breaking news: Saru Orang Staf DPRD DKI Jakarta Terpapar Corona!

image
Login / Sign Up

BPN Pertanyakan Bukti Transfer Aliran Dana dari Perusahaan Asing ke Rekening Sandi

Yudi Permana

Image

Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahudin Uno menyapa pendukungnya saat melakukan kampanye terbuka di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Senin (25/3/2019). Memasuki hari ke 2 kampanye terbuka, Sandiaga Uno memilih untuk melakukan kampanye terbuka di beberapa titik wilayah Jakarta, salah satunya Jakarta Timur. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandi mempertanyakan bukti aliran dana dari sejumlah perusahaan asing yang masuk ke rekening Cawapres Sandiaga Uno. Seperti yang disampaikan Komunitas Pemerhati Indonesia (KOPI) dalam hasil investigasinya.    

Tim Riset dan Penelitian Ekonomi BPN Prabowo- Sandi, Harryadin Mahardika mengatakan, apabila tidak ada bukti transfer aliran dana dari beberapa perusahaan asing, maka hal itu bisa dikatakan sebagai kampanye hitam atau Black Campaign yang ditujukan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.    

"Ada bukti aliran dana tersebut? Saya anggap hal tersebut black campaign sampai bisa dibuktikan sebaliknya," kata Harryadin kepada AKURAT.CO, saat dihubungi, Selasa (9/4/2019).    

baca juga:

Ia pun enggan menanggapi lebih jauh dan secara detail, jika tidak ada bukti yang otentik terkait adanya aliran dana dari perusahaan asing yang berjumlah ratusan miliar. Sebab hasil investigasi KOPI yang dirilis ke publik itu hanya pernyataan yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.    

"Jika tidak ada bukti otentik, saya tidak bisa memberikan statement," jelasnya.     

Tim ekonomi dari Partai Gerindra ini meminta KOPI untuk menunjukan bukti transfer ke Rekening Sandi, agar tidak terkesan menuduh saja. Menurut dia, sesuatu yang belum jelas buktinya itu tidak perlu ditanggapi.       

"Tentu saja ini hanya menurut pengakuan KOPI saja. Mereka harus menunjukkan bukti transfer, balance di rekening dan lain-lain," ucap Harryadin.      

Sebelumnya diketahui, Komunitas Pemerhati Indonesia (KOPI) merilis hasil investigasinya terkait dugaan aliran dana dari sejumlah perusahaan asing kepada Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno.  

Hasil tim investigasi KOPI mengungkapkan bahwa total aliran dana dari sejumlah perusahaan asing yang mengalir ke Rekening Sandi mencapai US$18.557.147 atau senilai Rp276,2 milar lebih.    

Dana Asing itu kemudian dialirkan ke sejumlah rekening lain yang diduga digunakan sebagai dana kampanye BPN Prabowo-Sandi.    

Perusahaan-perusahaan asing yang menyetor atau memberikan dana ke Sandiaga Uno itu diantaranya adalah Uno Capital Holding, Ace Power Investment Limited dan Reksadana Schroder Bound Found.   

Uno Capital Holding melakukan transaksi satu kali pada tanggal 28 Agustus 2018 dengan nilai transaksi US$3.555.000. Dan terdapat keterangan transaksi dari Bank LGT Bank Singapure LTD.   

Kemudian, pada tanggal 20 Juli 2018, ada transaksi dari Ace Power Investment Limited berjumlah US484.000, dan Reksadana Schroder Bound Found pada 31 Oktober dan 15 November 2018 terdapat transaksi 2 kali mencapai US$14.918.147.

PT Schroder Investment Management Indonesia merupakan perusahaan manajer investasi yang 99 persen sahamnya dimiliki oleh group Schroders yang berpusat di Inggris. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Modal Asing Masuk ke RI Melalui SBN Rp2,87 T Hingga Awal Mei 2020

Image

News

Prabowo Berduka atas Wafatnya Mantan Panglima TNI Djoko Santoso

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Covid-19 Melanda, Kementerian ATR/BPN Klaim Tetap Berikan Pelayanan Maksimal

Image

News

Sengketa Lahan di Manado, BPN Sarankan Korban Tempuh Jalur Hukum

Image

News

Otoritas AS Selidiki Universitas Harvard dan Yale Terkait Aliran Dana Asing

Image

News

Bareskrim Geledah Kantor BPN, Sejumlah Dokumen Disita Terkait Sengketa Tanah 10 Hektar

