image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Sindir Prabowo, Tubagus Hasanuddin: TNI Kita Disegani Negara Lain

Avila Dwi Putra

Debat Pilpres 2019

Image

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin memberikan pernyataan sikap terkait rencana aksi #2019GantiPresiden, Jumat (3/8). | AKURAT.CO/Avila Dwi Putra

AKURAT.CO, Pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto terkait anggaran untuk alat utama sistem senjata (alutsista) dalam debat keempat, Sabtu (30/3/2019) kemarin menuai beragam komentar.

Dalam debat itu, Prabowo menyinggung minimnya anggaran persenjataan negara sebagai bahan guna melindungi kekayaan negara. Namun, hal tersebut dibantah oleh politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Tubagus Hasanuddin

“Ada kesan yang disampaikan oleh Pak Prabowo bahwa sistem pertahanan kita mengarah kepada sistem pertahanan ofensif aktif, padahal sesungguhnya strategi pertahanan kita adalah defensif aktif sesuai dengan undang-undang pertahanan dan Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Hasanuddin, di Bandung, Minggu (31/3). 

Hasanuddin menilai, apa yang disampaikan oleh calon presiden petahana Joko Widodo, telah sesuai dengan undang-undang, bahwasanya dalam sistem defensif aktif maka setiap jengkal wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus bisa dikontrol dengan sistem senjata modern, diantaranya melakukan pengawasan melalui radar. 

“Radar harus menjadi ‘CCTV-nya’ NKRI. Radar kemudian dihubungkan  dengan satuan-satuan pemukul yang bergerak setiap saat sesuai dengan kebutuhan dan besarnya ancaman,” terang mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini. 

Hasanuddin yang juga mantan perwira TNI berpangkat mayor jenderal ini berpandangan, anggaran alutsista yang dikucurkan pemerintahan Jokowi sudah cukup memadai, bahkan terus mengalami kenaikan.

“Bayangkan saja tahun 2001 anggaran alutsista hanya Rp 25 triliun, namun sekarang naik empat kali lipat lebih menjadi Rp 107 triliun,” ungkap Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat tersebut. 

Saat ini, diutarakan dirinya, Indonesia menempati urutan 15 dalam jajaran peringkat militer terkuat sedunia. Di peringkat atas berurutan negara seperti Amerika Serikat, Rusia, China, India, juga Prancis.

“Ini merupakan salah satu bukti TNI kita disegani oleh negara lain di dunia,” seru TB, sapaan akrabnya. 

Dia menambahkan, TNI merupakan satuan militer terbesar di tingkat Asia Tenggara, mengungguli Vietnam dan Thailand yang berada di urutan ke-2 dan ke-3. Prestasi ini disebabkan bonus demografi yang membuat TNI surplus banyak pasukan, baik tentara aktif maupun tentara cadangan yang mencapai lebih dari 800 ribu personel.  

“Tentara kita unggul di Asia Tenggara, bahkan dalam beberapa kompetisi TNI selalu mampu meraih prestasi,” ucapnya. 

Hasanuddin juga sepakat dengan Jokowi yang menyebut tantangan di masa depan adalah perang teknologi, sehingga pembangunan alutsista menjadi sangat penting.

Pasalnya, guna membangun TNI yang efektif dan modern, Jokowi sudah sesuai dengan treknya bahwa setiap pengadaan alutsista wajib melibatkan industri strategis dalam negeri dan melakukan alih teknologi secara berjenjang sampai dengan mampu membuat alutsista secara mandiri.

“Hal ini sesuai dengan Undang-Undang tentang Industri Pertahanan Nomor 16 Tahun 2012,” tukasnya.

Dia memaparkan, pemerintahan Jokowi lebih memilih membangun sistem alutsista daripada membeli dari negara lain. Dalam lima tahun terakhir saja PT PAL sudah bekerja sama dengan Korea Selatan membuat dua kapal selam produk bersama, satu kapal selam lagi dibuat di Surabaya. Kapal selam yang akan datang murni dibuat oleh putra dan putri Indonesia. 

Sesuai rencana strategis minimum essential force (MEF) III), diprogramkan minimal 10 kapal selam akan diproduksi oleh PT PAL, yang notabene murni karya anak bangsa. Selain itu, PT Dirgantara Indonesia juga terus bekerja sama dengan Korea Selatan dalam program KF-X/IF-X Project. 

“Prototipe pesawat tempur generasi kelima sedang dibangun bersama. Rencananya tahun 2021 yang akan datang model pesawat tempur ini akan melaksanakan terbang perdana. Pesawat ini nantinya akan menutup kebutuhan skuadron-skuadron tempur TNI-AU kedepan,” beber dia. 

Tak hanya itu, produk-produk yang sudah dihasilkan oleh PT DI untuk alutsista TNI juga sudah banyak dihasilkan, antara lain pesawat angkut ringan NC 212, helikopter serbu Bell 412, helikopter serang NBO 105 (TNI-AD).

Kemudian, patroli laut jarak jauh CN 235 MPA, helikopter anti kapal selam AS 565, helikopter angkut Bell 412 (TNI-AL). Pesawat angkut medium CN 295, helikopter tempur SAR EC 725 Cougar, heli taktikal NAS 332 Super Puma (TNI-AU).

“PT Pindad juga seperti kita ketahui telah memproduksi senjata serbu paling akurat SS 2 yang selalu menjadi juara dalam setiap pertandingan internasional. 
Juga sekarang kerja sama dengan Turki membuat medium tank yang dinamakan ‘harimau’, dan sudah mulai diproduksi guna kepentingan TNI-AD,” urai TB. 

Saat ini, dirinya mengklaim, sudah banyak karya anak bangsa untuk membangun kekuatan tentara Indonesia yang kuat dan handal. 

Di sela-sela tugas pokoknya, jelas dia, anggota TNI juga melaksanakan penugasan tempur, penjagaan di perbatasan, serta giat mempelajari alutsista baru, bahkan sebagian diberangkatkan menuju beberapa negara untuk belajar alih teknologi.

“Jadi sangat disayangkan kalau kemudian Pak Prabowo terlalu meremehkan perjuangan keras para prajurit TNI selama ini dalam membangun TNI yang efektif, efisien dan berteknologi tinggi,” pungkasnya.[] 

baca juga:

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Pemilu 2019

Adu Gaya Penampilan Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Sandi dalam Debat Capres Terakhir

Image

News

Debat Pilpres 2019

Kader Demokrat Pulang Usai Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi di Debat Pilpres 2019

Image

News

Debat Pilpres 2019

Politikus Demokrat Emosi di Area Debat "Lebih Baik Kita Keluar dari Koalisi"

Image

News

Debat Pilpres 2019

Faizal Assegaf: Jokowi - Amin Tampil Bersinar, Prabowo Asbun, Sandiaga Terkesan Ngoceh Doang

Image

News

Debat Pilpres 2019

Jokowi Tidak Miliki Persiapan Khusus Hadapi Debat, Karding: Bukan Berarti Anggap Enteng

Image

News

Debat Pilpres 2019

Romo Benny Susetyo: Jokowi Tidak Mau Buat Lawannya Malu

Image

News

Debat Pilpres 2019

OSS Diklaim Bisa Kurangi Korupsi, Tsamara: Setuju Sekali dengan Jokowi

Image

News

Debat Pilpres 2019

Bandingkan Sikap Prabowo dengan Jokowi, Abu Janda: Mental Pemimpin sama Mental Capres Setipis ATM

Image

News

Debat Pilpres 2019

Pernyataan Penutup Jokowi dalam Debat Keempat, Rustam ke Fadli Zon: Itu Pidato Kemenangan

komentar

Image

2 komentar

Image
Winarno Roesmiwijoyo

Capres 02 melihatnya hanya dalam mimpi dan kebetulan mimpinya mimpi buruk, tetapi diyakini kebenarannya

Image
Winarno Roesmiwijoyo

Capres 02 melihatnya hanya dalam mimpi dan kebetulan mimpinya mimpi buruk, tetapi diyakini kebenarannya

terkini

Image
News

Dana Daerah Masih Banyak Mengendap, Presiden: Jangan Ulangi di 2020!

