Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kelola Dana Haji, BPKH Bisa Belajar ke Aceh

Ainurrahman

Ketua Mabith Haji Indonesia Ade Marfudin

Kelola Dana Haji, BPKH Bisa Belajar ke Aceh

AKURAT.CO, Saat ini, dana haji milik umat Islam yang ada direkening pemerintah jumlahnya mencapai Rp95 triliun. Dana yang sangat besar. Tak heran Presiden Joko Widodo kemudian memunculkan wacana untuk menggunakan dana haji untuk membangun infrastruktur. Wacana itu disampaikan Presiden saat melantik 14 Anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Pernyataan Presiden pun memantik pro dan kontra di masyarakat. Pemerintah lewat Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) penggunaan dana haji yang diinvestasikan dibolehkan dengan sejumlah syarat. Di antaranya, investasi dana haji harus berbasis syariah dan berpegang pada prinsip kehati-hatian.

Namun kalangan yang menolak, penggunaan dana haji tidak bisa digunakan untuk membangun infrastruktur. Infrastruktur yang dimaksud oleh pemerintah perlu diperjelas. Karena infrastruktur yang dimaksud dalam undang-undang adalah infrastruktur yang berkaitan dengan Badan Pelaksana Ibadah Haji (BPIH).

baca juga:

Dalam UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji tersebut pada pasal 26 dinyatakan dengan tegas bahwa untuk pengelola keuangan haji di dalam BPIH itu harus secara transparan dan akuntabel dan untuk kepentingan sebesar-besarnya bagi jamaah haji dan umat Islam.

Ade Marfudin, Ketua Ketua Mabith Haji Indonesia, bercerita banyak soal penggunaan dana haji Indonesia. Pada 2001 dirinya pergi ke Malaysia untuk mendalami Dana Tabungan Haji disana. Dia pun bermimpi, jika Indonesia bisa melakukan hal yang sama.

Dana Tabungan Haji di Malaysia itu digunakan untuk kepentingan jamaah haji. Di antaranya membangun pemondokan di Tanah Suci. "Pertimbangannya satu, itu kebutuhan pokok jamaah. Pemondokan itu kebutuhan pokok jamaah. Selama 35-40 hari kita di sana, memerlukan hotel, memerlukan hidup disana. Selama ini kita kontrak jangka pendek," kata Ade.

Berikut wawancara lengkap Akurat.co dengan Ketua Mabith Haji Indonesia Ade Marfudin beberapa waktu lalu.

Soal dana haji yang saat ini berpolemik, pandangan Anda?

Sejak 2001 saya buat lembaga namanya Rabithah. Itu sebagai bentuk keprihatinan atas pengelolaan haji di Indonesia. Makanya saya vokal bicara soal dana haji saat itu. Saya melihat pengelolaan dana haji saat itu rawan, karena pengawasannya lemah. Waktu itu saya ingin ada lembaga khusus seperti di Malaysia. Saya bermimpi seperti, sehingga waktu saya datang langsung ke Malaysia untuk mendalami pengelolaan dana haji di Malaysia.

Pengelolaan dana haji di Malaysia seperti apa?

Kita datang ke sana bagaimana pengelolaannya. Di Malaysia ada gedung yang khusus mengelola dana haji. Malaysia juga punya pemondokan khusus dekat dengan Masjidil Haram. Malaysian juga mendirikan rumah sakit di Makkah dan Madinah. Malaysian juga mengelola pengaturan pesawat khusus untuk jamaahnya.

Dan Indonesia, belum kesana. Masalah haji di Indonesia masih berkutat persoalan administratif. Padahal ada dana segar yang bisa digerakkan untuk kepentingan jamaah. Dan saat ini, kita lebih senang gunakan transaksi jangka pendek dibanding yang jangka panjang. Padahal pengelolaan dana haji berimbas pada pengurangan biaya pada jamaah. Di samping untuk peningkatan kualitas pelayanan pada jamaah.

Kita sudah punya lembaga khusus pengelola dana haji, pandangan Anda?

Ketika muncul BPKH ini, saya sangat menyambu baik. Jadi sudah ada paradigama baru pengelolaan dana haji. Ini akan dipisahkan ke lembaga khusus yang profeisonal, yang independen dibanding dikeloa kementerian non keuangan. Aturannya juga cukup ideal.

Tinggal inevestasi dimana? Nah ini yang pro kontra. Pro kontra bukan sebuah kejelekan tapi perhatian masyrakat agar orang yang dilantik di BPKH hati-hati mengelola dana ini. Ini dana umat bukan APBN.

Maka rencana strategis yang harus segera dilakukan BPKH adalah investasi lebih bersentuhan dengan keperluan jamaah haji. Yang itu bisa dirasakan jamaah haji. Misalnya ketika menempati pondokan, katakan 'ini adalah dana Anda yang kemarin ada investasinya.'

Dulu orang Aceh berangkat haji punya tanah dan bangunan yang sekranga masih dinikmati. Malah orang Aceh dari Makkah dapat pesangon. Karena hotelnya masih berdiri megah. Dia dapat uang gratis dan saat pulang dapat uang saku. Ini luas biasa. Kenapa tidak belajar dari situ.

Sebaiknya dana haji yang besar diinvestasikan kemana?

Dana haji yang akan terkumpul akan makin besar. Apalagi muncul kepercayaan yang baik kepada BPKH, maka dana haji akan makin banyak terkumpul. Perkairaan bisa sampai Rp200 triliun. Nah salah satu invetasi yang bersntuhan dengan haji adalah pemondokan. Pemondokan itu bisa jadi pengurangan biaya karena hampir 44 persen khusus pemondokan.

Belum lagi pesawat. Pesawat menjadi bagian yang sangat penting. Ini sebuah inntrumen untuk investasi. Menurut saya dua itu aja sudah cukup.

Dari situ kepercayaan muncul, pemondokan milik jamaah, pesawatnya juga muncul logo di samping garuda. Baru setelah itu investasi yang diharapkan pemerintah, seperti tol, bandara dan lainnya. Jadi harus ada rencana yang matang. []

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Ekonomi

Rugikan Petani, Penolakan Impor Beras Makin Keras

Image

Ekonomi

DPR RI

Ketua Komisi XI: Sinergi Kebijakan Diperlukan Demi Akselerasi Pemulihan Ekonomi

Image

News

Surabaya Minta Pemkot Realisasikan Kenaikan Honor Ketua RT

Image

Ekonomi

DPR RI

Legislator Dorong Penggunaan Anggaran 2021 untuk Bangkitkan UMKM

Image

Ekonomi

DPR RI

Temukan Fakta Kebakaran Kilang Balongan, Komisi VII DPR Rekomendasikan 3 Hal Ini

Image

News

Sah! DPR Lantik Anggota PAW dari PAN Dapil Banten III Pengganti Ali Taher

Image

News

Anggota Komisi V: Jangan Sampai Larangan Mudik 2021 Cuma Imbauan Belaka

Image

Ekonomi

DPR RI

Holding BUMN Ultra Mikro Tak Akan Eliminasi Karakteristik Bisnis Masing-masing Perusahaan

Image

News

DPR RI

Kasus Penambang di Sigi, DPR RI Pertanyakan Keadilan dan Ketegasan Hukum

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

7 Fakta Menarik OnlyOneOf yang Baru Comeback Mini Album Ketiga

Boyband di bawah naungan agensi 8D Creative ini baru saja melakukan comeback dengan mini album ketiga bertajuk Instinct Part 1.

Image
Hiburan

Persiapan Hampir Rampung, Boy William Belum Dapat Tanggal Nikah

Boy William akan gelar pesta resepsi di tiga kota yakni Bali, Jakarta, Solo.

Image
Hiburan

Nikah Pertengahan Tahun, Boy William Akan Gelar di Bali - Jakarta dan Solo

Boy William belum dapat tanggal pernikahan.

