, dan lima kotak suara. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Pengamat politik, Firdaus Muhammad menilai tingkat Partisipasi Masyarakat Kota Makassar, Sulawesi Selatan dalam pemilihan umum 2019 nanti, masih rendah.

Dengan rendahnya tingkat partisipasi warga di Kota Makassar menjelang pemilihan umum pada 17 April 2019 nanti, Dosen Komunikasi Politik di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar itu, golput akan menjadi ancaman besar bagi perolehan suara terhadap kedua calon Presiden Republik Indonesia, baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto. 

"Tingkat partisipasi di Makassar cukup rendah sehingga golput jadi ancaman serius. Keduanya dirugikan karena selisihnya tipis," kata Firdaus Muhammad dalam keterangan tertulisnya kepada AKURAT.CO, Selasa (9/4/2019). 

baca juga:

Sebelum pemilihan umum 2019 nanti terlaksana, kata dia, kedua calon memang sudah massif melakukan sosialisasi dan kampanye untuk meyakinkan masyarakat daerah Provinsi Sulawesi Selatan agar menetapkan pilihannya pada masing-masing calon kandidat. 

Namun khusus di Kota Makassar sendiri, kata Firdaus Muhammad, kekuatan kedua pasangan calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin maupun pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno yang akan bertarung nantinya saat ini masih condong berimbang. 

"Elite politik seperti pak Danny menonjol dukung Jokowi tapi masyarakat juga sebagian condong pilih Prabowo," katanya.  

"Dari hasil beberapa survei belum ada yang mendominasi, sehingga wajar jika ada kecenderungan saling klaim," Firdaus Muhammad menambahkan. 

Selain Joko Widodo dan Prabowo Subianto, Firdaus Muhammad menerangkan kedua wakil calon presiden tersebut, juga telah gencar melakukan sosialisasi di daerah Provinsi Sulawesi Selatan untuk membantu perolehan suara pada masing-masing pasangannya. 

"Kedua wakil itu memiliki basis pemilih. Tapi Sandiaga cukup massif sosialisasi di Sulsel sehingga cukup bantu suara Prabowo. Maruf Amin juga beberapa kali turun bahkan sebelum maju pilpres sehingga figurnya cukup dikenal," terangnya. 

Firdaus Muhammad menegaskan yang perlu dihindari oleh masyarakat Sulawesi Selatan di hari-hari terakhir sebelum hari pencoblosan 17 April 2019 nanti. Kata dia, adalah politik uang dan sebaran hoaks.  

"Kita berharap agar politik uang dan sebaran hoaks dapat dihindari demi mewujudkan kualitas demokrasi," tutupnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Sakit Hati Pemilu Bikin Pemda dan Pusat Tak Sehati Tangani Corona

Image

News

Wabah Corona

Cegah Corona, DKPP Tiadakan Pengaduan Pemilu Secara Tatap Muka

Image

News

Kolom

Putusan Progresif MK Tentang Keserentakan Pemilu (Bagian 1)

Image

News

Soal Pemecatan Komisioner KPU, Politikus PAN: Yang Dinilai Bersalah Perlu Diganti

Image

News

Pilkada 2020

PPK Banjarmasin Siap Kawal Pilkada 2020

Image

News

Pilkada 2020

Bahas Data Pemilih, Bawaslu Pontianak Sambangi Wali Kota

Image

News

KPU Thailand Layangkan Tuntutan Terhadap Tokoh Partai Oposisi

Image

News

Kompak! Nasdem dan Golkar Sepakat Tolak Pemilu Serentak 2024

Image

News

Jokowi Juga Didukung Minoritas, Rustam: Mereka Tentu Berharap Perlindungan yang Lebih terhadap Hak-hak Kaum Minoritas, Apakah Harapan Itu akan Sia-sia?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Kisah WNI di AS saat Pandemi Corona, Dirumahkan Tanpa Kepastian

Jika kedapatan melanggar perintah tetap di rumah, terancam denda USD 5.000 (Rp82,5 juta) dan penjara maksimal 1 tahun.

Image
News
Wabah Corona

Polisi: Pembubaran Kerumunan Massa Sudah 10.873 Kali Kami Lakukan

Polisi telah melakukan sejumlah upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 dengan cara yang humanis.

Image
News
Wabah Corona

Sultan Jogja Prihatin Nasib Tenaga Medis Corona, Ada yang Ditolak Lingkungan Hingga Jasa Laundry

Para tenaga medis memiliki protokol tersendiri saat dan usai menangani pasien corona, sehingga ada upaya mensterilisasi diri.

Image
News
Wabah Corona

Cerita Ketua RT Menteng Dalam, Malam-malam Pintu Rumahnya Diketuk Warga yang Panik Akibat Suhu Tubuh Tinggi

Malam itu, warga bernama Nurhadi mengetuk pintu rumah Heru. Nurhadi ini bekerja menjadi tukang ojek daring.

Image
News
Wabah Corona

DPR: Peningkatan Status Imbauan Menjadi Perintah Untuk Tidak Mudik Sangat Penting

Seharusnya pemerintah menaikkan status imbauan menjadi perintah tidak mudik.

Image
News

Ahmad Riza Jadi Wagub DKI, Dahnil: Selamat Bang, Tidak Ada Waktu Lagi untuk Berleha-leha

Anies sudah kewalahan tanpa wakil.

Image
News

Dijamin Bebas dari Dosa, Bagaimana Cara Nabi Muhammad Beristigfar?

Rasulullah saw yang sudah dijamin masuk surga dan "maksum" terbebas dari dosa pun selalu beristigfar.

Image
News

Tegas Sebut Napi Koruptor Tidak Pernah Dibicarakan dalam Rapat, Najwa Shihab: Clear! Terima Kasih Pak Jokowi

Pak Yasonna kecewa berat.

Image
News
Wabah Corona

Pemerintah Prihatin Masih Saja Ada Tenaga Kesehatan yang Terinfeksi dan Gugur Saat Jalankan Tugas Tangani Covid-19

"Kami laporkan per 6 April ini sudah melaksanakan pemeriksaan spesimen terhadap 11.242 orang."

Image
News
Wabah Corona

Antisipasi COVID-19, Ini 4 Potret Bayi Baru Lahir di Thailand Dipasangi Alat Pelindung Muka

Bayi yang baru lahir dipasangi alat pelindung muka.

terpopuler

  1. Maria Ozawa Beri Imbauan Khusus untuk Masyarakat Indonesia: Jangan Keluar... Tetap di Dalam

  2. Dikabarkan Bangkrut Akibat Narkoba, Begini Penjelasan Keluarga Roro Fitria

  3. Ridwan Kamil Unggah Tabel Nama Pria 'Tukang Selingkuh', Ada Namamu?

  4. Politisi Gerindra: Kalau Mau Wajibkan Warga Pakai Masker, Pastikan Dulu Maskernya Ada

  5. Bisnis Tutup Karena Corona, Anang Hermansyah Terancam Rugi Miliaran Rupiah

  6. Said Didu Belum Minta Maaf ke Luhut, Rustam: Lanjutkan ke Ranah Hukum

  7. Polda Metro Kerahkan Pasukan Jaga Pemakaman Korban Covid-19: Sekali Lagi, Jenazah yang Sudah Dikubur Tak Menularkan Virus

  8. Apa Sih yang Ada di Kepala Para ABG Itu Ketika Tawuran di Tengah Wabah Corona

  9. Eh, Pasar Tanah Abang Nggak Jadi Dibuka Besok karena Seruan Anies Baswedan untuk Lakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar

  10. Anggota DPR: Jangan Sampai Ketika Menkes Tetapkan PSBB di Suatu Wilayah, Daerah Belum Siap Anggaran dan Operasionalisasi Jaring Pengaman Sosial

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Analisis Komunikasi Penanganan Covid-19

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Harta Kekayaan Capai Rp3,6 M, 5 Fakta Menarik Muhammad Syarifuddin, Ketua MA 2020-2025

Image
News

5 Fakta Menarik Ahmad Riza Patria, Ketua OSIS di SMA sampai Peraih Master Bisnis ITB

Image
Ekonomi

Harta Kekayaan Naik Rp66 Triliun dalam 3 Bulan! Ini 7 Fakta Menarik Pendiri Zoom Eric Yuan