Uang yang berada di bank-bank daerah di mana APBD itu disimpan masih di angka Rp220 triliun sehingga tidak memengaruhi ekonomi daerah.

Image
News

Demokrat Minta Pimpinan DPR Proses Usulan Pansus Jiwasraya

Kami berharap agar usulan pembentukan Pansus Jiwasraya yang sudah diterima pimpinan DPR betul-betul diproses

Image
News

Mahfud MD Bantah Penataran P4 Akan Dihidupkan Kembali

Enggak ada yang bilang akan menghidupkan penataran P4

Image
News

Fraksi Nasdem Tolak RUU Ketahanan Keluarga

RUU Ketahanan Keluarga semestinya tidak tendensius

Image
News

Tiba di Riau, Presiden Tinjau Posko Penanganan Karhutla

Jokowi tinjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau

Image
News

Warga Bandung yang Sudah Punya Suket Diminta Segera Cek KTP-el Tercetak

Dokumen tersebut semuanya terdapat barcode sehingga tidak perlu legalisir atau tidak bisa dipalsukan.

Image
News

Wapres Ma'ruf Amin Larang Pernikahan Dini Untuk Cegah Stunting

Pernikahan dini juga kalau dari segi undang-undang tidak boleh

Image
News

Meski Tak Sering, BMKG Sebut Hujan dengan Intensitas Tinggi Masih Terjadi Selama Februari 2020

Menurutnya, hujan pada tahun ini sempat beberapa kali terjadi dengan intensitas yang cukup tinggi.

Image
News

Komisaris PT Sekawan Inti Pratama Renir Abdur Rohman Jadi Tersangka di Dua Kasus Korupsi

Kasus tersebut diduga merugikan negara lebih dari Rp600 miliar.

Image
News
Pilkada 2020

Nasdem Dukung Bobby Nasution dan Danny Untuk Pilkada Medan dan Makassar

Ya benar. Sudah ditandatangani itu saya pikir,

terpopuler

  1. Bunga Citra Lestari Menangis Histeris Saat Tahu Ashraf Ternyata Donatur Tetap Yayasan Anak Yatim

  2. Anggota DPD RI Minta Kapolri Turun Tangan Soal Penanganan Perkara di Polrestabes Makassar

  3. Tengku: Berantas Mega Korupsi, Siapkan Diri Anda Ikuti Aksi 212

  4. 5 Sikap Rasulullah kepada Istrinya, Pedoman Mencapai Rumah Tangga Harmonis

  5. Bicara Pemilu 2024, Megawati: Kalau Punya Anak Enggak Bisa, Jangan Dipaksa Maju

  6. Diguyur Hujan, Jakarta Banjir Lagi

  7. Istri Menikah Lagi Setelah Suaminya Meninggal, Begini Pandangan Islam

  8. KPK Didesak Usut Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi di Pemkot Makassar

  9. Fraksi PDIP Dilarang Jadi Ketua Panlih Wagub Pengganti Sandiaga Uno

  10. Jarang Tersorot, 10 Potret Hangat Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Bersama Keluarga

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
Iptek

Penemu Konsep Copy-Paste, Larry Paster Meninggal Dunia

Image
News

8 Potret Kompak Prabowo Subianto dan Sakti Wahyu Trenggono Jamu Tamu dari Negara Sahabat

Image
News

Hapus UN hingga Bayar SPP Pakai GoPay, 5 Kebijakan Nadiem Makarim Ini Curi Perhatian Publik