Image
Hiburan

Peduli Literasi Anak, Lomba Menulis 'Cerpen Kisah Bumi' Diapresiasi Pemerintah

Kasetpres RI Heru Budi Hartono bakal isi halaman kata pengantar di buku kumpulan karya para pemenang lomba cerpen.

Image
Hiburan

Emosi! Abidzar Al Ghifari Tidak Terima Kadar Keimanannnya Dipertanyakan

Banyak orang yang menyesalkan Abidzar tidak melanjutkan jalan hidup Uje sebagai pendakwah.

Image
Hiburan

Pamer Foto di Kuburan, Netizen Soroti Makam Ayah Raffi Ahmad Tidak Terurus

Menyambut Ramadan, Raffi Ahmad ziarah ke makam ayahanda untuk mendoakan.

Image
Hiburan

Kalina Oktarani Usik Kehidupan Zaskia Gotik, Penggemar Terpancing Emosi

Apa salah Zaskia Gotik, namanya dikaitkan lagi dengan Vicky oleh Kalina?

Image
Hiburan

Arbani Yasiz Terlibat Cinta Segitiga dengan Prilly dan Yoriko Angeline di Serial Ustad Milenial

Menyambut bulan suci Ramadhan, platform WeTv menyuguhkan drama serial berjudul Ustad Milenial

Image
Hiburan

Bima S Masuki Episode Baru The seven Waterfalls

Episode Bima S The Seven Waterfalls tayang Minggu 11 April 2021 pukul 10.00 WIB

Image
Hiburan

Ingin Puasa Full, Yoriko Angeline Akan Istirahat Bekerja

Yoriko Angeline batasi pekerjaan bulan puasa.

terpopuler

  1. Haris Pertama: Silahkan Hancurkan Saya, Laporan Terhadap Abu Janda Tidak Akan Pernah Ditarik!

  2. Bikin Baper, 6 Potret Romantis Teuku Rassya dan Kekasih yang Manis Abis!

  3. Flyover Tapal Kuda Bikin Macet, Pemprov Berencana Lakukan Pelebaran Jalan di Lenteng Agung

  4. 5 Potret Seru Kahiyang Ayu Momong Anak, Ibu Idaman!

  5. Iseng Banget! Warganet Hitung Harga Outfit Pilot di Sinetron Indonesia

  6. Pangeran Philip Meninggal Dunia, Berapa Total Harta Kekayaannya?

  7. Polemik Penceramah Agama di PT Pelni Dibatalkan, Said Didu: Pak Menteri BUMN Hendaknya Tidak Diam

  8. Soal Anggaran Rp800 Juta untuk Tugu Sepeda, Wagub DKI: Silahkan Tanya ke Konsultan

  9. Ringan Tangan, 7 Zodiak Ini Dikenal Senang Membantu Orang Lain

  10. Pembangunan Tugu Sepeda Sudah 80 Persen, Pekerja: Tinggal Pasang Lampu 

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: DP 0 Persen
Info Kementan
Paramount Land
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ajib Hamdani

Peningkatan Plafond KUR Pemerintah, Menguntungkan UKM atau Konglomerasi?

Image
Abdul Bari

Merefleksikan Kembali Arti Kesuksesan

Image
Khazangul Huseynova

Tahun Nizami Ganjavi

Image
Roso Daras

Pesan Doni Monardo kepada Putra-putri “Pahlawan Citarum Harum”

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menstruasi Gak Lancar Tanda Ada Kista dan Berujung ‘Angkat’ Rahim?!? | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

VIDEO Keliling Ruang Kontrol BMKG, Tempat Pantau Cuaca Hingga Bencana se-Indonesia | Akurat Talk

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
Gaya Hidup

Hartini Chairudin, Pemilik Brand Radwah Meninggal Dunia

Image
News

6 Potret Menyentuh Jokowi dengan Warga, Terbaru Berikan Jaket ke Pemuda NTT Korban Longsor

Image
News

5 Gaya Sporty Menlu Retno Marsudi Berolahraga, Kece Abis!