Image

News

BPNT Turunkan Angka Kemiskinan, PR Kemensos Berikutnya Adalah Pemantapan Data

Image

News

Pemkot Depok Bagikan 1000 Sertifikat Tanah PTSL di Kecamatan Limo

Image

News

Urus Sertifikat Tanah yang Hilang dan Rusak, Korban Bencana Dibebankan Biaya Rp50.000

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Melalui Online, Segini Tarif PSK yang Ditawarkan Mahasiswa Yogya

Polsek Mlati, Sleman, Yogyakarta, menangkap mahasiswa yang bertindak sebagai mucikari online berkedok jasa pijat

Image
News
Wabah Corona

Bikin Bingung Argentina, 57 Pelaut Terjangkit Corona Meski Terisolasi di Lautan

Pasalnya, sebelum berlayar, puluhan pelaut ini telah dikarantina dan telah menunjukkan hasil negatif terhadap COVID-19

Image
News

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Rabu 15 Juli 2020, Serunya Belajar Berhitung!

Jangan sampai ketinggalan ya. Selamat belajar bersama keluarga!

Image
News

10 Orang Ditemukan Meninggal Dunia Pasca Banjir Bandang Masamba

Musibah tersebut berdampak pada lima kecamatan.

Image
News

Evaluasi PPDB DKI, Anggota DPRD Sebut Anak Buah Anies Kurang Sosialisasi

Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebelum membuka PPDB DKI tahun 2020, mereka memang kurang melakukan sosialisasi

Image
News

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Kalideres Nekat Gantung Diri di Kamar Mandi

Kapolsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi membenarkan adanya seorang pria yang ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar mamdi rumahnya

Image
News

Mengapa Bisa Muncul Prostitusi di Kalangan Artis?

Kemungkinan besar ada seseorang yang memanfaatkan pekerjaan artis sebagai batu loncatan.

Image
News

Viral Tiang Listrik Jadi Simbol Kerukunan, Warganet: Tiang Agama yang Sesungguhnya

Dalam foto tiang yang viral tersebut terlihat plang tiga organisasi Islam.

Image
News

Bantul Batasi Maksimal 40 Orang di Setiap Lokasi Penyembelihan Kurban

"Proses penyembelihan harus diikuti dengan kepatuhan mengikuti protokol kesehatan dan jaga jarak," kata Joko Waluyo dari DPPKP Bantul.

Image
News

Yodi Habis COD Kamera, Polisi: Kalau Ada yang Dapat Informasi Datang ke Polres

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus meminta kepada siapa saja yang memiliki informasi sebelum kematian Yodi untuk melapor

terpopuler

  1. Terungkap! Segini Tarif Kencan Artis Diduga Hana Hanifah, yang Masih Makan Mie Pakai Nasi Minggir Dulu

  2. Pengibar Bendera Bintang Kejora di Depan Istana Ceritakan Bobroknya Rutan Salemba

  3. Muncul Akun Baru Nia Ramadhani di Twitter, Warganet: Kok Pakai Android?

  4. Personel BKO Akan Diberi Kenaikan Pangkat Jika Mau Jadi Organik Kodam Kasuari

  5. Usai Dikritik Warganet, Kantor Berita China Konfirmasi Batik Berasal dari Indonesia

  6. Dipastikan, Artis FTV HH Adalah Hana Hanifah

  7. Dimintai Konfirmasi Soal Kondisi Rutan, Karutan Salemba Malah Asyik Rayakan Ulang Tahun

  8. Hana Hanifah Terseret Kasus Prostitusi, Manajer Sebut Ada Kemungkinan Dijebak

  9. Dunia Internasional Ramai Mengecam Peralihan Hagia Shopia Jadi Masjid, Yunani Ancam Beri Sanksi

  10. Jawaban Dato Sri Tahir Soal Utang Benny Tjokro ke Bank Mayapada

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Zamaahsari A. Ramzah

Mendongkrak Partisipasi di Tengah Covid-19

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Wabah Corona

Jangan Sepelekan Penggunaan Masker, Ini 3 Alasan Penyebaran COVID-19 Semakin Luas

Image
News

Jaga Kebugaran Tubuh, 6 Gaya Sporty Menkumham Yasonna Laoly Bersepeda

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil